16 Rekomendasi Tempat Makan Tongseng Enak di Jogja, Wajib Coba 2026

12 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Jogja tidak hanya terkenal dengan gudeg dan angkringannya, tetapi juga memiliki banyak tempat makan tongseng yang legendaris dan selalu ramai pembeli. Mulai dari tongseng kambing dengan kuah gurih kaya rempah hingga tongseng sapi bercita rasa manis pedas khas Jawa, setiap tempat menawarkan cita rasa autentik yang menggugah selera. Tak heran jika kuliner tongseng menjadi salah satu menu favorit warga lokal maupun wisatawan saat berburu makanan hangat di Kota Pelajar.

Menariknya, beberapa warung tongseng di Jogja sudah berdiri puluhan tahun dan tetap mempertahankan resep turun-temurun mereka hingga sekarang. Ada pula tempat makan modern yang menghadirkan variasi tongseng dengan konsep kekinian namun tetap lezat. Artikel ini akan membahas 16 rekomendasi tempat makan tongseng enak di Jogja yang wajib dicoba pada 2026, lengkap dengan suasana dan keunikan rasanya masing-masing.

1. Warung Sate Kambing & Tongseng Pak Amat

Warung tongseng yang berada di kawasan Gondomanan ini dikenal sebagai salah satu tempat makan malam favorit pecinta olahan kambing di Jogja. Kuah tongsengnya memiliki perpaduan rasa gurih, manis, dan sedikit pedas dengan aroma rempah yang cukup kuat. Potongan daging kambingnya juga terkenal empuk dan tidak terlalu prengus sehingga cocok dinikmati bahkan oleh orang yang biasanya kurang menyukai kambing. 

Selain tongseng, tempat ini juga menawarkan sate kambing dan gulai yang cukup populer di kalangan pelanggan setianya. Suasana warung yang sederhana justru membuat pengalaman makan terasa lebih khas seperti kuliner malam tradisional Jogja. Lokasinya yang berada dekat pusat kota juga membuat warung ini mudah ditemukan wisatawan yang sedang berburu kuliner malam.

2. Tongseng Bulus dan Sego Krecek Kranggan

Kuliner satu ini cukup unik karena menghadirkan menu tongseng bulus yang jarang ditemukan di tempat lain. Kuah tongsengnya memiliki rasa gurih dengan sentuhan rempah kuat dan tekstur daging yang lembut. Selain menu utama tersebut, pelanggan juga banyak memesan sego krecek yang pedas gurih sebagai pendamping makan malam.

Lokasinya berada di kawasan Kranggan yang memang terkenal sebagai surganya kuliner malam Jogja. Tempat makan ini sering didatangi pecinta kuliner ekstrem maupun wisatawan yang ingin mencoba pengalaman rasa berbeda dari tongseng biasa. Meski unik, racikan bumbunya tetap terasa khas Jawa dan cukup mudah diterima lidah banyak orang.

3. Warung Tongseng Ayam Sudimoro

Jika ingin menikmati tongseng dengan rasa ringan namun tetap kaya bumbu, tempat makan ini wajib dicoba. Berbeda dari kebanyakan warung tongseng kambing, menu andalan di sini adalah tongseng ayam kampung dengan kuah gurih manis khas Jawa. Daging ayamnya dimasak hingga empuk dan bumbu rempahnya meresap sampai ke serat daging sehingga terasa nikmat saat disantap hangat. 

Warung ini juga terkenal karena masih mempertahankan cara memasak tradisional yang membuat rasa masakannya terasa autentik. Harga menunya relatif ramah di kantong sehingga cocok untuk wisatawan maupun mahasiswa yang ingin makan enak tanpa menguras dompet. Tempatnya memang sederhana, tetapi selalu ramai saat jam makan siang karena sudah cukup legendaris di Bantul.

4. "Sentong" Sentra Tongseng Jogja

Tempat makan ini menawarkan konsep khusus olahan tongseng dengan berbagai pilihan menu yang menggugah selera. Cita rasa kuahnya cenderung gurih manis dengan aroma bawang dan rempah yang cukup dominan. Daging yang digunakan juga terkenal empuk sehingga nyaman dikunyah dan cocok disantap bersama nasi hangat.

Lokasinya berada di kawasan Condongcatur yang cukup strategis dan ramai mahasiswa. Tempatnya nyaman untuk makan bersama keluarga maupun teman karena area makannya cukup luas. Selain rasa makanannya yang konsisten, pelayanan yang cepat juga menjadi alasan banyak pelanggan kembali datang ke sini.

5. Tongseng Ayam Kampung Ngudi Roso Gambiran

Warung ini cocok bagi pencinta masakan rumahan khas Jawa dengan rasa autentik. Menu tongseng ayam kampungnya memiliki kuah yang gurih ringan dengan perpaduan kecap manis dan cabai yang pas. Potongan ayam kampungnya terasa lebih padat namun tetap empuk sehingga memberikan sensasi makan yang berbeda dibanding ayam biasa.

Meski tempatnya tidak terlalu besar, suasana makan di sini terasa hangat dan sederhana khas warung lokal Jogja. Harga menunya juga cukup terjangkau sehingga cocok dijadikan pilihan makan siang harian. Banyak pelanggan menyukai cita rasa rumahan yang konsisten dan tidak berlebihan dalam penggunaan bumbu.

6. Tongseng dan Gulai Sapi "Bu Atik"

Bagi yang kurang menyukai kambing, warung Bu Atik bisa menjadi pilihan menarik karena menawarkan tongseng sapi dengan rasa gurih manis yang khas. Kuahnya cenderung lebih ringan dibanding tongseng kambing namun tetap kaya rempah. Potongan daging sapinya juga cukup besar dan lembut sehingga terasa puas saat disantap.

Lokasinya berada di pusat Kota Yogyakarta sehingga mudah dijangkau wisatawan. Selain tongseng sapi, menu gulainya juga cukup digemari karena memiliki kuah santan yang gurih dan tidak terlalu enek. Tempat ini cocok dikunjungi saat makan siang karena suasananya relatif nyaman dan tenang.

7. Sate Kambing & Ayam Pak Jogo

Meski terkenal dengan sate kambingnya, tempat makan ini juga memiliki menu tongseng yang menjadi favorit pelanggan. Kuah tongsengnya kental dengan rasa rempah yang kuat serta perpaduan kecap manis khas Jawa. Daging kambingnya dimasak hingga empuk dan tidak berbau tajam sehingga cocok untuk berbagai kalangan.

Warung ini cukup populer di Bantul dan hampir selalu ramai saat jam makan malam. Area makannya luas sehingga nyaman untuk makan bersama keluarga besar. Pelanggan juga menyukai porsinya yang cukup banyak dengan harga yang masih tergolong ramah di kantong.

8. Sate Petir Pak Nano

Tempat makan ini terkenal dengan olahan kambing bercita rasa pedas, termasuk menu tongsengnya yang kaya cabai dan rempah. Kuahnya memiliki rasa gurih pedas yang cukup nendang namun tetap seimbang dengan manis khas kecap Jawa. Cocok untuk pencinta makanan pedas yang ingin menikmati sensasi tongseng berbeda.

Selain rasa makanannya yang kuat, suasana warung yang ramai juga menjadi daya tarik tersendiri. Banyak pelanggan datang khusus untuk menikmati sate dan tongseng saat sore hingga malam hari. Lokasinya yang berada di jalur ring road juga membuat tempat ini mudah diakses dari berbagai arah.

9. Sate Kambing Muda “BOGEM”

Warung legendaris di kawasan Kalasan ini dikenal dengan penggunaan kambing muda sehingga tekstur dagingnya lebih empuk dan minim bau prengus. Menu tongsengnya memiliki kuah gurih manis dengan potongan kol dan tomat segar yang membuat rasanya semakin nikmat. Bumbu rempahnya juga terasa cukup meresap di setiap potongan daging.

Tempat makan ini sudah lama menjadi favorit warga lokal maupun wisatawan yang melintas jalur Jogja-Solo. Area makannya cukup luas dan cocok untuk rombongan keluarga. Selain tongseng, sate kambing muda di sini juga menjadi menu wajib coba karena terkenal empuk dan juicy.

10. Warung Sate Kambing Pak Minto

Warung Pak Minto menawarkan cita rasa tongseng khas Jawa yang sederhana namun menggugah selera. Kuahnya cenderung manis gurih dengan aroma bawang dan lada yang cukup terasa. Daging kambingnya dimasak hingga empuk dan berpadu pas dengan irisan kol serta tomat segar.

Lokasinya berada di kawasan Wirobrajan yang cukup strategis dari pusat kota. Tempat makan ini cocok untuk makan siang maupun makan malam karena suasananya santai dan nyaman. Banyak pelanggan datang kembali karena rasa makanannya stabil dan porsinya cukup mengenyangkan.

11. Sor Talok Goat Satay

Selain terkenal dengan sate kambingnya, warung ini juga memiliki menu tongseng yang cukup banyak dicari pelanggan. Kuah tongsengnya terasa gurih dengan aroma rempah yang kuat namun tetap ringan di lidah. Potongan kambingnya cukup besar dan dimasak hingga lembut sehingga cocok disantap bersama nasi panas.

Warung ini menjadi salah satu tempat makan kambing favorit di Bantul karena porsinya yang melimpah dan rasa yang konsisten. Tempatnya cukup luas dan ramai terutama saat akhir pekan. Suasana khas warung sate tradisional membuat pengalaman makan terasa lebih autentik.

12. TENGKLENG PONCO "sepesial tengkleng & kepala kambing"

Meski fokus utamanya tengkleng, tempat ini juga dikenal dengan olahan tongseng kambing yang kaya rempah dan memiliki rasa cukup kuat. Kuahnya cenderung lebih pekat dengan aroma kaldu kambing yang menggoda. Dagingnya empuk dan cocok dipadukan dengan nasi hangat serta sambal pedas.

Lokasinya berada di kawasan Jetis yang terkenal dengan banyak kuliner malam legendaris. Tempat ini sering menjadi tujuan pecinta olahan kambing yang ingin menikmati hidangan hangat saat malam hari. Suasana warung kaki limanya justru memberikan pengalaman makan khas Jogja yang sederhana namun berkesan.

13. Tongseng Pak Min

Tongseng Pak Min sudah dikenal cukup lama sebagai salah satu tempat makan tongseng favorit di Jogja. Menu tongseng kambingnya memiliki kuah santan gurih dengan rasa rempah yang medok khas Jawa Tengah. Potongan dagingnya cukup tebal dan dimasak hingga empuk sehingga terasa nikmat saat disantap hangat. 

Warung ini banyak dikunjungi pelanggan setia karena rasa masakannya konsisten dari dulu hingga sekarang. Suasana warung yang sederhana membuat pengalaman makan terasa lebih santai dan autentik. Selain tongseng, sate kambing di sini juga menjadi menu favorit yang sering dipesan bersamaan. 

14. Tongseng dan Gulai Mbah Salam

Warung legendaris yang sudah ada sejak era 1940-an ini terkenal dengan cara memasaknya yang masih menggunakan tungku tradisional. Tongsengnya memiliki aroma asap khas dengan kuah rempah yang kaya rasa. Potongan daging kambingnya cukup empuk dan dipadukan dengan bumbu manis gurih khas Jawa yang autentik. 

Lokasinya berada di kawasan Pasar Kotagede yang terkenal dengan kuliner tradisionalnya. Tempat makan ini sering dipadati pelanggan lama maupun wisatawan yang ingin mencicipi rasa tongseng klasik Jogja. Nuansa tradisional yang dipertahankan membuat pengalaman kuliner terasa semakin khas dan berbeda. 

15. Tongseng Mbah Darmo

Tongseng Mbah Darmo dikenal dengan potongan daging kambing yang besar dan empuk. Kuah tongsengnya terasa gurih manis dengan tambahan kol dan cabai yang membuat rasanya semakin segar. Aroma kambingnya juga tidak terlalu kuat sehingga cocok untuk banyak orang. 

Selain menu tongseng, sate kambing di sini juga cukup terkenal karena teksturnya lembut dan tidak alot. Tempat makannya sederhana namun selalu ramai pelanggan terutama saat malam hari. Banyak orang datang kembali karena cita rasa bumbunya yang khas dan terasa rumahan. 

16. Tongseng Pak Kribo

Tongseng Pak Kribo menjadi salah satu kuliner kambing legendaris di kawasan utara Jogja. Warung ini terkenal dengan kuah tongseng yang berkaldu gurih dan sedikit manis dengan aroma rempah yang kuat. Daging kambing mudanya dimasak hingga empuk sehingga nyaman disantap tanpa bau prengus berlebihan. 

Meski tampil sederhana dengan konsep warung tenda, tempat ini hampir selalu ramai pembeli terutama saat malam hari. Banyak pelanggan menyukai sensasi makan tongseng hangat di udara sejuk kawasan Pakem. Selain tongseng, sate kambingnya juga cukup populer karena tekstur dagingnya lembut dan juicy.

Pertanyaan Umum Seputar Rekomendasi Tempat Makan Tongseng Enak

1. Kapan waktu terbaik menikmati tongseng di Jogja?

Tongseng paling nikmat disantap saat sore atau malam hari karena kuah hangat dan rempahnya terasa lebih menggugah selera, apalagi saat cuaca dingin atau hujan.

2. Apakah semua tempat makan tongseng di Jogja menyediakan menu kambing?

Tidak. Beberapa warung juga menyediakan tongseng sapi dan tongseng ayam kampung bagi pengunjung yang kurang menyukai daging kambing.

3. Berapa kisaran harga tongseng di Jogja?

Harga tongseng di Jogja umumnya mulai dari Rp15 ribu hingga Rp50 ribuan per porsi, tergantung jenis daging dan lokasi tempat makan.

4. Apakah tempat makan tongseng di Jogja cocok untuk keluarga?

Sebagian besar warung dan restoran tongseng di Jogja memiliki area makan yang cukup nyaman untuk keluarga maupun rombongan kecil.

5. Apa yang membuat tongseng Jogja berbeda?

Tongseng khas Jogja umumnya memiliki cita rasa manis gurih dengan penggunaan kecap dan rempah yang cukup kuat, sehingga rasanya lebih khas dan kaya dibanding daerah lain.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |