18 Ide Jajanan Pasar untuk Halal Bihalal yang Wajib Ada di Meja, Bikin Silaturahmi Makin Hangat

11 hours ago 7

Liputan6.com, Jakarta - Halal bihalal menjadi momen penting setelah perayaan Idul Fitri, menghadirkan kesempatan bagi keluarga, teman dan tetangga untuk bersilaturahmi sambil menikmati hidangan lezat. Memilih ide jajanan pasar untuk halal bihalal dapat memberikan sentuhan tradisional yang hangat, menghadirkan nuansa nostalgia sambil memanjakan lidah para tamu. 

Acara kumpul bersama juga kerap diwarnai oleh aneka camilan yang mudah disantap, menarik mata dan memiliki citarasa khas nusantara. Menyajikan ide jajanan pasar untuk halal bihalal membantu menciptakan suasana santai, di mana setiap tamu bisa menikmati kelezatan jajanan ringan sambil bercakap dan saling bertukar cerita. Tradisi kuliner ini memperkuat identitas budaya lokal, sekaligus menjadi cara menyenangkan untuk mempererat ikatan sosial.

Selain kelezatan rasa, tampilan dan variasi jajanan juga memiliki peran penting dalam menarik perhatian tamu. Menghadirkan ide jajanan pasar untuk halal bihalal dalam beragam bentuk, warna dan tekstur membuat meja sajian lebih hidup dan menggugah selera. Sentuhan visual yang menarik mampu menambah kegembiraan suasana, menjadikan setiap momen pertemuan lebih berkesan bagi seluruh hadirin.

Berikut ulasan lengkap yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Selasa (31/3/2026).

1. Klepon

Kue tradisional yang berwarna hijau segar, terbuat dari tepung ketan pilihan, diisi dengan gula merah cair yang lumer saat digigit, dan dilapisi kelapa parut gurih. Kombinasi rasa manis legit, aroma kelapa yang khas, dan tekstur kenyal tepung ketan menjadikan klepon sebagai camilan klasik yang selalu digemari di berbagai kesempatan, termasuk halal bihalal maupun acara keluarga.

Estimasi biaya pembuatan klepon adalah sekitar Rp25.000 hingga Rp35.000 untuk setiap 20 hingga 25 biji. Bahan-bahan utama yang diperlukan meliputi tepung ketan berkualitas baik, gula merah cair sebagai isian manis, kelapa parut segar untuk lapisan luar, serta daun pandan untuk memberikan aroma khas yang harum. Kelezatan klepon terletak pada perpaduan tekstur kenyal tepung ketan, manis legit gula merah dan aroma kelapa yang lembut, menjadikannya pilihan jajanan tradisional yang populer di berbagai acara termasuk halal bihalal.

2. Onde-onde

Bola kecil dari adonan ketan yang digoreng hingga renyah di luar, berisi pasta kacang hijau lembut, kemudian dilapisi wijen di permukaan. Sensasi rasa gurih wijen berpadu dengan manis kacang hijau menciptakan camilan ringan yang nikmat, mudah disantap, dan cocok untuk menemani minum teh atau kopi saat bersilaturahmi.

Biaya pembuatan onde-onde diperkirakan antara Rp30.000 hingga Rp40.000 untuk setiap 20 bola ketan goreng. Bahan yang digunakan meliputi tepung ketan, pasta kacang hijau sebagai isi yang lembut, wijen untuk lapisan luar yang renyah dan minyak goreng secukupnya. Onde-onde menawarkan sensasi gurih dan manis yang seimbang, tekstur renyah di luar serta lembut di dalam, membuatnya menjadi camilan yang cocok disajikan untuk tamu dari berbagai kalangan usia.

3. Kue Lapis 

Jajanan berlapis warna-warni yang terbuat dari campuran tepung beras dan santan segar, memiliki tekstur lembut dan kenyal saat digigit. Setiap lapisan menghadirkan kombinasi rasa manis seimbang dan aroma khas santan, menjadikannya pilihan tepat untuk menambah nuansa visual yang menarik di atas meja sajian.

Perkiraan biaya pembuatan kue lapis berkisar antara Rp40.000 hingga Rp50.000 per loyang kecil berisi 20 potong. Bahan utama terdiri dari tepung beras, santan segar, gula pasir, dan pewarna alami yang membentuk lapisan warna-warni. Kue lapis memiliki tekstur lembut, kenyal, dan memberikan tampilan visual yang menarik, menjadikannya pilihan ideal untuk menambah estetika meja hidangan saat halal bihalal.

4. Putu Ayu 

Kue kukus mini yang hadir dalam warna hijau atau putih, ditaburi kelapa parut di bagian atasnya, menghasilkan rasa manis lembut dan aroma santan yang harum. Ukuran kecil membuatnya praktis disantap, cocok untuk tamu yang ingin menikmati camilan tradisional dengan porsi pas tanpa meninggalkan rasa manis yang menggoda lidah.

Biaya pembuatan putu ayu mini sekitar Rp25.000 hingga Rp35.000 untuk setiap 20 kue. Bahan-bahan meliputi tepung terigu, santan kental, gula, kelapa parut, dan pewarna pandan alami. Kue ini dikenal dengan rasa manis yang lembut, aroma santan yang harum, dan ukuran mini yang praktis, sehingga sangat mudah dikonsumsi oleh semua tamu tanpa perlu alat tambahan.

5. Lemper

Nasi ketan lembut diisi dengan ayam suwir berbumbu khas nusantara, dibungkus daun pisang agar aroma alami daun meresap ke dalam nasi. Rasanya gurih dan lezat, menjadikannya camilan yang memuaskan baik bagi tamu dewasa maupun lansia, serta mudah dinikmati tanpa perlu alat tambahan. Estimasi biaya pembuatan lemper adalah sekitar Rp35.000 hingga Rp45.000 untuk 20 buah.

Bahan yang diperlukan meliputi beras ketan, ayam suwir berbumbu yang gurih, dan daun pisang untuk membungkusnya. Lemper menghadirkan rasa gurih yang lezat, cocok untuk dinikmati oleh tamu dewasa maupun lansia, serta memberikan kesan tradisional yang autentik pada hidangan halal bihalal.

6. Kue Cubit

Kue mini manis yang dapat divariasikan dengan berbagai topping seperti cokelat, keju, atau meses. Bentuknya yang mungil dan mudah disantap memberikan sentuhan modern pada jajanan tradisional, menjadikannya favorit bagi anak-anak maupun remaja yang menyukai camilan manis instan. Biaya pembuatan kue cubit mini berkisar antara Rp30.000 hingga Rp40.000 untuk 20 kue. Bahan utama terdiri dari tepung terigu, telur, gula, mentega, dan topping tambahan seperti cokelat atau keju. Kue cubit menawarkan sentuhan modern pada jajanan tradisional, mudah disajikan, dan bisa divariasikan sesuai selera konsumen.

7. Bolu Kukus Mini

Bolu lembut yang dikukus, hadir dalam beragam rasa seperti pandan, cokelat, dan vanila. Teksturnya yang empuk dan aroma wangi membuat bolu kukus mini mudah dihidangkan, diminati berbagai kalangan, serta praktis sebagai camilan pada acara halal bihalal maupun pertemuan santai keluarga.

Perkiraan biaya pembuatan bolu kukus mini sekitar Rp35.000 hingga Rp50.000 untuk 20 kue. Bahan yang digunakan meliputi tepung terigu, gula, telur, mentega, santan, dan perisa seperti pandan, cokelat, atau vanila. Bolu kukus mini memiliki tekstur lembut, mudah dihidangkan, dan disukai oleh berbagai kalangan usia, menjadikannya pilihan yang praktis untuk suguhan halal bihalal.

8. Pisang Goreng Cokelat

Pisang matang yang dibalut adonan tepung renyah dan lapisan cokelat, kemudian digoreng hingga keemasan. Rasa manis dan renyah berpadu dengan tekstur lembut pisang, menjadikannya pilihan jajanan sederhana namun digemari anak-anak maupun orang dewasa, cocok untuk camilan cepat di tengah acara berkumpul.

Estimasi biaya pembuatan sekitar Rp30.000 hingga Rp40.000 untuk setiap 20 potong. Bahan utama meliputi pisang matang, tepung, cokelat batangan atau cokelat leleh, dan minyak goreng. Camilan ini menawarkan kombinasi rasa manis dan gurih, tekstur renyah di luar serta lembut di dalam, sangat disukai oleh anak-anak maupun orang dewasa.

9. Risol Mayonnaise atau Sayur

Risol goreng yang diisi dengan kombinasi mayones creamy atau sayuran segar, menghasilkan rasa gurih yang memanjakan lidah. Bentuknya praktis dan mudah disantap membuat risol menjadi alternatif camilan pengganti makanan berat, sempurna untuk menemani minum teh saat halal bihalal. Biaya pembuatan diperkirakan sekitar Rp35.000 hingga Rp45.000 per 20 buah. Bahan terdiri dari kulit risol, isi berupa mayones atau sayuran, tepung, dan minyak goreng. Risol memberikan rasa gurih dan praktis, cocok sebagai camilan pengganti makanan berat yang dapat dinikmati oleh seluruh tamu.

10. Dadar Gulung 

Kue gulung hijau dari pandan, diisi parutan kelapa manis, menghasilkan rasa manis legit berpadu aroma pandan yang khas. Tekstur lembut dan warna cerah menjadikannya pilihan menarik di atas meja sajian, mudah diambil tamu satu per satu dan tetap mempertahankan nilai tradisional. Estimasi biaya pembuatan sekitar Rp30.000 hingga Rp40.000 untuk 20 buah. Bahan yang diperlukan meliputi tepung, santan, gula, pandan, dan kelapa parut. Dadar gulung memiliki rasa manis legit, aroma pandan yang khas, serta tekstur lembut, menjadi salah satu jajanan klasik yang digemari semua kalangan.

11. Nagasi atau Nagasari 

Kue berbahan tepung beras, santan, dan pisang matang, dikukus dalam daun pisang sehingga aroma alami daun meresap ke dalam kue. Teksturnya lembut dan rasa manisnya pas, menjadikannya favorit untuk suguhan tamu dewasa maupun anak-anak, cocok untuk menghadirkan kesan klasik dalam acara halal bihalal.

Biaya pembuatan sekitar Rp35.000 hingga Rp50.000 per 20 buah. Bahan utamanya terdiri dari tepung beras, santan, pisang, dan daun pisang untuk membungkus. Kue ini memiliki rasa manis lembut, aroma alami dari daun pisang, dan tekstur yang kukus sempurna, membuatnya diminati untuk suguhan tradisional yang elegan.

12. Kue Lumpur 

Kue lembut yang terbuat dari campuran kentang dan santan, biasanya diberi tambahan kismis di tengah. Tekstur kue lumer di mulut dan rasa manis khas nusantara membuatnya cocok dijadikan camilan istimewa saat berkumpul, memberikan sensasi berbeda dibandingkan kue kukus tradisional lain. Estimasi biaya pembuatan sekitar Rp30.000 hingga Rp45.000 untuk 20 kue. Bahan yang digunakan meliputi kentang, santan, gula, telur dan kismis. Kue lumpur memiliki tekstur lumer di mulut dan rasa manis khas, sangat cocok untuk tamu yang menyukai jajanan tradisional dengan rasa klasik.

13. Pudding Tradisional

Pudding berbahan dasar santan atau agar-agar, dikombinasikan dengan rasa buah segar, cokelat, atau kopi, menghadirkan camilan lembut dan manis. Produk ini cocok untuk suasana santai setelah halal bihalal, mudah dihidangkan dalam cup individual, serta memberikan variasi modern di tengah jajanan pasar klasik.

Biaya pembuatan diperkirakan sekitar Rp35.000 hingga Rp50.000 per 20 cup kecil. Bahan terdiri dari santan atau agar-agar, gula, dan perisa tambahan seperti buah, cokelat, atau kopi. Pudding ini menawarkan sensasi manis lembut dan tekstur kenyal, cocok untuk disajikan sebagai penutup setelah acara halal bihalal.

14. Brownies Kukus Mini 

Brownies yang dikukus, hadir dalam tekstur lembut dan bisa ditambahkan cokelat atau keju sebagai variasi rasa. Bentuk mini memudahkan tamu menikmati satu suap, memberikan sentuhan modern tanpa menghilangkan cita rasa manis dan kenikmatan klasik brownies. Perkiraan biaya pembuatan sekitar Rp40.000 hingga Rp55.000 untuk 20 kue mini. Bahan meliputi tepung, cokelat, telur, gula, mentega, dan tambahan keju jika diinginkan. Brownies kukus mini memberikan sensasi manis modern tanpa meninggalkan cita rasa klasik, sangat diminati tamu muda maupun dewasa.

15. Kue Serabi 

Kue dadar tipis dari campuran tepung beras dan santan, biasanya diberi topping gula merah cair atau cokelat. Bisa disantap hangat-hangat sehingga aroma pandan dan manis legit gula merah semakin terasa, menjadikannya camilan hangat dan memanjakan lidah. Biaya pembuatan sekitar Rp25.000 hingga Rp35.000 per 20 buah. Bahan utama meliputi tepung beras, santan, gula merah, dan topping tambahan berupa cokelat atau gula merah cair. Kue serabi cocok disantap hangat-hangat, memberikan rasa manis dan gurih yang khas, serta aroma santan yang harum.

16. Kue Talam 

Jajanan tradisional berlapis dari tepung beras, santan, dan gula, memiliki tekstur kenyal yang pas di mulut dan rasa manis lembut. Penampilannya elegan sehingga cocok untuk suguhan formal di meja tamu, menambah variasi visual serta cita rasa manis khas nusantara. Estimasi biaya pembuatan sekitar Rp30.000 hingga Rp45.000 per 20 potong. Bahan terdiri dari tepung beras, santan, gula, dan pewarna alami untuk menambah visual yang menarik. Kue talam memiliki tekstur kenyal dan rasa manis lembut, memberikan kesan elegan di meja hidangan halal bihalal.

17. Cenil atau Ubi Kukus Berwarna 

Potongan singkong atau ubi yang dikukus dan diberi warna alami, ditaburi kelapa parut di atasnya. Tampilan menarik dan cita rasa manis gurih membuatnya mudah diterima semua kalangan, sekaligus menambah kesan meriah pada acara halal bihalal. Biaya pembuatan sekitar Rp25.000 hingga Rp35.000 untuk 20 porsi. Bahan utama meliputi singkong atau ubi berwarna-warni, pewarna alami, kelapa parut, dan gula. Camilan ini tidak hanya menawarkan rasa manis gurih, tetapi juga tampilan menarik yang memikat mata tamu.

18. Kue Putri Ayu Mini 

Versi mini dari kue putri ayu klasik, lembut dan harum santan, sangat pas untuk dikemas dalam satu suap agar praktis bagi tamu. Ukurannya yang kecil memungkinkan variasi banyak jenis kue di meja, tetap mempertahankan rasa manis lembut dan aroma santan yang khas. Estimasi biaya pembuatan sekitar Rp30.000 hingga Rp40.000 per 20 buah. Bahan yang digunakan meliputi tepung terigu, santan, gula, kelapa parut, dan pewarna pandan. Kue putri ayu mini memiliki tekstur lembut, aroma santan yang harum, serta ukuran mini yang praktis, sangat ideal untuk kemasan satu suap bagi tamu.

FAQ Seputar Topik

Mengapa jajanan pasar cocok untuk acara Halal Bihalal?

Jajanan pasar memiliki nilai budaya, kekayaan rasa, harga terjangkau, serta dapat membangkitkan nostalgia dan memperkuat ikatan silaturahmi.

Apa saja jenis jajanan pasar basah yang direkomendasikan untuk Halal Bihalal?

Beberapa pilihan populer meliputi Klepon, Dadar Gulung, Nagasari, Kue Lapis, Kue Talam, Bika Ambon, dan Kue Lumpur.

Selain kue basah, adakah pilihan jajanan gurih untuk Halal Bihalal?

Tentu, ada Risoles, Lemper, Pastel, Kue Bawang, dan aneka gorengan yang bisa menjadi pelengkap hidangan manis.

Bagaimana tips memilih jajanan pasar yang higienis untuk Halal Bihalal?

Prioritaskan jajanan dari bahan segar, perhatikan warna dan aroma alami, serta pilih penjual terpercaya atau buat sendiri di rumah.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |