Kemenbud Kurban 23 Sapi Ras Bali dan Limosin Sambut Idul Adha, Kapan Dagingnya Dibagikan?

12 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Menyambut Idul Adha 1447 H/2026 M, Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon menyerahkan hewan kurban secara simbolis di halaman kantor Kementerian Kebudayaan (Kemenbud), Senayan, Jakarta, pada Selasa, 26 Mei 2026. Total ada 23 ekor sapi ras Bali dan Limosin yang berbobot antara 300--600 kg dikurbankan Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) pada tahun ini.

"Peringatan Idul Adha ini merupakan satu peringatan yang penting, terutama bagi umat Islam, karena di situ, ada satu arti tentang pengorbanan, keikhlasan, tentang toleransi, solidaritas sosial, dan banyak nilai-nilai yang ini juga menjadi bagian dari budaya kita," kata Menbud, dikutip dari siaran pers Kemenbud, Rabu (27/5/2026).

Total bobot 23 sapi kurban adalah sekitar 7,7 ton. Hewan kurban itu akan dipotong pada hari tasyrik pertama, yakni 11 Zulhijjah 1447 atau pada Kamis sore, 28 Mei 2026, di Rumah Potong Hewan (RPH) Gudang Sapi Tangerang (GST) Farm Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. 

Hasil pemotongan itu diperkirakan akan menghasilkan daging kurban sekitar empat ton lebih. Daging kurban akan dikemas menjadi paket berisi daging kurban seberat 2 kg.

Nantinya paket daging kurban akan didistribusikan kepada mustahik atau orang yang berhak menerima daging kurban, termasuk pegawai Kementerian Kebudayaan di daerah Jabodetabek pada 12 Dzulhijjah 1447 pagi yang bertepatan dengan Jumat, 29 Mei 2026. Penyelenggaraan kurban Idul Adha 1447 H di Kementerian Kebudayaan merupakan partisipasi seluruh unit utama, satuan kerja, dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Kebudayaan yang berada di Jakarta.

Menbud berharap agar Hari Raya Idul Adha dapat membawa kebahagiaan, berkah, serta mempererat tali silaturahmi dan rasa kepedulian sosial antar sesama masyarakat. Masyarakat Indonesia dapat merayakan dan memperingati Hari Raya Iduladha dengan lancar, serta berbagi daging kurban kepada mustahik yang membutuhkan.

Kurban dari Bantuan Presiden

Sementara, 1.098 ekor sapi disalurkan Presiden Prabowo Subianto sebagai hewan kurban di Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Ribuan sapi itu akan didistribusikan kepa seluruh provinsi, kabupaten, dan kotamadya. 

Mengutip kanal News Liputan6.com, Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro mengatakan dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa, 26 Mei 2026, beberapa daerah mendapatkan lebih dari satu ekor sapi karena bobot sapi yang tersedia belum memenuhi standar bantuan sapi Presiden RI, yakni antara 800 kilogram hingga 1,3 ton.

Selain itu, pemerintah juga menyalurkan 500 sapi untuk lembaga-lembaga pendidikan, pondok pesantren, tokoh masyarakat, dan tokoh agama. "Setiap daerah akan mendapatkan satu, sementara ada 46 daerah yang tidak ada sapi dengan bobot sebesar (standar) itu. Oleh karena itu, ada yang mendapatkan dua sapi untuk 46 daerah. Jadi sekali lagi, seluruh provinsi dan kabupaten/kota akan menerima 598 sapi," jelasnya.

"Jadi untuk daerah tadi 598, untuk lembaga-lembaga sosial, lembaga keagamaan, pondok pesantren, tokoh-tokoh, sebanyak 500 sapi. Jadi semuanya 1.098 ekor sapi," sambung Juri.

Anggaran APBN Bantuan Presiden untuk Sapi Kurban

Jenis sapi kurban bantuan presiden itu terdiri dari berbagai variasi. Mulai dari, Simmental, Limousin, Peranakan Ongole, Brahman, Angus, sapi Bali, FH, Belgian Blue, hingga Carolaise. "Jenis-jenis sapi yang menjadi sapi kurban adalah jenis sapi premium ya," ujar Juri.

Total anggaran untuk 1.098 sapi kurban tersebut mencapai Rp 100 miliar. Juri menuturkan sumber anggaran tersebut berasal dari APBN melalui anggaran Bantuan Kemasyarakatan Presiden.

"Jadi sumber anggarannya dari APBN ya melalui anggaran Bantuan Presiden, Bantuan Kemasyarakatan Presiden. Jadi harga sapi tentu bervariasi karena bobotnya beda-beda dan lokasinya juga tentu mempengaruhi harga sapi," jelasnya.

Dia memastikan semua sapi yang diserahkan Prabowo sehat dan memiliki sertifikat atau surat keterangan kesehatan hewan. Sapi-sapi tersebut juga telah memenuhi syariat Islam untuk menjadi hewan kurban.

"Umurnya atau usianya sudah di atas dua tahun dan jantan serta tidak cacat. Jadi, sapi-sapinya sapi-sapi premium dan memiliki kualitas yang sangat baik," tutur dia.

2 Sapi Jumbo Prabowo dan Gibran

Di kesempatan berbeda, Presiden Prabowo Subianto menyerahkan seekor sapi kurban berbobot 1,3 ton ke Masjid Istiqlal dalam perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Sementara, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyumbangkan sapi kurban dengan bobot 1,2 ton.

"Kita sudah cek, ada juga semacam sertifikatnya bahwa itu sudah diperiksa oleh tim kesehatan dari Kementerian Kesehatan, sudah semuanya sehat," kata Menteri Agama Nasaruddin Umar kepada wartawan, Rabu (27/5/2026), mengutip kanal News Liputan6.com.

Nasaruddin mengatakan, hingga saat ini Masjid Istiqlal telah menerima total 82 hewan kurban yang terdiri atas 63 ekor sapi, 18 ekor kambing, dan satu ekor domba. Penerimaan hewan kurban masih dibuka hingga Jumat, 29 Mei 2026.

"Ya, kita masih menerima sampai besok ya, sampai lusa. Kan pembagian pengurbanan itu hari tasyrik, hari Rabu, jadi kita masih memotong Kamis, Jumat, Sabtu. Nah, jumlah hari ini berapa teman-teman? 63 ekor sapi, 18 ekor kambing, satu ekor domba," ungkapnya.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |