Liputan6.com, Jakarta - Makanan darurat tahan lama selain mi instan layak mulai dipikirkan sebagai bagian dari stok dapur, terutama ketika ingin bersiap menghadapi listrik padam, cuaca ekstrem, bencana, akses belanja yang terganggu, atau kondisi lain yang membuat aktivitas memasak tidak berjalan seperti biasanya. Mi instan memang praktis, tetapi menjadikannya satu-satunya cadangan makanan membuat pilihan menu sangat terbatas dan tetap membutuhkan air serta sumber panas untuk memasaknya.
Stok makanan darurat yang lebih baik justru terdiri dari beberapa jenis makanan dengan fungsi berbeda. Ada sumber karbohidrat untuk energi, lauk berprotein, makanan yang bisa langsung disantap, hingga camilan padat energi untuk kondisi ketika memasak sulit dilakukan. Sebagai gambaran kesiapsiagaan, American Red Cross menyarankan makanan yang tidak mudah rusak dan mudah disiapkan sebagai bagian dari perlengkapan darurat, dengan persediaan setidaknya tiga hari untuk kebutuhan evakuasi dan persediaan lebih panjang untuk bertahan di rumah.
Apa yang Membuat Makanan Cocok Dijadikan Stok Darurat?
Masa simpan panjang memang menjadi pertimbangan utama, tetapi bukan satu-satunya. Makanan darurat idealnya juga mudah disimpan pada suhu ruang, tidak membutuhkan banyak peralatan untuk mengolahnya, dan tetap bisa dikonsumsi ketika listrik atau gas tidak tersedia. Karena alasan ini, makanan siap santap dan produk dalam kemasan yang stabil pada suhu ruang sebaiknya mendapat porsi tersendiri di antara stok bahan mentah.
Ukuran kemasan juga perlu diperhatikan. Kemasan yang sangat besar memang dapat terlihat lebih ekonomis, tetapi kurang praktis jika setelah dibuka makanan harus segera dihabiskan atau membutuhkan pendinginan. Untuk persediaan darurat, beberapa kemasan kecil sering kali lebih fleksibel karena satu kemasan dapat dibuka tanpa memengaruhi stok lainnya.
USDA mengelompokkan sejumlah produk seperti makanan kaleng, nasi atau beras kering, pasta, kacang kering, jerky, serta makanan dalam kemasan aseptik atau retort sebagai produk yang dapat stabil pada suhu ruang sebelum dibuka. Meski demikian, kondisi penyimpanan dan petunjuk pada kemasan tetap harus menjadi acuan karena tidak semua produk dengan bentuk serupa memiliki persyaratan penyimpanan yang sama.
1. Beras
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4683174/original/041489100_1702364645-white-rice-bag-with-copy-space_23-2148685802.jpg)
Perbesar
Beras menjadi salah satu makanan darurat tahan lama selain mi instan yang paling masuk akal untuk rumah di Indonesia. Bahannya familiar, mudah ditemukan, mengenyangkan, dan dapat dipadukan dengan hampir semua lauk. Selama disimpan dalam keadaan kering dan terlindung dari kelembapan maupun hama, beras dapat menjadi bagian penting dari persediaan bahan pangan jangka panjang.
Kekurangannya, beras bukan makanan siap santap. Memasak nasi membutuhkan air sekaligus sumber panas, sehingga stok beras sebaiknya tidak berdiri sendiri. Jika tujuan persediaan adalah menghadapi situasi ketika listrik dan gas mungkin terganggu, lengkapi beras dengan beberapa makanan yang dapat langsung dimakan tanpa proses memasak.
Simpan beras dalam wadah bersih, kering, dan tertutup rapat. Hindari menempatkannya di area lembap, dekat sumber panas, atau tempat yang mudah dimasuki serangga. Stok lama sebaiknya digunakan lebih dahulu sebelum kemasan baru agar tidak ada beras yang terus tertinggal di dasar wadah selama berbulan-bulan.
2. Oat atau Oatmeal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3459793/original/033696300_1621418855-oatmeal-bowl-with-spoon-table.jpg)
Perbesar
Oat dapat menjadi alternatif sumber karbohidrat yang praktis karena proses penyajiannya relatif sederhana. Beberapa jenis oatmeal hanya membutuhkan air panas, sedangkan produk tertentu dapat dilunakkan dengan cairan tanpa proses memasak panjang. Inilah yang membuat oat cukup menarik untuk melengkapi beras sebagai makanan cadangan.
Agar lebih mengenyangkan, oatmeal dapat dikombinasikan dengan susu bubuk, selai kacang, kacang-kacangan, biji-bijian, atau buah kering. Kombinasi seperti ini membuat persediaan darurat tidak hanya mengandalkan karbohidrat, tetapi juga memperoleh tambahan protein, lemak, dan serat.
Perhatikan jenis oat yang dibeli karena waktu persiapan setiap produk tidak sama. Jika stok memang disiapkan untuk kondisi darurat, oatmeal instan atau quick oats lebih praktis dibandingkan oat yang membutuhkan proses memasak lebih lama. Pastikan kemasan tetap tertutup dan terlindung dari udara lembap.
3. Ikan Kaleng
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5006230/original/005351400_1731640428-canned-sardines-metal-can-blue-background.jpg)
Perbesar
Sarden, tuna, makerel, dan produk ikan kaleng lainnya sangat berguna untuk melengkapi stok karena menyediakan lauk yang dapat disimpan tanpa freezer selama kemasannya memang dinyatakan stabil pada suhu ruang. Banyak produk juga sudah matang sehingga dapat langsung disantap jika tidak tersedia sarana memasak.
Ikan kaleng dapat dimakan bersama nasi, crackers, roti, atau makanan sumber karbohidrat lainnya. Pilihan kemasan berukuran kecil sampai sedang biasanya lebih praktis untuk keadaan darurat karena dapat dihabiskan dalam satu kali makan atau dalam waktu relatif singkat setelah dibuka.
Kondisi kaleng perlu diperiksa secara berkala. Kaleng yang menggembung, bocor, berkarat berat, atau mengalami penyok dalam terutama pada bagian sambungan sebaiknya tidak digunakan karena kerusakan kemasan dapat memengaruhi keamanan makanan di dalamnya.
4. Daging atau Lauk dalam Kemasan Retort
Selain kaleng, kini banyak makanan matang dikemas dalam retort pouch, yaitu kemasan fleksibel yang diproses sehingga produk tertentu dapat disimpan pada suhu ruang sebelum dibuka. Bentuknya bisa berupa lauk daging, ayam, tuna, kari, rendang siap santap, hingga berbagai hidangan lainnya tergantung produk yang tersedia.
Kelebihannya terletak pada kepraktisan. Kemasan relatif ringan, tidak membutuhkan pembuka kaleng, dan beberapa makanan dapat dikonsumsi langsung meskipun biasanya akan terasa lebih nikmat jika dipanaskan. Dalam situasi ketika akses memasak terbatas, karakter seperti ini jauh lebih berguna dibandingkan makanan yang sepenuhnya bergantung pada kompor.
Jangan berasumsi semua makanan dalam pouch otomatis tahan disimpan di suhu ruang. Periksa label dan pastikan produk memang tidak mensyaratkan pendinginan sebelum dibuka. Petunjuk produsen tetap menjadi acuan utama untuk menentukan cara penyimpanan yang tepat.
5. Abon
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5453029/original/065841900_1766465685-abon1.jpg)
Perbesar
Abon menjadi pilihan yang dekat dengan kebiasaan makan masyarakat Indonesia. Teksturnya kering, mudah dibawa, tidak membutuhkan proses memasak, dan dapat langsung ditaburkan ke nasi, bubur, roti, atau bahkan dimakan bersama crackers ketika pilihan makanan sedang terbatas.
Untuk persediaan darurat, pilih abon dalam kemasan pabrikan yang masih tersegel dengan baik serta memiliki informasi penyimpanan dan tanggal pada kemasan yang jelas. Kemasan berukuran lebih kecil dapat menjadi pilihan praktis agar isinya tidak terlalu lama terpapar udara setelah dibuka.
Setelah kemasan dibuka, gunakan alat yang bersih dan kering ketika mengambil abon. Hindari memasukkan sendok basah atau terkena makanan lain ke dalam kemasan karena kelembapan dapat menurunkan kualitas produk yang sebenarnya dirancang tetap kering.
6. Kacang-Kacangan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5489109/original/095185500_1769825366-top-view-fresh-peanuts-white-table.jpg)
Perbesar
Kacang tanah, almond, mete, kedelai panggang, dan berbagai jenis kacang lain cocok dimasukkan ke kotak makanan darurat karena mudah disantap sekaligus cukup padat energi. Produk ini juga praktis dibawa saat harus meninggalkan rumah dengan cepat karena tidak membutuhkan piring, kompor, maupun air untuk penyajiannya.
Kacang dapat menjadi pasangan yang baik untuk makanan berbasis karbohidrat yang cenderung kurang mengenyangkan jika dimakan sendirian. Misalnya, crackers dapat dimakan bersama kacang atau selai kacang sehingga camilan terasa lebih lengkap dan memberikan variasi tekstur.
Pilih kacang dalam kemasan tertutup dan sesuaikan ukurannya dengan pola konsumsi keluarga. Kacang mengandung lemak alami sehingga kualitas rasa dan aromanya tetap dapat menurun seiring waktu. Jangan hanya melihat bahwa produknya kering, tetapi perhatikan tanggal pada kemasan dan hentikan penggunaan jika muncul aroma tengik atau perubahan yang mencurigakan.
7. Selai Kacang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324345/original/044410700_1786700910-selai_kacang.jpeg)
Perbesar
Selai kacang merupakan contoh makanan padat energi yang sangat praktis ketika kegiatan memasak tidak memungkinkan. Produk ini dapat dimakan bersama roti, crackers, oat, atau buah, bahkan bisa dikonsumsi dalam porsi kecil tanpa tambahan makanan lain apabila kondisi benar-benar terbatas.
Selai kacang juga dapat dipadukan dengan berbagai makanan simpanan lain sehingga stok terasa lebih bervariasi. Kombinasi crackers dengan selai kacang, misalnya, dapat menjadi makanan praktis ketika belum memungkinkan menyiapkan hidangan utama atau saat harus bepergian dengan membawa perlengkapan seminimal mungkin.
Tidak semua selai kacang mempunyai ketentuan penyimpanan yang identik, terutama setelah kemasan dibuka. Karena itu, jangan membuang label produk terlalu cepat. Periksa apakah produsen mengharuskan produk disimpan di tempat tertentu setelah dibuka dan ikuti petunjuk tersebut.
8. Crackers dan Biskuit Tawar
Crackers mudah disimpan, ringan, dan dapat langsung dimakan sehingga layak menjadi salah satu lapisan pertama stok darurat. Makanan ini berguna ketika seseorang perlu makan dengan cepat atau belum dapat memasak bahan lain karena keterbatasan listrik, air, maupun perlengkapan dapur.
Namun, crackers sebaiknya tidak diposisikan sebagai satu-satunya makanan. Banyak produk berbasis tepung memberikan karbohidrat tetapi tidak selalu memiliki protein dan serat dalam jumlah besar. Menggabungkannya dengan selai kacang, ikan kaleng, abon, atau kacang-kacangan membuat makanan sederhana tersebut lebih lengkap.
Saat membeli untuk stok, pertimbangkan kemasan kecil yang dibungkus terpisah di dalam kotak besar. Cara tersebut mengurangi risiko seluruh persediaan menjadi melempem sekaligus setelah kemasan pertama dibuka. Letakkan di tempat yang kering dan jauhkan dari bahan dengan aroma tajam.
9. Granola Bar, Energy Bar, atau Trail Mix
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5044054/original/076646400_1733829031-pexels-annelies-brouw-976954-3065512.jpg)
Perbesar
Untuk tas evakuasi, makanan berukuran kecil dan padat energi dapat lebih praktis dibandingkan membawa banyak bahan mentah. Granola bar, energy bar, dan trail mix termasuk pilihan yang mudah dibawa, cepat dimakan, dan tidak membutuhkan persiapan apa pun.
Produk seperti ini berguna untuk kondisi sementara ketika seseorang harus berpindah tempat atau belum memiliki kesempatan menyiapkan makanan utama. Ukurannya yang ringkas juga memudahkan beberapa porsi disimpan di dalam tas darurat tanpa membutuhkan ruang sebesar makanan kaleng atau bahan mentah.
Komposisi setiap produk sangat berbeda. Sebagian mengandung cukup banyak kacang, oat, dan buah kering, sementara lainnya lebih menyerupai camilan manis. Karena itu, cek daftar bahan dan informasi gizi jika produk akan disimpan sebagai bagian penting dari persediaan, bukan sekadar camilan tambahan.
10. Buah Kering
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332598/original/062696800_1787712295-HL_Buah_Kering.jpg)
Perbesar
Kismis, kurma, prune, aprikot kering, dan buah kering lain menawarkan cara praktis menyimpan makanan berbahan buah tanpa bergantung pada kulkas. Bentuknya ringan dan mudah dimasukkan ke tas darurat, sementara rasanya yang manis juga dapat memberikan variasi di tengah makanan simpanan yang cenderung gurih.
Buah kering dapat dikombinasikan dengan oatmeal, sereal, kacang, atau dimakan langsung. Kepraktisan tersebut membuatnya cocok dijadikan salah satu pelengkap persediaan, terutama ketika ingin menyediakan camilan yang berbeda dari biskuit atau makanan berbasis tepung.
Meski namanya buah kering, produk tetap perlu dijaga dari kelembapan. Setelah kemasan dibuka, tutup kembali dengan baik atau pindahkan ke wadah sesuai petunjuk produk. Hindari menyimpan kemasan terbuka terlalu lama di area dapur yang panas dan lembap.
11. Susu Bubuk atau Susu UHT Kemasan Kecil
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4834006/original/050429600_1715854968-IMG_2500.jpeg)
Perbesar
Susu dapat membantu menambah variasi sekaligus digunakan bersama oat atau sereal. Untuk stok darurat, susu bubuk dan susu UHT yang memang dirancang dapat disimpan pada suhu ruang sebelum dibuka jauh lebih praktis dibandingkan susu segar yang selalu membutuhkan pendinginan.
Susu UHT dalam kemasan kecil memiliki kelebihan karena bisa langsung diminum dan lebih mudah dihabiskan setelah dibuka. Susu bubuk lebih ringan dan dapat disimpan dalam jumlah lebih banyak, tetapi membutuhkan air bersih untuk menyiapkannya. Kondisi ini perlu dipertimbangkan karena air justru menjadi salah satu sumber daya paling penting dalam situasi darurat.
Pastikan produk yang dipilih memang boleh disimpan di suhu ruang sebelum dibuka. Setelah kemasan dibuka, ikuti petunjuk penyimpanan produsen karena sebagian produk perlu segera dikonsumsi atau dimasukkan ke lemari pendingin.
12. Kacang, Jagung, atau Sayuran Kaleng
Sayuran dan kacang dalam kaleng membantu menambah variasi ketika persediaan makanan segar tidak mudah diperoleh. Kacang merah, kacang putih, chickpea, jagung, kacang polong, dan beberapa sayuran kaleng dapat dimakan sebagai pendamping sumber karbohidrat atau dikombinasikan dengan lauk lain.
Beberapa produk sudah matang dan dapat langsung dikonsumsi, sehingga mempunyai nilai lebih dalam situasi ketika fasilitas memasak terganggu. Pilih jenis yang memang biasa dikonsumsi keluarga. Tidak banyak gunanya menyimpan puluhan kaleng makanan yang sebenarnya tidak disukai karena kemungkinan akhirnya hanya terlupakan di bagian belakang lemari.
Perhatikan tanggal serta petunjuk penyimpanan pada masing-masing produk. Kondisi kaleng juga perlu dicek sebelum dikonsumsi. Hindari produk dengan kaleng menggembung, bocor, berkarat berat, atau mengalami kerusakan yang mencurigakan.
Cara Menyimpan Stok Makanan Darurat agar Tidak Cepat Rusak
Tempat penyimpanan sebaiknya sejuk, kering, bersih, dan tidak terkena panas berlebihan. Hindari menempatkan makanan kaleng dan produk tahan simpan di dekat kompor, bawah wastafel, maupun lokasi yang lembap atau mengalami perubahan suhu ekstrem. Bahan kering juga perlu terlindung dari kelembapan serta kerusakan kemasan.
Terapkan sistem first in, first out. Letakkan produk yang tanggalnya lebih dekat di bagian depan dan gunakan terlebih dahulu, kemudian gantikan dengan stok baru. Persediaan darurat tidak perlu dibiarkan bertahun-tahun tanpa disentuh. Makanan tersebut dapat masuk ke menu sehari-hari lalu diganti secara bertahap sehingga stok selalu berputar.
Periksa lemari secara berkala untuk mencari kemasan sobek, bocor, menggembung, berkarat, atau terkena serangga. Jangan mencoba mencicipi makanan dari kaleng yang tampak mencurigakan hanya untuk mengetahui apakah masih aman. Produk dengan kemasan yang menunjukkan tanda kerusakan serius sebaiknya tidak digunakan.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Makanan Darurat Tahan Lama
1. Apa makanan darurat yang bisa langsung dimakan tanpa dimasak?
Ikan kaleng siap santap, abon, selai kacang, kacang-kacangan, buah kering, crackers, granola bar, dan beberapa makanan retort dapat menjadi pilihan selama petunjuk produknya menyatakan aman dikonsumsi langsung.
2. Apakah beras cocok untuk stok makanan darurat?
Ya, tetapi beras membutuhkan air dan sumber panas untuk dimasak. Karena itu, tetap sediakan makanan siap santap sebagai cadangan jika fasilitas memasak tidak tersedia.
3. Berapa banyak makanan darurat yang perlu disimpan?
Jumlahnya bergantung pada jumlah anggota keluarga dan kondisi yang ingin diantisipasi. Sebagai salah satu acuan kesiapsiagaan, persediaan makanan untuk beberapa hari dapat diprioritaskan terlebih dahulu lalu ditambah secara bertahap sesuai kebutuhan rumah.
4. Apakah makanan kaleng kedaluwarsa masih boleh dimakan?
Jangan hanya menilai berdasarkan tanggal. Ikuti informasi produsen serta periksa kondisi kemasannya. Kaleng yang menggembung, bocor, berkarat berat, atau penyok dalam sebaiknya tidak digunakan.
5. Apa makanan yang sebaiknya diprioritaskan ketika listrik mati?
Prioritaskan makanan yang tidak membutuhkan kulkas maupun proses memasak, seperti makanan kaleng siap santap, abon, crackers, selai kacang, kacang, buah kering, atau energy bar.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9356266/original/071446900_1790156963-hl2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9356254/original/099118800_1790156654-AFP__20260922__C9376BG__v1__MidRes__BritainEntertainmentFilmPremiereDigger.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9356312/original/094024700_1790158898-Gemini_Generated_Image_3jbql03jbql03jbq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9356116/original/053517200_1790153394-tempe_kacang_panjang.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6485635/original/097377000_1779344568-unnamed__8_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9356239/original/040133000_1790156017-8ed4b34a-4a4c-421e-b289-4b00c0fd2054.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5503743/original/073262300_1771210776-unnamed__5_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5506827/original/078554100_1771476712-Work_From_Cafe_Saat_Puasa_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9356132/original/053228800_1790153670-6649216.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9355948/original/054712800_1790148839-HL_rica_rica.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9353662/original/097602500_1789973446-tasscha-lico-RMl9QSMwYDU-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9355888/original/095591900_1790145552-bdd47c47-fde3-4699-9d54-8ec7bf2714dd.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9326761/original/065607500_1787034698-o9615v9sHnZVxD8mgtkHpCCs6IZtmtecQa6Im3xS.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9355859/original/068699900_1790144901-68374b2f-4d1a-486d-9898-126fd979c333.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9344180/original/032017100_1788938450-01M20X2WTRYWXKMYW1PJTHDWQ4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9355545/original/033437800_1790135504-e1f11b8a-0a9c-43ad-820d-768d1c1ecb7e.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9344195/original/081542200_1788938475-01M20WYDC43DT9SJA8SQEH4TQC.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9355620/original/074322100_1790138098-Resep_Udang_Cincang_Goreng_Renyah_yang_Anti_Gagal.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9355229/original/016176700_1790086245-Screenshot_2026-09-22_210056__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9337247/original/037047800_1788238252-i07XNHEpotjbN9hOcPQRj47uRrnssXX2tsZydUxp.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5232439/original/082617800_1748237422-WhatsApp_Image_2025-05-26_at_12.21.20_3b863ea9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8256068/original/018149700_1781146804-20260609_153019.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7515165/original/021911600_1780287274-steak_daging_sapi_cincang_3.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7030163/original/022205500_1779804922-c02ebcc3-6f2d-4b77-b8b7-53a65d092b74.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7085644/original/043419200_1779866458-0f176e17-f5af-45dd-becb-4bf70012ed3b.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9111011/original/024501100_1783051379-20260702_105924.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5562555/original/091164900_1776832543-Gemini_Generated_Image_ejg8ucejg8ucejg8.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8518325/original/097874700_1782444664-cropped-b1b071e0-12bb-43b0-b0ba-7c97cfd1f1e9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7157054/original/021170700_1779946012-000_B33F39R.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7150539/original/060757100_1779938968-word_media_image4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7027551/original/058017700_1779801970-Depositphotos_205131202_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7529404/original/067340000_1780303186-PH_MOBILE_VOS_DI_LUAR_NURUL_POSTER_PERTAMA___1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8472949/original/085074100_1782381643-pB225rIaZ8UEMT1dgUrP3VqWw1Gp1CoQYdRiW28O.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7091147/original/018819100_1779872476-Gemini_Generated_Image_48srve48srve48sr.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7736209/original/093919500_1780542310-Kue_Talam.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517021/original/001497400_1772377612-soto_babat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5372469/original/028002900_1759743564-unnamed__29___1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4676496/original/002498400_1701860572-villa-4555818_1280.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7010898/original/008965200_1779783185-IMG-20260526-WA0023_1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7164748/original/094954700_1779954744-image__72_.jpg)