Liputan6.com, Jakarta - Tanaman Lidah Mertua, atau yang dikenal juga dengan nama ilmiah Sansevieria, telah lama menjadi primadona di kalangan pecinta tanaman hias. Keindahan bentuk daunnya yang tegak dan kokoh bukan satu-satunya daya tarik. Lebih dari sekadar elemen dekoratif, tanaman ini menyimpan segudang manfaat luar biasa yang berdampak positif bagi kesehatan penghuni rumah dan kualitas lingkungan.
Dari kemampuannya memurnikan udara hingga memberikan sentuhan estetika, Lidah Mertua menawarkan solusi alami untuk menciptakan hunian yang lebih sehat dan nyaman. Kehadirannya di dalam ruangan dapat mengubah atmosfer secara signifikan, menjadikannya pilihan ideal bagi siapa saja yang menginginkan lingkungan hidup yang lebih baik.
Artikel ini akan mengupas tuntas 10 manfaat utama dari Lidah Mertua yang mungkin belum banyak diketahui. Dengan memahami berbagai khasiatnya, Anda akan semakin yakin untuk menjadikan tanaman ini sebagai bagian tak terpisahkan dari rumah Anda, demi kualitas hidup yang lebih optimal.
Memurnikan Udara dan Menyerap Polutan Berbahaya
Salah satu keunggulan utama tanaman Lidah Mertua adalah kemampuannya yang luar biasa dalam memurnikan udara di dalam ruangan. Tanaman ini secara aktif menyaring dan menghilangkan berbagai polutan berbahaya yang seringkali tidak disadari keberadaannya di sekitar kita. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh NASA, Sansevieria termasuk dalam daftar tanaman terbaik yang efektif menyaring polutan udara.
Lidah Mertua sangat efektif dalam menghilangkan racun-racun seperti formaldehida, benzena, xilena, dan trikloroetilen dari udara. Senyawa-senyawa ini umumnya ditemukan dalam produk rumah tangga, cat, dan bahan bangunan, yang dapat berdampak buruk pada kesehatan pernapasan jika terakumulasi dalam jumlah tinggi. Dengan demikian, keberadaan Lidah Mertua membantu menciptakan lingkungan yang lebih aman dan sehat.
Kemampuan ini menjadikan Lidah Mertua sebagai agen pembersih udara alami yang efisien. Penempatan tanaman ini di berbagai sudut rumah, terutama di area yang sering terpapar polutan, dapat secara signifikan meningkatkan kualitas udara yang kita hirup sehari-hari, mendukung kesehatan paru-paru dan sistem pernapasan.
Menghasilkan Oksigen di Malam Hari
Berbeda dengan kebanyakan tanaman lain yang hanya melepaskan oksigen di siang hari, Lidah Mertua memiliki karakteristik unik. Tanaman ini mampu mengubah karbon dioksida menjadi oksigen bahkan saat malam hari. Fenomena ini dikenal sebagai Metabolisme Asam Crassulacean (CAM), memungkinkan Lidah Mertua melakukan fotosintesis tanpa kehadiran cahaya matahari.
Kemampuan istimewa ini menjadikan Lidah Mertua pilihan yang sangat ideal untuk ditempatkan di kamar tidur. Saat kita tidur, tanaman ini terus bekerja menghasilkan oksigen, memastikan pasokan udara segar yang berkelanjutan sepanjang malam. Hal ini berkontribusi pada lingkungan tidur yang lebih sehat dan nyaman.
Dengan adanya pasokan oksigen yang stabil di malam hari, kualitas udara di kamar tidur tetap terjaga. Kondisi ini sangat menguntungkan bagi penghuni, terutama bagi mereka yang rentan terhadap masalah pernapasan atau ingin meningkatkan kualitas istirahat mereka.
Meningkatkan Kualitas Tidur
Berkat kemampuannya memurnikan udara dan melepaskan oksigen di malam hari, Lidah Mertua berperan penting dalam meningkatkan kualitas tidur. Udara yang lebih bersih dan kaya oksigen di kamar tidur dapat menciptakan lingkungan yang kondusif untuk istirahat yang lebih nyenyak. Menempatkan tanaman ini di dekat tempat tidur dapat membantu Anda bernapas lebih mudah saat beristirahat.
Tingkat oksigen yang lebih tinggi di dalam ruangan dapat mendorong tidur yang lebih baik dan lebih dalam. Selain itu, udara yang lebih bersih dapat membantu mengurangi sakit kepala dan meningkatkan relaksasi, dua faktor penting untuk mendapatkan tidur berkualitas. Ini berarti Anda dapat bangun dengan perasaan lebih segar dan berenergi.
Dengan demikian, Lidah Mertua tidak hanya berfungsi sebagai dekorasi, tetapi juga sebagai alat bantu alami untuk mencapai tidur yang optimal. Lingkungan tidur yang sehat adalah kunci untuk menjaga kesehatan fisik dan mental secara keseluruhan.
Mengurangi Alergen dan Meringankan Gejala Alergi
Kemampuan Lidah Mertua untuk menyerap racun dan melepaskan oksigen juga berkontribusi dalam mengurangi alergen di udara. Tanaman ini memiliki kapasitas untuk mengikat dan menetralkan partikel-partikel pemicu alergi yang melayang di udara. Dengan demikian, ia membantu membersihkan lingkungan dari iritan yang dapat memicu reaksi alergi.
Kombinasi reaksi pemurnian udara ini menghasilkan aktivitas antioksidan yang baik untuk menangkal alergi. Ini berarti Lidah Mertua tidak hanya menghilangkan alergen fisik, tetapi juga membantu menciptakan kondisi udara yang kurang reaktif bagi individu yang sensitif. Lingkungan dengan lebih sedikit alergen dapat memberikan kelegaan signifikan.
Bagi individu yang menderita alergi pernapasan, keberadaan Lidah Mertua di dalam ruangan dapat membantu meringankan gejala. Dengan mengurangi jumlah pemicu alergi di udara, tanaman ini mendukung sistem pernapasan yang lebih sehat dan mengurangi frekuensi serta keparahan reaksi alergi.
Mengurangi Gejala Sick Building Syndrome
Lidah Mertua dapat memainkan peran penting dalam meminimalkan gejala Sick Building Syndrome (SBS), suatu kondisi yang diduga berkaitan dengan kualitas udara yang buruk di dalam ruangan. Gejala SBS seringkali muncul akibat paparan terhadap zat-zat berbahaya yang terperangkap di lingkungan gedung. Dengan kemampuannya menyerap polutan, Lidah Mertua membantu mengatasi akar masalah ini.
Tanaman ini menyerap zat-zat berbahaya yang dapat menyebabkan trauma gedung, seperti yang disebabkan oleh penggunaan pendingin udara berlebihan atau polusi asap rokok. Dengan menetralkan kontaminan tersebut, Lidah Mertua membantu menciptakan lingkungan dalam ruangan yang lebih sehat dan nyaman bagi penghuninya. Hal ini dapat mengurangi keluhan seperti sakit kepala, iritasi mata, dan masalah pernapasan.
Dengan demikian, penempatan Lidah Mertua di kantor atau rumah dapat menjadi langkah proaktif untuk memerangi SBS. Tanaman ini menyediakan solusi alami untuk meningkatkan kualitas udara, sehingga gejala-gejala tidak nyaman yang terkait dengan lingkungan gedung yang tidak sehat dapat diminimalisir secara efektif.
Menyerap Radiasi
Selain kemampuannya dalam memurnikan udara, Lidah Mertua juga diklaim memiliki khasiat untuk menyerap radiasi. Radiasi ini umumnya ditimbulkan oleh perangkat elektronik yang sering kita gunakan sehari-hari, seperti gawai, komputer, dan televisi. Dalam era digital ini, paparan radiasi menjadi perhatian banyak orang.
Daun Sansevieria memiliki kemampuan untuk menyerap gelombang elektromagnetik yang dipancarkan oleh alat-alat elektronik tersebut. Oleh karena itu, menempatkan tanaman Lidah Mertua di dekat area kerja atau hiburan yang banyak terdapat perangkat elektronik sangat disarankan. Ini tidak hanya menyejukkan ruangan, tetapi juga memberikan perlindungan tambahan dari potensi dampak radiasi.
Kehadiran Lidah Mertua di ruangan yang penuh dengan perangkat elektronik dapat memberikan manfaat ganda. Selain sebagai elemen dekoratif yang menawan, ia juga berfungsi sebagai penyerap radiasi alami, membantu menciptakan lingkungan yang lebih aman dan seimbang di tengah dominasi teknologi.
Meningkatkan Kesehatan Mental, Mengurangi Stres, dan Meningkatkan Produktivitas
Kehadiran tanaman di dalam ruangan, termasuk Lidah Mertua, telah terbukti memiliki dampak positif pada kesejahteraan mental. Banyak penelitian menunjukkan bahwa tanaman dapat mengurangi tingkat stres dan kecemasan, menciptakan suasana yang lebih menenangkan dan mendukung relaksasi. Lingkungan hijau secara alami menenangkan pikiran.
Selain itu, tanaman di ruang kerja atau rumah dapat meningkatkan fokus dan produktivitas. Lingkungan yang lebih menyenangkan dan efisien dapat membantu individu berkonsentrasi lebih baik pada tugas-tugas mereka. Lidah Mertua, dengan perawatannya yang mudah, menjadi pilihan yang praktis untuk mencapai manfaat ini.
Dengan demikian, Lidah Mertua tidak hanya mempercantik ruangan, tetapi juga berkontribusi pada kesehatan mental yang lebih baik. Tanaman ini membantu menciptakan suasana yang tenang dan positif, mendukung pengurangan stres dan peningkatan kinerja kognitif secara keseluruhan.
Mengatur Kelembapan Udara
Lidah Mertua juga berperan penting dalam menjaga tingkat kelembapan di dalam ruangan. Tanaman ini melepaskan uap air melalui proses transpirasi, membantu menyeimbangkan kelembapan udara secara alami. Tingkat kelembapan yang seimbang sangat krusial untuk menjaga kesehatan dan kenyamanan.
Kelembapan udara yang tepat dapat mencegah berbagai masalah kesehatan yang disebabkan oleh udara terlalu kering. Misalnya, dapat mengurangi risiko kulit kering, iritasi saluran pernapasan, dan mata kering. Dengan demikian, Lidah Mertua berkontribusi pada lingkungan yang lebih nyaman bagi tubuh.
Dengan kemampuannya mengatur kelembapan, Lidah Mertua membantu menciptakan iklim mikro yang ideal di dalam rumah. Ini adalah manfaat penting yang sering terabaikan, namun sangat vital untuk menjaga kesehatan pernapasan dan kulit penghuni.
Memiliki Nilai Feng Shui Positif dan Membawa Keberuntungan
Dalam praktik Feng Shui, tanaman Lidah Mertua dianggap memiliki energi positif yang kuat. Bentuk daunnya yang tegak dan tajam melambangkan kekuatan dan perlindungan, menjadikannya simbol ketahanan. Penempatan yang tepat dapat menarik energi baik ke dalam rumah.
Daun yang tumbuh tegak ke atas juga melambangkan pertumbuhan dan kemakmuran. Oleh karena itu, Lidah Mertua sering dianggap sebagai tanaman pembawa keberuntungan, menarik rezeki dan energi positif ke dalam hunian. Ini menjadikannya pilihan populer untuk diletakkan di area yang strategis menurut prinsip Feng Shui.
Dengan menggabungkan aspek estetika dan spiritual, Lidah Mertua tidak hanya memperindah ruangan tetapi juga diyakini membawa harmoni dan kemakmuran. Bagi mereka yang percaya pada Feng Shui, tanaman ini adalah investasi yang berharga untuk menciptakan lingkungan yang seimbang dan menguntungkan.
Tanaman yang Tahan dan Mudah Dirawat
Salah satu daya tarik terbesar Lidah Mertua adalah ketahanannya yang luar biasa dan perawatannya yang sangat mudah. Tanaman ini sangat tangguh, menjadikannya pilihan yang sempurna bagi pemula atau individu yang memiliki jadwal padat. Anda tidak perlu khawatir akan kehabisan waktu untuk merawatnya.
Lidah Mertua dapat bertahan hidup dalam berbagai kondisi, termasuk cahaya rendah dan dengan sedikit air. Ini berarti Anda bisa menempatkannya di hampir setiap sudut rumah tanpa perlu khawatir akan kebutuhan cahaya yang spesifik atau penyiraman yang sering. Kemampuannya beradaptasi sangat tinggi.
Dengan karakteristik rendah perawatan ini, Lidah Mertua menawarkan keindahan dan manfaat tanpa memerlukan usaha ekstra. Ini adalah solusi ideal bagi mereka yang menginginkan sentuhan hijau di rumah namun tidak memiliki banyak waktu untuk berkebun. Lidah Mertua akan tetap tumbuh subur dan memberikan manfaatnya dengan minimal intervensi.
5 Pertanyaan dan Jawaban
1. Apakah tanaman lidah mertua benar-benar bisa membersihkan udara?
Ya, lidah mertua terbukti dapat membantu menyaring polutan seperti formaldehida dan benzena di dalam ruangan. Tanaman ini bekerja sebagai penyaring alami yang membantu meningkatkan kualitas udara, meskipun tetap perlu didukung dengan ventilasi yang baik.
2. Bolehkah lidah mertua diletakkan di kamar tidur?
Sangat boleh, bahkan dianjurkan. Lidah mertua menghasilkan oksigen di malam hari sehingga membantu menjaga kualitas udara saat tidur dan membuat pernapasan lebih nyaman.
3. Seberapa sering tanaman lidah mertua harus disiram?
Lidah mertua tidak membutuhkan banyak air. Penyiraman cukup dilakukan sekitar 1–2 minggu sekali, tergantung kondisi tanah dan lingkungan. Terlalu sering menyiram justru bisa menyebabkan akar membusuk.
4. Apakah lidah mertua aman untuk hewan peliharaan?
Tidak sepenuhnya aman. Lidah mertua mengandung zat yang bisa beracun jika dikonsumsi oleh kucing atau anjing, sehingga sebaiknya diletakkan di tempat yang tidak mudah dijangkau oleh hewan peliharaan.
5. Di mana posisi terbaik untuk meletakkan lidah mertua di rumah?
Lidah mertua bisa ditempatkan di ruang tamu, kamar tidur, atau dekat jendela dengan pencahayaan tidak langsung. Selain itu, banyak orang juga menaruhnya di area kerja untuk membantu meningkatkan fokus dan kualitas udara.

4 hours ago
4
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5558156/original/021922800_1776407904-siti_nadia__2_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5458343/original/046539900_1767077803-IMG-20251230-WA0049.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4928792/original/000757800_1724724827-Ilustrasi_cedera_otot_saat_berolahraga.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5525619/original/086098300_1773046997-Gemini_Generated_Image_xcjmjhxcjmjhxcjm.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2237382/original/009362900_1528099194-WhatsApp_Image_2018-06-04_at_14.47.05.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5556626/original/036654100_1776264685-lucky__2_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3301494/original/038090600_1605800346-Tips.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555113/original/019639800_1776143107-Mahasiswa_UI_diduga_lakukan_pelecehan_seksual__2_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556554/original/020780300_1776253850-BPJS_Kesehatan.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556343/original/023027700_1776241845-WhatsApp_Image_2026-04-15_at_2.11.15_PM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5556227/original/090728800_1776236833-Executive_Director_Indonesia_Health_Development_Center__IHDC___Dr._dr._Ray_Wagiu_Basrowi.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5556204/original/030034500_1776236123-Executive_Director_Indonesia_Health_Development_Center__IHDC___Dr._dr._Ray_Wagiu_Basrowi__MKK__FRSPH.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481648/original/091395600_1769140753-ryan-snaadt-_LZbDkRaedE-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547723/original/002473300_1775468861-john-arano-h4i9G-de7Po-unsplash__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5457086/original/001907200_1766985704-mohammad-o-siddiqui-uXIx0Ss3b-c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4891164/original/008632900_1720935232-marcelo-leal-k7ll1hpdhFA-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5195544/original/002125300_1745377872-d46dbe69-f2a8-4fac-974a-59464e074fc4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5393960/original/012184600_1761622316-chat_WA_dikunci.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5217920/original/070951600_1747119183-0dc3babd-807f-4541-9d92-c181588c1516.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502922/original/092875700_1771056604-kedokteran_presisi.jpeg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3227420/original/074506300_1599119114-20200903-Kuala-Lumpur-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5286401/original/022817500_1752741530-pexels-nadin-sh-78971847-12288356.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432085/original/094521500_1764755867-Vidio_Guideline_2025_NON-SPORTS_IGF_-_Horizontal_-_arya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3513012/original/025088600_1626429232-kevin_hackert.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5454684/original/003885500_1766567888-Ilustrasi_perayaan_tahun_baru_2026_di_Jakarta.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5458201/original/031493700_1767074270-zhang_zhehan1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5451328/original/014531400_1766285850-florian-wehde--y3sidWvDxg-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5447967/original/063026100_1765971919-Screenshot_2025-12-17_180423.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1677282/original/072536700_1502557224-Monas1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5452675/original/049859600_1766421336-tata_juliastrid.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4435592/original/039268900_1684722031-Aktivis_perubahan_iklim_mengubah_Air_Mancur_Trevi_Italia_menjadi_hitam-AFP__5_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4988264/original/089904800_1730512664-20241101_165349.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5451629/original/037720500_1766319255-prince_wales1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5448627/original/070389700_1766034915-rosalind-chang-i7JC5LCx-zM-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5464514/original/053226100_1767692533-Cocomelon_-_Main_KV_-_Poster_KV_Master_Landscape.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5451320/original/091153900_1766280778-kiarash-mansouri-STczlVcH100-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5452947/original/025750100_1766463339-meja_makan_bertema_natal.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5451582/original/093387000_1766312214-Poster___Apple_Artwork_-_VOS_Algojo_-_Poster_PertamaLandscape.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5473038/original/019529500_1768384173-WhatsApp_Image_2026-01-12_at_17.06.59.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453445/original/078551100_1766478558-Archipelago.png)