Liputan6.com, Jakarta - Tips memasak kambing agar tidak bau saat direbus sering dicari banyak orang, terutama menjelang Idul Adha ketika olahan daging kambing menjadi hidangan favorit keluarga. Teknik pengolahan yang tepat membantu aroma prengus berkurang sehingga masakan terasa lebih nikmat.
Banyak orang mulai menerapkan tips memasak kambing agar tidak bau saat direbus dengan memanfaatkan rempah-rempah alami seperti jahe, serai, dan daun salam. Selain membantu menghilangkan aroma menyengat, penggunaan bumbu juga membuat cita rasa daging menjadi lebih gurih dan lezat.
Memahami tips memasak kambing agar tidak bau saat direbus dapat membuat hasil masakan terasa lebih empuk dan menggugah selera. Dengan langkah sederhana dan cara pengolahan yang benar, hidangan kambing rumahan bisa terasa lebih istimewa untuk disantap bersama keluarga.
Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang tips memasak kambing agar tidak bau saat direbus, Selasa (26/5/2026).
1. Jangan Mencuci Daging Kambing
Banyak orang langsung mencuci daging kambing sebelum dimasak, padahal hal ini justru dapat membuat aroma prengus semakin kuat dan tekstur daging menjadi lebih alot.
Sebaiknya cukup bersihkan permukaan daging menggunakan tisu dapur, kain bersih, atau serbet untuk menghilangkan kotoran yang menempel agar kualitas daging tetap terjaga. Cara ini juga membantu mempertahankan sari alami daging sehingga hasil masakan terasa lebih gurih.
2. Buang Lemak Berlebih
Lemak putih pada daging kambing sering menjadi sumber utama munculnya bau prengus saat direbus. Karena itu, potong dan buang sebagian lemak yang menempel sebelum daging diolah agar aroma menyengat dapat berkurang.
Meski begitu, sisakan sedikit lemak supaya cita rasa gurih alami daging tetap terasa dan kuah masakan menjadi lebih sedap saat disantap.
3. Pilih Daging Kambing Muda
Daging kambing muda biasanya memiliki serat yang lebih halus dan aroma yang tidak terlalu menyengat dibanding kambing dewasa. Selain lebih cepat empuk saat direbus, daging kambing muda juga terasa lebih lembut dan mudah menyerap bumbu. Dengan memilih bahan yang tepat sejak awal, hasil olahan kambing akan terasa lebih lezat dan nyaman dimakan oleh seluruh anggota keluarga.
4. Potong Daging Melawan Arah Serat
Memotong daging melawan arah serat membantu membuat tekstur daging lebih empuk setelah dimasak. Cara ini juga memudahkan bumbu meresap lebih maksimal hingga ke bagian dalam daging sehingga aroma dan rasa masakan menjadi lebih nikmat. Teknik sederhana ini sering digunakan agar daging kambing tidak terasa keras saat disantap.
5. Lumuri dengan Jeruk Nipis atau Lemon
Perasan jeruk nipis atau lemon efektif membantu mengurangi bau amis dan prengus pada daging kambing. Balurkan air jeruk secara merata lalu diamkan sekitar 30 menit sebelum dimasak agar aroma tidak sedap berkurang dan daging terasa lebih segar. Kandungan asam alami pada jeruk juga membantu membersihkan sisa darah yang menempel pada permukaan daging.
6. Gunakan Garam untuk Menetralisir Bau
Garam dapat membantu mengurangi aroma darah yang masih menempel pada daging kambing. Lumuri daging dengan garam secukupnya lalu diamkan sekitar 30–60 menit agar bau prengus berkurang sebelum proses perebusan dilakukan. Selain membantu menetralisir bau, garam juga membuat rasa dasar daging menjadi lebih gurih saat dimasak.
7. Manfaatkan Nanas Parut
Nanas mengandung enzim bromelain yang dapat membantu mengempukkan daging sekaligus mengurangi bau tidak sedap. Oleskan nanas parut pada permukaan daging dan diamkan beberapa menit saja agar tekstur daging tetap bagus dan tidak terlalu lembek. Cara ini cukup populer karena membuat daging lebih cepat empuk tanpa harus direbus terlalu lama.
8. Bungkus dengan Daun Pepaya
Daun pepaya memiliki kandungan enzim papain yang membantu melunakkan tekstur daging kambing secara alami. Bungkus daging menggunakan daun pepaya selama sekitar 30 menit agar aroma prengus berkurang dan daging menjadi lebih empuk saat direbus. Metode tradisional ini masih sering digunakan karena praktis dan hasilnya cukup efektif.
9. Rendam Menggunakan Susu
Merendam daging kambing dengan susu dapat membantu menyerap aroma prengus sekaligus membuat teksturnya lebih lembut. Rendam selama kurang lebih 30 menit, lalu bilas ringan sebelum dimasak agar aroma susu tidak terlalu mendominasi masakan. Cara ini juga membantu membuat rasa daging lebih ringan dan nyaman di lidah.
10. Gunakan Larutan Cuka Encer
Larutan cuka encer juga bisa digunakan untuk membantu mengurangi bau kambing yang cukup kuat. Rendam daging selama beberapa menit saja, kemudian bilas kembali menggunakan air bersih agar aroma asam dari cuka tidak terlalu terasa. Penggunaan cuka sebaiknya tidak berlebihan agar rasa asli daging tetap terjaga.
11. Buang Air Rebusan Pertama
Saat merebus daging, biasanya akan muncul buih dan kotoran di permukaan air. Buang air rebusan pertama karena bagian tersebut mengandung sisa darah dan aroma prengus yang cukup kuat sehingga kuah rebusan berikutnya menjadi lebih bersih, segar, dan tidak terlalu berbau.
12. Gunakan Teknik Rebus 5-30-7
Teknik 5-30-7 cukup populer untuk membuat daging kambing lebih empuk tanpa harus direbus terlalu lama. Rebus daging selama 5 menit, diamkan 30 menit dalam panci tertutup rapat tanpa membuka tutupnya, lalu rebus kembali selama 7 menit agar teksturnya lebih lembut dan matang merata. Cara ini juga membantu menghemat gas saat memasak.
13. Tambahkan Rempah Aromatik
Jahe, serai, daun jeruk, kunyit, kapulaga, kayu manis, cengkeh, dan pala dapat membantu mengurangi bau prengus pada daging kambing secara alami. Selain membuat aroma kuah lebih harum, penggunaan rempah juga membuat rasa masakan menjadi lebih kaya dan menggugah selera. Kombinasi rempah yang tepat akan membuat hidangan kambing terasa lebih nikmat.
14. Tambahkan Lobak atau Kacang Hijau
Lobak dan kacang hijau dipercaya mampu membantu menyerap bau khas kambing selama proses perebusan berlangsung. Dengan tambahan bahan ini, aroma daging menjadi lebih ringan dan hasil masakan terasa lebih nikmat untuk disantap bersama keluarga. Cara sederhana ini juga sering digunakan dalam berbagai resep tradisional olahan kambing.
Pertanyaan Seputar Tips Memasak Kambing agar Tidak Bau
Mengapa daging kambing tidak boleh dicuci sebelum dimasak?
Mencuci daging kambing justru dapat memperkuat aroma prengus dan membuat teksturnya lebih alot. Cukup bersihkan dengan lap atau serbet bersih.
Bahan alami apa saja yang efektif menghilangkan bau prengus daging kambing?
Bahan alami yang efektif meliputi jeruk nipis, garam, nanas parut, daun pepaya, susu, dan larutan cuka.
Bagaimana teknik merebus daging kambing agar cepat empuk dan tidak bau?
Gunakan teknik merebus 5-30-7 (rebus 5 menit, diamkan 30 menit, rebus lagi 7 menit) dan buang buih serta air rebusan pertama.
Apakah memilih daging kambing muda berpengaruh pada bau prengus?
Ya, daging kambing muda memiliki serat yang lebih halus dan cenderung memiliki bau prengus yang tidak terlalu kuat dibandingkan kambing dewasa.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7088401/original/069911800_1779869620-garlic_butter.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7085647/original/050804700_1779866653-Gemini_Generated_Image_30q65330q65330q6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2579310/original/039167700_1546583310-kanada.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7091147/original/018819100_1779872476-Gemini_Generated_Image_48srve48srve48sr.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7075900/original/069140300_1779855525-000_B44B82T.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5234949/original/095999900_1748406343-fa826c86-e9ea-4eb4-9708-29496715477c.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7081855/original/050202500_1779862557-harimau_sumatera1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7076106/original/045720100_1779855917-Sky_Garden_Cafe_-_Rachele_Fe.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7074517/original/044913700_1779853872-KOrean_BBW.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7008823/original/066901700_1779780733-IMG-20260526-WA0015.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7073734/original/036104600_1779853052-unnamed.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7078197/original/028753900_1779858228-WhatsApp_Image_2026-05-26_at_16.06.20.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4676496/original/002498400_1701860572-villa-4555818_1280.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7068372/original/044376400_1779846719-dendeng.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5234656/original/032598400_1748393859-kaldu_tulang.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7070157/original/082029000_1779848865-e4a45de5-703d-48dd-94de-e1510f458ea5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5538878/original/062336700_1774582667-Usaha_untuk_Pensiunan_Guru_Model_Jualan_Buku_Bekas.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479670/original/053889000_1768984945-gabin_tape.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6718911/original/069971700_1779535101-IMG-20260523-WA0040.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7010898/original/008965200_1779783185-IMG-20260526-WA0023_1_.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5484152/original/054897800_1769414667-Gemini_Generated_Image_px7w5npx7w5npx7w.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5498890/original/093027800_1770725754-image__57_.png)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5485154/original/028256900_1769496101-siti_nadia.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488195/original/057422900_1769740878-Kelelawar_di_rumah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5486728/original/017225600_1769597871-drw.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516283/original/012128900_1772274598-WhatsApp_Image_2026-02-27_at_19.33.04.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518622/original/086723800_1772514079-cropped-4c856ac0-ea24-40bb-a37b-540c0d601eeb.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490055/original/041786300_1769987581-Matera_Reside.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533834/original/068860100_1773784980-WhatsApp_Image_2026-03-18_at_03.05.55.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490070/original/049147700_1769994542-AP26032840374760.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5214334/original/000919900_1746760852-Gemini_Generated_Image_mdr774mdr774mdr7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5494624/original/004797900_1770301548-000_33YZ6V9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485548/original/063674100_1769511840-closeup-shot-sleeping-bat-wrapped-its-wings.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500323/original/022128900_1770860747-cumi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5354370/original/022354000_1758247499-mj-tangonan-CAUgg2lxRk0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485209/original/002570800_1769498234-nipah_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5486596/original/060707500_1769591636-Depot_Bu_Rudy_-_Swastika_Nohara.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5180934/original/084797400_1743849572-20250405-Monas-HER_4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5291958/original/097840200_1753237315-nasgor_5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5338217/original/075517700_1756967700-ss.jpg)