Bocah 6 Tahun Jatuh di Area Bermain Jaring Jewel Changi Airport, Hidungnya Patah

1 day ago 9

Liputan6.com, Jakarta - Seorang bocah laki-laki berusia enam tahun mengalami patah hidung akibat terjatuh di wahana Walking Net di Canopy Park saat berkunjung ke Jewel Changi Airport selama liburan sekolah akhir tahun. Insiden itu terjadi pada 10 Desember 2025 ketika anak itu kehilangan keseimbangan saat berlari di atas jaring dan jatuh ke platform kayu.

Tergantung 25 meter di atas tanah, Walking Net memungkinkan pengunjung untuk berjalan di atasnya. Melansir AsiaOne, Rabu (7/1/2026), ia didampingi ibunya, yang hanya ingin diidentifikasi sebagai Anna, dan saudara laki-lakinya yang berusia sembilan tahun.

Ia mengatakan pada CNA bahwa ia tidak melihat putranya berlari, hanya mendapatinya saat terjatuh. Karenanya, ia tidak dapat bergegas untuk menangkapnya. Anna mengingat wajah putranya berlumuran darah, dengan staf segera memberi pertolongan pertama setelah insiden tersebut.

Ayah anak laki-laki itu, yang hanya ingin diidentifikasi sebagai Richard, mengatakan bahwa anaknya menderita luka robek di pangkal hidung. Bocah itu kemudian menjalani operasi patah tulang hidung keesokan harinya, lapor CNA.

"Pasti akan ada bekas luka, bekas luka permanen. Ia akan membawa bekas luka ini seumur hidupnya," kata Richard, menambahkan bahwa operasi tersebut membuat putranya mendapat lebih dari 30 jahitan. "Seandainya tepi-tepi keras lantai kayu itu tertutup dengan benar, cedera ini bisa dicegah," menurut dia.

Richard mengatakan, mereka awalnya pergi ke Rumah Sakit Umum Changi sebelum memindahkan putra mereka ke Rumah Sakit Wanita dan Anak KK karena waktu tunggu yang lama dan seriusnya cedera yang dialami, lapor Mothership.

Kata Jewel Changi Airport Development

Pada AsiaOne, juru bicara dari Jewel Changi Airport Development mengkonfirmasi insiden tersebut. Pihaknya mengatakan bahwa petugas Canopy Park Rangers mereka segera memberi pertolongan pertama terkait kejadian yang disayangkan tersebut.

Bantuan medis lebih lanjut ditawarkan di dalam bandara, tapi ditolak oleh orangtua anak tersebut. Juru bicara menambahkan, mereka prihatin terhadap anak yang terluka dan telah menghubungi keluarganya terkait insiden tersebut.

Menurut persyaratan tiket atraksi tersebut, semua anak yang memasuki Walking Net harus didampingi dan diawasi orang dewasa untuk memastikan mereka mematuhi pedoman keselamatan. Selain itu, anggota staf yang dikenal sebagai Ranger juga ditempatkan untuk membantu para tamu dan mengingatkan pedoman keselamatan pada pengunjung.

Peringatan Pengelola Walking Net

"Dalam kejadian ini, petugas taman telah beberapa kali mengingatkan kelompok anak-anak tersebut untuk tidak berlari saat berada di Walking Net, sebelum insiden yang tidak diinginkan itu terjadi," kata juru bicara tersebut.

Untuk memastikan pengalaman yang menyenangkan dan aman, semua pengunjung diimbau memperhatikan dan mematuhi pedoman keselamatan yang telah ditetapkan saat menggunakan wahana. Tidak hanya orang dewasa, para orangtua diminta membantu memastikan anak-anak mereka juga mengikuti aturan tersebut, kata Jewel.

"Pengunjung diharuskan mengikuti pengarahan keselamatan sebelum memasuki Walking Net, yang mencakup instruksi tentang perilaku yang tepat, termasuk tidak berlari atau bermain dengan gaduh, untuk memastikan pengalaman yang menyenangkan dan aman," kata juru bicara tersebut.

Investigasi Otoritas Bangunan dan Konstruksi Singapura

Menanggapi pertanyaan AsiaOne, Otoritas Bangunan dan Konstruksi Singapura (BCA) mengatakan bahwa mereka telah menginvestigasi dan memverifikasi bahwa wahana tersebut mematuhi persyaratan peraturan berdasarkan Undang-Undang Keselamatan Wahana Hiburan 2011 yang berlaku di negara tersebut.

Berdasarkan undang-undang yang dimaksud, operator diharuskan beroperasi sesuai prosedur yang ditentukan oleh perancang atau produsen. "Anak itu, yang berlari di atas jaring, kehilangan keseimbangan dan menabrak jalan setapak kayu," kata juru bicara tersebut.

Melansir laman Jewel Changi Aiport, Canopy Park, yang terletak di lantai paling atas Jewel, "menyambut anak-anak dan mereka yang berjiwa muda dengan berbagai atraksi bermain yang menarik." Di antara atraksinya adalah Walking Netyang menawarkan pengalaman berjalan di jaring setinggi 25 meter di atas tanah yang "memberi sensasi ringan."

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |