12 Hidangan Khas Imlek yang Cocok Jadi Takjil, Meriahnya Imlek di Ramadhan 2026

6 days ago 27

Liputan6.com, Jakarta - Hidangan khas imlek yang cocok jadi takjil menjadi topik menarik ketika dua momen besar hadir berdekatan. Di pertengahan Februari 2026, Tahun Baru Imlek jatuh pada 17 Februari, sementara awal Ramadan diperkirakan pada 18–19 Februari. Kedekatan ini menghadirkan ruang perjumpaan tradisi yang hangat dan penuh makna.

Takjil sendiri merupakan makanan pembuka saat berbuka puasa. Mengacu pada penjelasan di laman BINUS Student Activity (student-activity.binus.ac.id), istilah takjil berasal dari kata Arab ‘ajjala atau ta’jiilul fithr yang berarti menyegerakan berbuka. Dalam tradisi Indonesia, takjil tidak hanya bermakna makanan manis, tetapi juga simbol kebersamaan dan kehangatan sosial.

Ketika Imlek dan Ramadan berdampingan, meja makan bisa menjadi titik temu harmoni. Kue, camilan, dan hidangan simbolis Imlek yang halal dan ringan dapat disajikan sebagai takjil, menghadirkan rasa sekaligus makna di tengah suasana penuh empati dan toleransi. Berikut daftar hidangan khas imlek yang cocok jadi takjil dari Liputan6.com, Rabu (18/2/2026).

1. Kue Keranjang (Nian Gao)

Kue keranjang atau nian gao terbuat dari tepung ketan dan gula, bertekstur lengket dan manis. Dalam tradisi Imlek, kue ini melambangkan peningkatan rezeki dari tahun ke tahun.

Sebagai takjil, kue keranjang bisa disajikan dalam potongan kecil atau digoreng dengan balutan telur agar lebih renyah di luar namun tetap kenyal di dalam. Rasanya yang manis cocok untuk mengembalikan energi setelah berpuasa.

2. Jeruk Mandarin

Jeruk mandarin hampir selalu hadir di meja Imlek. Buah ini melambangkan keberuntungan dan kemakmuran.

Sebagai takjil, jeruk mandarin sangat ideal karena segar, kaya vitamin C, dan ringan di lambung. Selain dimakan langsung, jeruk juga bisa diolah menjadi es buah atau salad buah sederhana untuk berbuka.

3. Lumpia Sayur

Lumpia melambangkan kekayaan karena bentuknya menyerupai gulungan emas. Versi halal dengan isian wortel, kol, rebung, dan jamur sangat cocok untuk takjil gurih.

Tekstur renyah di luar dan lembut di dalam menjadikannya pilihan pas bagi yang ingin berbuka dengan camilan asin sebelum menyantap hidangan utama.

4. Jiaozi (Pangsit)

Jiaozi berbentuk setengah lingkaran dan secara tradisional melambangkan batangan emas kuno, simbol rezeki. Untuk versi halal, isian dapat diganti dengan ayam cincang atau udang.

Dikukus atau direbus, jiaozi terasa ringan dan hangat. Disajikan dengan saus kecap dan sedikit minyak wijen, hidangan ini cocok sebagai takjil yang mengenyangkan namun tidak berlebihan.

5. Yu Sheng

Yu sheng adalah salad khas Imlek yang populer di Asia Tenggara. Isinya terdiri dari irisan sayur segar, ikan halal, dan saus asam manis.

Sebagai takjil, yu sheng menawarkan sensasi segar dan renyah. Tradisi mengaduk bersama-sama sebelum disantap pun bisa menjadi momen kebersamaan menjelang berbuka.

6. Kue Ku

Kue ku berbentuk cangkang kura-kura dengan warna merah cerah. Terbuat dari tepung ketan dan biasanya berisi kacang hijau manis.

Teksturnya lembut dan legit, cocok sebagai takjil manis dalam porsi kecil. Filosofinya melambangkan umur panjang dan kesejahteraan.

7. Tang Yuan

Tang yuan adalah bola-bola ketan manis yang biasanya disajikan dalam kuah jahe atau sirup gula. Bentuknya yang bulat melambangkan kebersamaan keluarga.

Disajikan hangat saat berbuka, tang yuan memberikan rasa manis lembut dan sensasi menenangkan setelah seharian berpuasa.

8. Kue Mangkuk

Kue mangkuk memiliki bagian atas yang mekar seperti bunga. Dalam tradisi Imlek, bentuk ini melambangkan rezeki yang terus berkembang.

Sebagai takjil, kue mangkuk terasa ringan, manis, dan empuk. Warnanya yang cerah juga memperindah tampilan meja buka puasa.

9. Mie Panjang Umur

Mie panjang umur melambangkan kesehatan dan umur panjang. Untuk versi takjil, mie bisa disajikan dalam porsi kecil dengan topping ayam dan sayuran.

Hidangan ini lebih cocok bagi yang ingin berbuka dengan menu gurih yang cukup mengenyangkan sebelum salat magrib.

10. Kue Bulan (Mooncake)

Kue bulan berbentuk bulat utuh dan memiliki isian kacang merah, kacang hijau, atau biji teratai. Bentuk bulatnya melambangkan harmoni dan persatuan.

Dipoton kecil-kecil, kue bulan dapat menjadi takjil manis yang padat rasa dan kaya makna.

11. Kue Lapis Legit

Kue lapis legit melambangkan rezeki berlapis-lapis. Teksturnya lembut dan kaya rasa rempah.

Karena cukup padat, sebaiknya disajikan dalam potongan tipis sebagai takjil pelengkap minuman hangat atau teh.

12. Nastar dan Kue Ong Lei

Nastar dan kue ong lei sama-sama berbahan dasar nanas, buah yang dipercaya membawa hoki. Rasanya manis-asam dan mudah disantap.

Kue kering seperti ini sangat praktis untuk dibagikan kepada tetangga atau tamu yang datang menjelang berbuka.

Makna Lebih dari Sekadar Rasa

Menghadirkan hidangan khas imlek yang cocok jadi takjil bukan hanya soal inovasi kuliner, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap keberagaman. Ketika masyarakat saling berbagi makanan, nilai empati dan solidaritas tumbuh secara alami.

Momentum berdekatan antara Imlek dan Ramadan juga mengingatkan pentingnya komunikasi publik yang empatik, penyesuaian layanan, serta dukungan terhadap UMKM lokal. Pasar takjil bernuansa Imlek, misalnya, dapat menjadi ruang ekonomi sekaligus ruang sosial yang mempertemukan tradisi.

Di antara lentera merah dan suara adzan, ada peluang memperkuat narasi kebangsaan melalui tindakan sederhana: berbagi makanan dan kebahagiaan.

FAQ Seputar Hidangan Imlek

1. Apakah semua makanan Imlek mengandung babi?

Tidak. Banyak makanan Imlek yang halal atau bisa dimodifikasi, seperti kue keranjang, jeruk, lumpia sayur, dan jiaozi isi ayam atau udang.

2. Apa makna kue keranjang saat Imlek?

Kue keranjang melambangkan peningkatan rezeki dan keharmonisan keluarga dari tahun ke tahun.

3. Apakah hidangan Imlek cocok untuk berbuka puasa?

Ya, terutama yang manis dan ringan seperti kue ku, tang yuan, atau jeruk mandarin.

4. Mengapa jeruk selalu ada saat Imlek?

Jeruk dipercaya melambangkan keberuntungan dan kemakmuran, sehingga sering dijadikan simbol doa baik di awal tahun.

5. Bagaimana cara menyajikan hidangan Imlek agar cocok sebagai takjil?

Pilih versi halal, sajikan dalam porsi kecil, dan kombinasikan dengan minuman hangat atau segar agar tetap ringan saat berbuka.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |