10 Rekomendasi Tempat Makan Lesehan di Bandung 2026, Destinasi yang Wajib Dicicip

17 hours ago 11

Liputan6.com, Jakarta - Bandung bukan hanya terkenal dengan fashion dan cuacanya yang sejuk, tetapi juga dengan kekayaan kuliner Sunda yang begitu beragam dan menggugah selera. Salah satu cara terbaik untuk menikmati masakan Sunda secara autentik adalah dengan duduk lesehan — tradisi makan di atas tikar atau di saung sambil merasakan kehangatan budaya Pasundan yang sesungguhnya. Pengalaman makan lesehan ini memberikan nuansa berbeda yang tidak bisa ditemukan di restoran modern mana pun, karena selain soal rasa, ia menawarkan koneksi emosional dengan akar budaya yang kuat.

Untuk membantu kamu menemukan tempat lesehan terbaik yang masih aktif beroperasi, kami telah merangkum 10 rekomendasi pilihan yang sudah diverifikasi keberadaannya di Google Maps per tahun 2026. Dari saung tepi bukit dengan pemandangan Kota Bandung hingga rumah makan legendaris di pusat kota yang sudah eksis selama puluhan tahun, semua pilihan berikut menjanjikan pengalaman kuliner yang tidak hanya memuaskan perut, tetapi juga memanjakan mata dan jiwa.

1. Sindang Reret Bandung

Sindang Reret adalah salah satu ikon kuliner Sunda di Bandung yang telah dikenal luas oleh masyarakat lokal maupun wisatawan dari luar kota. Restoran ini berlokasi di Jl. Surapati No.53, Sadang Serang, Coblong, dan buka setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 22.00 WIB, sehingga cocok dikunjungi baik untuk makan siang maupun makan malam. Keindahan interior yang menampilkan kolam ikan di tengah ruangan, ditambah dengan pilihan tempat duduk lesehan yang nyaman, menjadikan Sindang Reret sebagai destinasi yang sempurna untuk bersantap bersama keluarga besar.

Menu andalannya mencakup nasi timbel komplit, gurame cobek, cumi saus tiram, dan berbagai lalapan segar yang disajikan dengan sambal terasi pilihan. Pengunjung juga bisa menikmati minuman khas Sunda seperti Layung Katineung yang unik dan menyegarkan. Dengan suasana yang tenang dan pelayanan yang ramah, tidak heran jika Sindang Reret selalu ramai dikunjungi setiap harinya.

2. Paviliun Sunda

Paviliun Sunda hadir sebagai salah satu pilihan restoran lesehan dengan arsitektur bergaya klasik Sunda yang didekorasi indah dengan lampu-lampu bohemian yang menciptakan suasana hangat dan romantis. Restoran ini terletak di Jl. L.L. R.E. Martadinata No.97, Citarum, Bandung Wetan, dan melayani pengunjung setiap hari dari pukul 10.00 sampai 22.00 WIB. Konsep pemesanan di tempat ini cukup unik, di mana pengunjung memilih sendiri lauk dari etalase kemudian membayar di kasir sebelum makanan diantarkan ke meja.

Area lesehan Paviliun Sunda menjadi daya tarik tersendiri karena pengunjung bisa duduk santai di atas tikar dengan meja pendek khas gaya Sunda. Teh hangat gratis selalu tersedia untuk menemani makan, dan menu seperti gurame rica, pepes ayam, serta aneka lalapan tersaji dengan cita rasa yang otentik. Lokasi yang berada di pinggir jalan besar membuatnya mudah diakses dengan kendaraan pribadi maupun angkutan umum.

3. Rumah Makan Boemi Mitoha

Rumah Makan Boemi Mitoha adalah surga bagi para pecinta masakan Sunda yang menginginkan pengalaman makan prasmanan dengan nuansa vintage yang kental dan berkarakter. Berlokasi di Jl. Ciliwung No.15, Cihapit, Bandung Wetan, restoran ini buka setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 22.00 WIB, cukup fleksibel untuk berbagai waktu kunjungan. Interior yang bernuansa lawas dengan perabot kayu dan dekorasi tradisional menjadikan tempat ini bukan sekadar tempat makan, melainkan juga perjalanan visual ke masa lampau budaya Sunda.

Menu yang wajib dicoba di Boemi Mitoha antara lain cumi hitam yang kaya rasa, jengkol berbumbu yang lembut, sayur asam autentik ala rumahan, serta telor dadar barendo yang gurih dan khas. Tersedia pilihan tempat duduk kursi maupun lesehan, sehingga pengunjung bisa menyesuaikan dengan preferensi kenyamanan masing-masing. Jumlah pengulas yang sangat banyak di Google Maps menjadi bukti nyata betapa tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas tempat makan ini.

4. Nasi Bancakan

Nasi Bancakan adalah restoran legendaris yang mengusung konsep bancakan atau makan bersama dari satu wadah, sebuah tradisi kuliner Sunda yang sarat nilai kebersamaan dan kearifan lokal. Tempatnya berada di Jl. Diponegoro No.25, Citarum, Bandung Wetan, dan dibuka setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 21.00 WIB, menjadikannya pilihan ideal sejak sarapan hingga makan malam. Dengan jumlah ulasan yang mencapai lebih dari 15.000 di Google Maps, Nasi Bancakan adalah salah satu restoran paling banyak dibicarakan di Bandung.

Pilihan menu yang tersedia sangat beragam, mulai dari cumi asin yang jadi favorit banyak pengunjung, aneka pepes, sayur asam segar, hingga berbagai lauk tradisional Sunda lainnya. Minuman tradisional seperti Bajigur dan Bandrek Susu juga tersedia untuk melengkapi pengalaman makan yang terasa seperti di rumah nenek. Suasana restoran yang ramai dan penuh kehidupan justru menjadi daya tarik tersendiri yang membuat kunjungan ke Nasi Bancakan terasa menyenangkan dan berkesan.

5. Raja Sunda Restoran

Raja Sunda Restoran adalah pilihan tepat bagi siapa pun yang ingin menikmati masakan Sunda dengan cita rasa kuat dan pelayanan yang cepat tanpa perlu menunggu lama. Lokasinya berada di Jl. Dr. Djunjunan No.63, Pajajaran, Cicendo, Bandung, dengan jam operasional setiap hari dari pukul 10.00 hingga 21.00 WIB. Suasana tempat ini memang tidak semewah restoran fine dining, tetapi justru di situlah letak keautentikannya — sederhana, bersih, dan fokus pada kelezatan makanan yang disajikan.

Menu yang paling sering direkomendasikan oleh pengunjung adalah gurame terbang renyah, tumis taoge yang sangat gurih, ikan bakar kecap yang harum, serta paket nasi timbel yang komplit dengan lauk pilihan. Tempat ini sangat ramai saat jam makan siang pada hari kerja, sehingga disarankan untuk datang lebih awal atau memilih waktu di luar jam puncak agar bisa menikmati suasana dengan lebih santai.

6. Saung Punclut Teh Ita 2

Saung Punclut Teh Ita 2 adalah surga bagi para night owl dan siapa saja yang ingin menikmati suasana lesehan di tengah malam karena tempat ini buka 24 jam penuh, tujuh hari seminggu tanpa hari libur. Berlokasi di Jl. Rereongan Sarupi No.104, Ciumbuleuit, Cidadap, Bandung, saung ini berada di ketinggian yang menawarkan panorama Kota Bandung yang memukau, terutama saat malam hari ketika ribuan lampu kota menyala bak hamparan bintang di bawah langit. Pemandangan inilah yang menjadi magnet utama yang membuat pengunjung terus berdatangan kapan saja.

Menu yang tersedia cukup sederhana namun memuaskan, dengan pilihan protein seperti ayam kampung, ikan, tahu, dan tempe yang bisa dipilih sendiri oleh pengunjung kemudian digoreng atau dibakar sesuai selera. Sambal terasi khas Teh Ita dikenal sangat pedas dan autentik, menjadi pasangan sempurna untuk lalapan segar. Suasana lesehan dengan alas tikar di area terbuka membuat pengalaman bersantap di sini terasa sangat dekat dengan alam.

Kampung Daun adalah pengalaman makan lesehan paling ikonik di Bandung yang memadukan keindahan alam, budaya Sunda, dan kuliner berkualitas dalam satu tempat yang sulit dilupakan. Berlokasi di Jl. Villa Triniti, Cigugur Girang, Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, restoran ini buka Senin hingga Jumat pukul 10.00–21.00 WIB dan Sabtu–Minggu pukul 09.00–21.00 WIB. Setiap pengunjung akan diantar ke saung pribadi yang tersembunyi di tengah hutan tropis rimbun, dengan cahaya obor yang menerangi jalan setapak di malam hari menciptakan suasana yang benar-benar magis.

Menu unggulan yang paling banyak dipuji adalah nasi bakul daun jeruk yang harum dan seimbang rasanya, tumis daun pucuk labu yang lezat, serta ayam bakar yang empuk dan mudah dimakan. Saat hujan turun, staf Kampung Daun langsung membawakan payung dari area parkir hingga saung tanpa perlu diminta, sebuah pelayanan kecil yang justru sangat berkesan bagi banyak pengunjung. Tersedia mushola yang luas dan area jajanan lokal di sekitar kompleks restoran.

8. RM Manjabal 2 Soreang

Rumah Makan Manjabal 2 di Soreang adalah pilihan lesehan keluarga yang menonjolkan konsep makan di atas alas daun pisang atau yang dikenal sebagai balakecrakan, tradisi makan bersama yang penuh kehangatan dan keakraban khas Sunda pedesaan. Restoran ini beralamat di Jl. Lkr. Baru, Soreang, Kabupaten Bandung, dan buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 20.00 WIB, sehingga cocok untuk sarapan pagi maupun makan siang yang santai. Area lesehan berupa saung-saung terbuka yang dikelilingi taman hijau menciptakan suasana perdesaan yang sangat nyaman.

Tersedia fasilitas pendukung yang ramah keluarga seperti playground untuk anak-anak, kolam ikan, kandang burung, serta musala yang bersih, menjadikan tempat ini tidak hanya sekadar warung makan tetapi juga destinasi wisata keluarga yang lengkap. Menu spesialnya mencakup nasi cikur yang harum, ayam goreng kampung yang gurih, serta berbagai lauk Sunda tradisional yang dihidangkan dengan porsi memuaskan. Tersedia pula paket vegetarian yang bisa dipesan untuk tamu dengan preferensi makanan khusus.

9. Saung Pengkolan 1

Saung Pengkolan 1 adalah tempat makan lesehan dengan konsep alam terbuka yang memanfaatkan keindahan lanskap Lembang sebagai latar belakang pengalaman bersantap yang tak terlupakan. Terletak di Jl. Raya Lembang KM.12,3 No.35, Gudangkahuripan, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, restoran ini buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 21.30 WIB, memberikan waktu yang panjang bagi pengunjung untuk menikmati suasana sejuk pegunungan Lembang. Dengan beberapa pilihan jenis tempat duduk mulai dari lesehan tanpa kursi, meja biasa, hingga area lantai dua dengan pemandangan lebih luas, Saung Pengkolan mengakomodasi berbagai selera pengunjung.

Menu andalannya berfokus pada olahan seafood segar seperti udang, kepiting, cumi, dan berbagai jenis ikan, yang dimasak dengan berbagai metode sesuai pesanan. Paket nasi liwet juga menjadi favorit yang sering dipesan oleh pengunjung keluarga. Lingkungan sekitar yang asri dengan hutan di sekelilingnya membuat suasana makan di Saung Pengkolan terasa sangat berbeda dari restoran perkotaan pada umumnya.

10. RM Khas Sunda Cibiuk

Rumah Makan Khas Sunda Cibiuk adalah destinasi wajib bagi siapa saja yang menyebut dirinya pecinta sambal, karena tempat ini memiliki bar sambal dengan pilihan ragam sambal yang bisa dinikmati secara gratis tanpa batas. Berlokasi di Jl. Soekarno-Hatta No.508, Batununggal, Bandung Kidul, restoran ini buka setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 21.00 WIB, menjadikannya mudah dikunjungi kapan saja dalam satu hari penuh. Area parkirnya yang luas dan lokasi strategis di pinggir jalan besar memudahkan akses dari berbagai penjuru Kota Bandung.

Menu utamanya mencakup paket nasi liwet yang harum, ayam kampung goreng yang renyah, gurame bakar yang segar, serta aneka lalapan pilihan yang disajikan bersama sambal beragam pilihan. Tersedia area lesehan dan area meja biasa, serta fasilitas mushola dan playground untuk anak-anak sehingga sangat cocok untuk kunjungan keluarga besar. Staf yang responsif dan informatif membuat pengalaman makan di sini terasa menyenangkan sejak pertama kali masuk hingga saat meninggalkan tempat.

Pertanyaan dan Jawaban seputar Topik

Apa itu makan lesehan?

Makan lesehan adalah tradisi makan khas Indonesia di mana pengunjung duduk di lantai di atas tikar atau alas lainnya, tanpa menggunakan kursi, biasanya di saung atau ruangan terbuka.

Apakah tempat makan lesehan di Bandung cocok untuk keluarga?

Ya, hampir semua tempat lesehan di Bandung seperti Kampung Daun, Manjabal, dan Saung Pengkolan 1 ramah keluarga dengan fasilitas playground, mushola, dan area parkir yang luas.

Berapa kisaran harga makan di tempat lesehan Bandung?

Umumnya berkisar antara Rp25.000 hingga Rp100.000 per orang tergantung pilihan menu, sehingga cukup terjangkau untuk semua kalangan.

Mana tempat lesehan di Bandung yang buka 24 jam?

Saung Punclut Teh Ita 2 di Ciumbuleuit adalah satu-satunya tempat lesehan dalam daftar ini yang beroperasi selama 24 jam penuh setiap hari.

Apa tempat lesehan di Bandung dengan pemandangan alam terbaik?

Kampung Daun di Parongpong dan Saung Punclut Teh Ita 2 di Ciumbuleuit dikenal memiliki pemandangan alam paling indah, dengan latar hutan tropis dan panorama Kota Bandung dari ketinggian.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |