Kanada Izinkan Turis Indonesia Masuk Negaranya Tanpa Visa, Apa Syaratnya?

6 hours ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Kanada mengumumkan mengubah persyaratan visa untuk turis Indonesia dan Malaysia mulai Selasa, 26 Mei 2026, pukul 05.30, waktu setempat. Dengan perubahan tersebut, turis Indonesia yang memenuhi syarat bisa masuk ke negaranya tanpa visa.

Hal itu disampaikan Menteri Imigrasi, Pengungsi, dan Kewarganegaraan Lena Metlege Diab, mengutip siaran pers di laman canada.ca, Rabu (27/5/2026). Perubahan itu dilakukan untuk memperkuat kemitraan di wilayah Indo-Pasifik dan menciptakan peluang baru bagi bisnis dan pekerja Kanada.

"Perubahan persyaratan visa untuk pelancong yang memenuhi syarat dari Indonesia dan Malaysia merupakan bagian dari upaya pemerintah secara keseluruhan yang lebih luas untuk memperdalam keterlibatan Kanada di seluruh Indo-Pasifik, mendukung perdagangan dan investasi, serta mempermudah orang untuk terhubung, berbisnis, dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi jangka panjang Kanada," kata Metlege Diab.

Pelonggaran aturan visa Kanada itu hanya berlaku untuk turis Indonesia yang pernah memegang visa penduduk sementara Kanada (TRV) dalam 10 tahun terakhir atau yang saat ini memegang visa non-imigran AS yang masih berlaku. Mereka bisa memenuhi syarat untuk mengajukan otorisasi perjalanan elektronik (eTA) sebagai pengganti visa saat bepergian ke atau transit melalui Kanada via udara.

Orang yang sudah memiliki TRV yang masih berlaku dapat terus menggunakannya untuk bepergian ke Kanada. "Kanada tetap berkomitmen untuk memprioritaskan keselamatan dan keamanan perbatasannya sambil membuat perjalanan lebih efisien bagi orang-orang yang mengunjungi atau melakukan bisnis di Kanada," sambung Metlege Diab.

Bagaimana Cara Pengajuan eTA Kanada?

Aplikasi eTA digunakan pejabat Kanada untuk menyaring pra-perjalanan bagi penumpang pesawat. Mengutip laman CIC News, pengajuan eTA dilakukan secara online dan wajib dimiliki turis sebelum naik pesawat ke Kanada.

Sebagian besar aplikasi disetujui dalam beberapa menit bila memenuhi persyaratan yang diminta. Terdapat sejumlah dokumen yang harus disiapkan, yakni paspor yang valid, kartu kredit atau debit, dan alamat email, sebelum mengisi form di situs web IRCC. Aplikan juga akan diminta membayar 7 dolar Kanada (sekitar Rp90 ribu) segera setelah mengirimkan formulir.

Setelah aplikasi disetujui, pengaju akan menerima email dari pemerintah Kanada yang mengonfirmasi status eTA Anda. Dalam beberapa kasus, IRCC mungkin meminta informasi lebih lanjut sebelum menyetujui aplikasi Anda. Jika ini terjadi, Anda akan menerima email dengan instruksi dalam waktu 72 jam.

eTA terhubung ke paspor secara elektronik dan berlaku hingga lima tahun atau hingga paspor Anda kedaluwarsa — mana pun yang lebih dulu. Aplikan dapat memasuki Kanada sebanyak yang diinginkan selama eTA berlaku, selama memenuhi persyaratan masuk di perbatasan.

Penerapan Kebijakan Visa dan eTA Kanada

Dibandingkan dengan visa kunjungan yang dapat memakan waktu berminggu-minggu untuk diproses dan memerlukan biometrik dan dokumen pendukung, aplikasi eTA lebih cepat, lebih murah, dan lebih sederhana. Namun, eTA tidak menjamin masuk ke Kanada — semua pelancong masih tunduk pada pemeriksaan di perbatasan.

Kanada telah beberapa kali memperluas kelayakan eTA dalam beberapa tahun terakhir. Pada November 2025, IRCC sepenuhnya menghapus persyaratan visa untuk warga negara Qatar, memberi mereka akses bebas visa penuh. Tidak seperti pembebasan visa pada 26 Mei untuk warga negara Indonesia dan Malaysia, semua warga negara Qatar memenuhi syarat untuk ketentuan perjalanan baru ini.

Perubahan pembatasan perjalanan untuk warga negara Indonesia dan Malaysia lebih menyerupai perluasan program eTA bersyarat, yang menetapkan kriteria kelayakan eTA khusus untuk warga negara dari negara-negara tertentu. Kebijakan serupa lebih dulu diterapkan pada Juni 2023 untuk menambahkan 13 negara, termasuk Filipina, Thailand, Argentina, dan Maroko.

Nilai Strategis Indonesia dan Malaysia di Mata Kanada

Berdasarkan keterangan Pemerintah Kanada, Indonesia menjadi mitra dagang barang terbesar ketiga Kanada di antara negara-negara Asia Tenggara pada 2025, dengan perdagangan bilateral mencapai 6,75 miliar dolar Kanada. Pada 2025, ekspor barang dagangan Kanada ke Indonesia bernilai 3 miliar dolar Kanada, menjadikannya pasar ekspor terbesar kedua Kanada di Asia Tenggara dan terbesar ke-17 di seluruh dunia.

Malaysia adalah salah satu mitra dagang bilateral terbesar Kanada di Asia Tenggara. Sejak 2020, perdagangan bilateral dengan Malaysia telah meningkat sebesar 60 persen, naik dari 3,8 miliar dolar Kanada pada 2020 menjadi 6,1 miliar dolar Kanada pada 2025. Pada 2025, Kanada menerima sekitar 18.300 pengunjung dari Indonesia dan 11.500 pengunjung dari Malaysia.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |