Liputan6.com, Jakarta - Diet merupakan salah satu resolusi yang paling banyak dilist oleh masyarakat Indonesia, agar memiliki kondisi tubuh yang lebih sehat dibanding tahun sebelumnya. Goalsnya adalah mencapai berat badan ideal dan membersihkan tubuh dari racun, sehingga harapan hidup dan semangat menjalankan aktivitas bisa muncul dan lebih terjaga.
Namun seringkali resolusi menjadi gagal karena target dan ekspektasi yang terlalu besar. Belum lagi padatnya kegiatan, sehingga kegiatan kecil seperti rajin ke tempat gym akhirnya tertunda dan diet serta detoks tubuh kembali gagal. Agar tak berujung terhadap penyesalan, cara terbaik yang mungkin bisa Anda coba adalah dengan mengkonsumsi jus sehat.
Ada banyak varian yang bisa dikonsumsi, namun yang paling baik adalah green juice alias jus dari sayuran hijau maupun kombinasi dengan buah. Dari sejumlah studi kesehatan, ditemukan fakta bahwa jus jenis ini membantu terjadinya perubahan mikrobiota usus, penurunan oksidasi lipid, dan peningkatan kelancaran aliran darah. Jika Anda tertarik, berikut Liputan6 bocorkan resepnya yang bisa dengan mudah dibuat sendiri di rumah, dihadirkan Kamis (8/1).
Resep Jus Detoks Hijau untuk Diet Awal Tahun 2026
Jus detoks atau green detoks juice ini menggunakan bahan-bahan hijau alami seperti bayam, selederi, apel, mentimun hingga tambahan jahe yang dikenal mampu mendukung proses pembersihan tubuh dan membantu program diet. Bayam memberikan klorofil dan antioksidan, yang berperan dalam detoksifikasi alami tubuh dengan membantu mengikat serta menghilangkan racun dan logam berat. Seledri membantu proses detoks alami, terutama dalam memperbaiki fungsi hati dan ginjal.
Untuk Apel hijau dikenal memiliki serat dan antioksidan, yang membantu detoksifikasi hati termasuk mendukung penurunan berat badan. Mentimun dengan kandungan air yang tinggi berperan dalam proses detoksifikasi tubuh dengan membantu membuang racun dan limbah dari sistem pencernaan. Jahe mendukung pencernaan, meningkatkan metabolisme, dan membantu proses pengeluaran racun dari dalam tubuh.
Merujuk laman National Library Of Medicine - National Center For Biotechnology Information dari Pemerintah Amerika Serikat, perpaduan bahan-bahan ini menciptakan minuman yang menyegarkan untuk tambahan nutrisi juga mengendalikan penyakit kardiovaskular. Berikut adalah takaran bahan yang diperlukan untuk membuat satu porsi jus detoks hijau ini:
- Bayam: 1 cangkir daun bayam segar (sekitar 50 gram).
- Seledri: 2 batang seledri (sekitar 60 gram).
- Apel: 1 buah apel hijau ukuran sedang (sekitar 150 gram).
- Mentimun: ½ buah mentimun ukuran sedang (sekitar 100 gram).
- Jahe: 1 ruas jahe segar (sekitar 2 cm atau 10 gram), dikupas.
Cara Membuat Jus Detoks Hijau
Proses pembuatan jus detoks hijau ini cukup sederhana dan dapat dilakukan dengan mudah di rumah menggunakan blender atau juicer. Persiapan bahan yang bersih dan segar merupakan langkah awal yang penting untuk memastikan kualitas dan manfaat nutrisi yang optimal dari jus yang dihasilkan.
Memastikan semua bahan dicuci bersih akan menghilangkan kotoran atau residu yang mungkin menempel pada permukaan buah dan sayur. Berikut adalah langkah-langkah pembuatan jus detoks hijau:
- Cuci bersih semua bahan, yaitu bayam, seledri, apel, dan mentimun, di bawah air mengalir.
- Kupas jahe dan potong-potong semua bahan menjadi ukuran yang lebih kecil agar mudah diproses oleh alat.
- Jika menggunakan juicer, masukkan bayam terlebih dahulu, kemudian lanjutkan dengan mentimun, apel, seledri, dan jahe.
- Jika menggunakan blender, masukkan semua bahan ke dalam blender. Tambahkan sedikit air matang (sekitar 50-100 ml) untuk membantu proses penghalusan.
- Haluskan semua bahan hingga mencapai konsistensi yang diinginkan. Jika ingin tekstur yang lebih halus tanpa ampas, saring jus menggunakan saringan halus atau kain tipis.
- Sajikan jus segera setelah dibuat untuk mendapatkan manfaat nutrisi yang maksimal.
Tips Penyajian agar Proses Detoks Tubuh Berhasil Menggunakan Jus Detoks Hijau
Penyajian jus detoks hijau ini bisa dengan mudah dilakukan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara optimal dalam mendukung proses detoksifikasi dan diet. Mengonsumsi jus segera setelah dibuat merupakan hal penting karena kandungan gizi dalam buah atau sayuran dapat menurun akibat oksidasi jika dibiarkan terlalu lama. Berikut adalah beberapa tips penyajian untuk memaksimalkan efektivitas jus detoks:
- Konsumsi jus segera setelah selesai dibuat. Oksidasi dapat mengurangi kandungan nutrisi dalam jus jika dibiarkan terlalu lama, sehingga kesegaran jus penting untuk manfaat maksimal.
- Sajikan jus dalam keadaan dingin. Anda dapat menambahkan es batu atau mendinginkan bahan-bahan sebelum diolah untuk mendapatkan sensasi yang lebih menyegarkan.
- Hindari menambahkan gula atau pemanis buatan lainnya. Rasa manis alami dari apel sudah cukup untuk memberikan rasa yang enak, dan penambahan gula dapat mengurangi efektivitas program diet dan detoks.
- Jika memungkinkan, jangan menyaring jus. Serat yang terkandung dalam ampas buah dan sayur penting untuk kesehatan pencernaan dan memberikan rasa kenyang lebih lama, yang mendukung program diet.
- Minum jus secara perlahan. Mengonsumsi jus dengan tenang memungkinkan tubuh menyerap nutrisi dengan lebih baik dan membantu proses pencernaan.
Alasan Mengapa Jus Detoks Hijau Berhasil untuk Diet dan Detoks Tubuh
Jus detoks hijau ini bekerja melalui beberapa mekanisme yang mendukung penurunan berat badan dan pembersihan tubuh. Kandungan serat yang tinggi dari bayam, seledri, apel, dan mentimun berperan penting dalam menjaga kesehatan pencernaan. Serat membantu melancarkan pergerakan usus, mencegah sembelit, dan mengikat racun serta limbah di saluran pencernaan untuk kemudian dikeluarkan dari tubuh. Proses ini mendukung fungsi detoksifikasi alami tubuh melalui sistem pencernaan yang sehat, yang merupakan kunci untuk membuang produk sampingan metabolisme yang tidak diinginkan.
Selain serat, jus ini kaya akan vitamin, mineral, dan antioksidan. Bayam, misalnya, merupakan sumber vitamin K, vitamin A, vitamin C, dan folat yang penting untuk fungsi tubuh optimal, serta memiliki sifat detoksifikasi berkat kandungan klorofilnya. Antioksidan dalam bahan-bahan seperti apel dan jahe membantu melawan radikal bebas, yang dapat merusak sel dan berkontribusi pada berbagai masalah kesehatan, termasuk penambahan berat badan. Nutrisi ini juga mendukung fungsi hati dan ginjal, organ utama dalam proses detoksifikasi tubuh.
Kandungan air yang tinggi, terutama dari mentimun, membantu menjaga hidrasi tubuh. Hidrasi yang cukup penting untuk semua fungsi tubuh, termasuk sirkulasi darah, pencernaan, dan pengaturan suhu tubuh, serta membantu pembuangan racun dari tubuh. Jahe juga berkontribusi pada peningkatan metabolisme dan efek termal tubuh, yang membantu pembakaran lemak. Kombinasi nutrisi ini tidak hanya membantu membersihkan tubuh tetapi juga memberikan rasa kenyang lebih lama, mengurangi keinginan makan berlebihan, dan mendukung metabolisme yang sehat, sehingga efektif untuk program diet.
Apakah Boleh Dicampur dengan Gula Atau Pemanis Lainnya?
Menambahkan gula atau pemanis buatan ke dalam jus detoks hijau ini tidak disarankan. Tujuan utama dari jus ini adalah untuk mendukung detoksifikasi dan diet, dan penambahan gula dapat menghambat pencapaian tujuan tersebut. Gula tambahan dapat meningkatkan asupan kalori secara signifikan, yang bertentangan dengan prinsip diet untuk mengurangi kalori.
Konsumsi gula berlebihan juga dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah. Lonjakan ini dapat diikuti oleh penurunan energi yang cepat, memicu rasa lapar lebih cepat, dan meningkatkan keinginan untuk mengonsumsi makanan manis lainnya. Hal ini dapat mengganggu upaya tubuh untuk menstabilkan kadar gula darah dan menghambat proses pembakaran lemak, yang merupakan bagian penting dari program diet.
Untuk menjaga rasa jus tetap enak tanpa tambahan gula, Anda dapat mengandalkan rasa manis alami dari apel. Apel hijau memberikan rasa manis yang cukup dan juga serat yang membantu mengontrol kadar gula darah. Jika Anda merasa perlu sedikit rasa manis tambahan, pertimbangkan untuk menambahkan sedikit madu alami, namun tetap dalam jumlah yang terbatas, atau menggunakan buah lain yang memiliki rasa manis alami yang kuat seperti buah beri, meskipun ini akan mengubah komposisi resep asli.
Kapan Waktu yang Tepat untuk Mengkonsumsinya?
Waktu konsumsi jus detoks hijau ini dapat memengaruhi efektivitasnya dalam mendukung program diet dan detoksifikasi. Pagi hari merupakan waktu yang ideal untuk mengonsumsi jus ini, terutama sebelum sarapan, saat perut masih kosong. Pada kondisi perut kosong, tubuh dapat menyerap nutrisi dari jus dengan lebih cepat dan maksimal, karena sistem pencernaan belum bekerja keras untuk mencerna makanan padat.
Mengonsumsi jus di pagi hari juga dapat membantu memulai metabolisme tubuh dan memberikan energi alami untuk aktivitas sehari-hari. Selain itu, jus ini dapat membantu tubuh tetap terhidrasi setelah semalaman beristirahat. Beberapa ahli menyarankan untuk mengonsumsi jus sekitar 30-60 menit sebelum makan siang atau makan malam.
Konsumsi jus sebelum makan besar dapat membantu memberikan efek kenyang lebih lama karena kandungan seratnya, sehingga dapat mengurangi porsi makan dan mencegah makan berlebihan. Namun, penting untuk diingat bahwa jus detoks bukan pengganti makanan utama dan harus menjadi bagian dari pola makan sehat dan seimbang.
Imbangi dengan Pola Makan Seimbang dan Olahraga
Keberhasilan program detoksifikasi dan diet tidak hanya bergantung pada konsumsi jus detoks semata, melainkan memerlukan pendekatan holistik yang mencakup berbagai aspek gaya hidup. Jus detoks hijau ini merupakan alat pendukung, bukan solusi tunggal. Untuk mencapai hasil yang optimal, penting untuk mengintegrasikannya dengan pola makan yang seimbang dan aktivitas fisik yang teratur.
Pola makan yang seimbang berarti mengonsumsi makanan utuh yang kaya nutrisi, seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian utuh, protein tanpa lemak, dan lemak sehat. Hindari makanan olahan, makanan tinggi gula, dan makanan cepat saji yang dapat membebani sistem pencernaan dan menambah beban racun pada tubuh. Memastikan asupan serat yang cukup dari makanan padat juga penting untuk menjaga kesehatan pencernaan dan mendukung proses detoksifikasi alami tubuh.
Selain pola makan, aktivitas fisik teratur juga berperan penting. Olahraga membantu meningkatkan sirkulasi darah, memicu keringat yang merupakan salah satu cara tubuh mengeluarkan racun, dan mendukung metabolisme yang sehat. Tidur yang cukup dan berkualitas juga tidak kalah penting, karena tubuh melakukan banyak proses perbaikan dan detoksifikasi saat beristirahat. Mengelola stres juga merupakan bagian integral dari gaya hidup sehat, karena stres dapat memengaruhi fungsi pencernaan dan metabolisme.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik
Q: Berapa lama sebaiknya mengonsumsi jus detoks ini untuk melihat hasilnya?
A: Durasi konsumsi jus detoks dapat bervariasi, namun beberapa program detoksifikasi menyarankan konsumsi rutin selama satu hingga tiga hari.
Q: Apakah jus detoks ini bisa menggantikan makanan utama?
A: Jus detoks tidak boleh menggantikan makanan utama dan harus dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan sehat.
Q: Apa saja tanda-tanda detoksifikasi tubuh berhasil?
A: Tanda-tanda detoksifikasi yang berhasil dapat meliputi peningkatan energi dan pencernaan yang lebih lancar.
Q: Apakah ada efek samping dari minum jus detoks?
A: Beberapa orang mungkin mengalami efek samping ringan seperti sakit kepala atau perubahan pola buang air besar.
Q: Bisakah ibu hamil atau menyusui mengonsumsi jus detoks ini?
A: Ibu hamil atau menyusui sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum memulai program detoksifikasi.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311690/original/052932300_1754892480-20250811-Budidaya_Maggot-MER_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3259995/original/098160800_1602042764-87586083_3397118293637748_8645089942205224914_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4871920/original/053265300_1719116844-Sepiring_babat_gongso_pedas._Liputan6.comIGdapur_mamaalba.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468490/original/022513800_1767952907-093762500_1439802470-foodsoe1pinterest.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468453/original/037223800_1767951649-unnamed-70.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468428/original/040401200_1767950328-unnamed-60.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3192744/original/029648100_1595932249-1199555-1000xauto-resep-asinan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468209/original/007693900_1767944406-sup_tetelan_sapi5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5467888/original/043655600_1767933858-Ayam_Panggang_Ny._Anggraini_Klaten__Google_Maps_iki_ste_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4913360/original/055090700_1723178933-pexels-nonik-yench-3589897-5925735.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5467695/original/009362000_1767927673-gigi_hadid.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468136/original/001185500_1767942240-058696300_1748420142-Kentang_rebus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4935168/original/040304400_1725339967-Sepiring_babat_gongso_pedas_mercon.__Liputan6.comIGdewi.yuliana23_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465627/original/065775100_1767772672-Screenshot__122_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5467847/original/077736700_1767933057-Usus_Bumbu_Kuning.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5467836/original/002799100_1767932532-kari_ayam3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5467237/original/053234400_1767867177-kendall.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5467632/original/006630100_1767925617-000_89ZZ4K6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5467558/original/060911100_1767922294-HL.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3426562/original/081507200_1618217207-fire-3792951_640.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5373357/original/048602800_1759820171-SnapInsta.to_560669028_18535972480043602_4721668802629419488_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4763684/original/016326400_1709707430-kereta_api_nataru.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414818/original/029407400_1763352077-ATK_BOLA_Byon_Combat_Showbiz_6.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371768/original/035487700_1759720376-2024-04-09.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1754987/original/026621500_1509348143-20171030-Vietnam-Adit1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5360651/original/024353600_1758712937-SnapInsta.to_549127995_18051123983556714_494170281947543192_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347525/original/083062600_1757675276-SnapInsta.to_543107841_18526684450015278_5485787036975048528_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5355547/original/062886800_1758342840-Poster___Apple_Artwork_-_VOS_Jalinan_Terlarang_-_Poster_PertamaLandscape.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4544161/original/099781700_1692463898-WhatsApp_Image_2023-08-19_at_10.23.31_PM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5350664/original/027185300_1758004811-Screenshot_2025-09-16_133834.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,45,600,0)/kly-media-production/medias/5405283/original/043379500_1762433088-Rinanda_Aprillya_Maharani__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4918754/original/030969800_1723694238-cimahi.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5348639/original/004944200_1757841924-Screenshot_2025-09-14_162436.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5352627/original/038329600_1758105491-unnamed__30___1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363725/original/098536500_1758960184-unnamed__35_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371271/original/098149800_1759644548-unnamed__48_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5373631/original/044574800_1759826535-unnamed__57_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1474388/original/004496700_1484626501-IMG_20170110_123013.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/4836979/original/089302800_1716174604-20240519BL_Stadion_Batakan_20.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390488/original/063405100_1761278709-Premier_League_2025-26_ATK_BOLA__2_.jpg)