Liputan6.com, Jakarta - Dalam tradisi Tionghoa, sejumlah tanaman diyakini sebagai pembawa keberuntungan. Mereka tidak hanya menambah keindahan, tetapi juga dipercaya membawa energi positif, keberuntungan, dan kemakmuran.
Kepercayaan itu banyak dipengaruhi oleh konsep feng shui, yang menekankan pentingnya harmoni antara manusia dan lingkungan sekitarnya. Tanaman dianggap sebagai elemen hidup yang mampu mengalirkan energi baik atau chi, sekaligus menyeimbangkan unsur alam di dalam ruang.
Feng Shui berasal dari kata Tiongkok - feng yang berarti angin dan shui yang berarti air. Konsep ini berakar dari filosofi kuno tentang kehidupan manusia yang seharusnya mengalir selaras dengan alam. Ajaran yang diwariskan secara turun-temurun ini memandang setiap elemen di sekitar manusia, termasuk tanaman, memiliki pengaruh terhadap kesejahteraan fisik, emosional, dan spiritual.
Dalam praktik Feng Shui, tanaman melambangkan pertumbuhan, kesuburan, dan rezeki yang terus berkembang. Karena itu, pemilihan jenis tanaman tidak dilakukan secara sembarangan.
Bentuk daun, warna, hingga cara tumbuhnya dipercaya memiliki makna simbolis tersendiri. Tak heran, sejumlah tanaman tertentu kerap ditempatkan di rumah maupun tempat usaha dengan harapan dapat mendatangkan keberuntungan, memperlancar usaha, serta menciptakan suasana yang lebih harmonis dan seimbang dalam kehidupan sehari-hari.
Berikut delapan jenis tanaman yang dipercaya membawa keberuntungan menurut tradisi Tionghoa yang cocok ditempatkan di rumah untuk menyambut Tahun Baru Imlek 2026:
1. Pohon Uang (Pachira aquatica)
Pohon uang atau Pachira aquatica merupakan salah satu tanaman paling populer dalam praktik Feng Shui. Melansir The Spruce, Rabu, 4 Februari 2026, tanaman ini dipercaya mampu membawa keberuntungan dan kekayaan bagi pemiliknya. Pohon uang diyakini menciptakan chi positif yang membantu memperlancar aliran energi di dalam ruangan.
Ciri khas tanaman ini terletak pada daun berbentuk palem yang terdiri dari lima anak daun dalam satu kelompok. Angka lima dianggap sebagai angka keberuntungan dalam feng shui karena melambangkan lima elemen kehidupan, yakni kayu, api, tanah, logam, dan air.
Selain itu, batang pohon uang yang sering dikepang atau terjalin dipercaya mampu “mengikat” dan mempertahankan kekayaan yang masuk. Tak heran, tanaman ini kerap ditempatkan di ruang tamu, kantor, atau area usaha sebagai simbol kemakmuran dan stabilitas finansial.
2. Lidah Mertua (Sansevieria)
Dalam konsep feng shui, lidah mertua atau Sansevieria tidak sekadar berfungsi sebagai tanaman hias, tetapi juga sebagai penjaga energi rumah. Melansir Homes & Gardens, daun lidah mertua yang tumbuh tegak, kokoh, dan runcing melambangkan kekuatan, ketahanan, serta perlindungan. Bentuk ini dipercaya mampu menangkal energi negatif dan menjaga keseimbangan chi.
Karena itu, tanaman ini ideal ditempatkan di pintu masuk rumah, sudut ruangan, atau area kerja. Selain dipercaya membawa keberuntungan dan rezeki, lidah mertua juga dikenal sebagai tanaman yang mudah dirawat dan mampu membantu menyaring udara, menjadikannya pilihan praktis sekaligus simbolis bagi banyak rumah tangga.
3. Gladiol
Gladiol, yang juga dikenal sebagai bunga lili pedang, merupakan tanaman berbunga tinggi dengan tampilan mencolok. Bentuknya yang menyerupai tombak membuat bunga ini mudah dikenali dan bermakna simbolis yang kuat. Gladiol kerap dijumpai di pasar bunga Hong Kong, terutama menjelang perayaan Tahun Baru Imlek.
Melansir Becoming Garden, gladiol populer di kalangan mereka yang berharap akan adanya kemajuan karier dan pencapaian baru di tahun mendatang. Batangnya yang menjulang tegak melambangkan ambisi, keteguhan, dan semangat untuk terus berkembang.
Meski tersedia dalam berbagai warna, gladiol berwarna merah tua dan merah muda pekat paling sering dipilih saat Imlek. Warna merah dipercaya membawa keberuntungan, kebahagiaan, serta perlindungan dari energi buruk, sekaligus memperkuat suasana perayaan yang meriah.
4. Tanaman Giok (Jade Plant)
Tanaman giok atau jade plant dikenal melalui daunnya yang tebal, bulat, dan mengilap, menyerupai potongan giok atau koin kecil. Bentuk inilah yang membuat tanaman ini dipercaya sebagai simbol kekayaan dan keberuntungan dalam tradisi Tionghoa. Giok sejak lama dianggap sebagai batu mulia yang melambangkan kemakmuran dan kebajikan.
Jade plant kerap dijadikan hadiah saat pindah rumah, pembukaan usaha, atau menjelang Tahun Baru Imlek. Pemberian tanaman ini dimaknai sebagai doa agar pemiliknya memperoleh rezeki yang terus bertumbuh.
Dalam feng shui, tanaman giok sering ditempatkan di dekat pintu masuk atau area kerja untuk menarik energi finansial yang positif. Selain makna simbolisnya, tanaman ini juga disukai karena perawatannya yang relatif mudah dan daya tahannya yang baik.
5. Bunga Lili
Bunga lili menjadi salah satu bunga yang paling menonjol dalam perayaan Tahun Baru Imlek. Tingginya yang menjulang dan tampilannya yang elegan membuat bunga ini sulit untuk diabaikan di antara deretan bunga perayaan lainnya. Dalam tradisi Tionghoa, lili sering dikaitkan dengan keharmonisan hubungan dan kebahagiaan keluarga.
Makna bunga lili juga berkaitan dengan doa untuk hubungan yang langgeng, cinta yang tulus, serta kehidupan rumah tangga yang damai. Karena itu, bunga ini kerap dipilih sebagai dekorasi rumah selama perayaan Imlek.
Selain bermakna simbolis yang kuat, aroma bunga lili yang lembut turut menciptakan suasana hangat dan menenangkan. Kehadirannya dipercaya mampu membawa energi positif sekaligus memperindah ruang secara visual.
6. Bunga Peony
Bunga peony dikenal sebagai “Raja Bunga” dalam budaya Tionghoa. Julukan ini disematkan karena peony memiliki kelopak bunga yang besar, rimbun, dan bergelombang, serta warna-warna kaya yang memancarkan kesan mewah. Dalam mitologi Tiongkok, peony sering digambarkan tumbuh berkelompok, yang dipercaya melambangkan kekayaan berlimpah dan kehidupan yang sejahtera.
Peony juga kerap diasosiasikan dengan kehormatan, kemakmuran, dan status sosial yang tinggi. Meski menjadi simbol penting dalam perayaan Imlek, bunga ini relatif jarang dijumpai di pasar bunga Hong Kong karena masa mekarnya yang terbatas. Selain tampilannya yang memukau, peony memiliki aroma lembut dan berkelas, memperkuat kesan elegan yang melekat pada bunga ini.
7. Bunga Persik
Bunga persik kerap menjadi pusat perhatian dalam dekorasi Tahun Baru Imlek. Pohonnya yang menjulang sering menghiasi pusat perbelanjaan dan ruang publik, lengkap dengan vas dekoratif serta amplop merah yang menggantung. Pemandangan ini menciptakan suasana perayaan yang meriah sekaligus sarat makna simbolis.
Dalam cerita rakyat Tionghoa, bunga persik erat kaitannya dengan romansa, kesuburan, dan keberuntungan. Salah satu kepercayaan menyebutkan bahwa berjalan mengelilingi pohon persik searah jarum jam sebanyak tiga kali diyakini dapat menarik keberuntungan dalam asmara. Meski bersifat simbolis, tradisi ini tetap lestari dan menjadi bagian dari kekayaan budaya yang menyertai perayaan Imlek, khususnya bagi mereka yang berharap menemukan pasangan atau keharmonisan cinta.
8. Anggrek
Anggrek dikenal sebagai salah satu tanaman paling prestisius dalam perayaan Tahun Baru Imlek, khususnya di Hong Kong. Tingginya permintaan membuat sejumlah kios bunga menyediakan area khusus untuk pesanan anggrek, menandakan statusnya sebagai tanaman istimewa. Anggrek dipandang sebagai simbol keanggunan, kesempurnaan, dan keberhasilan.
Jenis yang paling populer adalah anggrek ngengat (Phalaenopsis). Bunganya tersusun anggun dengan lengkungan lembut dan dikenal tahan lama. Warna-warna elegannya kerap diasosiasikan dengan kemakmuran serta kesuksesan berkelanjutan. Karena makna tersebut, anggrek sering dipilih untuk menghiasi rumah, kantor, atau diberikan kepada klien dan rekan bisnis sebagai simbol harapan baik dan hubungan yang harmonis.
Meski kepercayaan tentang tanaman pembawa keberuntungan tidak dapat dibuktikan secara ilmiah, kehadiran tanaman tetap bermanfaat. Tanaman membantu menyegarkan udara, memperindah ruang, serta menciptakan suasana yang lebih tenang.
Anda Sedang Mengikuti Pembahasan Seputar
Dea Sifa, Dinny MutiahTim Redaksi
Share

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3032584/original/038431500_1580017394-IMG_20200126_072407.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4708873/original/094005700_1704683548-agus-dietrich-eUjufrdx_bM-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501507/original/031732700_1770936620-WhatsApp_Image_2026-02-08_at_15.54.53.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489830/original/079726400_1769935821-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5423949/original/097307700_1764125962-Kikis_Sisik_dengan_Arah_yang_Tepat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476291/original/097507500_1768725283-SnapInsta.to_618139445_18372314815233629_2852049817435645816_n__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5459002/original/088498800_1767149927-sipmay.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5498833/original/068751400_1770721952-resep_telur_kukus_goreng_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500313/original/097375200_1770859885-gambar__6_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3147147/original/021071900_1591628473-065264200_1528439420-peesss__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5173148/original/022295400_1742816710-WhatsApp_Image_2025-03-24_at_18.44.22.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5499710/original/052491600_1770792705-gambar__43_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5499684/original/060708600_1770792542-Gemini_Generated_Image_fhmnxyfhmnxyfhmn.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500047/original/096846200_1770809335-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500686/original/040911800_1770873644-kue_ketan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4533820/original/083098900_1691709976-WhatsApp_Image_2023-08-11_at_05.09.55.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500787/original/098164500_1770877093-Gemini_Generated_Image_91xen691xen691xe.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500634/original/086376600_1770872556-Telur_Tahu_Kukus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3367094/original/006643300_1612332694-ron-barabash-qdoTFBJyBq0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3182465/original/079874000_1594963542-udang_0.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414818/original/029407400_1763352077-ATK_BOLA_Byon_Combat_Showbiz_6.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5355547/original/062886800_1758342840-Poster___Apple_Artwork_-_VOS_Jalinan_Terlarang_-_Poster_PertamaLandscape.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,45,600,0)/kly-media-production/medias/5405283/original/043379500_1762433088-Rinanda_Aprillya_Maharani__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390488/original/063405100_1761278709-Premier_League_2025-26_ATK_BOLA__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371305/original/003419200_1759646163-Pertaruhan_The_Series_3_-_Poster.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5387021/original/037655400_1761029122-photo-collage.png__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5389601/original/073125400_1761204287-Stasiun_Madiun.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5387070/original/097383000_1761030793-seblak2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5384652/original/007400700_1760812239-Tzuyu_TWICE.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5384080/original/091032400_1760743856-Pelaku_Joki_Toefl_di_Jember.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5286401/original/022817500_1752741530-pexels-nadin-sh-78971847-12288356.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5387429/original/053987300_1761041546-unnamed__80___2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5161764/original/086600400_1741847570-1741841423969_salah-satu-faktor-eksternal-penyebab-pelanggaran-ham-adalah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5387068/original/094497700_1761030404-ATK_Bolanet_BRI_SUPER_LEAGUE_JADWAL__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5215693/original/086342600_1746867749-Sambel_Welut_Pak_Sabar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5383334/original/061525500_1760671825-huang_zitao_nikah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3530051/original/024008300_1628001054-IG_apriantytami.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4651422/original/001356500_1700128636-sebastian-pena-lambarri-7i5HMCGupVw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4792987/original/077089700_1712130115-WhatsApp_Image_2024-04-03_at_14.25.59_eefdfb73.jpg)