Liputan6.com, Jakarta - Carang gesing, sebuah penganan tradisional yang berasal dari kawasan Surakarta, Jawa Tengah, telah lama menjadi bagian dari kekayaan kuliner Nusantara. Hidangan ini umumnya dibuat dari pisang matang yang dicampur dengan santan kental, kemudian dibungkus menggunakan daun pisang, dan dikukus. Namun, seiring perkembangan zaman dan kebutuhan akan kepraktisan, muncul berbagai inovasi dalam penyajiannya, termasuk resep carang gesing tanpa daun pisang. Pendekatan ini memungkinkan siapa saja untuk membuat carang gesing dengan wadah alternatif seperti cup aluminium foil atau loyang tahan panas, tanpa mengurangi cita rasa khasnya.
Penganan carang gesing memiliki sejarah panjang sebagai camilan yang disajikan dalam berbagai acara kemasyarakatan di Jawa, seperti yasinan, tahlilan, atau kumpul keluarga. Pisang, sebagai bahan utama, memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat Jawa Tengah, melambangkan kesuburan, keberuntungan, dan kelimpahan. Penggunaan daun pisang secara tradisional memberikan aroma khas pada hidangan ini, sekaligus berfungsi sebagai pelindung saat proses pengukusan. Namun, ketersediaan daun pisang yang tidak selalu mudah dijangkau, terutama di perkotaan atau luar negeri, mendorong pencarian metode pembuatan yang lebih fleksibel.
Artikel ini akan menguraikan secara detail bahan-bahan yang dibutuhkan serta langkah-langkah pembuatan carang gesing tanpa daun pisang. Selain itu, akan disajikan pula berbagai variasi yang dapat diterapkan untuk memperkaya pengalaman rasa. Informasi ini bertujuan untuk memberikan panduan lengkap bagi siapa saja yang ingin mencoba membuat penganan tradisional ini dengan cara yang lebih praktis, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber pada Senin (9/2/2026).
Bahan-bahan Utama Carang Gesing Tanpa Daun Pisang
Pembuatan carang gesing memerlukan beberapa bahan dasar yang mudah ditemukan. Bahan-bahan ini membentuk fondasi rasa manis dan gurih yang menjadi ciri khas penganan ini.
- Pisang: Lima hingga sepuluh buah pisang matang merupakan bahan utama. Jenis pisang yang umum digunakan adalah pisang raja, pisang kepok, pisang barangan, atau pisang uli. Pisang dipotong-potong sesuai selera.
- Santan: Sekitar 200 ml hingga 500 ml santan kental diperlukan. Santan dapat berasal dari perasan kelapa segar atau santan instan.
- Gula Pasir: Jumlah gula pasir berkisar antara 30 gram hingga 150 gram, atau disesuaikan dengan tingkat kemanisan pisang dan preferensi pribadi. Beberapa resep juga menggunakan gula merah atau gula palm.
- Telur Ayam: Satu hingga tiga butir telur ayam digunakan dalam adonan. Telur dikocok lepas sebelum dicampur dengan bahan lain.
- Garam: Seperempat hingga setengah sendok teh garam ditambahkan untuk menyeimbangkan rasa dan memberikan sentuhan gurih.
- Daun Pandan: Dua hingga tiga lembar daun pandan, dipotong-potong, berfungsi sebagai penambah aroma.
- Vanili Bubuk: Seperempat hingga setengah sendok teh vanili bubuk dapat ditambahkan untuk aroma.
- Roti Tawar: Beberapa resep menyertakan dua hingga tujuh lembar roti tawar, dipotong-potong, untuk menambah tekstur.
Langkah Pembuatan Carang Gesing Tanpa Daun Pisang
Proses pembuatan carang gesing tanpa daun pisang melibatkan pencampuran bahan dan pengukusan. Berikut adalah langkah-langkahnya:
- Persiapan Wadah: Siapkan loyang tahan panas, pinggan, atau cup aluminium foil sebagai pengganti daun pisang. Wadah ini akan menampung adonan selama proses pengukusan.
- Pencampuran Bahan Cair: Dalam sebuah wadah, campurkan santan, gula pasir, dan garam. Aduk rata hingga gula larut. Tambahkan telur yang sudah dikocok lepas, lalu aduk kembali hingga semua bahan tercampur. Jika menggunakan vanili bubuk, masukkan pada tahap ini.
- Penambahan Bahan Padat: Masukkan potongan pisang ke dalam adonan cair. Jika menggunakan roti tawar, masukkan potongan roti tawar dan aduk perlahan hingga tercampur rata.
- Penyusunan dalam Wadah: Tuang adonan ke dalam loyang atau cup yang sudah disiapkan. Letakkan potongan daun pandan di atas adonan dalam setiap wadah untuk memberikan aroma.
- Pengukusan: Panaskan kukusan hingga air mendidih dan menghasilkan uap. Masukkan wadah berisi adonan carang gesing ke dalam kukusan. Kukus selama sekitar 20 hingga 30 menit dengan api sedang hingga matang. Pastikan tutup kukusan dialasi serbet agar uap air tidak menetes ke adonan.
- Penyelesaian: Setelah matang, angkat carang gesing dari kukusan dan biarkan dingin. Carang gesing dapat disajikan dalam keadaan hangat atau setelah didinginkan di dalam lemari es untuk rasa yang lebih segar.
Tujuh Variasi Carang Gesing untuk Kreasi Rasa
Carang gesing dapat dimodifikasi dengan penambahan bahan lain untuk menciptakan variasi rasa dan tekstur. Berikut adalah tujuh variasi yang dapat dicoba:
- Carang Gesing Roti Tawar: Penambahan potongan roti tawar ke dalam adonan dasar carang gesing memberikan tekstur yang lebih padat dan mengenyangkan. Roti tawar akan menyerap santan dan pisang, menciptakan konsistensi yang lembut setelah dikukus.
- Carang Gesing Nangka: Potongan buah nangka matang dapat ditambahkan ke dalam adonan. Nangka memberikan aroma khas dan rasa manis tambahan yang berpadu dengan pisang dan santan.
- Carang Gesing Kolang-kaling: Kolang-kaling yang sudah direbus dan dipotong dapat menjadi isian. Penambahan kolang-kaling memberikan sensasi kenyal pada setiap gigitan.
- Carang Gesing Kelapa Muda: Daging kelapa muda parut atau serut dapat dicampurkan ke dalam adonan. Ini akan menambah dimensi rasa gurih dan tekstur yang lebih kaya pada carang gesing.
- Carang Gesing Tepung Beras: Beberapa resep menyertakan sedikit tepung beras dalam adonan. Tepung beras dapat mempengaruhi konsistensi adonan, membuatnya sedikit lebih kental dan padat setelah dikukus.
- Carang Gesing Agar-agar: Penambahan satu sendok makan agar-agar tanpa rasa ke dalam adonan dapat mengubah tekstur carang gesing menjadi lebih kenyal dan sedikit seperti puding. Ini cocok bagi yang menyukai tekstur yang berbeda.
- Carang Gesing Gula Merah: Mengganti sebagian atau seluruh gula pasir dengan gula merah atau gula palm akan memberikan warna kecoklatan dan aroma karamel yang khas pada carang gesing. Rasa manisnya juga akan memiliki nuansa yang lebih dalam.
Tips Agar Hasil Maksimal
1. Gunakan pisang yang benar-benar matang
Pilih pisang kepok, raja, atau uli yang sudah matang sempurna agar menghasilkan rasa manis alami dan tekstur lembut pada carang gesing.
2. Pakai santan kental segar
Gunakan santan kental dari kelapa segar supaya rasa gurih lebih kuat dan aroma carang gesing lebih harum.
3. Pilih wadah tahan panas yang tepat
Gunakan loyang, cup aluminium foil, atau pinggan tahan panas agar adonan matang merata dan tidak mudah lengket.
4. Kukus dengan api sedang dan stabil
Pastikan uap kukusan cukup banyak dan api stabil agar carang gesing matang sempurna tanpa tekstur terlalu lembek atau kering.
5. Tutup kukusan dengan kain bersih
Lapisi tutup kukusan dengan kain agar uap air tidak menetes ke adonan sehingga tekstur carang gesing tetap padat dan tidak berair.
People Also Ask (Q&A)
Q: Apa itu carang gesing?
A: Carang gesing adalah penganan tradisional Indonesia yang terbuat dari pisang matang, santan, gula, dan telur, yang umumnya dikukus.
Q: Bisakah carang gesing dibuat tanpa daun pisang?
A: Ya, carang gesing dapat dibuat tanpa daun pisang dengan menggunakan wadah alternatif seperti cup aluminium foil, loyang tahan panas, atau cetakan lainnya.
Q: Jenis pisang apa yang cocok untuk carang gesing?
A: Jenis pisang yang cocok untuk carang gesing adalah pisang yang sudah matang, seperti pisang raja, pisang kepok, pisang barangan, atau pisang uli.
Q: Berapa lama waktu pengukusan carang gesing?
A: Waktu pengukusan carang gesing umumnya berkisar antara 20 hingga 30 menit, atau hingga adonan matang sempurna.
Q: Apakah carang gesing lebih nikmat disajikan hangat atau dingin?
A: Carang gesing dapat dinikmati dalam keadaan hangat maupun setelah didinginkan. Beberapa orang merasa lebih nikmat saat disajikan dingin.


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496575/original/038598300_1770551509-Launching_Lunar_2026_Wilsen_Willim_Pendopo__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496982/original/035941900_1770612065-gambar__19_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496840/original/053966700_1770606305-gambar__14_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4855601/original/066542300_1717677697-000_34UG9G6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5423347/original/048327400_1764059465-Kue_Lidah_Kucing.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496710/original/079669900_1770595759-063_2260473479.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5497420/original/050385700_1770628328-Gemini_Generated_Image_w59okpw59okpw59o.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5497500/original/076610700_1770632550-_kopijoslikman.._angkringankopijos__kopijos__kopijolikman__angkringankopijoslikman__angkringanjo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5495625/original/058386400_1770381803-WhatsApp_Image_2026-02-06_at_16.31.55.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5497267/original/032540900_1770622971-membersihkan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5383223/original/067829900_1760659785-tahu_telur_bumbu_bali.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5497239/original/011489700_1770621789-063_2260608226.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496896/original/057677100_1770609023-unnamed__17_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496757/original/003258200_1770602392-cristina.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496984/original/028504400_1770612073-Laksa_Tanpa_Perlu_ke_Singapura_Ini_Versi_Praktis_yang_Lagi_Dicari_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4568525/original/097824200_1694168543-WhatsApp_Image_2023-09-08_at_17.06.34.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496770/original/046895000_1770602911-pekey_kacang_hijau.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496309/original/080706800_1770526301-WhatsApp_Image_2026-02-06_at_15.46.28.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496726/original/024545900_1770597704-turis_indonesia_kecelakaan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496707/original/060028500_1770593485-abdul_mateen.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414818/original/029407400_1763352077-ATK_BOLA_Byon_Combat_Showbiz_6.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5355547/original/062886800_1758342840-Poster___Apple_Artwork_-_VOS_Jalinan_Terlarang_-_Poster_PertamaLandscape.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,45,600,0)/kly-media-production/medias/5405283/original/043379500_1762433088-Rinanda_Aprillya_Maharani__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390488/original/063405100_1761278709-Premier_League_2025-26_ATK_BOLA__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/949101/original/010743900_1438935429-js3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378660/original/056383000_1760269796-WhatsApp_Image_2025-10-12_at_09.28.26.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5387021/original/037655400_1761029122-photo-collage.png__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371305/original/003419200_1759646163-Pertaruhan_The_Series_3_-_Poster.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5389601/original/073125400_1761204287-Stasiun_Madiun.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3558580/original/014125500_1630551817-29cccc00ef6aae3e8e27a0e76869f777.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5387070/original/097383000_1761030793-seblak2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5384652/original/007400700_1760812239-Tzuyu_TWICE.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5384080/original/091032400_1760743856-Pelaku_Joki_Toefl_di_Jember.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5387429/original/053987300_1761041546-unnamed__80___2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5286401/original/022817500_1752741530-pexels-nadin-sh-78971847-12288356.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5387068/original/094497700_1761030404-ATK_Bolanet_BRI_SUPER_LEAGUE_JADWAL__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5161764/original/086600400_1741847570-1741841423969_salah-satu-faktor-eksternal-penyebab-pelanggaran-ham-adalah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5383334/original/061525500_1760671825-huang_zitao_nikah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5215693/original/086342600_1746867749-Sambel_Welut_Pak_Sabar.jpg)