- Bagian daging sapi apa yang cocok untuk rendang agar cepat empuk?
- Bagaimana cara alami mengempukkan daging rendang?
- Apa itu metode memasak rendang 5-30-7 dan 30-30-30-30?
Baca artikel ini 5x lebih cepat
Liputan6.com, Jakarta - Rendang adalah hidangan khas Minangkabau yang kaya rempah dan telah lama dikenal sebagai salah satu kuliner terlezat di dunia. Namun, proses memasaknya yang memakan waktu berjam-jam seringkali menjadi tantangan bagi banyak orang yang hendak membuatnya. Kunci kelezatan rendang sendiri terletak pada daging yang empuk dan bumbu yang meresap sempurna hingga ke seratnya.
Bagi Anda yang ingin menyajikan rendang istimewa tanpa harus berlama-lama di dapur, ada beberapa tips praktis dan rahasia yang bisa diterapkan. Teknik-teknik ini tidak hanya menghemat waktu dan gas, tetapi juga memastikan rendang tetap kaya rasa, gurih, dan lezat. Artikel ini akan membahas tips-tips praktis dan rahasia dapur yang membantu daging cepat menyerap rempah, sehingga rendang tetap kaya rasa, gurih, dan lezat meski tidak dimasak berjam-jam.
1. Pastikan Memilih Jenis Daging yang Tepat
Pemilihan bagian daging sapi sangat krusial untuk mendapatkan rendang yang empuk dan bumbu yang meresap maksimal. Disarankan memilih bagian daging yang memiliki tekstur kuat dan tidak mudah hancur, seperti paha atau sandung lamur. Hindari bagian daging yang terlalu lembut seperti has dalam, karena dapat membuat rendang menjadi terlalu lembek saat dimasak dalam waktu lama. Jika Anda menginginkan proses memasak yang lebih cepat, daging sapi sirloin bisa menjadi pilihan alternatif. Penting juga untuk membuang bagian lemak daging agar rendang tidak menjadi keras saat diolah.
Setelah memilih daging, perhatikan cara memotongnya. Beberapa sumber menyarankan memotong daging searah dengan seratnya untuk menjaga tekstur dan memastikan kematangan merata. Namun, memotong daging melawan arah serat juga direkomendasikan karena dapat memudahkan daging menjadi empuk saat dimasak, sebab seratnya lebih pendek dan mudah patah, sehingga bumbu lebih mudah meresap. Pastikan ukuran potongan daging cukup tebal agar tidak hancur selama proses memasak.
Teknik memukul-mukul daging sebelum diolah juga sangat membantu. Daging yang sudah dicuci dapat dipukul menggunakan alat pemukul daging atau punggung pisau. Metode ini membantu menghancurkan serat-serat kasar pada daging, mempercepat proses pelunakan, dan memudahkan bumbu meresap lebih sempurna. Namun, hindari memukul terlalu keras atau lama agar daging tidak pipih dan hancur.
2. Manfaatkan Bahan Pengempuk Daging Alami
Untuk mempercepat proses pengempukan daging, Anda bisa memanfaatkan bahan-bahan alami yang mudah ditemukan di dapur. Lumuri daging dengan parutan jahe atau nanas sebelum dimasak. Kedua bahan ini mengandung enzim alami, khususnya protease, yang mampu memecah serat daging sehingga lebih cepat empuk.
Setelah dilumuri, diamkan daging selama beberapa menit, misalnya 15-30 menit untuk jahe, agar enzim bekerja dan bumbu meresap sebelum dimasak. Nanas parut juga bisa ditambahkan sedikit ke dalam rebusan daging untuk efek yang sama. Namun, perlu diingat untuk tidak mendiamkan daging terlalu lama dengan nanas karena dapat membuat tekstur daging menjadi terlalu lembek atau hancur.
3. Pelajari Teknik Memasak Bumbu dan Daging yang Efektif
Proses memasak bumbu juga memiliki peran penting dalam penyerapan rasa. Masak bumbu halus terlebih dahulu hingga mengeluarkan minyak dan harum sebelum memasukkan daging. Hal ini memastikan bumbu matang sempurna dan siap meresap ke dalam daging. Beberapa trik modern menunjukkan bahwa bumbu halus tidak perlu ditumis terlebih dahulu, melainkan dapat langsung dimasak bersama santan untuk menghasilkan cita rasa yang lebih kompleks.
Caranya, tuang santan ke wajan besar, panaskan, lalu masukkan bumbu cemplung seperti bawang merah iris, serai, daun salam, daun kunyit, daun jeruk, kayu manis, kapulaga, cengkeh, dan bunga lawang. Aduk terus hingga santan mendidih dan tidak pecah, baru setelah itu masukkan bumbu halus. Memasak rendang menggunakan api kecil untuk waktu yang lebih lama adalah kunci agar bumbu meresap sempurna ke dalam daging sambil menjaga tekstur tetap lembut. Api kecil juga mencegah bumbu gosong dan menempel di dasar wajan.
Untuk mendapatkan kuah rendang yang tidak pecah dan hasil akhir yang lebih legit, kombinasikan santan encer dan santan kental. Masukkan santan encer terlebih dahulu untuk merebus daging dan bumbu, lalu tambahkan santan kental setelah air menyusut dan bumbu mulai matang. Pilih santan dari kelapa tua karena memiliki kandungan minyak yang dibutuhkan dan menghasilkan rendang yang harum serta lebih tahan lama. Perbandingan yang disarankan adalah 1 kg daging setara dengan santan dari 3-5 buah kelapa tua.
4. Praktikkan Metode Memasak Daging Hemat Waktu dan Gas
Berbagai metode memasak inovatif dapat membantu menghemat waktu dan gas saat mengolah rendang. Salah satunya adalah Metode Rebus 5-30-7. Teknik ini melibatkan perebusan daging selama 5 menit, mematikan api dan membiarkan panci tertutup selama 30 menit, lalu merebus kembali selama 7 menit. Metode ini efektif mengempukkan daging tanpa panci presto dan mengurangi waktu memasak rendang secara keseluruhan tanpa mengorbankan tekstur dan rasa daging.
Selain itu, ada juga Teknik Memasak 30-30-30-30 yang melibatkan empat tahapan memasak dengan durasi 30 menit per tahapan. Tahapannya adalah masak daging rendang selama 30 menit, diamkan 30 menit (panci tertutup rapat), masak lagi 30 menit, dan diamkan lagi 30 menit (panci tertutup rapat hingga dingin). Tujuan didiamkan adalah agar daging menyerap bumbu dari uap panas yang terperangkap dalam panci, sehingga daging menjadi empuk. Teknik ini dinilai efisien dan hemat gas.
Bagi yang memiliki panci bertekanan (presto), penggunaannya dapat mempercepat proses pengempukan daging secara signifikan. Setelah daging empuk dengan presto, lanjutkan proses memasak dengan api kecil agar bumbu mengental dan membentuk karamelisasi khas rendang. Ini memastikan bumbu tetap meresap sempurna meskipun waktu memasak awal dipersingkat.
5. Penyelesaian Akhir untuk Rendang Sempurna
Selama proses memasak, aduk rendang secara berkala, terutama saat santan mulai mengental, untuk mencegah bagian bawah gosong dan memastikan bumbu menempel sempurna di daging. Namun, jangan terlalu sering mengaduk agar potongan daging tetap utuh. Terus aduk rendang hingga kering dan bumbu di dasar wajan tidak hangus.
Meskipun rendang tradisional membutuhkan waktu 6-7 jam untuk mendapatkan warna cokelat kehitaman khas dan bumbu meresap sempurna, beberapa teknik di atas dapat mempersingkat waktu. Memasak rendang dengan api kecil selama 4-5 jam juga dapat membuat bumbu meresap perlahan tanpa membuat daging hancur.
Untuk rendang yang super nikmat dan bumbu yang lebih meresap, diamkan rendang semalaman setelah matang. Rendang yang didiamkan beberapa jam sebelum disajikan akan memiliki bumbu yang menempel sempurna di daging. Terakhir, rendang sebaiknya dimasak dengan santan dan bumbu tanpa tambahan air agar rasanya lebih pekat dan autentik.
Pertanyaan Umum Seputar Topik
1. Bagian daging sapi apa yang cocok untuk rendang agar cepat empuk?
Bagian paha, sandung lamur, atau sirloin direkomendasikan karena teksturnya kuat dan cepat empuk saat dimasak menjadi rendang.
2. Bagaimana cara alami mengempukkan daging rendang?
Anda bisa melumuri daging dengan parutan jahe atau nanas selama 15-30 menit sebelum dimasak, karena keduanya mengandung enzim yang dapat melunakkan serat daging.
3. Apa itu metode memasak rendang 5-30-7 dan 30-30-30-30?
Metode 5-30-7 adalah merebus daging 5 menit, diamkan 30 menit, lalu rebus lagi 7 menit. Sedangkan metode 30-30-30-30 melibatkan empat tahapan masak dan diam 30 menit, keduanya efektif menghemat gas dan membuat daging empuk.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5512458/original/028526200_1771976562-WhatsApp_Image_2026-02-25_at_06.15.47.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5512312/original/029460600_1771940187-Gemini_Generated_Image_uhpguuuhpguuuhpg.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463255/original/058891800_1767603583-adult-1853355_1280.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5509976/original/052452100_1771810796-Kekerasan_di_Meksiko.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5130499/original/005554400_1739345568-pexels-nicole-michalou-5779170.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5429496/original/011233600_1764589725-ayam_saus_mentai_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511769/original/028505300_1771917729-Screenshot_2026-02-24_142134.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5509414/original/041345000_1771703553-Makaka_Jepang.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5512080/original/016445900_1771923711-kue_lebarann.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511831/original/025134400_1771918493-Untitled_design__24_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4738398/original/020078100_1707408683-photo__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5510843/original/056004200_1771840658-unnamed__40_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511957/original/024038900_1771921564-029562400_1459142452-gpkoner.blgspt.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511418/original/091460800_1771908931-WhatsApp_Image_2026-02-24_at_10.25.08.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2245764/original/016454800_1528682890-resep-sajian-lebaran-kacang-bawang-gurih-renyah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511514/original/054638900_1771911407-Gemini_Generated_Image_rs1qzars1qzars1q_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511593/original/049957300_1771913773-kuker_lebaran.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511442/original/034571700_1771909343-unnamed__50_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500436/original/032525300_1770865507-gambar__39_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5451990/original/029203300_1766381780-000_33E94V7.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414818/original/029407400_1763352077-ATK_BOLA_Byon_Combat_Showbiz_6.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5355547/original/062886800_1758342840-Poster___Apple_Artwork_-_VOS_Jalinan_Terlarang_-_Poster_PertamaLandscape.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,45,600,0)/kly-media-production/medias/5405283/original/043379500_1762433088-Rinanda_Aprillya_Maharani__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5215693/original/086342600_1746867749-Sambel_Welut_Pak_Sabar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5161764/original/086600400_1741847570-1741841423969_salah-satu-faktor-eksternal-penyebab-pelanggaran-ham-adalah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5286401/original/022817500_1752741530-pexels-nadin-sh-78971847-12288356.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3530051/original/024008300_1628001054-IG_apriantytami.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5406457/original/028571800_1762575042-unnamed__5_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5026230/original/046873100_1732754084-Snapinsta.app_468168073_18476665273027981_2711124918470699632_n_1080.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5394674/original/094497400_1761637984-ATK_Bolanet_BRI_SUPER_LEAGUE_JADWAL__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1012480/original/049316100_1444188702-Ikon-Tugu-Jogja.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5398431/original/035327100_1761884719-ATK_BOLA_LALIGA_MW_11.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5403047/original/003383500_1762315384-ATK_BOLANET_HSS_Series_6_GENERAL.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5335120/original/005264300_1756787602-____________-_-_-_______6_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419406/original/066046400_1763694256-miss_universe_final.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424599/original/031115100_1764148660-SUGAR_BABY_-_SCREEN_BACKDROP.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1256728/original/bcfc6c770a11d6e0dbef2bd76510ecedtong.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5404922/original/033017100_1762419560-Depositphotos_609549356_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3134973/original/008613900_1590134592-cara-membuat-bakso-sapi.jpg.jpg)