Trik Masak Daging Kurban Biar Cepat Empuk dan Hemat Gas, Manfaatkan Bahan Alami

11 hours ago 7

Liputan6.com, Jakarta - Trik masak daging kurban biar cepat empuk dan hemat gas menjadi informasi yang banyak dicari saat momen Idul Adha tiba. Sebab, mengolah daging sapi atau kambing sering kali membutuhkan waktu lama sehingga membuat penggunaan gas lebih boros. Padahal, ada beberapa cara sederhana dengan memanfaatkan bahan alami di dapur yang dapat membantu daging lebih cepat lunak tanpa harus dimasak berjam-jam.

Banyak orang belum mengetahui bahwa bahan seperti nanas, daun pepaya, jahe, hingga baking soda bisa membantu mempercepat proses pelunakan daging secara alami. Selain membuat tekstur daging lebih empuk, penggunaan bahan-bahan tersebut juga mampu menjaga cita rasa masakan tetap lezat dan tidak alot saat disantap bersama keluarga. Teknik memasak yang tepat juga berpengaruh besar terhadap efisiensi waktu dan penggunaan bahan bakar.

Dengan menerapkan trik sederhana ini, proses memasak daging kurban bisa menjadi lebih praktis dan hemat biaya. Tidak hanya cocok untuk olahan rendang atau gulai, cara ini juga dapat digunakan untuk sate, semur, hingga tongseng agar hasil masakan lebih nikmat. Mengetahui metode yang tepat tentu akan membantu siapa saja memasak daging kurban dengan hasil empuk, lezat, dan matang sempurna. Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Kamis (28/05/2026).

Trik Mengempukkan Daging Kurban dengan Cepat dan Efisien

Menggunakan Metode 5-30-7

Membuat daging kurban empuk dan hemat gas dapat dilakukan dengan berbagai metode, baik menggunakan teknik memasak maupun bahan alami. Salah satu teknik yang populer dan efisien adalah Metode 5-30-7. Cara ini melibatkan perebusan daging selama 5 menit setelah air mendidih, diikuti dengan mematikan api dan mendiamkan panci tertutup rapat selama 30 menit, lalu merebus kembali selama 7 menit. Kunci keberhasilan metode ini adalah menjaga panci tetap tertutup agar uap panas terus melunakkan daging.

Menggunakan Panci Presto

Selain itu, penggunaan panci presto juga sangat efektif dalam mempercepat proses pengempukan daging. Panci presto dapat memangkas waktu merebus daging secara signifikan menjadi sekitar 15-20 menit tergantung ukuran potongan daging, sekaligus membantu menjaga aroma daging tetap kuat. Memotong daging berlawanan arah dengan seratnya juga merupakan trik sederhana yang membuat serat otot lebih pendek, sehingga daging lebih cepat empuk saat dimasak dan mudah dikunyah.

Memukul Daging dan Teknik Slow Cooking

Teknik lain yang bisa diterapkan adalah memukul-mukul daging sebelum dimasak. Ini membantu memecah serat otot yang membuat daging keras dan membuat bumbu lebih mudah meresap. Namun, lakukan dengan hati-hati agar bentuk daging tidak rusak. Memasak dengan api kecil atau slow cooking juga direkomendasikan, terutama untuk daging kerbau yang cenderung lebih keras, karena membantu daging matang sempurna dan teksturnya jauh lebih lunak, serta bumbu lebih meresap.

Memanfaatkan Bahan Alami untuk Daging Kurban Lebih Empuk

Daun Pepaya

Beberapa bahan alami dapat dimanfaatkan secara efektif untuk membantu melunakkan serat daging kurban. Daun pepaya, misalnya, mengandung enzim papain yang mampu memecah kolagen dalam daging. Cukup remas daun pepaya hingga layu, lalu bungkus daging dengan daun tersebut selama 10-30 menit sebelum dimasak.

Buah Nanas dan Jahe

Buah nanas juga mengandung enzim bromelain yang efektif melarutkan kolagen dan memecah protein pada daging. Rendam daging dengan parutan atau potongan nanas selama 5-10 menit, namun jangan terlalu lama karena bisa membuat daging terlalu lembek atau hancur. Jahe, dengan kandungan enzim proteolitik (zingibain), juga dapat mengurai ikatan protein dan melunakkan daging.

Cuka dan Baking Soda

Selain itu, kandungan asam pada cuka atau jeruk nipis dapat membantu memecah serat daging, membuatnya lebih lembut dan bumbu lebih meresap. Rendam daging sebentar dalam air jeruk nipis atau cuka. Baking soda juga bisa digunakan untuk mengempukkan daging dengan mengubah pH permukaan daging dan memecah serat otot. Caranya, larutkan 1 sendok teh baking powder dalam 1 cangkir air, rendam daging selama 15-20 menit, lalu bilas bersih.

Resep Sate Maranggi: Olahan Daging Kurban Rumahan yang Lezat

Bahan:

  • 500 gram daging sapi atau kambing kurban, potong dadu 2-3 cm
  • Tusuk sate secukupnya

Bumbu Halus Marinasi:

  • 8 siung bawang merah
  • 4 siung bawang putih
  • 2 cm jahe
  • 2 cm lengkuas
  • 1 sdt ketumbar bubuk
  • ½ sdt merica bubuk
  • 1 sdt garam
  • 1 sdm gula merah sisir
  • 2 sdm kecap manis
  • 1 sdm air asam jawa
  • 2 sdm minyak goreng

Bahan Sambal Oncom (opsional):

  • 100 gram oncom, bakar sebentar
  • 5 buah cabai rawit merah (sesuai selera)
  • 3 siung bawang merah
  • 1 siung bawang putih
  • 1 ruas kencur
  • Garam dan gula secukupnya
  • Sedikit air panas

Cara Membuat:

  1. Siapkan Daging: Potong daging kurban melawan arah serat menjadi dadu ukuran 2-3 cm.
  2. Haluskan Bumbu Marinasi: Blender atau ulek semua bahan bumbu halus hingga benar-benar halus.
  3. Marinasi Daging: Campurkan potongan daging dengan bumbu halus marinasi. Aduk rata hingga semua daging terlumuri bumbu. Diamkan minimal 2-4 jam di dalam kulkas, atau semalaman untuk hasil yang lebih meresap dan empuk.
  4. Tusuk Sate: Tusuk potongan daging ke tusuk sate, sekitar 3-4 potong per tusuk.
  5. Panggang Sate: Bakar sate di atas bara arang atau teflon anti lengket dengan api sedang. Bolak-balik sate sambil sesekali dioles sisa bumbu marinasi hingga matang merata dan sedikit gosong di beberapa sisi untuk aroma bakaran yang khas.
  6. Buat Sambal Oncom (opsional): Haluskan cabai rawit, bawang merah, bawang putih, kencur, garam, dan gula. Tambahkan oncom yang sudah dibakar dan haluskan bersama bumbu. Beri sedikit air panas, aduk rata.
  7. Sajikan: Sajikan Sate Maranggi selagi hangat dengan sambal oncom, irisan bawang merah, tomat, dan nasi putih.

Pertanyaan Seputar Trik Masak Daging Kurban Cepat Empuk dan Hemat Gas

  1. Apa itu metode 5-30-7? Metode 5-30-7 adalah teknik merebus daging selama 5 menit, mematikan api dan mendiamkan 30 menit, lalu merebus kembali selama 7 menit untuk menghemat gas dan membuat daging empuk.
  2. Mengapa panci harus ditutup rapat saat mendiamkan daging pada metode 5-30-7? Panci harus ditutup rapat agar uap panas terperangkap di dalamnya, yang akan terus melunakkan daging selama 30 menit tanpa api.
  3. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengempukkan daging dengan panci presto? Dengan panci presto, daging bisa empuk dalam waktu 15-20 menit, tergantung ukuran potongan.
  4. Apakah memotong daging melawan serat benar-benar membantu? Ya, memotong daging melawan arah serat membuat serat otot lebih pendek, sehingga daging lebih mudah empuk saat dimasak.
  5. Bahan alami apa saja yang bisa digunakan untuk melunakkan daging? Bahan alami yang bisa digunakan antara lain daun pepaya, nanas, jahe, cuka, jeruk nipis, dan baking soda.
  6. Apakah merebus daging terlalu lama bisa membuatnya keras? Ya, merebus daging terlalu lama, terutama dengan api besar, justru dapat membuat daging menjadi keras.
  7. Bagaimana cara menghilangkan bau prengus pada daging kurban? Bau prengus dapat dihilangkan dengan membilas daging, merendam sebentar dengan air jeruk nipis, atau merebus dengan rempah aromatik seperti jahe, daun salam, dan serai.
Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |