Resep Tengkleng Kambing Rumahan yang Gurih dan Kaya Rempah, Lengkap Tips Anti Perengus

10 hours ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Resep tengkleng kambing rumahan yang gurih dan kaya rempah banyak dicari. Tengkleng kambing merupakan hidangan tradisional khas Nusantara dengan cita rasa gurih, pedas, dan kaya rempah yang memikat selera. Kuliner ini memiliki akar sejarah kuat di Kota Solo, Jawa Tengah, sehingga menjadi salah satu sajian favorit di berbagai kesempatan.

Berbeda dari gulai kambing yang menggunakan santan kental, tengkleng memiliki kuah yang lebih ringan dan encer. Meski demikian, rasanya tetap pekat karena kaya bumbu dan rempah.

Keunikan tengkleng juga terletak pada sejarahnya yang lahir dari kreativitas masyarakat Solo pada masa kolonial. Hidangan ini awalnya diolah dari bagian kambing sisa, namun kemudian berkembang menjadi sajian istimewa dan ikon kuliner daerah. Berikut resep tengkleng kambing rumahan yang gurih dan kaya rempah, dilansir Liputan6.com dari berbagai sumber, Rabu (17/6).

Sejarah dan Filosofi di Balik Tengkleng Solo

Sejarah tengkleng dipercaya bermula pada masa kolonial Belanda sekitar awal abad ke-20. Pada era tersebut, daging kambing berkualitas tinggi umumnya hanya dapat dinikmati oleh kalangan bangsawan, pejabat kolonial, atau orang-orang berada.

Akibatnya, masyarakat biasa hanya memperoleh bagian-bagian yang tersisa seperti tulang, kepala, kaki, jeroan, dan bagian lain yang kurang diminati. Namun, dengan kecerdikan dan kreativitas, masyarakat Solo berhasil mengolah sisa-sisa bagian kambing ini menggunakan berbagai rempah, menghasilkan kuah gurih yang mampu mengeluarkan cita rasa dari tulang-tulang tersebut.

Nama "tengkleng" diyakini berasal dari bunyi "kleng-kleng" yang muncul saat tulang kambing disajikan di piring seng dan dipukul sendok ketika disantap. Hidangan ini kini tidak hanya sekadar sajian lezat, melainkan juga simbol perjuangan dan daya cipta rakyat yang tetap lestari di warung-warung tradisional Solo.

Resep Tengkleng Kambing Rumahan yang Gurih dan Kaya Rempah

Bahan-bahan

Bahan utama:

  • 500–750 gram tulang dan daging iga kambing 
  • 1,5–2 liter air 
  • 1000 ml santan (opsional, bisa diganti air untuk kuah lebih bening) 

Bumbu halus:

  • 8–12 siung bawang merah 
  • 4–6 siung bawang putih 
  • 3–7 buah cabai merah 
  • Cabai rawit merah (sesuai selera) 
  • 3–5 butir kemiri sangrai 
  • ½–1 sdt ketumbar 
  • ½ sdt jintan 
  • ½ sdt merica bubuk 
  • ½–2 cm kunyit bakar 
  • 2 cm jahe 
  • 1 sdt garam 
  • 1 sdt gula pasir atau gula merah 

Bumbu cemplung:

  • 2–3 lembar daun salam 
  • 2–6 lembar daun jeruk 
  • 1–2 batang serai, memarkan 
  • 1–2 ruas lengkuas, memarkan 
  • 3–5 butir cengkeh 
  • 1–4 butir kapulaga 
  • 1 batang kecil kayu manis (opsional) 

Pelengkap:

  • 1 sdt air asam jawa (opsional) 
  • Cabai rawit utuh (sesuai selera) 
  • Bawang merah goreng 
  • Daun bawang iris 

Cara Membuat:

  1. Rebus tulang dan daging kambing hingga empuk dan kotorannya keluar, lalu buang air rebusan pertama jika perlu. 
  2. Haluskan semua bumbu halus, kemudian tumis hingga harum dan matang. 
  3. Masukkan bumbu tumis ke dalam rebusan daging, aduk rata. 
  4. Tambahkan bumbu cemplung seperti daun salam, daun jeruk, serai, lengkuas, cengkeh, kapulaga, dan kayu manis. 
  5. Tuang air atau santan, lalu masak dengan api kecil hingga bumbu meresap dan kuah menyusut.
  6. Tambahkan garam, gula, air asam jawa, dan cabai rawit utuh sesuai selera.
  7. Koreksi rasa, masak hingga tengkleng benar-benar empuk dan beraroma kuat.
  8. Sajikan hangat dengan taburan bawang merah goreng dan irisan daun bawang. 

Langkah Demi Langkah Memasak Tengkleng yang Gurih dan Empuk

Bersihkan tulang dan daging kambing lalu tiriskan. Untuk mengurangi aroma perengus, lumuri daging dengan nanas parut selama 40 menit atau beri air jeruk nipis, kemudian bilas bersih dan rebus sebentar hingga kotoran serta busa muncul di permukaan lalu buang busanya.

Haluskan semua bumbu, kemudian tumis dengan sedikit minyak goreng atau minyak samin hingga harum dan matang. Masukkan lengkuas, serai, daun salam, daun jeruk, cengkeh, kapulaga, serta kayu manis jika digunakan, lalu tumis hingga layu dan aromanya keluar.

Masukkan tulang dan daging kambing ke dalam tumisan bumbu, aduk hingga berubah warna, lalu tambahkan air atau santan, gula merah, garam, dan air asam jawa. Masak dengan api kecil selama sekitar 1–1,5 jam atau 30–45 menit menggunakan presto hingga empuk dan meresap, kemudian masukkan cabai rawit utuh, koreksi rasa, dan sajikan dengan taburan bawang merah goreng.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Resep Tengkleng Kambing Rumahan

1. Apa perbedaan utama tengkleng kambing dengan gulai kambing?

Perbedaan utama terletak pada kuahnya; tengkleng memiliki kuah yang lebih encer namun tetap kaya rasa dan bumbu, sedangkan gulai cenderung menggunakan santan lebih pekat.

2. Bagaimana sejarah munculnya hidangan tengkleng kambing?

Sejarah tengkleng dipercaya bermula pada masa kolonial Belanda sekitar awal abad ke-20, ketika daging kambing berkualitas tinggi hanya untuk bangsawan. Masyarakat biasa mengolah sisa-sisa bagian kambing seperti tulang dan jeroan dengan rempah-rempah, menciptakan hidangan gurih ini.

3. Bagaimana cara memilih daging kambing yang baik untuk tengkleng?

Pilih bagian tulang yang masih memiliki cukup daging, seperti iga atau leher. Daging harus segar, berwarna merah cerah, tidak berbau menyengat, serta memiliki tekstur kenyal dan padat.

4. Bagaimana cara mengurangi bau perengus pada daging kambing saat membuat tengkleng?

Untuk mengurangi bau perengus, daging dapat dilumuri nanas parut selama 40 menit lalu dibilas bersih, atau kucuri dengan air jeruk nipis dan remas sebentar sebelum dibilas. Selain itu, merebus daging sebentar untuk membuang kotoran dan busa juga membantu.

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |