Liputan6.com, Jakarta - Ayam lengkuas atau bisa disebut juga ayam laos dikenal dengan cita rasanya yang gurih, harum rempah, dan bumbunya yang khas meresap sampai ke dalam daging. Namun, banyak orang mengira kunci kelezatan ayam lengkuas hanya bisa didapat dengan proses memasak yang lama. Padahal, ada beberapa teknik sederhana yang bisa membuat bumbu cepat meresap tanpa harus berlama-lama di depan kompor. Dengan cara yang tepat, Anda tetap bisa mendapatkan ayam yang empuk, kaya rasa, dan aromanya menggugah selera dalam waktu lebih singkat.
"Ibu sih ada tips supaya nggak menghabiskan waktu lama sama biar enggak boros gas pas masak ayam lengkuas. Kan biasanya orang awam masak itu cuma yang penting airnya menyusut (asat) tapi waktu enggak diperhatikan. Kalau Ibu, masaknya sebentar, tapi bumbunya tetap meresap," jelas Wahida, Ibu Rumah Tangga (IRT) berusia 56 tahun yang sering memasak ayam lengkuas untuk keluarga dan pesanan pelanggan.
Memahami cara kerja bumbu meresap ke dalam daging menjadi langkah penting agar hasil masakan lebih maksimal. Mulai dari teknik memarinasi yang benar hingga pengolahan bumbu yang tepat, semuanya berpengaruh pada kedalaman rasa. Melalui beberapa tips ini, Anda bisa memasak ayam lengkuas yang lezat, hemat waktu, dan tetap terasa seperti dimasak dengan proses panjang.
Lantas bagaimana tips bumbu ayam lengkuas cepat meresap tanpa dimasak lama? Berikut informasi selengkapnya yang diulas pada Kamis (12/2/2026).
1. Gunakan Teknik Ungkep Bertahap
"Jangan lama-lama, diungkep 15 menit pertama dimatiin biar meresap bumbunya. Tunggu dingin, lalu diungkep lagi 15 menit, dan seterusnya sampai air ungkepnya habis," ungkap Wahida kepada Liputan6.com saat dihubungi pada Selasa (10/2/2026).
Menggunakan teknik ungkep bertahap berarti ayam tidak dimasak terus-menerus dalam waktu lama, melainkan melalui beberapa siklus memasak dan mendiamkan. Cara ini membuat proses penyerapan bumbu berlangsung lebih efektif.
Saat ayam dipanaskan, pori-pori dan serat daging akan terbuka. Ketika api dimatikan dan ayam didiamkan dalam kuah bumbu, suhu yang menurun membantu bumbu perlahan masuk lebih dalam ke serat daging. Inilah yang membuat rasa lebih meresap tanpa harus dimasak lama di atas api.
Sebaliknya, jika ayam terus dimasak tanpa jeda, cairan dalam daging bisa cepat menyusut dan tekstur berisiko menjadi terlalu kering atau lembek di bagian luar saja. Bumbu juga cenderung hanya menempel di permukaan, bukan meresap maksimal ke bagian dalam.
Dengan teknik ungkep bertahap, panas dan waktu bekerja secara bergantian untuk mendorong bumbu masuk lebih merata. Hasilnya, ayam lengkuas tetap empuk, kaya rasa, dan matang sempurna tanpa perlu proses memasak yang terlalu panjang.
2. Ungkep Pertama Sekitar 15 Menit
Ungkep pertama selama sekitar 15 menit berfungsi sebagai tahap awal untuk memanaskan ayam sekaligus mengaktifkan bumbu. Dalam waktu ini, ayam mulai matang di bagian luar, sementara bumbu yang direbus bersama akan mengeluarkan aroma dan rasa secara maksimal.
Proses mendidih juga membantu membuka serat daging sehingga bumbu lebih mudah menempel dan siap meresap lebih dalam. Waktu 15 menit umumnya cukup untuk membuat ayam setengah matang tanpa membuat teksturnya terlalu lunak.
Setelah ayam dan bumbu benar-benar mendidih serta mulai matang, proses memasak sebaiknya dihentikan sementara. Mematikan api pada tahap ini memberi kesempatan bagi ayam untuk “beristirahat” di dalam kuah bumbu panas.
Saat suhu perlahan turun, bumbu akan terserap lebih baik ke dalam daging tanpa harus terus terkena panas. Cara ini membantu menjaga kelembapan dan tekstur ayam tetap empuk, sekaligus membuat rasa lebih merata dibanding jika dimasak tanpa jeda dalam waktu lama.
3. Matikan Api & Biarkan Ayam dalam Kondisi Terendam Bumbu
Mematikan api setelah proses ungkep awal lalu membiarkan ayam tetap terendam dalam kuah bumbu merupakan langkah penting agar rasa lebih meresap maksimal. Saat pemanasan berlangsung, serat daging ayam akan mengembang dan menjadi lebih terbuka.
Ketika api dimatikan dan suhu perlahan menurun, serat daging mulai kembali mengerut. Pada fase inilah bumbu yang mengelilingi ayam terdorong masuk lebih dalam mengikuti perubahan struktur serat tersebut. Proses alami ini membuat bumbu tidak hanya menempel di permukaan, tetapi benar-benar menyerap hingga ke bagian dalam daging.
Selain membantu penyerapan rasa, mendiamkan ayam dalam kondisi terendam bumbu juga menjaga kelembapan dan tekstur daging. Ayam tidak terus-menerus terkena panas tinggi yang bisa membuat bagian luar terlalu matang atau kering.
Sebaliknya, bumbu punya waktu untuk meresap secara perlahan dan merata, menghasilkan rasa yang lebih kuat tanpa perlu memasak lama. Teknik sederhana ini sering digunakan dalam masakan berbumbu pekat karena terbukti membuat hasil akhir lebih gurih, empuk, dan aromanya semakin terasa.
4. Tunggu hingga Suhu Ayam dan Kuah Ungkep Dingin
Menunggu hingga suhu ayam dan kuah ungkep menurun atau benar-benar dingin merupakan bagian penting dalam teknik ungkep bertahap. Setelah proses pemanasan dihentikan, perubahan suhu yang perlahan membantu serat daging ayam menyesuaikan kembali strukturnya.
Saat panas berkurang, serat yang sebelumnya mengembang mulai mengerut, sehingga cairan bumbu yang mengelilingi ayam terdorong masuk lebih dalam. Proses alami ini membuat penyerapan rasa terjadi secara perlahan namun lebih maksimal dibanding jika ayam terus dimasak tanpa jeda.
Tahap istirahat ini juga membantu menjaga kualitas tekstur ayam agar tetap empuk dan tidak overcooked. Jika langsung dimasak kembali saat masih sangat panas, daging bisa kehilangan terlalu banyak cairan dan justru membuat bagian luar cepat matang tanpa memberi waktu bumbu meresap sempurna.
Dengan membiarkan suhu turun terlebih dahulu, bumbu punya kesempatan bekerja lebih efektif tanpa tambahan panas berlebih. Hasil akhirnya, ayam lengkuas terasa lebih gurih hingga ke dalam, dengan proses memasak yang tetap efisien dan tidak memakan waktu lama di atas kompor.
5. Ungkep Kedua Sekitar 15 Menit
Setelah ayam didiamkan hingga suhu menurun, proses ungkep dapat dilanjutkan kembali sekitar 15 menit. Tahap pemanasan kedua ini berfungsi untuk melanjutkan pematangan ayam sekaligus memperkuat rasa bumbu yang sebelumnya sudah mulai meresap.
Karena daging telah menyerap sebagian bumbu saat fase istirahat, pemanasan ulang membantu mengunci rasa tersebut di dalam serat daging. Selain itu, panas juga membantu bumbu semakin menyatu dan meresap lebih merata ke seluruh bagian ayam.
Di sisi lain, proses ungkep lanjutan ini juga membantu mengurangi kuah bumbu secara bertahap. Saat cairan mulai menyusut, konsentrasi rasa menjadi lebih pekat dan menempel lebih kuat pada permukaan ayam.
Dengan durasi yang tidak terlalu lama, ayam tetap matang sempurna tanpa risiko overcooked. Hasilnya, tekstur daging tetap empuk, bumbu semakin kaya, dan aroma lengkuas terasa lebih tajam tanpa perlu memasak dalam waktu panjang secara terus-menerus.
6. Ulangi Proses Ungkep & Istirahat Beberapa Kali Hingga Menyusut
Mengulangi proses ungkep dan istirahat beberapa kali merupakan inti dari teknik memasak bertahap agar bumbu benar-benar meresap sempurna. Setiap kali ayam dipanaskan, serat daging akan mengembang dan membuka jalan bagi bumbu untuk masuk.
Ketika api dimatikan dan ayam didiamkan, serat kembali mengerut sambil “menarik” bumbu yang ada di sekelilingnya. Siklus inilah yang membuat proses penyerapan berlangsung berulang dan semakin dalam. Dengan kata lain, bukan lamanya memasak yang menentukan kuatnya rasa, melainkan bagaimana panas dan waktu dimanfaatkan secara bergantian.
Melakukan siklus masak–diamkan hingga air ungkep menyusut atau habis juga membantu memekatkan rasa secara alami. Setiap kali kuah dipanaskan, cairan perlahan berkurang dan konsentrasi bumbu semakin kuat. Sementara saat didiamkan, bumbu pekat tersebut punya kesempatan meresap lebih merata ke seluruh bagian ayam.
Hasil akhirnya, ayam lengkuas terasa lebih gurih hingga ke dalam, teksturnya tetap empuk, dan aroma rempah lebih tajam, meski tidak dimasak lama secara terus-menerus. Teknik ini membuat proses memasak lebih efisien sekaligus menghasilkan cita rasa yang maksimal.
7. Bumbu Lebih Meresap dan Rasa Lebih Kuat
Hasil akhir dari teknik ungkep bertahap adalah bumbu yang meresap lebih dalam dan rasa yang terasa jauh lebih kuat di setiap bagian daging ayam. Karena proses memasak dan mendiamkan dilakukan bergantian, bumbu memiliki waktu untuk masuk perlahan ke dalam serat daging, bukan hanya menempel di permukaan.
Metode ini membuat rasa lengkuas dan rempah lain benar-benar menyatu dengan ayam, sehingga setiap gigitan terasa lebih gurih dan beraroma tanpa perlu tambahan bumbu berlebihan.
Selain memperkuat cita rasa, teknik ini juga membantu ayam matang secara merata dengan tekstur yang tetap empuk dan juicy. Ayam tidak terus-menerus terpapar panas tinggi yang berisiko membuat daging kering atau terlalu lembek.
Sebaliknya, proses pemanasan bertahap menjaga kelembapan alami daging sekaligus memastikan kematangannya sempurna. Dengan cara ini, ayam lengkuas bisa menghasilkan rasa yang kaya dan mendalam meski tidak dimasak lama secara terus-menerus, sehingga lebih hemat waktu dan tetap memuaskan dari segi rasa.
Resep Ayam Lengkuas Ala Wahida
Wahida mengatakan apabila untuk porsi keluarga, biasanya memakai ayam sebanyak 1 kilogram. Di mana nantinya ayam tersebut dibagi menjadi 10 atau 12 bagian. "Kalau buat porsi keluarga, ibu biasanya ya pakai ayam 1 kilogram, itu nanti dipotong jadi 10 atau 12," ujar Wahida.
Bahan:
- 1 kg Ayam di potong jadi 10 atau 12 bagian
- 1 ons lengkuas/laos di parut
- 1 butir jeruk nipis yang kecil
- 1 sendok makan bumbu racik ayam goreng
- Garam secukupnya
Bumbu Halus:
- 5 butir bawang putih
- 1/2 ibu jari kuncit
- 1/2 ibu jari jahe
- 1 sendok makan ketumbar
- 3 butir kemiri
Bahan Cemplung:
- 2 batang serai
- 5 lembar daun salam
- 2 lembar daun jeruk (optional)
Cara Membuat:
- Ayam dicuci bersih.
- Tambahkan perasan jeruk nipis yang kecil biar tidak amis.
- Diamkan sembari mempersiapkan bumbu yang lain.
- Semua bumbu halus di ulek.
- Tambahkan bumbu racik, dan garam secukupnya karena bumbu racik sudah asin. "Tambah bumbu racik kira-kira 1 sendok makan, garam secukup nya saja karena bumbu racik sudah asin," jelasnya.
- Masukkan ayam ke bumbu halus yang sudah dibuat. Aduk sampai merata.
- Masukkan lengkuas parut, serai, daun salam dan daun jeruk. Aduk kembali hingga rata.
- Tambahkan air secukupnya dan ungkep hingga matang.
Pertanyaan & Jawaban
1. Apa itu teknik ungkep bertahap?
Jawaban: Teknik ungkep bertahap adalah cara memasak ayam dengan siklus dipanaskan lalu didiamkan berulang kali. Metode ini membantu bumbu masuk lebih dalam ke serat daging tanpa perlu memasak lama terus-menerus.
2. Berapa lama waktu ideal untuk sekali ungkep?
Jawaban: Umumnya sekitar 10–15 menit setiap tahap pemanasan. Setelah itu api dimatikan dan ayam didiamkan hingga suhu menurun sebelum dimasak kembali.
3. Kenapa ayam harus didiamkan setelah diungkep?
Jawaban: Saat suhu turun, serat daging yang semula mengembang akan mengerut kembali dan membantu menarik bumbu masuk lebih dalam. Proses ini membuat rasa lebih meresap tanpa tambahan waktu memasak.
4. Apakah teknik ini membuat ayam lebih empuk?
Jawaban: Ya. Karena ayam tidak terus-menerus terkena panas tinggi, kelembapan daging lebih terjaga. Hasilnya ayam tetap empuk, tidak kering, dan matang merata.
5. Kapan proses ungkep dianggap selesai?
Jawaban: Ungkep bisa dihentikan saat ayam sudah matang sempurna dan air bumbu menyusut atau hampir habis. Pada tahap ini rasa biasanya sudah cukup pekat dan meresap.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3032584/original/038431500_1580017394-IMG_20200126_072407.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4708873/original/094005700_1704683548-agus-dietrich-eUjufrdx_bM-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501507/original/031732700_1770936620-WhatsApp_Image_2026-02-08_at_15.54.53.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5498904/original/033548800_1770727086-photo-1695218258563-39afd70cb91b.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489830/original/079726400_1769935821-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5423949/original/097307700_1764125962-Kikis_Sisik_dengan_Arah_yang_Tepat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476291/original/097507500_1768725283-SnapInsta.to_618139445_18372314815233629_2852049817435645816_n__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5459002/original/088498800_1767149927-sipmay.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5498833/original/068751400_1770721952-resep_telur_kukus_goreng_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500313/original/097375200_1770859885-gambar__6_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3147147/original/021071900_1591628473-065264200_1528439420-peesss__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5173148/original/022295400_1742816710-WhatsApp_Image_2025-03-24_at_18.44.22.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5499710/original/052491600_1770792705-gambar__43_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5499684/original/060708600_1770792542-Gemini_Generated_Image_fhmnxyfhmnxyfhmn.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500047/original/096846200_1770809335-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500686/original/040911800_1770873644-kue_ketan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4533820/original/083098900_1691709976-WhatsApp_Image_2023-08-11_at_05.09.55.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500787/original/098164500_1770877093-Gemini_Generated_Image_91xen691xen691xe.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500634/original/086376600_1770872556-Telur_Tahu_Kukus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3367094/original/006643300_1612332694-ron-barabash-qdoTFBJyBq0-unsplash.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414818/original/029407400_1763352077-ATK_BOLA_Byon_Combat_Showbiz_6.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5355547/original/062886800_1758342840-Poster___Apple_Artwork_-_VOS_Jalinan_Terlarang_-_Poster_PertamaLandscape.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,45,600,0)/kly-media-production/medias/5405283/original/043379500_1762433088-Rinanda_Aprillya_Maharani__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390488/original/063405100_1761278709-Premier_League_2025-26_ATK_BOLA__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371305/original/003419200_1759646163-Pertaruhan_The_Series_3_-_Poster.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5387021/original/037655400_1761029122-photo-collage.png__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5389601/original/073125400_1761204287-Stasiun_Madiun.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5387070/original/097383000_1761030793-seblak2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5384652/original/007400700_1760812239-Tzuyu_TWICE.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5384080/original/091032400_1760743856-Pelaku_Joki_Toefl_di_Jember.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5286401/original/022817500_1752741530-pexels-nadin-sh-78971847-12288356.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5387429/original/053987300_1761041546-unnamed__80___2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5161764/original/086600400_1741847570-1741841423969_salah-satu-faktor-eksternal-penyebab-pelanggaran-ham-adalah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5387068/original/094497700_1761030404-ATK_Bolanet_BRI_SUPER_LEAGUE_JADWAL__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5215693/original/086342600_1746867749-Sambel_Welut_Pak_Sabar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5383334/original/061525500_1760671825-huang_zitao_nikah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3530051/original/024008300_1628001054-IG_apriantytami.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4651422/original/001356500_1700128636-sebastian-pena-lambarri-7i5HMCGupVw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4792987/original/077089700_1712130115-WhatsApp_Image_2024-04-03_at_14.25.59_eefdfb73.jpg)