Resep Oseng Teri Petai yang Gurih Pedas Menggugah Selera

1 hour ago 3

Liputan6.com, Jakarta Resep oseng teri petai adalah jawaban praktis saat Anda ingin lauk rumahan yang murah, cepat dimasak, dan selalu bikin nambah nasi. Perpaduan teri goreng yang gurih renyah dengan petai beraroma khas menghasilkan sensasi rasa yang sulit ditolak, apalagi ditambah tendangan pedas dari cabai iris yang segar.

Hidangan ini tergolong masakan rakyat yang akrab di meja makan keluarga Indonesia. Bahannya gampang didapat di pasar maupun warung, sementara proses memasaknya tidak sampai memakan waktu lama. Sekali coba, oseng ini bisa jadi menu andalan ketika stok lauk menipis tetapi Anda tetap ingin makan enak.

Petai yang jadi bintang di piring ini punya nama ilmiah Parkia speciosa, sejenis polong-polongan yang populer di banyak negara Asia Tenggara. Sementara teri, si ikan mungil yang biasa disantap sampai ke tulangnya, sudah lama dikenal sebagai sumber kalsium murah meriah. Kombinasi keduanya bukan sekadar soal rasa, tetapi juga nilai gizi yang layak diperhitungkan.

Sekilas tentang Oseng Teri Petai

Kata "oseng" berasal dari istilah Jawa oseng-oseng yang berarti menumis bahan bersama bumbu di atas api hingga matang. Karena itu, oseng teri petai pada dasarnya adalah tumisan teri dan petai berbumbu bawang serta cabai. Konsepnya sama dengan aneka sajian oseng-oseng lain seperti oseng tempe, hanya saja bintang utamanya diganti dengan teri dan petai.

Bedanya dengan tumis dan sambal teri petai

Banyak yang mengira oseng, tumis, dan sambal teri petai adalah hidangan yang sama persis. Ketiganya memang satu keluarga, tetapi berbeda pada teknik dan kekentalan bumbu.

Pada versi tumis petai teri, bumbu diiris kasar dan dimasak cepat sehingga hasilnya cenderung kering dengan cabai yang masih terasa segar. Adapun sambal teri petai memakai bumbu halus dan bertekstur lebih basah. Oseng berada di antaranya, mengandalkan aroma bawang merah iris yang banyak sebagai kunci kegurihan.

Nilai Gizi di Balik Oseng Teri Petai

Kandungan dan manfaat petai

Di balik aromanya yang tajam, petai menyimpan profil gizi yang menarik. Mengacu pada tinjauan di Agriculture & Food Security, setiap 100 gram bagian petai yang bisa dimakan mengandung kalsium sekitar 108 sampai 265 mg, kalium 341 mg, fosfor 115 mg, magnesium 29 mg, serta zat besi 2,2 sampai 2,7 mg.

Sebagaimana diungkapkan dalam kajian Springer Nature, petai (Parkia speciosa) banyak dikonsumsi di Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, serta sejumlah wilayah lainnya. Petai juga dikenal dengan nama yongchak dan sator di beberapa daerah. Bijinya mengandung berbagai komponen bioaktif, termasuk asam fenolat, flavonoid, karotenoid, glukosinolat, isotiosianat, dan folat.

Merujuk publikasi ilmiah yang terindeks di NCBI, biji Parkia speciosa atau petai telah lama digunakan secara tradisional di kawasan Asia Tenggara untuk membantu mengatasi diabetes dan hipertensi. Penelitian juga menemukan berbagai senyawa polifenol dalam tanaman ini, termasuk asam galat, asam elagat, katekin, kuersetin, asam vanilat, dan epikatekin.

Tak heran bila banyak orang memburu manfaat petai untuk kesehatan meski harus berdamai dengan efek aromanya. Perlu diingat, meski baunya khas dan menyehatkan, petai sebaiknya dinikmati dalam porsi wajar karena konsumsi yang berlebihan bisa memicu bau mulut hingga rasa tidak nyaman pada sebagian orang.

Teri, sumber kalsium yang murah

Teri termasuk ikan kecil yang biasa disantap bersama tulangnya, sehingga menjadi sumber kalsium dan fosfor yang baik untuk menjaga kesehatan tulang. Ikan ini juga menyumbang protein dan asam lemak omega-3 yang kerap dikaitkan dengan kesehatan jantung dan otak.

Ukurannya yang mungil membuat kandungan merkurinya relatif rendah, sedangkan cita rasanya yang gurih penuh umami menjadikannya penambah rasa alami. Satu catatan penting, teri sebaiknya selalu dimasak matang dan tidak disantap mentah, sesuai cara pengolahan yang tepat.

Info Resep Ringkas

  • Porsi: 4-6 porsi
  • Waktu persiapan: 15 menit
  • Waktu masak: 15 menit
  • Total waktu: 30 menit
  • Tingkat kesulitan: Mudah

Bahan-Bahan Oseng Teri Petai

Bahan utama

  • 150 gram teri jengki atau teri tawar
  • 2 papan petai, kupas

Bumbu iris

  • 8 butir bawang merah, iris tipis
  • 4 siung bawang putih, iris tipis
  • 4 buah cabai merah keriting, iris serong
  • 6 buah cabai rawit merah, iris (sesuai selera)
  • 2 buah cabai hijau besar, iris serong
  • 2 cm lengkuas, memarkan
  • 2 lembar daun salam

Pelengkap dan bumbu

  • 1 buah tomat merah, potong (opsional)
  • 1 sdm air asam jawa
  • 1 sdt gula pasir
  • 1/2 sdt merica bubuk
  • 1/2 sdt garam
  • 1 sdt kaldu bubuk (opsional)
  • 4 sdm minyak goreng untuk menumis
  • minyak secukupnya untuk menggoreng teri

Untuk terinya, Anda bebas memakai teri jengki, teri nasi, atau teri Medan sesuai selera. Sesuaikan takaran garam karena sebagian jenis teri sudah cukup asin dari sananya.

Cara Membuat Oseng Teri Petai

  1. Cuci teri hingga bersih, lalu tiriskan sampai benar-benar kering agar tidak meletup saat digoreng.
  2. Panaskan minyak, goreng teri dengan api sedang hingga kering keemasan dan renyah, lalu angkat dan tiriskan.
  3. Sisakan sekitar 4 sdm minyak di wajan, tumis bawang merah dan bawang putih iris hingga layu dan harum.
  4. Masukkan cabai merah, cabai rawit, dan cabai hijau, aduk hingga cabai layu dan aromanya keluar.
  5. Tambahkan lengkuas dan daun salam, aduk hingga rempah wangi.
  6. Masukkan petai, aduk cepat dengan api sedang hingga warnanya berubah hijau cerah dan sedikit layu.
  7. Bumbui dengan gula, garam, merica, dan kaldu bubuk, aduk rata, lalu tambahkan tomat bila suka.
  8. Masukkan teri goreng, aduk cepat sebentar agar teri tetap renyah dan tidak alot.
  9. Tuang air asam jawa, aduk rata hingga seluruh bumbu tercampur.
  10. Cicipi dan koreksi rasa, lalu angkat dan sajikan hangat bersama nasi putih.

Tips agar Oseng Teri Petai Maksimal

  • Pilih teri yang tepat. Gunakan teri kering ukuran sedang yang utuh supaya tidak hancur saat digoreng maupun ditumis.
  • Goreng sampai renyah. Pastikan teri benar-benar kering saat digoreng, lalu masukkan di akhir agar tetap garing dan tidak alot.
  • Jaga warna petai. Pilih petai segar berwarna hijau cerah, lalu masak cepat dengan api sedang-besar supaya tidak cepat menghitam.
  • Hati-hati dengan garam. Karena teri sudah asin, tambahkan garam sedikit demi sedikit dan koreksi rasa di akhir.
  • Simpan dengan benar. Sisa oseng bisa disimpan dalam wadah kedap udara di kulkas; olahan teri berbumbu seperti ini umumnya bertahan beberapa hari bila disimpan rapat.

Variasi dan Substitusi

Versi pedas manis

Bila menyukai profil manis gurih, tambahkan satu sendok makan kecap manis dan sedikit gula merah menjelang akhir memasak. Rasanya akan mirip oseng tempe manis pedas yang legit, cocok untuk lidah yang kurang suka pedas menyengat.

Tambahan protein dan sayur

Oseng teri petai mudah diperkaya dengan bahan lain. Anda bisa mencampurnya dengan kacang tanah goreng ala kreasi teri kacang, potongan tempe oseng teri, atau sayuran seperti pada tumis terong dan oseng pepaya muda. Tambahan ini membuat porsi lebih mengenyangkan tanpa mengubah karakter dasarnya.

Versi ekstra pedas dan versi kering

Penggemar rasa pedas bisa menambah cabai rawit hingga selevel oseng mercon yang nampol. Sebaliknya, jika menginginkan stok lauk yang lebih awet, masak lebih lama hingga bumbu mengering sehingga teksturnya menyerupai kering teri. Versi kering ini praktis dijadikan bekal dan tahan lebih lama.

Dengan bahan sederhana dan langkah yang ringkas, oseng teri petai membuktikan bahwa lauk murah pun bisa tampil istimewa di meja makan. Padukan dengan nasi putih yang masih mengepul, lalu nikmati gurih renyahnya teri yang berpadu dengan aroma khas petai. Selamat memasak dan menyesuaikan takaran pedasnya dengan selera keluarga Anda.

Pertanyaan Seputar Oseng Teri Petai

Apa saja bahan utama untuk membuat oseng teri petai?

Bahan utama oseng teri petai cukup sederhana, yaitu ikan teri, petai, cabai, bawang merah, bawang putih, dan minyak untuk menumis. Anda juga bisa menambahkan tomat, daun jeruk, atau cabai rawit sesuai selera. Pilih petai yang masih segar dan teri yang sudah dibersihkan agar hasil masakan lebih gurih dan nikmat.

Bagaimana cara membuat oseng teri petai agar tidak terlalu asin?

Rasa asin pada oseng teri dapat dikurangi dengan merendam ikan teri sebentar dalam air, kemudian mencucinya dan meniriskannya hingga benar-benar kering. Hindari menambahkan terlalu banyak garam ke dalam bumbu karena teri sudah memiliki rasa asin alami. Jika masih terasa terlalu asin, tambahkan sedikit gula atau bahan lain untuk menyeimbangkan rasa.

Apakah petai perlu dimasak terlebih dahulu sebelum ditumis?

Petai dapat langsung ditumis setelah dikupas dan dicuci. Namun, jika ingin teksturnya lebih empuk, petai bisa direbus atau dikukus sebentar terlebih dahulu. Untuk mendapatkan aroma dan rasa yang lebih kuat, petai juga dapat ditumis langsung bersama bumbu. Sesuaikan cara memasaknya dengan tingkat kematangan dan tekstur petai yang diinginkan.

Apa yang cocok disajikan bersama oseng teri petai?

Oseng teri petai paling nikmat disajikan bersama nasi putih hangat. Rasa gurih dan pedas dari tumisan berpadu dengan aroma khas petai sehingga cocok menjadi lauk sederhana untuk makan siang atau malam. Anda juga dapat menambahkan telur dadar, tahu, tempe goreng, lalapan, atau sambal untuk membuat hidangan menjadi lebih lengkap.

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |