Liputan6.com, Jakarta - Singkong, umbi akar yang tumbuh subur di tanah tropis, telah lama menjadi bagian tak terpisahkan dari hidangan tradisional di Indonesia, menawarkan rasa yang sederhana namun memuaskan. Untuk menghasilkan hidangan dengan tekstur yang lembut dan rasa yang kaya, diperlukan pemahaman mengenai resep singkong kukus empuk dan gurih yang tepat, menjadikannya camilan favorit banyak kalangan. Camilan ini digemari karena teksturnya yang kenyal dan rasanya yang manis alami, memberikan pengalaman kuliner yang otentik.
Umbi ini tidak hanya berfungsi sebagai camilan, tetapi juga sumber karbohidrat yang dapat memberikan energi bagi tubuh. Singkong mengandung pati sebagai sumber energi, serta sejumlah vitamin dan mineral penting yang mendukung kebutuhan nutrisi harian. Proses pengukusan membantu mempertahankan kandungan gizi singkong, bahkan cenderung mengurangi hilangnya mineral ke dalam air dibandingkan metode perebusan yang terlalu lama.
Meskipun terlihat sederhana, mengolah singkong kukus agar mencapai tekstur yang diinginkan seringkali menjadi tantangan tersendiri bagi banyak orang. Artikel ini akan membahas bahan-bahan pilihan, langkah-langkah pembuatan, berbagai variasi sajian, serta tips praktis untuk memastikan singkong kukus yang dihasilkan memiliki tekstur yang lembut, empuk, dan rasa yang memuaskan.
Bahan-bahan Utama untuk Singkong Kukus Sempurna
Untuk membuat singkong kukus dengan tekstur lembut dan rasa memuaskan, pemilihan bahan utama menjadi kunci keberhasilan. Bahan-bahan ini akan memengaruhi hasil akhir hidangan yang Anda sajikan.
Bahan-bahan:
- Singkong segar secukupnya
- Air secukupnya
- Garam secukupnya
- Kelapa parut secukupnya (opsional)
Cara Membuat Singkong Kukus Empuk dan Gurih
Proses pembuatan singkong kukus melibatkan beberapa tahapan penting yang perlu diperhatikan untuk mendapatkan hasil optimal. Mengikuti langkah-langkah ini akan membantu Anda menghasilkan singkong kukus dengan tekstur empuk dan rasa gurih sesuai keinginan.
Persiapan Singkong:
- Kupas singkong menggunakan pisau, lalu cuci bersih di bawah air mengalir.
- Potong singkong menjadi beberapa bagian dengan ukuran seragam, sekitar 5-7 cm. Ukuran seragam ini penting untuk memastikan singkong matang secara merata.
- Buang bagian urat atau serat di tengah singkong karena bagian ini cenderung keras dan mengganggu tekstur.
- Rendam potongan singkong dalam air bersih selama minimal 1 hingga 2 jam. Perendaman ini bertujuan mengurangi kadar pati berlebihan dan membuat hasil kukusan lebih lembut serta empuk.
Proses Pengukusan:
- Panaskan kukusan terlebih dahulu hingga air di dalamnya mendidih dan uap panas keluar secara merata. Pastikan kukusan siap sebelum singkong dimasukkan.
- Letakkan potongan singkong yang sudah direndam ke dalam kukusan. Atur posisi singkong agar terkena uap secara merata dan tidak saling menumpuk terlalu padat.
- Kukus singkong selama sekitar 30 hingga 45 menit. Waktu pengukusan dapat bervariasi tergantung ukuran potongan singkong dan jenis singkong yang digunakan. Hindari membuka tutup kukusan terlalu sering agar uap panas tetap stabil dan proses pemasakan berjalan optimal.
- Periksa kematangan singkong dengan menusuk bagian tengah menggunakan tusuk gigi atau garpu. Jika tusuk gigi mudah menembus dan singkong terasa lunak, itu menandakan singkong sudah matang sempurna.
Penyelesaian dan Penyajian:
- Setelah singkong matang, angkat dari kukusan dan letakkan di wadah saji.
- Jika ingin menggunakan kelapa parut sebagai taburan, kukus kelapa parut sebentar bersama sedikit garam selama 5-10 menit. Pengukusan ini akan membuat kelapa parut tidak cepat basi dan rasanya lebih gurih.
- Sajikan singkong kukus yang masih hangat dengan taburan kelapa parut di atasnya. Anda juga bisa menambahkan sedikit gula pasir jika menyukai rasa lebih manis.
Variasi Lezat Singkong Kukus untuk Berbagai Selera
Singkong kukus tidak hanya nikmat disajikan secara polos, tetapi juga dapat diolah menjadi berbagai variasi hidangan. Penambahan bahan lain akan memberikan pilihan rasa dan tampilan berbeda, memperkaya pengalaman menikmati camilan tradisional ini.
- Singkong Kukus Kelapa: Ini adalah variasi klasik yang populer. Singkong yang telah dikukus hingga empuk disajikan dengan taburan kelapa parut yang sudah diberi sedikit garam. Kelapa parut dapat dikukus sebentar bersama garam untuk rasa lebih gurih dan aroma lebih harum.
- Singkong Kukus Mentega: Setelah singkong matang dan masih hangat, tambahkan potongan mentega di atasnya. Ratakan mentega hingga meleleh dan meresap ke dalam singkong, lalu taburi dengan sedikit gula pasir untuk sentuhan manis dan gurih.
- Singkong Kukus Gula Merah: Singkong yang sudah dikukus dapat disiram dengan saus gula merah. Saus ini dibuat dengan memasak gula merah yang disisir halus bersama sedikit air dan daun pandan hingga mengental, menghasilkan cita rasa manis legit.
- Singkong Kukus Keju: Untuk penggemar rasa keju, singkong kukus dapat disajikan dengan parutan keju cheddar di atasnya. Anda juga bisa menambahkan sedikit susu kental manis untuk kombinasi rasa manis, gurih, dan creamy.
- Singkong Kukus Santan: Varian ini menawarkan tekstur lebih padat dan rasa lebih kaya. Singkong parut dicampur dengan santan kental, gula, dan sedikit garam, kemudian dikukus hingga matang. Hasilnya adalah kue singkong yang lembut dan legit.
- Singkong Kukus Sambal: Bagi Anda yang menyukai cita rasa gurih pedas, singkong kukus dapat disajikan dengan cocolan sambal. Pilihan sambal bisa bervariasi, seperti sambal terasi, sambal bawang, atau sambal kecap, memberikan sensasi rasa unik.
Tips Jitu Mengukus Singkong agar Empuk dan Anti Gagal
Untuk memastikan singkong kukus yang dihasilkan memiliki tekstur lembut, empuk, dan rasa memuaskan, beberapa tips berikut dapat diterapkan. Perhatian pada detail proses akan sangat memengaruhi kualitas akhir hidangan yang Anda buat.
- Pemilihan Singkong Terbaik: Selalu pilih singkong yang baru dicabut dari tanah atau yang masih sangat segar. Singkong yang baru dipanen memiliki tekstur lebih baik dan cenderung lebih lembut saat dikukus, menghasilkan cita rasa optimal.
- Ukuran Potongan yang Seragam: Potong singkong dengan ukuran seragam, tidak terlalu besar atau terlalu kecil. Potongan seragam memastikan singkong matang secara merata, menghindari adanya bagian yang masih keras atau justru terlalu lembek.
- Perendaman yang Cukup: Rendam singkong yang sudah dikupas dan dipotong dalam air bersih selama minimal 15 menit hingga 2 jam. Proses perendaman ini sangat membantu singkong cepat matang dan menghasilkan tekstur lebih lembut serta empuk.
- Jaga Uap Tetap Stabil: Pastikan kukusan memiliki uap stabil dan panas cukup sebelum singkong dimasukkan. Hindari membuka tutup kukusan terlalu sering selama proses pengukusan agar uap tidak keluar dan suhu tetap terjaga, sehingga pemasakan berjalan optimal.
- Pengecekan Kematangan Akurat: Gunakan tusuk gigi atau garpu untuk memeriksa kematangan singkong. Tusuk bagian tengah singkong; jika mudah menembus dan tidak ada resistensi, berarti singkong sudah matang sempurna dan siap diangkat.
- Penambahan Garam untuk Rasa: Menambahkan sejumput garam pada air kukusan atau menaburkannya pada singkong sebelum dikukus dapat memperkuat rasa alami singkong. Garam juga membantu menonjolkan rasa gurih dan membuat singkong terasa lebih lezat.
FAQ Seputar Singkong Kukus
1. Bagaimana cara memilih singkong yang empuk saat dikukus?
Pilih singkong yang masih segar, kulitnya utuh, keras, dan tidak berlubang atau busuk.
2. Perlukah singkong direndam sebelum dikukus?
Sebaiknya direndam sebentar agar kotoran hilang dan teksturnya lebih lembut saat dikukus.
3. Berapa lama waktu ideal mengukus singkong?
Waktu ideal sekitar 20–30 menit hingga singkong empuk saat ditusuk garpu.
4. Mengapa singkong kadang tetap keras setelah dikukus?
Biasanya karena singkong terlalu tua atau kualitasnya kurang baik.
5. Bagaimana cara menyimpan singkong kukus agar tidak cepat basi?
Simpan dalam wadah tertutup di kulkas dan habiskan dalam 1–2 hari.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5512458/original/028526200_1771976562-WhatsApp_Image_2026-02-25_at_06.15.47.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5512312/original/029460600_1771940187-Gemini_Generated_Image_uhpguuuhpguuuhpg.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463255/original/058891800_1767603583-adult-1853355_1280.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5509976/original/052452100_1771810796-Kekerasan_di_Meksiko.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5130499/original/005554400_1739345568-pexels-nicole-michalou-5779170.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5429496/original/011233600_1764589725-ayam_saus_mentai_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511769/original/028505300_1771917729-Screenshot_2026-02-24_142134.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5509414/original/041345000_1771703553-Makaka_Jepang.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5512080/original/016445900_1771923711-kue_lebarann.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511831/original/025134400_1771918493-Untitled_design__24_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4738398/original/020078100_1707408683-photo__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5510843/original/056004200_1771840658-unnamed__40_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511957/original/024038900_1771921564-029562400_1459142452-gpkoner.blgspt.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511418/original/091460800_1771908931-WhatsApp_Image_2026-02-24_at_10.25.08.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2245764/original/016454800_1528682890-resep-sajian-lebaran-kacang-bawang-gurih-renyah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511514/original/054638900_1771911407-Gemini_Generated_Image_rs1qzars1qzars1q_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511593/original/049957300_1771913773-kuker_lebaran.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511442/original/034571700_1771909343-unnamed__50_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500436/original/032525300_1770865507-gambar__39_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5451990/original/029203300_1766381780-000_33E94V7.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414818/original/029407400_1763352077-ATK_BOLA_Byon_Combat_Showbiz_6.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5355547/original/062886800_1758342840-Poster___Apple_Artwork_-_VOS_Jalinan_Terlarang_-_Poster_PertamaLandscape.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,45,600,0)/kly-media-production/medias/5405283/original/043379500_1762433088-Rinanda_Aprillya_Maharani__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5215693/original/086342600_1746867749-Sambel_Welut_Pak_Sabar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5161764/original/086600400_1741847570-1741841423969_salah-satu-faktor-eksternal-penyebab-pelanggaran-ham-adalah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5286401/original/022817500_1752741530-pexels-nadin-sh-78971847-12288356.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3530051/original/024008300_1628001054-IG_apriantytami.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5406457/original/028571800_1762575042-unnamed__5_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5026230/original/046873100_1732754084-Snapinsta.app_468168073_18476665273027981_2711124918470699632_n_1080.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5394674/original/094497400_1761637984-ATK_Bolanet_BRI_SUPER_LEAGUE_JADWAL__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1012480/original/049316100_1444188702-Ikon-Tugu-Jogja.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5398431/original/035327100_1761884719-ATK_BOLA_LALIGA_MW_11.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5403047/original/003383500_1762315384-ATK_BOLANET_HSS_Series_6_GENERAL.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5335120/original/005264300_1756787602-____________-_-_-_______6_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419406/original/066046400_1763694256-miss_universe_final.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424599/original/031115100_1764148660-SUGAR_BABY_-_SCREEN_BACKDROP.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1256728/original/bcfc6c770a11d6e0dbef2bd76510ecedtong.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5404922/original/033017100_1762419560-Depositphotos_609549356_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3134973/original/008613900_1590134592-cara-membuat-bakso-sapi.jpg.jpg)