Wisatawan Wajib Registrasi Online Saat Menginap Selain di Hotel China

6 hours ago 3

Liputan6.com, Jakarta - Administrasi Imigrasi Nasional China (NIA) meluncurkan layanan registrasi online percontohan untuk wisatawan asing yang menginap di penginapan non-hotel. Ini bermaksud "membuat kehidupan di China lebih nyaman bagi pengunjung dan penduduk asing."

Layanan ini, melansir The Straits Times, Sabtu, 21 Maret 2026, sedang diujicobakan di tujuh wilayah setingkat provinsi: Hebei, Liaoning, Zhejiang, Hubei, Guangxi, Chongqing, dan Sichuan. Aturan ini akan diperluas secara nasional secara bertahap berdasarkan hasil uji coba, kata NIA.

Berdasarkan Undang-Undang Administrasi Keluar dan Masuk China, hotel wajib mendaftarkan tamu asing dan melaporkan informasi tersebut pada otoritas keamanan publik setempat.

Warga negara asing yang menginap di akomodasi selain hotel, termasuk homestay, vila pedesaan, apartemen sewa jangka pendek, penginapan, dan penginapan pinggir jalan, harus mendaftar online dalam waktu 24 jam setelah masuk, baik sendiri maupun melalui tuan rumah mereka.

Dengan layanan baru ini, pendaftaran sekarang dapat diselesaikan wisatawan asing secara digital, tanpa perlu mengunjungi kantor keamanan publik secara langsung. Pengajuan online memiliki validitas hukum yang sama dengan pendaftaran di tempat.

Pengguna dapat mendaftar melalui platform layanan pemerintah NIA, termasuk situs web resminya, aplikasi NIA 12367, dan program mini 12367 di WeChat dan Alipay. Setelah verifikasi identitas, pemohon dapat menyelesaikan pengajuan langkah demi langkah secara online, dan kemudian mengakses catatan pendaftaran mereka melalui platform tersebut.

Pendaftaran Tamu Asing

Pendaftaran dapat dilakukan oleh tamu asing atau tuan rumah. Untuk pendaftaran pertama kali, tuan rumah umumnya diharapkan membantu, karena mereka biasanya lebih familiar dengan detail alamat.

Warga negara asing dapat mengajukan pendaftaran secara mandiri jika mereka sebelumnya telah mendaftarkan tempat tinggal yang sama melalui platform atau tinggal di rumah yang mereka miliki di Tiongkok. Tuan rumah dapat berupa warga negara Tiongkok atau warga negara asing.

Kebijakan ini juga menetapkan bahwa pendaftaran ulang tidak diperlukan dalam situasi tertentu, seperti ketika warga negara asing kembali ke tempat tinggal milik sendiri yang sama di Tiongkok setelah bepergian, atau ketika pemegang izin tinggal atau kartu izin tinggal tetap kembali ke tempat tinggal yang sama tempat warga negara asing tersebut tinggal secara teratur selama masa berlaku dokumen mereka.

Peringatan atau Denda

NIA menyatakan bahwa saluran pendaftaran offline akan tetap tersedia. Masyarakat juga dapat melihat panduan online, menghubungi hotline 12367, atau mencari bantuan di loket layanan keluar-masuk setempat atau kantor polisi.

Berdasarkan hukum Tiongkok, warga negara asing atau tuan rumah yang gagal menyelesaikan pendaftaran akomodasi sebagaimana diwajibkan dapat menghadapi peringatan atau, dalam beberapa kasus, denda.

Sebelumnya dilaporkan bahwa Asia muncul sebagai mesin pertumbuhan utama industri perjalanan, melampaui wilayah lain dan membentuk kembali di mana dan bagaimana para pelancong memilih untuk menghabiskan waktu mereka, menurut TravelAge West.

Menurut analisis dari Mabrian, sebuah perusahaan intelijen perjalanan global, Asia memimpin pertumbuhan permintaan global, dengan Asia Timur dan Asia Tenggara menyumbang 31,7 persen dari pangsa pasar permintaan perjalanan internasional di seluruh dunia.

Peningkatan Minat

Jepang, Korea Selatan, dan Tiongkok mewakili 16,3 persen dari permintaan inspirasional internasional selama paruh pertama tahun 2026, dengan Jepang sebagai pendorong utama. Sementara itu, Asia Tenggara menyumbang 15,4 persen dari permintaan inspirasional global, dipimpin oleh Vietnam.

"Bagi banyak pelancong berpengalaman, Jepang adalah titik masuk ke Asia, menawarkan konektivitas yang mudah, infrastruktur yang kuat, dan perpaduan budaya tradisional dan modern," kata Melissa DaSilva, wakil CEO dan kepala bagian penjualan TTC Tour Brands.

"Setelah tingkat kenyamanan itu terbentuk, minat akan meluas untuk mengunjungi lebih banyak destinasi di Asia," imbuhnya. Industri pariwisata mencatat peningkatan minat terhadap Tiongkok.

Menurut Ivana Nunez, spesialis pengembangan bisnis di Century Cruises, Tiongkok menawarkan kedalaman dan keragaman yang mendorong wisatawan untuk terus kembali. Data Intrepid Travel juga mendukung minat yang meningkat ini.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |