Cara Mengupas Bawang Merah Cepat Tanpa Bikin Mata Perih, Rahasia Dapur Efektif

8 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Bawang merah merupakan bumbu dapur esensial yang hampir selalu hadir dalam setiap masakan Indonesia, memberikan cita rasa dan aroma khas yang menggugah selera. Namun, Cara Mengupas Bawang Merah Cepat Tanpa Bikin Mata Perih seringkali menjadi momok bagi banyak orang. Sensasi tidak nyaman ini disebabkan oleh pelepasan zat kimia bernama faktor lachrymatory (LF) atau syn-propanethial-S-oxide, yang mengiritasi mata saat sel-sel bawang terpisah.

Fenomena mata perih saat mengupas bawang merah adalah reaksi alami tubuh terhadap senyawa sulfur yang dilepaskan ke udara. Ketika bawang dipotong, enzim dalam sel bawang bereaksi dengan asam amino sulfoksida, menghasilkan gas yang kemudian bereaksi dengan air mata membentuk asam sulfat, menyebabkan iritasi. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui teknik yang tepat agar proses mengupas bawang merah bisa dilakukan dengan cepat dan nyaman.

Berbagai metode telah dikembangkan untuk mengatasi masalah ini, mulai dari memanfaatkan perbedaan suhu, teknik pemotongan khusus, hingga penggunaan alat bantu sederhana. Dengan menerapkan cara-cara ini, Anda tidak perlu lagi khawatir akan air mata yang menetes saat menyiapkan bumbu dapur. 

1. Mengatasi Iritasi Mata dengan Perendaman Suhu

Salah satu metode efektif untuk mengurangi efek pedih pada mata saat mengupas bawang merah adalah dengan memanfaatkan suhu air. Perendaman bawang merah dalam air dapat membantu melunakkan kulitnya sekaligus mengurangi pelepasan senyawa iritan. Metode ini sangat cocok bagi Anda yang ingin mengupas bawang merah dalam jumlah banyak.

Anda dapat merendam bawang merah dalam air mendidih selama 2-3 menit. Proses ini akan melunakkan kulit terluar sehingga lebih mudah dikupas, sekaligus membantu melarutkan senyawa sulfenik asam yang menjadi penyebab utama iritasi mata. Setelah direndam air panas, segera bilas bawang dengan air dingin untuk menghentikan proses pemanasan dan membuatnya lebih nyaman untuk dipegang dan dikupas.

Alternatif lain adalah merendam bawang dalam air panas bersuhu sekitar 70 derajat Celcius selama sekitar 10 menit. Suhu ini cukup untuk mengurangi uap iritan tanpa membuat bawang terlalu matang. Setelah perendaman, saring bawang dan kupas seperti biasa. Metode ini terbukti ampuh dalam meminimalkan pelepasan gas penyebab mata perih.

2. Efektivitas Suhu Dingin dalam Mengupas Bawang Merah

Selain air panas, suhu dingin juga memiliki peran penting dalam menekan reaksi kimia yang menyebabkan mata perih saat mengupas bawang merah. Menyimpan bawang merah di lemari es atau freezer sebelum dikupas dapat menjadi solusi praktis yang mudah diterapkan di rumah.

Mendinginkan bawang merah di lemari es selama beberapa saat sebelum proses pengupasan dapat memperlambat reaksi kimia yang menghasilkan gas iritan. Suhu yang rendah membuat molekul-molekul gas tidak mudah menguap ke udara dan mengenai mata Anda. Ini adalah cara sederhana yang tidak memerlukan persiapan khusus.

Untuk hasil yang lebih cepat, Anda bisa membekukan bawang merah di freezer selama sekitar 15 menit. Pembekuan akan secara signifikan menghentikan pelepasan molekul gas yang mengganggu mata saat bawang diolah. Setelah dikeluarkan dari freezer, bawang merah akan lebih mudah dikupas tanpa menyebabkan rasa perih.

3. Teknik Pemotongan yang Tepat untuk Bawang Merah

Penggunaan pisau yang tepat dan teknik pemotongan yang benar juga sangat berpengaruh dalam meminimalkan iritasi mata saat mengupas bawang merah. Pisau yang tajam dan cara memotong yang efisien dapat mengurangi pelepasan senyawa penyebab perih.

Sebaiknya gunakan pisau dengan bilah yang sangat tajam saat mengupas bawang merah. Pisau tajam akan memotong sel-sel bawang dengan bersih, mengurangi kerusakan sel dan frekuensi gesekan yang dapat memicu penguapan zat belerang. Pisau kecil berukuran 5-10 cm sangat ideal untuk presisi tanpa merusak daging bawang.

Teknik memotong bagian bawang juga krusial. Potong bagian atas bawang merah terlebih dahulu, namun biarkan bagian akar tetap utuh. Ujung akar bawang merah memiliki kandungan terbesar senyawa belerang penyebab mata pedih. Dengan membiarkan akar tetap utuh, penguapan senyawa tersebut dapat berkurang secara signifikan. Selain itu, buat irisan tipis pada lapisan terluar bawang untuk mempermudah pengupasan tanpa memotong terlalu dalam.

4. Melindungi Mata dengan Bantuan Alat dan Lingkungan

Selain metode perendaman dan teknik pemotongan, ada pula cara-cara lain yang melibatkan penggunaan alat atau penyesuaian lingkungan sekitar untuk melindungi mata dari gas iritan bawang merah. Solusi ini memberikan lapisan perlindungan tambahan bagi Anda yang sangat sensitif.

Menyalakan kipas angin di dekat area tempat Anda mengupas bawang merah adalah cara sederhana namun efektif. Aliran udara dari kipas akan mengusir gas yang menguap dari bawang sebelum sempat mengenai mata Anda. Pastikan arah kipas menghembuskan udara menjauh dari wajah Anda.

Metode lain yang bisa dicoba adalah menyalakan lilin di dekat talenan. Api dari lilin diklaim dapat membantu menyingkirkan gas yang mengambang di udara, termasuk gas penyebab mata perih dari bawang merah. Cahaya dan panas dari api lilin dapat mengganggu jalur gas iritan sebelum mencapai mata. Jika Anda sangat rentan terhadap iritasi, menggunakan kacamata renang atau kacamata plastik biasa juga bisa menjadi solusi langsung untuk melindungi mata dari kontak langsung dengan gas.

5. Solusi Praktis Lainnya untuk Mengurangi Perih

Beberapa trik dapur tradisional juga menawarkan solusi praktis untuk mengurangi rasa perih saat mengupas bawang merah. Metode ini mudah dicoba dan tidak memerlukan peralatan khusus, hanya bahan-bahan yang mungkin sudah tersedia di dapur Anda.

Mengoleskan sedikit garam atau cuka pada tangan atau talenan sebelum memotong bawang merah dapat membantu. Cuka, khususnya, dipercaya dapat menetralkan atau membantu menghentikan reaksi sulfur pada bawang merah, sehingga mengurangi pelepasan gas iritan. Anda bisa mengoleskan sedikit cuka pada pisau atau talenan sebelum mulai mengiris.

Selain itu, mengunyah sesuatu seperti permen karet atau sepotong roti saat mengupas bawang diklaim dapat mengurangi air mata yang mengalir. Gerakan mengunyah akan membuat otot-otot wajah di area mata bergerak, yang dipercaya dapat 'menangkis' zat pemerih mata. Meskipun mekanisme pastinya belum sepenuhnya jelas, banyak orang merasa terbantu dengan metode sederhana ini.

Pertanyaan Umum Seputar Mengupas Bawang Merah

Mengapa mata perih saat mengupas bawang merah?

Karena bawang merah mengandung senyawa sulfur yang saat terpotong akan menghasilkan gas yang dapat mengiritasi mata.

Apakah merendam bawang merah dalam air panas aman?

Aman, asalkan tidak terlalu lama. Air panas membantu mengurangi zat penyebab iritasi, tetapi jangan sampai memasak bawangnya.

Bagaimana cara terbaik menggunakan pisau untuk mengupas bawang merah?

Gunakan pisau yang tajam agar meminimalkan kerusakan sel bawang, sehingga gas penyebab perih lebih sedikit keluar.

Apakah semua jenis bawang merah menyebabkan mata perih?

Hampir semua jenis bawang merah dapat menyebabkan perih, tetapi tingkatnya bisa berbeda tergantung varietas dan kesegarannya.

Bisakah kacamata renang benar-benar efektif?

Ya, kacamata renang dapat melindungi mata dari paparan gas bawang sehingga efektif mengurangi rasa perih.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |