Liputan6.com, Jakarta - Cara membersihkan sisik ikan yang aman perlu diketahui agar proses memasak jadi lebih higienis dan tidak merepotkan. Banyak orang mengeluhkan sisik ikan yang beterbangan dan membuat dapur kotor. Padahal, dengan teknik yang tepat, sisik bisa dibersihkan dengan cepat tanpa merusak daging.
Membersihkan ikan bukan hanya soal tampilan, tetapi juga berkaitan dengan kebersihan dan keamanan pangan. Sisik yang tertinggal dapat memengaruhi tekstur saat dimakan dan membuat masakan terasa kurang nyaman. Selain itu, cara yang salah bisa membuat kulit ikan sobek dan kualitasnya menurun.
Karena itu, penting memahami langkah yang benar sebelum mulai mengolah ikan. Mulai dari persiapan alat hingga teknik mengikis sisik, semua perlu dilakukan dengan hati-hati. Berikut Liputan6 memberikan ulasan lengkapnya untuk Anda, Kamis (12/2/2026).
1. Siapkan Alat yang Tepat Sebelum Mengikis Sisik
Langkah pertama dalam cara membersihkan sisik ikan yang aman adalah menyiapkan alat yang sesuai. Anda bisa menggunakan pisau khusus pembersih sisik atau bagian punggung pisau dapur biasa. Hindari menggunakan sisi tajam karena bisa merusak kulit ikan.
Siapkan juga talenan yang tidak licin agar ikan tidak mudah bergeser. Letakkan ikan di atas permukaan datar supaya proses pengikisan lebih stabil. Jika perlu, gunakan sarung tangan agar tangan tidak terluka oleh sirip tajam.
Sediakan wadah atau kantong plastik besar untuk menampung sisik yang terlepas. Cara ini membantu mencegah sisik beterbangan ke mana-mana. Dapur pun tetap bersih dan mudah dibersihkan setelah selesai.
2. Basahi Ikan untuk Mengurangi Sisik Beterbangan
Sebelum mulai mengikis, bilas ikan dengan air mengalir. Membasahi permukaan ikan membantu mengurangi sisik yang terlempar saat digosok. Teknik ini juga membuat sisik lebih mudah dilepaskan.
Anda bisa membersihkan ikan di dalam baskom berisi air agar sisik tidak menyebar. Cara ini cukup efektif terutama untuk ikan bersisik besar seperti ikan nila atau ikan mas. Pastikan ikan dalam posisi miring agar lebih mudah dijangkau.
Hindari membersihkan ikan dalam keadaan benar-benar kering karena sisik cenderung beterbangan. Selain membuat dapur kotor, serpihan sisik juga bisa menempel di pakaian. Membasahi ikan adalah langkah sederhana yang sering diabaikan.
3. Kikislah dari Arah Ekor ke Kepala
Teknik mengikis sangat menentukan hasil akhir. Lakukan gerakan dari arah ekor menuju kepala karena sisik tumbuh mengarah ke belakang. Gerakan berlawanan ini akan membuat sisik lebih mudah terlepas.
Pegang ikan dengan kuat agar tidak tergelincir saat dikikis. Gunakan tekanan yang cukup, tetapi jangan terlalu keras agar kulit tidak robek. Ulangi proses hingga seluruh bagian tubuh ikan bersih.
Perhatikan bagian dekat sirip dan perut karena sering kali sisik masih menempel di area tersebut. Pastikan tidak ada sisik tersisa sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya. Ketelitian akan menghasilkan ikan yang lebih siap diolah.
4. Bersihkan Bagian Perut dan Insang dengan Hati-Hati
Setelah sisik bersih, lanjutkan dengan membersihkan bagian perut dan insang. Belah bagian perut menggunakan pisau tajam dan keluarkan isi perutnya. Lakukan perlahan agar tidak merusak daging.
Insang perlu dibuang karena dapat menyebabkan bau amis jika dibiarkan. Gunakan gunting dapur atau pisau kecil untuk memotong bagian tersebut. Pastikan semua bagian dalam sudah bersih.
Bilas kembali ikan di bawah air mengalir hingga tidak ada sisa darah atau kotoran. Tahap ini penting untuk menjaga kualitas rasa. Ikan yang bersih akan menghasilkan masakan yang lebih segar.
5. Bilas dan Simpan dengan Benar Sebelum Dimasak
Langkah terakhir dalam cara membersihkan sisik ikan yang aman adalah pembilasan akhir. Pastikan tidak ada sisik yang masih menempel di kulit maupun sirip. Periksa dengan meraba permukaan ikan secara perlahan.
Jika belum langsung dimasak, simpan ikan dalam wadah tertutup di lemari pendingin. Gunakan suhu dingin untuk menjaga kesegarannya. Hindari menyimpan ikan terlalu lama agar kualitasnya tetap terjaga.
Membersihkan ikan dengan teknik yang benar tidak hanya membuat dapur lebih rapi, tetapi juga menjaga kebersihan makanan. Dengan langkah sederhana ini, Anda bisa memasak ikan dengan lebih percaya diri. Prosesnya pun menjadi lebih cepat dan efisien.
People Also Ask
1. Apakah semua jenis ikan harus dibersihkan sisiknya?
Jawaban: Tidak semua, karena beberapa jenis ikan seperti lele dan patin tidak memiliki sisik yang perlu dikikis.
2. Apa alat terbaik untuk membersihkan sisik ikan?
Jawaban: Alat khusus pengikis sisik lebih praktis, tetapi punggung pisau dapur juga bisa digunakan dengan aman.
3. Bagaimana agar sisik tidak beterbangan saat dibersihkan?
Jawaban: Basahi ikan terlebih dahulu atau bersihkan di dalam baskom berisi air.
4. Apakah kulit ikan boleh terkelupas saat dikikis?
Jawaban: Sebaiknya tidak, karena kulit membantu menjaga tekstur dan rasa ikan saat dimasak.
5. Berapa lama ikan yang sudah dibersihkan bisa disimpan di kulkas?
Jawaban: Idealnya dimasak dalam waktu 1–2 hari agar kesegarannya tetap terjaga.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3032584/original/038431500_1580017394-IMG_20200126_072407.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4708873/original/094005700_1704683548-agus-dietrich-eUjufrdx_bM-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501507/original/031732700_1770936620-WhatsApp_Image_2026-02-08_at_15.54.53.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5498904/original/033548800_1770727086-photo-1695218258563-39afd70cb91b.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489830/original/079726400_1769935821-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476291/original/097507500_1768725283-SnapInsta.to_618139445_18372314815233629_2852049817435645816_n__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5459002/original/088498800_1767149927-sipmay.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5498833/original/068751400_1770721952-resep_telur_kukus_goreng_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500313/original/097375200_1770859885-gambar__6_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3147147/original/021071900_1591628473-065264200_1528439420-peesss__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5173148/original/022295400_1742816710-WhatsApp_Image_2025-03-24_at_18.44.22.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5499710/original/052491600_1770792705-gambar__43_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5499684/original/060708600_1770792542-Gemini_Generated_Image_fhmnxyfhmnxyfhmn.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500047/original/096846200_1770809335-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500686/original/040911800_1770873644-kue_ketan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4533820/original/083098900_1691709976-WhatsApp_Image_2023-08-11_at_05.09.55.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500787/original/098164500_1770877093-Gemini_Generated_Image_91xen691xen691xe.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500634/original/086376600_1770872556-Telur_Tahu_Kukus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3367094/original/006643300_1612332694-ron-barabash-qdoTFBJyBq0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3182465/original/079874000_1594963542-udang_0.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414818/original/029407400_1763352077-ATK_BOLA_Byon_Combat_Showbiz_6.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5355547/original/062886800_1758342840-Poster___Apple_Artwork_-_VOS_Jalinan_Terlarang_-_Poster_PertamaLandscape.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,45,600,0)/kly-media-production/medias/5405283/original/043379500_1762433088-Rinanda_Aprillya_Maharani__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390488/original/063405100_1761278709-Premier_League_2025-26_ATK_BOLA__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371305/original/003419200_1759646163-Pertaruhan_The_Series_3_-_Poster.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5387021/original/037655400_1761029122-photo-collage.png__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5389601/original/073125400_1761204287-Stasiun_Madiun.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5387070/original/097383000_1761030793-seblak2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5384652/original/007400700_1760812239-Tzuyu_TWICE.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5384080/original/091032400_1760743856-Pelaku_Joki_Toefl_di_Jember.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5286401/original/022817500_1752741530-pexels-nadin-sh-78971847-12288356.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5387429/original/053987300_1761041546-unnamed__80___2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5161764/original/086600400_1741847570-1741841423969_salah-satu-faktor-eksternal-penyebab-pelanggaran-ham-adalah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5387068/original/094497700_1761030404-ATK_Bolanet_BRI_SUPER_LEAGUE_JADWAL__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5215693/original/086342600_1746867749-Sambel_Welut_Pak_Sabar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5383334/original/061525500_1760671825-huang_zitao_nikah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3530051/original/024008300_1628001054-IG_apriantytami.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4651422/original/001356500_1700128636-sebastian-pena-lambarri-7i5HMCGupVw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4792987/original/077089700_1712130115-WhatsApp_Image_2024-04-03_at_14.25.59_eefdfb73.jpg)