Liputan6.com, Jakarta - Setiap 21 Mei, dunia memperingati Hari Teh Internasional, sebuah momen untuk merayakan warisan budaya, manfaat kesehatan, serta pentingnya teh bagi perekonomian global. Peringatan ini juga menjadi pengingat akan pentingnya mewujudkan produksi teh yang berkelanjutan, mulai dari ladang hingga cangkir, agar manfaatnya bagi manusia, budaya, dan lingkungan dapat terus dirasakan dari generasi ke generasi.
Hari Teh Internasional ditetapkan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 2019. Penetapannya bertujuan untuk meningkatkan kesadaran global tentang pentingnya teh dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus mendorong praktik produksi dan konsumsi teh yang lebih berkelanjutan.
Melansir Grace Farms Tea & Coffe, Kamis (21/5/2026), teh merupakan salah satu minuman terpopuler di dunia. Diperkirakan hampir tiga miliar cangkir teh dikonsumsi setiap hari oleh masyarakat di berbagai negara. Minuman ini dibudidayakan di lebih dari 70 negara dan menjadi sumber penghasilan utama bagi jutaan orang, khususnya mereka yang bekerja di sektor pertanian dan perkebunan.
Selain bernilai ekonomi tinggi, teh juga menyimpan sejarah panjang. Minuman ini dipercaya berasal dari Tiongkok lebih dari 5.000 tahun lalu, sebelum kemudian menyebar ke berbagai wilayah Asia seperti India dan Sri Lanka, hingga akhirnya diperkenalkan ke Eropa dan Amerika. Sejak saat itu, teh menjadi bagian dari tradisi dan budaya di berbagai belahan dunia.
Selama berabad-abad, teh telah dinikmati oleh banyak orang dari berbagai latar budaya. Minuman ini identik dengan momen relaksasi, kenyamanan, serta kebersamaan. Teh juga dikenal mengandung antioksidan yang dapat membantu melindungi tubuh dari berbagai penyakit, sehingga kerap dianggap sebagai salah satu minuman yang baik untuk kesehatan.
Tantangan Industri Teh Dunia
Peringatan Hari Teh Internasional merupakan respons terhadap berbagai tantangan yang dihadapi industri teh dunia, terutama terkait isu keberlanjutan. Di balik popularitas teh sebagai salah satu minuman yang paling banyak dikonsumsi di dunia, proses produksinya juga menghadapi sejumlah persoalan lingkungan dan sosial yang perlu mendapat perhatian.
Produksi teh dalam skala besar dapat berdampak buruk pada lingkungan, seperti deforestasi, pencemaran air, serta kontribusi terhadap perubahan iklim jika tidak dikelola secara bertanggung jawab. Selain itu, industri teh yang mempekerjakan jutaan orang menghadapi tantangan terkait kondisi kerja dan kesejahteraan, terutama di negara-negara berkembang.
Karena itu, Hari Teh Internasional tidak hanya menjadi perayaan bagi salah satu minuman paling populer di dunia, tetapi juga menjadi seruan bagi seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama menciptakan industri teh yang lebih berkelanjutan.
Upaya ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, pelaku usaha, petani, hingga konsumen, agar rantai produksi teh dapat berjalan secara lebih adil, ramah lingkungan, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat serta bumi.
Peran Teh dalam Mendukung Pembangunan Berkelanjutan
Di sisi lain, teh termasuk tanaman yang relatif berkelanjutan karena dapat dipanen selama bertahun-tahun dan umumnya tidak memerlukan air maupun pupuk dalam jumlah berlebihan jika dibandingkan dengan beberapa komoditas lainnya. Dengan pengelolaan yang baik, budidaya teh dapat menjadi bagian dari sistem pertanian yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Industri teh juga berkontribusi besar terhadap perekonomian, khususnya di negara-negara berkembang. Produksi teh menciptakan jutaan lapangan kerja, terutama bagi masyarakat yang tinggal di kawasan pedesaan.
Dari sisi kesehatan, teh dikenal mengandung antioksidan, yaitu senyawa yang dapat membantu melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Kandungan tersebut kerap dikaitkan dengan manfaat kesehatan, seperti membantu menjaga kesehatan jantung dan mendukung perlindungan tubuh dari berbagai penyakit kronis.
Melansir Food and Agriculture Organization of the United Nations, di banyak komunitas, teh memiliki makna budaya dan sosial yang mendalam. Selain dinikmati sebagai minuman, teh juga sering dianggap sebagai simbol keramahan, tradisi, serta hubungan sosial, yang hadir dalam berbagai ritual dan kebiasaan masyarakat di sejumlah negara.
Tren Teh Premium di Indonesia
Sementara itu, tren konsumsi teh premium mulai berkembang di Indonesia seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap pengalaman menikmati minuman yang lebih personal dan berkualitas. Konsumen juga mulai memahami bahwa teh memiliki karakter rasa yang kompleks layaknya kopi specialty.
"Kalau kopi sekarang orang sudah mengenal body, aroma, dan karakter rasa, sebenarnya teh juga memiliki hal yang sama. Ada briskness, aroma, body, dan karakter yang berbeda-beda di setiap varian," ujar Commercial Director PT Sinergi Prosperia Global selaku distributor resmi Harney & Sons di Indonesia, Liana Setiawan, dalam acara di Jakarta, Selasa, 12 Mei 2026.
Liana menyebut Indonesia berpeluang besar membuat budaya menikmati teh premium semakin besar lantaran masyarakatnya sudah akrab dengan tradisi minum teh sejak lama. Selain itu, Indonesia juga memiliki bahan baku berkualitas tinggi, seperti teh putih, kayu manis, hingga moringa yang dinilai mampu bersaing di pasar global.
Vice President teh premium asal AS, Harney & Sons, Mike Harney, menambahkan bahwa teh premium bukan hanya soal rasa, tetapi juga pengalaman menikmati bahan terbaik dari berbagai negara. Menurutnya, setiap jenis teh memiliki karakter unik yang dipengaruhi oleh iklim, tanah, hingga proses pengolahan.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5417370/original/044342700_1763531315-Ilustrasi_Dongeng_Sunda_Merpati_dan_Semut__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5137413/original/074690200_1739945059-bluebird-provisions-CjmlUpo3eAw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6471405/original/064057100_1779332780-ChatGPT_Image_May_21__2026__10_03_12_AM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6501655/original/060333500_1779357823-unnamed.webp)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5634192/original/046516600_1778234460-jepang-larang-warganya-konsumsi-hati-mentah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5320820/original/064814900_1755647743-000_69L83CQ.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6495999/original/037925200_1779353000-unnamed__8_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511192/original/076895800_1771899269-Setup_Roti_Tawar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6492051/original/029996700_1779349854-ChatGPT_Image_21_Mei_2026__14.50.20.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6491299/original/013982300_1779349202-Rekomendasi_Bakso_Enak_di_Kasihan__Bantul.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5528537/original/052440100_1773287361-Gemini_Generated_Image_lplkyclplkyclplk.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3931370/original/086325100_1644576547-shutterstock_2068390973.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522637/original/052913400_1772771589-unnamed__10_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6490698/original/005487200_1779348748-Untitled1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6399410/original/054489000_1779273607-IMG-20260520-WA0027.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6487181/original/097477800_1779345853-unnamed_-_2026-05-21T133820.025.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6289651/original/016466600_1779164416-Gemini_Generated_Image_eltmbmeltmbmeltm.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6489945/original/045626700_1779348154-unnamed__21_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496856/original/073847200_1770607378-unnamed__11_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6487330/original/046887800_1779346005-ilustrasi_roti_panggang.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432085/original/094521500_1764755867-Vidio_Guideline_2025_NON-SPORTS_IGF_-_Horizontal_-_arya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5483775/original/060597100_1769403155-victoria_beckham.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3513012/original/025088600_1626429232-kevin_hackert.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5484152/original/054897800_1769414667-Gemini_Generated_Image_px7w5npx7w5npx7w.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5498890/original/093027800_1770725754-image__57_.png)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5485154/original/028256900_1769496101-siti_nadia.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488195/original/057422900_1769740878-Kelelawar_di_rumah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5483058/original/082385200_1769322591-20260125_132615.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5130439/original/091465400_1739343321-54318718348_fb712dec5a_c__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516283/original/012128900_1772274598-WhatsApp_Image_2026-02-27_at_19.33.04.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482171/original/016117100_1769163345-Depositphotos_150827586_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480205/original/065971100_1769049178-unnamed__56_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5483002/original/061252400_1769316245-074418100_1542783768-photo-1526130963484-68fa9ba0717a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518622/original/086723800_1772514079-cropped-4c856ac0-ea24-40bb-a37b-540c0d601eeb.jpg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Amerika Serikat Resmi Keluar dari WHO, Ini 3 Hal yang Perlu Diperhatikan](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/Ijzr3v2dUoIhbDr5hvRjx1LSTrg=/1200x675/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5456539/original/029590800_1766901849-WhatsApp_Image_2025-12-28_at_10.08.30_AM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2245386/original/050027300_1528618987-20180610-mudik-stasiun_tugu3-yogya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479933/original/062236400_1768996558-Bridestory_Wedding_Trend_-_Petal_Dreamscapes.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490055/original/041786300_1769987581-Matera_Reside.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480757/original/063578900_1769066765-Angonjiwo_Resto_-_Mardika_Sariyyudin_HL.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5486728/original/017225600_1769597871-drw.jpg)