5 Jamu Tradisional yang Cocok Diminum Pagi Hari, Bantu Tingkatkan Metabolisme

4 hours ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Jamu tradisional sejak dulu dikenal sebagai minuman herbal yang membantu menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh secara alami. Berbagai rempah seperti jahe, kunyit, kencur, hingga temulawak sering dijadikan bahan utama karena dipercaya memiliki manfaat baik untuk tubuh, terutama jika dikonsumsi di pagi hari. Selain memberikan rasa hangat dan segar, jamu juga sering dikaitkan dengan peningkatan stamina dan metabolisme tubuh.

Kini, kebiasaan minum jamu tidak hanya dilakukan oleh generasi tua, tetapi juga mulai diminati kalangan muda yang ingin menjalani gaya hidup lebih sehat. Dengan bahan alami dan proses pembuatan yang sederhana, jamu menjadi pilihan minuman tradisional yang tetap relevan di tengah tren kesehatan modern. Artikel ini akan membahas 5 jamu tradisional yang cocok diminum pagi hari untuk membantu meningkatkan metabolisme dan membuat tubuh terasa lebih bertenaga sepanjang hari.

1. Kunyit Asam

Kunyit asam merupakan salah satu jamu tradisional yang sangat populer di Indonesia, dikenal luas karena rasanya yang menyegarkan dan segudang manfaat kesehatannya. Minuman ini sering menjadi favorit banyak orang, tidak hanya karena kelezatannya tetapi juga karena kemampuannya dalam mendukung kesehatan tubuh secara menyeluruh. Sunarsih, atau yang akrab disapa Mbak Sih adalah seorang penjual jamu tradisional di Kota Yogyakarta. Ia mengatakan bahwa kunyit asam menjadi salah satu jenis jamu yang paling sering dicari pelanggan untuk diminum pagi hari.

Biasanya kunyit asam kalau pagi laris. Banyak yang suka karena bikin badan segar dan cocok buat yang ingin menjaga berat badan,” ucap Mbak Sih saat diwawancarai oleh Liputan6 pada Kamis, 21 Mei 2026.

Salah satu manfaat utama kunyit asam adalah kemampuannya untuk meningkatkan metabolisme dan pembakaran lemak. Kunyit dapat membantu meningkatkan laju metabolisme tubuh. Kurkumin, senyawa aktif dalam kunyit, dikenal dapat merangsang termogenesis, yaitu proses di mana tubuh menghasilkan panas dan membakar kalori lebih efisien. Peningkatan termogenesis ini berkontribusi pada pembakaran lemak yang lebih baik. Kunyit asam juga membantu meningkatkan metabolisme tubuh, yang berkontribusi pada pembakaran kalori yang lebih efisien.

Selain itu, kunyit asam juga sangat baik untuk mendukung diet dan pencernaan. Manfaat kunyit asam untuk diet adalah membantu menurunkan berat badan dengan cara mempercepat metabolisme dan membakar lemak. Kunyit asam juga dapat membantu menyehatkan pencernaan dan mengatasi masalah seperti perut kembung, gas, dan diare karena sifat anti-inflamasi dan antimikrobanya.

2. Wedang Jahe

Jahe adalah rempah yang tidak hanya digunakan sebagai bumbu dapur, tetapi juga dikenal luas dalam pengobatan tradisional karena sifat termogeniknya yang kuat. Rempah ini memiliki aroma khas dan rasa pedas yang menghangatkan, menjadikannya pilihan ideal untuk minuman pagi hari.

"Jahe itu bagus untuk menghangatkan tubuh dan membantu melancarkan peredaran darah. Walau umum dicari pas malem, tapi banyak juga yang minum pagi-pagi supaya badan tidak terasa dingin atau masuk angin nantinya," jelas Mbak Sih.

Jahe efektif dalam meningkatkan termogenesis dan pembakaran kalori. Jahe membantu meningkatkan thermogenesis, yang membuat tubuh lebih efisien dalam membakar kalori dan lemak, bahkan ketika sedang istirahat. Jahe dikenal memiliki sifat termogenik yang dapat membantu meningkatkan suhu tubuh dan mempercepat metabolisme. Kandungan aktif di dalamnya mampu meningkatkan metabolisme tubuh, sehingga proses pembakaran kalori menjadi lebih optimal.

Selain itu, jahe juga berperan dalam mengurangi peradangan dan melancarkan metabolisme. Jahe memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat membantu mengurangi peradangan dalam tubuh. Peradangan yang tinggi dapat mengganggu fungsi metabolisme dan memperlambat proses pembakaran kalori. Dengan mengurangi peradangan, jahe mendukung metabolisme tubuh yang lebih sehat.

Manfaat lain dari jahe adalah kemampuannya untuk mengendalikan nafsu makan. Fungsi jahe merah di sini adalah untuk menekan nafsu makan, sehingga lambung akan terasa kenyang lebih lama. Rutin minum air jahe panas setelah sarapan dapat menimbulkan rasa kenyang yang lebih lama dan membantu mengurangi nafsu makan.

3. Temulawak

Temulawak, atau Curcuma zanthorrhiza, adalah tanaman asli Indonesia yang telah lama dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional. Rimpang temulawak memiliki warna kuning oranye dan aroma khas, serta kaya akan senyawa bioaktif yang bermanfaat bagi kesehatan, termasuk untuk mendukung metabolisme tubuh.

Temulawak berperan penting dalam membantu metabolisme lemak dan pencernaan. Metabolisme lemak adalah proses penguraian asam lemak untuk menjadi energi bagi tubuh. Manfaat temulawak yang pertama adalah merangsang produksi cairan empedu di kantung empedu, yang tentu saja membantu pencernaan serta metabolisme makanan dalam tubuh.

Hal ini diiyakan oleh Mbak Sih, "Iya temulawak bagus untuk pencernaan dan nafsu makan. Kalau sering merasa perut tidak nyaman, coba saja minum temulawak secara rutin," katanya.

Lebih lanjut, temulawak juga berkhasiat melancarkan metabolisme tubuh secara keseluruhan. Metabolisme yang lancar akan memberikan dampak kesehatan pada tubuh secara keseluruhan. Manfaat temulawak untuk metabolisme tubuh diperantarai oleh kandungan pati dan turmerol sehingga sangat baik untuk dikonsumsi sehari-hari. Peningkatan metabolisme selalu berbanding lurus dengan kesehatan tubuh secara keseluruhan, dan manfaat ini bisa didapatkan dari kandungan pati dan tumerol dalam temulawak.

4. Beras Kencur

Jamu beras kencur adalah minuman tradisional yang menyegarkan dan digemari banyak kalangan. Kombinasi beras dan kencur menciptakan rasa unik yang manis dan sedikit pedas, menjadikannya pilihan yang nikmat untuk diminum di pagi hari. 

"Karena waktu pagi itu tubuh baru mulai bekerja lagi setelah istirahat semalaman. Jadi saat minum jamu pagi hari, tubuh lebih mudah menyerap kandungan rempahnya. Biasanya jamu juga membantu menghangatkan badan dan melancarkan pencernaan. Makanya banyak orang merasa lebih segar setelah minum jamu sebelum beraktivitas," Mbak Sih menjelaskan.

Selain rasanya yang enak, jamu ini juga dikenal memiliki banyak khasiat kesehatan. Salah satu khasiat utama beras kencur adalah meningkatkan metabolisme dan energi. Kandungan vitamin B dalam beras kencur berperan penting dalam meningkatkan metabolisme tubuh dan selera makan. Sebagai bagian dari gaya hidup sehat, konsumsi beras kencur secara rutin dapat memberikan dampak positif pada metabolisme tubuh. Jamu beras kencur akan membantu meningkatkan metabolisme tubuh dan melancarkan pencernaan, sehingga dapat mendukung proses penurunan berat badan.

Selain itu, beras kencur juga efektif dalam melancarkan pencernaan. Senyawa antibakteri di dalamnya membantu menyeimbangkan mikrobiota di dalam usus, sehingga penyerapan nutrisi makanan menjadi lebih efisien. Kombinasi jahe dan kencur dalam jamu ini dapat membantu meredakan masalah pencernaan seperti perut kembung, mual, dan sakit perut.

5. Sinom

Jamu sinom merupakan minuman tradisional khas Jawa yang terbuat dari daun asam muda, kunyit, dan gula jawa. Rasanya cenderung segar dengan perpaduan manis dan sedikit asam sehingga banyak disukai, terutama untuk diminum pada pagi hari. Selain menyegarkan tubuh, jamu sinom juga dikenal memiliki berbagai manfaat kesehatan yang baik untuk menjaga kebugaran dan membantu metabolisme tubuh tetap optimal. Mbak Sih mengatakan bahwa sinom juga termasuk salah satu jamu yang cukup sering dicari pelanggan karena rasanya lebih ringan dan mudah diminum.

Kalau sinom rasanya segar dan tidak terlalu pahit, mungkin itu yang bikin orang suka. Bisa diminum pagi biar badan terasa lebih enak dan perut lebih nyaman,” ucap Mbak Sih.

Salah satu manfaat utama jamu sinom adalah membantu melancarkan pencernaan dan mendukung metabolisme tubuh. Kandungan kunyit di dalam sinom dipercaya membantu meningkatkan proses pembakaran kalori, sementara daun asam muda memberikan efek menyegarkan yang membantu tubuh terasa lebih ringan saat beraktivitas. Minuman ini juga sering dikonsumsi untuk membantu mengurangi rasa lelah dan menjaga stamina tubuh sepanjang hari.

Selain itu, sinom juga dikenal baik untuk membantu menjaga kesehatan pencernaan. Kandungan alami dari kunyit dan asam dapat membantu mengurangi perut kembung serta membuat sistem pencernaan bekerja lebih lancar. Karena rasanya yang segar dan tidak terlalu berat, jamu sinom sering menjadi pilihan bagi orang yang baru mulai rutin mengonsumsi jamu tradisional di pagi hari.

Pertanyaan Umum Seputar Jamu Tradisional

1. Mengapa penting minum jamu di pagi hari untuk metabolisme?

Minum jamu di pagi hari dapat memberikan dorongan energi awal, mempersiapkan tubuh untuk pembakaran kalori yang efisien sepanjang hari.

2. Bagaimana kunyit asam membantu meningkatkan metabolisme?

Kunyit asam mengandung kurkumin yang merangsang termogenesis, proses pembakaran kalori dan lemak lebih efisien.

3. Apa peran jahe dalam melancarkan metabolisme tubuh?

Jahe memiliki sifat termogenik yang meningkatkan suhu tubuh dan mempercepat metabolisme, serta mengurangi peradangan.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |