Teko Kaca atau Porselen, Mana yang Lebih Baik untuk Menyeduh Teh Menurut Riset?

21 hours ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Anda pecinta teh dan tidak bisa melewatkan hari tanpa menyeduh teh? Pernahkan Anda memikirkan teko mana yang lebih baik untuk menyeduh teh?

Sejumlah ilmuwah di Universitas Nasional Taichung, Taiwan, meneliti apakah bahan pembuatan teko dapat memengaruhi manfaat kesehatan dan rasanya. Mereka menguji lima jenis teko – tanah liat, kaca, baja tahan karat, gel silika, dan porselen – dan menyeduh 585 cangkir teh menggunakan varietas hitam, hijau, dan oolong.

Mengutip Daily Mail, Senin, 16 Maret 2026, para peneliti kemudian memformulasi metodologinya. Setiap 3g teh dimasukkan ke dalam setiap teko, lalu 125 ml air mendidih ditambahkan dan dibiarkan diseduh selama lima menit.

Teko kemudian diputar perlahan tiga kali dengan gerakan melingkar sebelum teh bersuhu 70--80 derajat celcius dituangkan ke dalam cangkir yang telah dihangatkan sebelumnya. Hasilnya, para peneliti menemukan bahwa menyeduh teh dalam teko kaca dapat membuatnya lebih sehat.

Menurut penelitian, secangkir teh hitam biasa memiliki kadar antioksidan paling tinggi untuk meningkatkan kesehatan ketika diseduh dari teko kaca atau silika. Namun jika rasa adalah prioritas Anda, teko tanah liat akan menghasilkan rasa yang paling seimbang, diikuti oleh teko kaca dan teko baja tahan karat (stainless steel).

Meskipun teko porselen mungkin dianggap lebih mewah, teko tersebut mendapat peringkat terendah untuk rasa dan konsentrasi katekin. Teko porselen juga mendinginkan teh paling cepat. 

Manfaat Minum Teh

Teh adalah salah satu minuman terpopuler di dunia setelah air putih. Dari Asia hingga Eropa, teh bukan hanya sekadar minuman, tetapi juga bagian dari tradisi, budaya, dan momen kebersamaan. Kehangatan teh menjadikannya identik dengan kenyamanan dan ketenangan.

Namun, teh bukan hanya soal rasa dan tradisi. Penelitian modern menemukan bahwa teh mengandung berbagai senyawa aktif yang berdampak signifikan pada kesehatan tubuh. Dirangkum dari berbagai sumber, Rabu, 17 September 2025, berikut adalah manfaat mengonsumsi teh:

1. Kaya Antioksidan untuk Melawan Radikal Bebas

Teh, khususnya teh hijau, mengandung polifenol seperti katekin yang berperan sebagai antioksidan kuat. Menurut Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, antioksidan dalam teh dapat melawan radikal bebas yang merusak sel dan memicu berbagai penyakit kronis, termasuk kanker, penyakit hati, dan penuaan dini. Studi dari PubMed (Hayat et al., 2014) juga menegaskan bahwa polifenol teh berefek antikarsinogenik dan antiinflamasi.

Dari Kesehatan Jantung hingga Turunkan Berat Badan

2. Menjaga Kesehatan Jantung

Beberapa penelitian menunjukkan konsumsi teh hitam dan hijau dapat menurunkan kadar kolesterol LDL, trigliserida, dan tekanan darah. Journal of Nutrition melaporkan bahwa peminum teh hitam secara rutin mengalami penurunan kolesterol total dibanding mereka yang tidak minum teh. Harvard Health juga menyebutkan bahwa polifenol dalam teh mampu menjaga pembuluh darah tetap elastis, sehingga menurunkan risiko stroke dan penyakit kardiovaskular.

3. Menurunkan Risiko Diabetes Tipe 2

Kandungan polifenol dalam teh berperan dalam membantu mengendalikan kadar gula darah. Menurut penelitian yang dipublikasikan oleh BMJ Open Diabetes Research & Care (2020), konsumsi rutin teh hijau hingga empat cangkir per hari berhubungan dengan penurunan risiko kematian akibat komplikasi diabetes.

4. Membantu Menurunkan Berat Badan

Teh, terutama teh hijau, sering dikaitkan dengan metabolisme tubuh yang lebih baik. Katekin dan kafein di dalamnya meningkatkan pembakaran lemak. Dinkes Kalbar mencatat bahwa teh dapat membantu tubuh membakar kalori lebih banyak, terutama saat dikombinasikan dengan aktivitas fisik.

Dari Fungsi Otak hingga Tidur Lebih Nyenyak

5. Mendukung Fungsi Otak dan Kesehatan Mental

Menurut Harvard T.H. Chan School of Public Health, kandungan kafein dan L-theanine dalam teh bisa meningkatkan fokus, konsentrasi, dan memberikan efek menenangkan. Sebuah analisis yang dipublikasikan di PeerJ (2023) menemukan bahwa konsumsi teh dikaitkan dengan penurunan risiko demensia hingga 29 persen.

6. Kesehatan Kulit dan Gigi

Teh hitam maupun hijau berefek antibakteri yang dapat melindungi kesehatan mulut. Studi di Journal of Oral and Maxillofacial Pathology menunjukkan teh hijau dapat mencegah pertumbuhan bakteri penyebab gigi berlubang. Selain itu, polifenol membantu mengurangi kerusakan kulit akibat paparan sinar UV, sehingga membuat kulit tampak lebih sehat.

7. Membantu Tidur Lebih Nyenyak

Meskipun mengandung kafein, beberapa jenis teh herbal (misalnya teh chamomile atau teh hijau rendah kafein) dapat meningkatkan kualitas tidur. Integrative Medicine Research mencatat konsumsi teh tertentu bisa memperbaiki kualitas tidur pada penderita insomnia ringan hingga sedang.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |