8 Buah yang Seharusnya Dimakan dengan Kulitnya, Simak Cara Membersihkan yang Benar

11 hours ago 10
  • Mengapa penting untuk mengonsumsi buah dengan kulitnya?
  • Buah apa saja yang sebaiknya dimakan dengan kulitnya?
  • Bagaimana cara membersihkan buah dengan kulitnya agar aman dikonsumsi?

Baca artikel ini 5x lebih cepat

Liputan6.com, Jakarta - Buah-buahan dikenal sebagai sumber nutrisi yang kaya dan esensial bagi tubuh. Untuk mendapatkan manfaat buah secara maksimal, banyak di antaranya yang memang dimaksudkan untuk dikonsumsi bersama kulitnya.

Hal ini karena kulit buah mengandung konsentrasi tinggi serat, antioksidan, vitamin, dan senyawa tumbuhan yang krusial. Nutrisi-nutrisi ini sangat mendukung pencernaan yang sehat, memperkuat kekebalan tubuh, dan berkontribusi pada kesehatan secara keseluruhan.

Sayangnya, orang sering membuang kulit buah karena kekhawatiran akan kotoran, lapisan lilin, atau residu pestisida. Namun, menurut para ahli, dengan metode pembersihan yang tepat dan menyeluruh, Anda dapat dengan aman menikmati lapisan kulit yang kaya nutrisi ini.

Berikut delapan buah yang seharusnya dikonsumsi bersama kulitnya, seperti dilansir dari Times of India, Selasa, 24 Maret 2026:

1. Apel

Apel termasuk buah paling populer yang dimakan dengan kulitnya, dan ini adalah pilihan yang sangat tepat. Kulit apel mengandung konsentrasi serat dan antioksidan yang tinggi, seperti quercetin, pektin, dan bahkan vitamin C. Nutrisi penting ini sangat esensial untuk kesehatan manusia, mendukung berbagai fungsi tubuh.

Untuk memastikan apel bersih sempurna sebelum dikonsumsi, bilaslah di bawah air mengalir setidaknya selama 20 hingga 30 detik. Pembilasan ini efektif untuk menghilangkan kotoran yang menempel pada permukaan kulit buah.

Sebagai langkah pembersihan yang lebih mendalam, Anda bisa merendam apel dalam larutan satu sendok teh soda kue yang dicampur dengan satu liter air selama sekitar 10 hingga 15 menit. Setelah proses perendaman, bilas kembali apel hingga benar-benar bersih di bawah air mengalir sebelum dinikmati.

2. Pir

Pir juga sangat dianjurkan untuk dikonsumsi bersama kulitnya yang utuh. Kulit pir menyediakan tambahan serat yang signifikan, yang penting untuk kesehatan pencernaan. Selain itu, kulitnya juga mengandung senyawa anti-inflamasi yang bermanfaat bagi tubuh dalam melawan peradangan.

Proses pembersihan pir cukup sederhana. Cukup cuci buah pir di bawah air mengalir dan gosok perlahan menggunakan sikat lembut. Metode ini efektif untuk menghilangkan lapisan lilin atau kotoran yang mungkin menempel pada permukaan kulit.

Alternatif lain untuk pembersihan yang lebih menyeluruh adalah dengan merendam pir dalam larutan cuka. Buatlah larutan dengan perbandingan satu bagian cuka dan tiga bagian air, lalu rendam pir selama sekitar 10 menit untuk hasil terbaik.

3. Anggur

Anggur terbukti kaya akan antioksidan kuat seperti resveratrol, yang sebagian besar terkandung di kulitnya. Mengingat anggur tumbuh dalam kelompok yang rapat, buah ini rentan memerangkap kotoran dan bahan kimia dari lingkungan.

Karena itu, membersihkan anggur secara menyeluruh sebelum dikonsumsi adalah langkah yang sangat penting. Ini memastikan Anda dapat menikmati manfaat nutrisinya tanpa kekhawatiran akan kontaminan.

Metode yang efektif untuk membersihkan anggur adalah dengan merendamnya dalam air garam selama 10 hingga 15 menit. Setelah perendaman, bilas anggur secara menyeluruh di bawah air mengalir hingga bersih dan siap untuk dinikmati.

4. Persik

Persik memiliki kulit berbulu halus yang sepenuhnya aman untuk dimakan dan sangat kaya akan vitamin A dan C. Kulitnya mengandung beta-karoten, sebuah senyawa yang diubah tubuh menjadi vitamin A.

Vitamin A ini sangat penting untuk menjaga kesehatan mata, mendukung sistem kekebalan tubuh, dan membantu perbaikan serta regenerasi kulit. Dengan mengonsumsi persik bersama kulitnya, Anda memaksimalkan asupan nutrisi esensial ini.

Untuk membersihkan persik, cukup bilas di bawah air mengalir dan gosok perlahan permukaannya untuk menghilangkan kotoran yang menempel. Merendamnya dalam air garam juga dapat menjadi pilihan untuk lebih mengurangi residu pestisida yang mungkin ada.

5. Jambu Biji

Kulit jambu biji dikenal sangat bergizi, karena kaya akan serat dan vitamin C. Selain itu, kulitnya juga terbukti mengandung antioksidan tinggi yang berperan penting dalam melawan radikal bebas dalam tubuh.

Antioksidan ini membantu mengurangi peradangan dan melindungi tubuh dari berbagai penyakit kronis. Mengonsumsi jambu biji dengan kulitnya adalah cara efektif untuk mendapatkan manfaat kesehatan ini secara optimal.

Cara membersihkan jambu biji sangat mudah: cukup bilas di bawah air mengalir dan gosok sedikit untuk menghilangkan kotoran. Untuk pembersihan lebih lanjut, Anda bisa merendamnya dalam larutan air dan cuka selama 4 hingga 7 menit, lalu bilas kembali di bawah air mengalir.

6. Plum

Plum juga memiliki kulit yang sepenuhnya dapat dimakan, yang sangat kaya akan antioksidan. Antioksidan ini membantu melawan stres oksidatif, mengurangi peradangan, dan mendukung kesehatan jantung yang optimal.

Selain itu, kulit plum juga merupakan sumber yang baik dari vitamin C, serat makanan, dan polifenol. Mengonsumsi plum bersama kulitnya memaksimalkan asupan senyawa bermanfaat ini, memberikan perlindungan tambahan bagi tubuh.

Untuk membersihkan plum, bilaslah secara menyeluruh di bawah air mengalir. Jika diinginkan, Anda bisa merendamnya sebentar dalam larutan air garam atau larutan soda kue dan air untuk memastikan kebersihannya dari residu.

7. Ceri

Ceri memiliki kulit yang dapat dimakan dan mengandung senyawa tumbuhan bermanfaat. Kulitnya kaya akan antosianin, polifenol, dan serat makanan, yang semuanya berkontribusi positif terhadap kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Mengingat ceri sering disemprot selama budidaya, proses pembersihan yang cermat sangat dianjurkan. Ini penting untuk menghilangkan residu yang tidak diinginkan dan memastikan keamanan konsumsi.

Merendam ceri dalam air garam atau cuka, diikuti dengan pembilasan yang baik, adalah cara yang sangat efektif. Anda juga dapat menggunakan soda kue sebagai alternatif untuk membersihkan ceri secara menyeluruh sebelum dinikmati.

8. Kiwi

Gagasan untuk memakan kiwi dengan kulitnya mungkin mengejutkan bagi banyak orang, tapi kulitnya yang berbulu halus sebenarnya dapat dimakan. Kulit ini sangat kaya akan serat dan vitamin C, menjadikannya bagian yang sangat bergizi dari buah.

Dengan mengonsumsi kiwi bersama kulitnya, Anda akan mendapatkan tambahan nutrisi yang signifikan. Ini adalah cara praktis dan efisien untuk meningkatkan asupan serat dan vitamin C harian Anda.

Untuk membersihkan kiwi, cukup bilas dengan baik dan gosok perlahan bulu-bulu halus yang berlebihan sebelum dimakan. Alternatif lain, rendam dalam air garam selama 3 hingga 5 menit, gosok perlahan, lalu cuci kembali di bawah air mengalir sebelum dikonsumsi.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |