Kate Middleton Padukan Anting-anting Spesial dengan Busana Kuning Mentega yang Ngetren

13 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Kate Middleton hadir di acara publik, Order of the Garter 2026, mendampingi Pangeran William di Kastil Windsor, pada 15 Juni 2026. Untuk momen tersebut, ia mengejutkan dengan pilihan perhiasan yang dikenakannya, sepasang anting berlian yang pertama kali terlihat di hari pernikahannya dengan Pangeran William pada 2011.

Mengutip InStyle, Selasa (16/6/2026), anting-anting berlian itu dirancang Robinson Pelham. Itu merupakan hadiah dari orangtuanya, Carole dan Michael Middleton yang bentuknya terinspirasi dari lambang keluarga Middleton.

Anting-anting itu menampilkan kancing berbentuk daun ek bersama dengan detail biji ek yang dikelilingi pinggiran berbentuk buah pir. Kate telah mengenakan anting-anting ini beberapa kali, termasuk pada Minggu Paskah 2019 dan di Pesta Kebun Istana Buckingham Mei 2026.

Meskipun anting-anting Kate adalah koleksi lama, Putri Wales tahu cara menampilkannya tampak baru, yakni mengenakan busana warna kuning mentega yang sedang ngetren. Menurut Tatler, gaun mantel itu rancangan khusus Patrick McDowell.

Mantel tersebut berdesain pas badan dengan kancing kain dan pola brokat bunga yang halus. Ia memadukan mantel tersebut dengan topi jerami kuning bertepi lebar yang senada dan melengkapi penampilan musim panasnya dengan sepatu hak tinggi berwarna nude dan tas genggam kuning mentega, sementara rambutnya ditata setengah terurai.

Kate sebelumnya tampil di parade Trooping the Color tahunan dengan pakaian menyerupai pakaian Paskah mendiang ibu mertuanya, Putri Diana, pada tahun 1987, yaitu setelan biru muda dan topi bertepi lebar karya Catherine Walker. Duduk bersama anak-anaknya di dalam kereta kuda selama parade, mereka dan kemudian muncul di balkon Istana Buckingham.

Tatapan Tajam Kate Middleton

Sebelumnya, raut muka Kate Middleton berubah menjadi kecut saat kereta kudanya melewati sekelompok demonstran anti-kerajaan selama parade Trooping the Color pada Sabtu, 13 Juni 2026. Demonstran yang tergabung dalam kelompok bernama Republic itu sempat meneriakkan slogan, "Bukan Rajaku!", di sepanjang prosesi yang digelar untuk merayakan ulang tahun Raja Charles itu.

Mereka juga mengangkat spanduk dengan foto mantan Pangeran Andrew dan mendiang pedofil Jeffrey Epstein, serta payung bertuliskan 'Hentikan Pemerintahan'. Dalam klip video yang dibagikan di media sosial, dan dibagikan The Sun, dikutip dari news.com.au, Senin, 15 Juni 2026, Putri Wales terlihat menatap tajam para pengunjuk rasa dari kereta kudanya, yang ia tumpangi bersama anak-anaknya, Pangeran George (12), Putri Charlotte (10), dan Pangeran Louis (8).

Ketiga anak bangsawan itu sebelumnya melambaikan tangan kepada ribuan penggemar yang berbaris di sepanjang rute dari Istana Buckingham ke Horse Guards Parade pada Sabtu sore, lalu tampak bingung saat para pengunjuk rasa berteriak dan marah. Kate pun mengawasi para demonstran dengan tegas.

Video pendek yang merekam tatapan tajamnya itu diunggah dengan keterangan, "Jika tatapan bisa membunuh."

Gerakan Demonstran Dibatasi

Kate dan anak-anaknya kemudian terlihat di balkon Istana Buckingham bersama anggota keluarga kerajaan lainnya untuk menyaksikan atraksi terbang Red Arrows, sambil melambaikan tangan kepada kerumunan di bawah. Sebelum prosesi dimulai, polisi memperingatkan anggota Republic untuk tetap berada di area yang telah ditentukan di The Mall.

Mereka diminta untuk menjauh sampai petugas dan pengawas mengizinkan masyarakat untuk melewati rute parade, dan tidak mengibarkan bendera atau menggunakan alat penghasil suara sampai penonton diizinkan untuk bergerak maju. Pihak kepolisian mengatakan pembatasan tersebut dimaksudkan untuk memastikan acara tersebut 'berlangsung tanpa gangguan serius dan dengan gangguan minimal terhadap kuda'.

Republic mengatakan mereka berencana untuk menggelar protes 'tepat di luar Istana Buckingham' ketika keluarga kerajaan berkumpul di balkon. Kepala eksekutifnya, Graham Smith, mengkritik pembatasan tersebut "tercela" dan akan membuat para demonstran tetap berada di area 'di mana kita tidak akan terlihat oleh keluarga kerajaan'.

Asal-usul Trooping the Color

Prosesi kerajaan itu melibatkan lebih dari 1.350 tentara berkuda dan berjalan kaki, serta 300 musisi. Raja Charles dan Ratu Camilla menaiki kereta terpisah dari Kate dan cucu-cucu mereka. Sementara Pangeran William yang menjabat kolonel Pengawal Wales, menunggang kuda bernama Darby sebagai bagian dari formasi Kolonel Kerajaan bersama Putri Anne dan Pangeran Edward ke lapangan parade.

Inspeksi resmi para tentara kemudian dilakukan langsung oleh Raja. Ada satu tembakan meriam yang lebih sedikit dari 41 tembakan salvo selama upacara tersebut menyusul kehilangan tragis seorang prajurit Artileri Kuda Kerajaan bulan lalu. Ciara Sullivan (24) meninggal setelah jatuh dari kudanya saat meninggalkan Royal Windsor Horse Show.

Raja secara tradisional memiliki dua hari ulang tahun: hari ulang tahun Charles yang sebenarnya pada 14 November 2026, dan hari ulang tahun resmi yang dirayakan setiap musim panas dengan upacara Trooping the Color. Acara yang berlangsung pada Sabtu kedua bulan Juni itu dimulai pada 1748 oleh George II karena cuaca sangat buruk sehingga ia tidak dapat mengadakan Parade Ulang Tahunnya pada tanggal sebenarnya pada November.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |