Resep Ayam Pedas Khas Banyuwangi, Gurih Santan dan Rempah Melimpah Bikin Ketagihan

12 hours ago 9

Liputan6.com, Jakarta - Ayam pedas khas Banyuwangi dikenal memiliki cita rasa yang kuat, kaya rempah, dan sensasi pedas yang menggugah selera. Berbeda dengan olahan ayam pedas dari daerah lain, masakan khas ujung timur Pulau Jawa ini sering memadukan cabai, bawang, terasi, serta berbagai bumbu tradisional yang menghasilkan rasa gurih, pedas, dan sedikit aroma khas yang menggoda. Tak heran jika hidangan ini menjadi salah satu favorit masyarakat Banyuwangi maupun para wisatawan yang berkunjung ke daerah tersebut.

Kabar baiknya, kelezatan ayam pedas khas Banyuwangi juga bisa dihadirkan di rumah dengan bahan-bahan yang mudah ditemukan. Proses memasaknya relatif sederhana, namun tetap menghasilkan rasa autentik yang cocok disantap bersama nasi hangat. Artikel ini akan membahas resep ayam pedas khas Banyuwangi lengkap dengan langkah-langkah pembuatannya agar hasilnya lezat, meresap, dan bikin tambah nasi.

Resep Ayam Pedas Khas Banyuwangi

Bahan Utama

  • 1 ekor ayam kampung (700 gram–1 kg), potong sesuai selera
  • 750 ml santan encer
  • 200 ml santan kental
  • 2 lembar daun salam
  • 5 lembar daun jeruk
  • 2 batang serai, memarkan
  • 1 ruas lengkuas, memarkan
  • Garam secukupnya
  • Gula pasir secukupnya
  • Penyedap rasa secukupnya (opsional)
  • Minyak goreng untuk menumis

Bumbu Halus

  • 10 siung bawang merah
  • 5 siung bawang putih
  • 20–30 buah cabai rawit merah (sesuaikan tingkat kepedasan)
  • 2 buah cabai merah besar
  • 4 butir kemiri, sangrai
  • 1 ruas jahe
  • 1 ruas kunyit, bakar sebentar
  • 1 sendok teh ketumbar
  • 1/2 sendok teh merica
  • 1/4 sendok teh jintan
  • 1 sendok teh terasi bakar (opsional)

Cara Membuat Resep Ayam Pedas Khas Banyuwangi

  1. Cuci bersih ayam yang telah dipotong-potong. Untuk mendapatkan aroma khas Banyuwangi yang lebih kuat, bakar atau panggang ayam sebentar hingga permukaannya sedikit gosong. Sisihkan.
  2. Goreng sebentar bawang merah, bawang putih, cabai, dan kemiri hingga layu. Setelah itu, haluskan bersama jahe, kunyit, ketumbar, merica, jintan, dan terasi bakar hingga benar-benar lembut.
  3. Panaskan sedikit minyak dalam wajan. Tumis bumbu halus bersama daun salam, daun jeruk, serai, dan lengkuas hingga harum, matang, dan mengeluarkan aroma rempah yang kuat.
  4. Masukkan potongan ayam ke dalam tumisan bumbu. Aduk hingga seluruh permukaan ayam terbalut bumbu dan berubah warna.
  5. Tuangkan santan encer, lalu masak dengan api sedang hingga mendidih. Tambahkan garam, gula pasir, dan penyedap rasa secukupnya. Aduk sesekali dan masak hingga ayam mulai empuk.
  6. Setelah ayam empuk, masukkan santan kental sambil terus diaduk perlahan agar santan tidak pecah.
  7. Kecilkan api, lalu masak hingga kuah mengental dan bumbu meresap sempurna ke dalam daging ayam. Koreksi rasa sesuai selera.
  8. Angkat dan sajikan ayam pedas khas Banyuwangi selagi hangat bersama nasi putih, lalapan, dan sambal untuk cita rasa yang lebih nikmat.

Tips Memaksimalkan Kelezatan dan Tingkat Kepedasan

Untuk menghasilkan Ayam Pedas Khas Banyuwangi yang lezat dan otentik, beberapa tips dapat diterapkan. Pemilihan ayam kampung segar sangat dianjurkan karena cenderung lebih beraroma dan kenyal, memberikan hasil tekstur dan rasa yang lebih autentik. Membakar ayam terlebih dahulu juga akan memberikan aroma khas yang unik dan memperkaya rasa masakan.

Tingkat kepedasan dapat disesuaikan dengan selera masing-masing; jangan ragu untuk mengatur jumlah cabai rawit. Menambahkan cabai rawit utuh saat memasak dapat mengeluarkan aroma pedas maksimal tanpa membuat hidangan terlalu pedas di lidah. Kualitas santan juga memegang peranan penting; pastikan santan tidak terlalu encer agar kaldu ayam lebih meresap dan memberikan efek creamy yang gurih.

Proses menumis bumbu halus harus dilakukan dengan sedikit minyak hingga harum sebelum memasukkan ayam dan santan. Ini penting agar aroma dan rasa bumbu keluar secara optimal. Bumbu aromatik seperti serai dan daun jeruk juga dapat ditambahkan untuk menambah kesegaran dan kedalaman rasa. Selalu koreksi rasa saat memasak dengan menyesuaikan garam, gula, dan lada. Penambahan lada bubuk dan kaldu bubuk secukupnya dapat memperkuat rasa gurih sekaligus menyamarkan rasa amis ayam. Sebagai pelengkap, hidangan ini paling enak disajikan dengan nasi hangat dan lalapan segar.

Pertanyaan Umum Seputar Topik

1. Apakah harus menggunakan ayam kampung?

Tidak harus, tetapi ayam kampung memberikan tekstur dan cita rasa yang lebih khas dibanding ayam broiler.

2. Bisakah tingkat kepedasan disesuaikan?

Bisa. Jumlah cabai rawit dapat dikurangi atau ditambah sesuai selera.

3. Mengapa santan dimasukkan dua tahap?

Santan encer digunakan untuk memasak ayam hingga empuk, sedangkan santan kental ditambahkan di akhir agar kuah lebih gurih dan tidak mudah pecah.

4. Apakah ayam perlu dibakar terlebih dahulu?

Tidak wajib, tetapi membakar ayam sebentar dapat memberikan aroma smoky yang khas dan membuat rasanya lebih kaya.

5. Berapa lama ayam pedas Banyuwangi dimasak?

Umumnya sekitar 45–60 menit, tergantung jenis ayam yang digunakan dan tingkat keempukan yang diinginkan.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |