- Bagaimana cara tahu alpukat sudah matang dengan cepat?
- Apakah warna kulit selalu menjadi indikator kematangan alpukat?
- Apa yang harus dilakukan jika alpukat masih keras?
Baca artikel ini 5x lebih cepat
Liputan6.com, Jakarta - Mengetahui cara tahu alpukat sudah matang akan menghindarkan Anda dari kekecewaan mendapatkan buah yang masih keras atau justru terlalu lembek. Kematangan alpukat memengaruhi rasa, tekstur, dan nilai gizinya, sehingga penting untuk memahami ciri-ciri yang tepat.
Alpukat sendiri adalah buah yang digemari banyak orang karena rasanya lezat dan kandungan nutrisinya cukup baik. Namun, seringkali sulit untuk mengetahui apakah alpukat sudah matang sempurna dan siap untuk dikonsumsi. Memilih alpukat yang tepat adalah kunci untuk menikmati buah ini secara maksimal.
Alpukat termasuk dalam kategori buah klimakterik, yang berarti buah ini terus matang setelah dipetik dari pohonnya. Proses pematangan ini dipicu oleh produksi gas etilen, hormon tumbuhan alami yang mengatur berbagai proses fisiologis termasuk pematangan buah. Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Rabu (25/02/2026).
Cara Mengetahui Alpukat Sudah Matang Melalui Warna Kulit
Warna kulit alpukat seringkali menjadi indikator pertama yang diperhatikan untuk menentukan kematangan. Namun, penting untuk diingat bahwa perubahan warna kulit dapat bervariasi tergantung pada jenis alpukatnya.
Untuk alpukat jenis Hass, yang paling umum ditemukan, kulitnya akan berubah dari hijau cerah menjadi hijau tua atau bahkan hampir hitam saat matang. Alpukat yang masih hijau terang biasanya menandakan bahwa buah tersebut masih mentah dan membutuhkan beberapa hari lagi untuk matang.
Beberapa varietas alpukat lain, seperti Fuerte, Bacon, Reed, atau Zutano, mungkin tetap berwarna hijau meskipun sudah matang. Oleh karena itu, mengandalkan warna kulit saja tidak selalu akurat dan perlu dikombinasikan dengan metode pemeriksaan lainnya.
Cara Mengetahui Alpukat Sudah Matang Melalui Tekstur Buah
Tekstur buah adalah salah satu indikator kematangan alpukat yang paling dapat diandalkan. Alpukat yang matang sempurna akan terasa sedikit empuk saat ditekan dengan lembut menggunakan telapak tangan.
Saat menekan, buah harus memberikan sedikit tekanan balik, tetapi tidak boleh terasa lembek atau meninggalkan bekas penyok yang dalam. Jika alpukat terasa sangat keras dan tidak ada perubahan saat ditekan, itu berarti buah masih mentah dan belum siap dikonsumsi.
Sebaliknya, jika alpukat terasa sangat lembek atau bahkan berair saat ditekan, kemungkinan besar buah tersebut sudah terlalu matang atau bahkan busuk. Hindari menekan alpukat dengan ujung jari karena dapat menyebabkan memar pada daging buah.
Melihat Batang atau Tangkai Buah
Pemeriksaan pada bagian batang atau tangkai alpukat adalah metode yang efektif untuk mengetahui kematangan tanpa merusak buah. Anda bisa mencoba melepaskan tangkai kecil yang berada di ujung atas alpukat.
Jika tangkai mudah dilepaskan dan bagian bawahnya berwarna hijau cerah, itu menandakan bahwa alpukat sudah matang sempurna dan segar. Warna hijau cerah ini menunjukkan bahwa daging buah di dalamnya juga dalam kondisi baik.
Namun, jika tangkai sulit dilepaskan, berarti alpukat masih mentah dan belum siap untuk dikonsumsi. Apabila bagian bawah tangkai berwarna cokelat tua atau hitam, kemungkinan besar alpukat sudah terlalu matang atau bahkan busuk di bagian dalamnya.
Cara Mengetahui Alpukat Sudah Matang Melalui Suara Saat Diguncang
Metode lain yang bisa digunakan untuk memeriksa kematangan alpukat adalah dengan menggoyangkan buah secara perlahan di dekat telinga. Alpukat yang matang cenderung memiliki biji yang sedikit longgar di dalamnya.
Jika terdengar bunyi biji yang goyang atau bergerak di dalam buah, ini menandakan bahwa daging alpukat sudah melunak dan bijinya sudah terlepas dari daging buah. Ini adalah indikasi yang baik bahwa alpukat sudah matang dan siap untuk dinikmati.
Sebaliknya, jika tidak terdengar suara apa pun saat digoyangkan, kemungkinan besar biji masih menempel erat pada daging buah yang berarti alpukat masih mentah. Metode ini dapat menjadi pelengkap dari pemeriksaan warna dan tekstur untuk memastikan kematangan.
Cara Mempercepat Pematangan Alpukat
Jika Anda memiliki alpukat yang masih mentah dan ingin segera mengonsumsinya, ada beberapa cara untuk mempercepat proses pematangannya. Salah satu metode yang paling umum adalah menggunakan kantong kertas.
Alpukat menghasilkan gas etilen secara alami, dengan membungkusnya dalam kantong kertas (bukan plastik) akan membuat gas etilen terperangkap di sekitar buah, sehingga mempercepat pematangan. Untuk hasil yang lebih cepat, letakkan alpukat bersama buah lain yang juga menghasilkan etilen tinggi, seperti pisang atau apel di dalam kantong kertas yang tertutup rapat.
Menyimpan alpukat di tempat yang hangat, seperti di dekat jendela atau di dapur juga dapat membantu mempercepat pematangan. Suhu hangat akan meningkatkan produksi gas etilen dan mempercepat proses pematangan alami buah. Metode ini biasanya membutuhkan waktu 1-4 hari, tergantung pada tingkat kematangan awal alpukat.
Tanda-tanda Alpukat Terlalu Matang atau Busuk
Meskipun alpukat yang matang sempurna sangat lezat, alpukat terlalu matang atau busuk dapat merusak pengalaman makan. Ada beberapa tanda untuk mengidentifikasi alpukat yang sudah tidak layak konsumsi.
Salah satu tanda utama adalah tekstur yang sangat lembek atau bahkan berlendir saat ditekan. Jika jari Anda mudah tenggelam saat menekan, itu adalah indikasi kuat bahwa alpukat sudah busuk. Selain itu, kulit alpukat yang terlalu matang atau busuk mungkin memiliki bercak hitam besar, kerutan berlebihan, bahkan jamur berwarna putih atau abu-abu.
Saat dibelah, daging alpukat yang busuk akan menunjukkan perubahan warna menjadi cokelat atau hitam secara merata, bukan hijau kekuningan yang sehat. Alpukat busuk juga seringkali mengeluarkan aroma asam, seperti fermentasi, atau bau tengik yang tidak sedap.
FAQ
- Bagaimana cara tahu alpukat sudah matang dengan cepat? Alpukat matang bisa diketahui dengan menekan lembut buahnya; jika terasa sedikit empuk, berarti sudah matang.
- Apakah warna kulit selalu menjadi indikator kematangan alpukat? Tidak selalu, karena beberapa varietas alpukat tetap hijau meskipun sudah matang, meskipun alpukat Hass umumnya berubah menjadi gelap.
- Apa yang harus dilakukan jika alpukat masih keras? Jika alpukat masih keras, biarkan di suhu ruangan selama beberapa hari atau gunakan metode kantong kertas dengan buah penghasil etilen untuk mempercepat pematangan.
- Bagaimana cara memeriksa kematangan alpukat tanpa memotongnya? Anda bisa memeriksa kematangan dengan menekan lembut buah, melihat warna di bawah tangkai, atau menggoyangkan untuk mendengar bijinya.
- Apa tanda alpukat sudah terlalu matang? Alpukat terlalu matang akan terasa sangat lembek, memiliki bercak hitam pada kulit atau daging, dan mungkin mengeluarkan bau asam.
- Bisakah alpukat yang sudah dipotong dipercepat kematangannya? Alpukat yang sudah dipotong akan sulit matang sempurna dan cenderung cepat busuk; sebaiknya konsumsi segera atau simpan di kulkas.
- Mengapa alpukat matang lebih cepat di dalam kantong kertas? Kantong kertas memerangkap gas etilen yang dihasilkan alpukat, sehingga mempercepat proses pematangan buah.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5513085/original/058140800_1772002714-sajian_mi_bihun_lezat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/963936/original/098270100_1440318815-timbel4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5494911/original/040315400_1770349137-Masak_Nasi_Putih.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5513028/original/027739700_1772001411-082611900_1527045428-in-paragraph.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5512745/original/094333100_1771992876-saus_serbaguna.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5398142/original/075984800_1761862383-000_82KJ663.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5512904/original/005695000_1771997743-rempeyek_kacang.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5512629/original/074985900_1771989080-cropped-e7f0afc1-a3e5-4713-acbe-d94671c36d35.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5512846/original/037946400_1771995651-unnamed_-_2026-02-25T120019.385.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5462470/original/005395900_1767581572-Kue_Labu_Kuning_Kukus_Tanpa_Telur_4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5512779/original/035412700_1771993855-Gemini_Generated_Image_eb0vcheb0vcheb0v.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5512717/original/045371600_1771992158-ide_jualan_5_ribu.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5512598/original/037207000_1771988200-cropped-f1938c20-8f8b-49ac-b1eb-5678eb9df55d.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5388973/original/096937000_1761183496-000_79NG2G3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5504276/original/057053700_1771230130-unnamed__13_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5512577/original/074237100_1771986516-cropped-8c8c4e9e-3cd9-43b0-b899-e7a700a4a631.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5512554/original/042396700_1771985712-cropped-da6c7c24-0eb0-42f8-b5f6-c6be4b29ec44.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5512559/original/006970000_1771986125-000_98P388Q.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5512458/original/028526200_1771976562-WhatsApp_Image_2026-02-25_at_06.15.47.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5512312/original/029460600_1771940187-Gemini_Generated_Image_uhpguuuhpguuuhpg.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414818/original/029407400_1763352077-ATK_BOLA_Byon_Combat_Showbiz_6.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5355547/original/062886800_1758342840-Poster___Apple_Artwork_-_VOS_Jalinan_Terlarang_-_Poster_PertamaLandscape.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,45,600,0)/kly-media-production/medias/5405283/original/043379500_1762433088-Rinanda_Aprillya_Maharani__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5215693/original/086342600_1746867749-Sambel_Welut_Pak_Sabar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5161764/original/086600400_1741847570-1741841423969_salah-satu-faktor-eksternal-penyebab-pelanggaran-ham-adalah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3530051/original/024008300_1628001054-IG_apriantytami.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5286401/original/022817500_1752741530-pexels-nadin-sh-78971847-12288356.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5406457/original/028571800_1762575042-unnamed__5_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5026230/original/046873100_1732754084-Snapinsta.app_468168073_18476665273027981_2711124918470699632_n_1080.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1012480/original/049316100_1444188702-Ikon-Tugu-Jogja.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5394674/original/094497400_1761637984-ATK_Bolanet_BRI_SUPER_LEAGUE_JADWAL__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5398431/original/035327100_1761884719-ATK_BOLA_LALIGA_MW_11.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5403047/original/003383500_1762315384-ATK_BOLANET_HSS_Series_6_GENERAL.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5335120/original/005264300_1756787602-____________-_-_-_______6_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419406/original/066046400_1763694256-miss_universe_final.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424599/original/031115100_1764148660-SUGAR_BABY_-_SCREEN_BACKDROP.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1256728/original/bcfc6c770a11d6e0dbef2bd76510ecedtong.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5404922/original/033017100_1762419560-Depositphotos_609549356_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3134973/original/008613900_1590134592-cara-membuat-bakso-sapi.jpg.jpg)