Ayah Meghan Markle Berpacaran dengan Perawatnya, Beda Usia 35 Tahun

4 hours ago 4

Liputan6.com, Jakarta - Ayah Meghan Markle, Thomas Markle (81), mengaku menjalin hubungan asmara dengan perawatnya, Rio Canedo, yang berbeda usia 35 tahun. Hal itu disampaikan dalam wawancara terbaru dengan The Daily Mail, dikutip dari People, Selasa (31/3/2026).

Thomas mengaku mereka bertemu setelah menjalani amputasi kaki darurat di Filipina pada Desember 2025. "Saya tidak pernah menyangka akan menemukan kebahagiaan dan kegembiraan lagi di usia saya," katanya kepada media tersebut. "Saya merasa diabaikan dan sedih selama bertahun-tahun, tetapi sekarang saya menikmati hidup lagi."

Ia menambahkan, "Setelah begitu banyak masa sulit, saya merasa sangat diberkati telah menemukan seseorang yang sangat istimewa yang merawat saya dengan sangat baik."

Thomas mengatakan ia bertemu Canedo — seorang ibu tunggal dari dua anak — pada pertengahan Desember 2025 saat masuk ke rumah sakit rehabilitasi di Filipina, tempat Canedo bekerja. Ia telah tinggal di Filipina dalam beberapa tahun terakhir setelah pindah dari Meksiko.

Canedo mengatakan kepada The Daily Mail bahwa awalnya ia tidak yakin apa yang akan terjadi. "Saya agak khawatir karena seseorang memberi tahu saya bahwa dia memiliki reputasi sebagai orang yang pemarah," katanya. "Tetapi saya mulai bekerja dengannya, dan dia benar-benar seorang pria sejati dan seseorang yang baik dan lucu."

Dia juga mengaku tidak mengetahui hubungan Thomas dengan Meghan Markle, putri bungsunya, dan Pangeran Harry.

Kondisi Kesehatan Thomas Markle

Thomas menerangkan kondisi kesehatannya menurun sejak menderita stroke pada pada 2022. "Setelah stroke saya, keadaan tidak baik," katanya. "Saya ingin pergi ke belahan dunia lain, ke tempat di mana orang-orangnya baik. Filipina memiliki cara hidup yang lebih lembut. Saya tidak pernah menyangka akan bertemu Rio dan hidup saya berubah dengan cara yang begitu indah."

Thomas menjalani amputasi kaki kirinya di bawah lutut pada 3 Desember 2025, setelah gumpalan darah di pahanya dilaporkan memutus sirkulasi. Prosedur tiga jam tersebut berlangsung di Filipina, tempat direktur pencahayaan yang sudah pensiun itu pindah bersama putranya, Thomas Markle, Jr., pada awal tahun itu.

Meskipun Meghan dan Thomas telah lama tidak berhubungan, Duchess of Sussex menghubungi ayahnya setelah mengetahui tentang amputasi kakinya. Seorang juru bicara Meghan sebelumnya mengatakan bahwa ia mencoba menghubunginya pada hari yang sama setelah mengetahui tentang masalah kesehatannya.

Meghan Markle Putus Hubungan dengan Ayahnya

Mail on Sunday melaporkan bahwa Thomas mengatakan ia belum mendengar kabar dari Meghan. Setelah itu, seorang juru bicara Meghan mengkonfirmasi bahwa surat yang ditulisnya "aman" berada di tangan ayahnya.

Meghan menjauhi ayahnya sejak pernikahannya dengan Pangeran Harry pada 2018. Konflik Meghan dan ayahnya dipicu insiden rekayasa foto paparazi oleh Thomas dan ketidakjujurannya kepada Meghan mengenai komunikasinya dengan pers.

Dalam wawancara eksklusif dengan Oprah Winfrey pada 2021, Meghan pernah mengungkapkan betapa rusaknya hubungan tersebut. "Saya telah kehilangan ayah saya," ungkapnya saat itu.

Keretakan ini juga disinggung Pangeran Harry dalam serial dokumenter Netflix mereka setahun kemudian. Ia merasa turut memikul beban atas kejadian tersebut.

"Dia memiliki ayah sebelum ini dan sekarang dia tidak punya (ayah)," kata Harry, seraya menambahkan, "Jika Meg tidak bersama saya, maka ayahnya akan tetap menjadi (ayahnya)." 

Kritik Pedas Penulis Buku Biografi Kerajaan

Terpisah, Meghan dan Pangeran Harry bereaksi keras atas isi buku terbaru soal anggota Kerajaan Inggris yang ditulis Tom Bower. Mengutip Hello Magazine, Minggu, 15 Maret 2026, dalam pernyataan yang dirilis pada Sabtu, 14 Maret 2026, juru bicara pasangan Suusex membantah pernyataan Bower di buku terbarunya dan mengecamnya bahwa ia 'telah melewati batas'.

Buku berjudul Betrayal: Power, Deceit, and The Fight for the Future of the Royal Family yang akan segera terbit itu menyinggung hubungan antara mendiang Ratu Elizabeth II dan hubungannya dengan Meghan sebelum kematiannya pada 2022. Bower mengklaim bahwa mendiang ratu pernah mengungkapkan kepada seorang teman tentang Meghan yang 'mencuci otak' suaminya.

Pada halaman lain, diklaim pula bahwa Pangeran William dan Kate Middleton menganggap Meghan sebagai 'ancaman' ketika ketegangan meningkat antara ipar sebelum pasangan Sussex memutuskan meninggalkan Inggris untuk tinggal di Amerika Serikat (AS). Dalam sinopsis yang dirilis pada Jumat, 13 Maret 2026, buku itu juga tampaknya menyiratkan bahwa putra bungsu Raja Charles "terkejut" oleh kejatuhan Andrew Mountbatten-Windsor.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |