Naomi Osaka Sulap Lapangan Tenis French Open 2026 Jadi Runway dengan Gaun Berlapis Gaun

8 hours ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Naomi Osaka kembali mengubah lapangan tenis jadi runway pribadi dengan busana couture nan unik. Kali ini, ia memanfaatkan momen tanding putaran pertama pada Selasa, 26 Mei 2026, di lapangan tanah liat French Open 2026.

Juara Grand Slam berusia 38 tahun itu tiba di turnamen mengenakan korset hitam dan rok panjang menyapu lantai yang serasi. Mengutip People, Rabu (27/5/2026), sepasang busana itu dirancang oleh Kevin Germanier, seorang desainer yang menciptakan busana berbahan daur ulang.

"Court-ture," tulis bintang tenis itu dalam keterangan Instagram-nya, sebuah permainan kata yang sesuai dengan busana modis yang dikenakannya di turnamen Grand Slam bergengsi ini, yang juga dikenal sebagai Stade Roland Garros.

Setelah Osaka memasuki lapangan dengan gaun hitam berhiaskan payet, ia melepas busana rancangan Germanier tersebut untuk memperlihatkan gaun mini emas mencolok dari Nike yang dikenakannya saat bertanding melawan petenis Jerman Laura Siegemund. Gaun berkilauan itu memantulkan cahaya matahari Paris yang bersinar terang, setiap kali ia melakukan servis dan memukul bola tenis.

Gaun itu memiliki kerah tinggi di bagian atas, lengkap dengan rok bertingkat dan berlipit yang menampilkan garis-garis payet di bagian bawah.

"Saya merasa bahwa dalam hal fesyen, saya memberi tahu orang-orang, saya tidak banyak bicara, jadi dengan cara itu saya dapat berbicara melalui pakaian saya. Itu berarti saya bisa tampil mencolok dengan warna, pola, atau kain sesuka saya," kata Osaka dalam konferensi pers di French Open.

"Itulah bagian yang menyenangkan," lanjutnya. 

Inspirasi Gaya Nyentrik Naomi Osaka di Lapangan Tenis

Osaka menyebut kesenangan itu sedikit hilang di pertandingan tenis. Lewat busana unik yang dikenakannya, ia ingin menghadirkan hal itu kembali, terutama terinspirasi dari penampilan kakak beradik Serena dan Venus Williams.

"Saya selalu memberi tahu orang-orang bahwa saya tumbuh dengan penampilan megah Serena dan Venus. Saya benar-benar dapat melihat sebuah gambar dan mungkin memberi tahu Anda dari tahun berapa pakaian itu berasal," sahutnya. 

"Saya tahu ada beberapa anak atau beberapa orang yang mirip dengan saya yang semoga merasakan hal yang sama tentang pakaian saya," katanya, menambahkan, "Tapi, ya, saya sedikit dramatis dalam hal selera fesyen saya." Osaka pun berhasil mengalahkan Siegemund dan lanjut ke babak kedua.

Ibu satu anak itu bukan sekali ini menyulap lapangan tenis menjadi panggung peragaan busananya, bereksperimen dengan busana yang dikenakannya. Salah satunya, penampilannya yang terinspirasi ubur-ubur di Australian Open.

Kolaborasi Mendesain Gaun Ubur-ubur

Mengutip Town & Country, Rabu, 21 Januari 2026, Osaka memikirkan desain busananya saat membacakan buku untuk putrinya yang masih kecil, Shai. "Ada gambar ubur-ubur, dan ketika saya menunjukkannya kepadanya, dia sangat gembira," katanya.

Makhluk laut itu kemudian diintegrasikan ke dalam desain perlengkapan dan pakaiannya saat memasuki arena. "Itu diterjemahkan dengan indah ke dalam gerakan dan fluiditas lapisan tipis pada gaun dan jaket. Ketika saya melihatnya saat fitting, saya ingat berpikir, 'ini indah', tetapi juga merasa bahwa ceritanya belum sepenuhnya selesai," kata Osaka.

Desainer Robert Wun yang berbasis di London kemudian membantu desain akhir. "Kami berdua langsung tertarik pada bentuk-bentuknya, teksturnya, cara karyanya bergerak. Semuanya hidup di dunia yang sama yang kami bayangkan," tuturnya, merujuk pada dirinya sendiri dan kolaborator lamanya, Marty Harper.

Wun, yang menyebut dirinya sebagai 'penggemar tenis berat', langsung setuju untuk bekerja sama dengan mereka. "Sebagai penggemar, saya sudah memahaminya sebagai seorang atlet, tetapi dapat berbagi momen kreatif ini sungguh sangat istimewa," ucapnya.

Tampilan Berdarah Naomi Osaka di Met Gala 2026

Tak hanya eksis di lapangan tenis, Naomi Osaka juga kerap muncul di ajang Met Gala, termasuk yang berlangsung pada tahun ini. Mengutip InStyle, ia dinilai berhasil menampilkan tema "Fashion is Art" dan kode busana "Costume Art" dengan topi putih besar yang artistik dan gaun mantel yang serasi, terkesan berdarah-darah, yang menampilkan bahu arsitektural, kancing tersembunyi, dan rok panjang seperti jubah. Kedua busana tersebut dihiasi bulu merah halus dan membuat Osaka hampir tidak dapat dikenali.

Namun bukan itu saja, terlihat dari bawah ujung gaunnya adalah gaun merah dan sarung tangan opera transparan yang serasi. Dia kemudian melepas mantelnya untuk memperlihatkan gaun merah ketat yang memiliki punggung berenda yang sensual dan kristal Swarovski yang disulam, yang membutuhkan waktu pengerjaan tangan selama 3.280 jam. Dia menambahkan cincin pernyataan permata dan anting-anting yang serasi, dari Lagos.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |