Liputan6.com, Jakarta - Sebuah tas kulit yang diklaim terbuat dari sel Tyrannosaurus Rex (T-Rex) gagal terjual saat pelelangan pada 11 Juni 2026. Menurut rumah lelang Drouot di Paris, alasannya karena penawaran jauh di bawah ekspektasi.
Mengutip AFP, Rabu (17/6/2026), rumah lelang Giquello sebelumnya mempromosikan karya tersebut dengan ekspektasi terjual lebih dari USD 500 ribu (sekitar Rp 8,9 miliar), tetapi penawaran yang diajukan hampir tidak mencapai USD 150.000 (sekitar Rp 2,7 miliar), kata rumah lelang Drouot tempat penjualan berlangsung.
Tas kulit T-Rex itu pertama kali diperkenalkan di Museum Art Zoo di Amsterdam pada awal April 2026. Pembuatnya menyatakan bahwa material tas terbuat dari jejak kolagen dari tulang paha T-Rex yang ditemukan di negara bagian Montana, Amerika Serikat (AS), 25 tahun lalu.
"Dalam beberapa tahun terakhir, kami telah mengembangkan teknik – bioteknologi yang memungkinkan kami untuk menginstruksikan kultur sel untuk menghasilkan, bisa dibilang, kulit T-Rex asli di laboratorium," kata Iacopo Briano, seorang ahli paleontologi yang terkait dengan penjualan tersebut, baru-baru ini.
Ia mencatat bahwa bahan tersebut berbeda dari kulit vegan, yang sebagian besar terbuat dari plastik. "Bahan tersebut berasal dari kultur sel, jadi 100 persen kulit. Dan pada saat yang sama, bahan tersebut berasal dari hewan yang telah punah 67 juta tahun yang lalu," ia menjelaskan.
Karena tidak ada preseden yang bisa dijadikan acuan, Alexandre Giquello, yang rumah lelangnya menyelenggarakan penjualan tersebut, menjelaskan bahwa mereka harus 'menentukan harga' yang mencerminkan baik jumlah investasi yang dibutuhkan untuk membuat tas tersebut maupun kelangkaannya. Giquello memperkirakan nilainya antara 300 ribu euro--500 ribu euro (sekitar Rp 6,2 miliar--Rp 10,3 miliar).
Proses Pembuatan Kulit T-Rex
Melansir laman Robb Report, kulit T-Rex itu dikembangkan agensi kreatif VML yang juga pernah turut menciptakan Mammoth Meatball pada 2023. Lembaga itu bekerja sama dengan Organoid Company dan Lab-Grown Leather. Tim tersebut mengatakan bahwa kulit ini direkayasa menggunakan kolagen dinosaurus yang direkonstruksi dan diwujudkan tanpa menyakiti satu pun hewan.
Para ilmuwan memulai dengan mengekstrak urutan kolagen fosil dari fosil T-Rex, kemudian merekonstruksi informasi genetik yang tersisa untuk membentuk cetak biru kolagen yang lengkap. Mereka memanfaatkan hasil penelitian tim yang dipimpin ahli paleontologi Mary Higby Schweitzer yang mengaku berhasil mengidentisikasi sisa jaringan lunak, termasuk fragmen protein, di dalam tulang tersebut.
Mengutip DW, menurut makalah pra-publikasi yang ditulis Thomas Mitchell dan Ernst Wolvetang, pendiri The Organoid Company yang turut mengembangkan kulit hasil rekayasa laboratorium tersebut, proyek tas di Amsterdam menggunakan data dari temuan di Montana itu.
Diolah Brand Fesyen di Berlin
DNA yang sepenuhnya disintesis ini dimasukkan ke dalam sel hewan 'pembawa' yang tidak diketahui identitasnya untuk menghasilkan kolagen yang kemudian diubah menjadi kulit. "Ini seperti memiliki sebuah teka-teki, tetapi Anda hanya memiliki beberapa keping, lalu harus melengkapi sisanya," kata Mitchell dalam sebuah video di Instagram.
Tim tersebut mengatakan bahwa material yang dihasilkan 'secara struktural identik dengan kulit tradisional', tetapi dapat dilacak, dapat terurai secara hayati, bebas kekejaman terhadap hewan, dan ramah lingkungan. Kulit T-Rex kemudian dikirim ke spesialis pakaian teknologi Enfin Levé untuk diubah menjadi tas tangan.
Enfin Levé didirikan oleh desainer Polandia Michal Hadas. Label yang berbasis di Berlin ini mengkhususkan diri dalam pembuatan pakaian berkinerja tinggi dengan kain teknis yang inovatif, sehingga sangat cocok untuk proyek ini.
Produk akhirnya menampilkan warna biru kehijauan yang mencolok, siluet ramping dan bersudut, serta tiga sayatan dekoratif yang sedikit mirip dengan bekas cakaran dinosaurus. Sulit untuk mengkategorikannya sebagai 'tas mewah', mengingat kita tidak dapat memeriksa kualitas atau hasil akhirnya.
Diragukan Para Ahli Paleontologi Lainnya
Sulit juga untuk mengatakan "Kulit T-Rex" adalah istilah yang tepat untuk material tersebut, dengan beberapa ilmuwan di luar proyek menyatakan skeptis tentang istilah tersebut karena hewan lain dibutuhkan untuk memproduksinya. Ahli paleontologi vertebrata Belanda, Melanie During dari Vrije Universiteit Amsterdam salah satunya.
Ia menyatakan kepada Reuters bahwa kolagen hanya dapat bertahan di tulang dinosaurus sebagai jejak yang terfragmentasi, yang tidak dapat digunakan untuk menciptakan kembali kulit atau bahan kulit T-rex. Namun demikian, urutan kolagen T. Rex kuno tersebut merupakan bagian intrinsik dari kulit baru ini.
Jan Dekker, peneliti pascadoktoral dari Universitas Turin, juga meragukannya. Ia merupakan peneliti yang mendalami paleoproteomik, cabang ilmu yang mempelajari protein dari sisa-sisa organisme purba.
"Batas waktu yang selama ini kami gunakan untuk memperkirakan berapa lama protein dapat bertahan baru-baru ini diperpanjang menjadi sekitar 20 juta tahun dalam kondisi yang sangat luar biasa." Sementara, T-Rex telah punah lebih dari tiga kali lebih lama dari batas tersebut. Karena itu, Dekker tidak percaya tas tersebut mengandung material dinosaurus asli.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390612/original/051505400_1761284873-americano.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8261339/original/085272700_1781696701-Rekomendasi_Warmindo_Enak_di_Jakarta.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5103911/original/019441200_1737500040-WhatsApp_Image_2025-01-22_at_05.31.22.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511515/original/029707400_1771911408-Gemini_Generated_Image_p74v3ip74v3ip74v.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8261340/original/038604200_1781696815-17001296070026750364.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1542783/original/040544100_1490080493-20170320-keraton_surakarta-kisruh-solo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5567194/original/007339900_1777269572-Rendang_frozen_minang.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5232510/original/001726200_1748240487-WhatsApp_Image_2025-05-26_at_13.09.18_7be53d69.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5166826/original/048239300_1742286649-063_2187235478.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5175753/original/053966900_1743047155-donut.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5741786/original/045146200_1778639318-KUe_Bugis_Mandi_Ketan.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8261156/original/009644500_1781686821-AZKO_BOOM_SALE_Kembali_Hadir__Bawa_Kabar_Baik_untuk_Wujudkan_Hidup_Lebih_Berkualitas.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3066266/original/074440600_1583207350-airbus-742843_960_720.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4543791/original/077857500_1692435089-Snapseed_4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8261100/original/049987500_1781680223-063_1389948543.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8261032/original/062026900_1781675525-15664428204622953841.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7743338/original/045202300_1780550571-f05f3280-6a4f-4c2b-a4b4-11ca80b1f55f.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5328593/original/032650200_1756261730-063_2196122888.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4264344/original/074790200_1671288239-photo__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8260752/original/063134000_1781658149-g-dragon_piala_dunia.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5484152/original/054897800_1769414667-Gemini_Generated_Image_px7w5npx7w5npx7w.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516283/original/012128900_1772274598-WhatsApp_Image_2026-02-27_at_19.33.04.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518622/original/086723800_1772514079-cropped-4c856ac0-ea24-40bb-a37b-540c0d601eeb.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535189/original/057591700_1773942599-Depositphotos_271642688_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5507531/original/074154500_1771496622-Depositphotos_466976098_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533834/original/068860100_1773784980-WhatsApp_Image_2026-03-18_at_03.05.55.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526523/original/079569800_1773124602-181773-2__Dok._Destination_New_South_Wales___1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5530503/original/013584800_1773455795-Tepung_Terigu_Matang_Disangrai.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/975038/original/008493200_1441187509-1_jogjareview_net.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3522657/original/065387600_1627377386-bendera.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533047/original/026098100_1773720855-ginjal__2_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5508830/original/006980600_1771618006-IMG-20260221-WA0001.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5521606/original/011968200_1772694581-unnamed_-_2026-03-05T135903.240.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527653/original/046595100_1773209806-WhatsApp_Image_2026-03-11_at_11.24.13.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5512483/original/085737900_1771981557-IMG-20260224-WA0053.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517728/original/058219800_1772438128-ruam_campak_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4378255/original/070392100_1680235430-luisa-brimble-aFzg83dvnAI-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5508582/original/075041300_1771579697-ChatGPT_Image_20_Feb_2026__16.27.27.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527628/original/088045100_1773208952-taruna_idul_fitri.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1622111/original/030016800_1497325545-telor-ceplok-673x373px.jpg)