Tren Fashion Tenis Makin Stylish, dari Lapangan hingga Gaya Sehari-hari

7 hours ago 9

Liputan6.com, Jakarta - Tren fashion tenis tengah bergerak ke arah yang lebih stylish. Busana yang dahulu dirancang terutama untuk menunjang performa di lapangan kini ikut mengikuti perkembangan gaya, mulai dari pilihan warna, potongan, hingga siluet yang lebih fashionable.

Perkembangan tersebut memperlihatkan batas antara pakaian olahraga dan busana kasual yang semakin tipis. Pemain tidak lagi hanya mempertimbangkan kemampuan material menyerap keringat atau mengikuti gerakan tubuh. Tampilan juga menjadi bagian dari pertimbangan ketika memilih outfit untuk bermain.

Yayuk Basuki, legenda tenis Indonesia yang pernah menempati peringkat ke-19 dunia nomor tunggal dan posisi ke-9 dunia nomor ganda, melihat penampilan memiliki peran tersendiri. "Penampilan sangat menentukan kepercayaan diri," sebutnya di acara pembukaan Wilson Brand House di Jakarta, Rabu, 9 September 2026.

Kepercayaan diri yang muncul dari pakaian, menurut Yayuk, bahkan dapat memengaruhi kondisi mental ketika menghadapi lawan. Penampilan yang meyakinkan membuat pemain merasa lebih siap memasuki pertandingan, sekaligus membangun kesan tersendiri di hadapan lawan.

Yayuk sendiri lebih menyukai rok tenis dengan potongan yang memberikan ruang gerak. Ia menghindari pakaian yang terlalu ketat. "Kalau saya enggak nyaman dengan (pakaian) ketat. Saya lebih nyaman dengan (busana) yang agak-agak longgar," imbuhnya.

Pilihan tersebut mencerminkan kebutuhan pemain untuk menemukan keseimbangan antara gaya dan fungsi. Pakaian yang terlihat menarik tetap harus memungkinkan tubuh bergerak leluasa saat melakukan servis, mengejar bola, maupun berpindah posisi dengan cepat.

Tak Hanya Memenuhi Kebutuhan On Court

Perubahan selera juga mendorong munculnya apparel yang tidak berhenti pada kebutuhan on court. Sejumlah busana mengadopsi karakter tenis melalui polo, rok, dan dress, tapi diolah secara lebih dekat dengan fashion sehingga dapat dikenakan setelah pertandingan atau dalam aktivitas sehari-hari.

Kecenderungan itu membuat konsep off court dan lifestyle semakin menonjol dalam perkembangan fashion tenis. Busana tidak lagi harus terlihat seperti perlengkapan olahraga ketika dikenakan di luar lapangan. Desain yang lebih fleksibel justru memungkinkan satu item digunakan dalam berbagai situasi.

Perkembangan koleksi juga berlangsung lebih cepat mengikuti perubahan tren. Warna dan model baru hadir secara berkala untuk menjawab selera konsumen yang semakin beragam.

"Di Wilson, setiap bulannya kami launch warna baru, setiap bulannya kami launch model baru. Jadi memang mengikuti trennya lagi ke mana," ujar Product Specialist Wilson Indonesia, Muhammad Zahran Guraputra.

Pendekatan yang Lebih Fashion

Arah tersebut terlihat dalam The Marta Dress, koleksi yang dikembangkan bersama petenis profesional Marta Kostyuk, atlet tenis profesional, sekaligus first 360 athlete Wilson sejak 2023. Busana itu dirancang dengan tampilan yang lebih menyerupai dress fashion, tapi tetap membawa kebutuhan teknis untuk bermain tenis.

"Kami desain Marta Dress sebenarnya untuk Marta, untuk tampil di lapangan, untuk chic but professional," jelas Zahran.

Material four-way stretch memberikan fleksibilitas ketika pemain bergerak, sementara fitur sweat wicking membantu mengelola keringat selama aktivitas. Kombinasi tersebut memungkinkan desain tetap fashionable tanpa mengorbankan fungsi ketika digunakan untuk bermain.

"Dress layaknya dress, bukan kayak dress olahraga, tapi kalau teman-teman pakai itu performance-nya bukan main," ujarnya.

Wilson Brand House

Perkembangan tren fashion tenis turut tercermin dari hadirnya ruang retail yang menawarkan pengalaman lebih luas bagi penggemar olahraga raket. Erajaya Active Lifestyle bersama Wilson meresmikan Wilson Plaza Indonesia sebagai gerai ke-14 dalam portofolio mereka.

Gerai ini memadukan pilihan produk dengan ruang yang memungkinkan konsumen berinteraksi lebih dekat dengan dunia racket sports. Wilson Plaza Indonesia menyediakan apparel, raket, sepatu, dan aksesori untuk kebutuhan tenis, padel, serta pickleball.

Fasilitas Trial Area memungkinkan pelanggan mencoba produk secara langsung, sementara Wilson Lounge menjadi ruang interaksi bagi komunitas. Konsep tersebut memperlihatkan bagaimana retail olahraga kini tidak hanya berfungsi sebagai tempat berbelanja.

Pengalaman mencoba produk, bertemu komunitas, dan mengeksplorasi gaya turut menjadi bagian dari perkembangan ekosistem olahraga raket di Indonesia.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |