Liputan6.com, Bandung - Direktur Utama Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung dokter Rachim Dinata Marsidi, SpB, buka suara terkait kasus nyaris tertukarnya pasien bayi dari Nina Saleha oleh perawat di ruang Neonatal High Care Unit) pada 8 April 2026 .
Rachim menegaskan kasus tersebut sudah tuntas dengan cara kekeluargaan usai dilayangkan penjelasan soal nyaris tertukarnya pasien bayi dari Nina Saleha. Lalu, perawat di ruangan NHCU RSUp Hasan Sadikin Bandung pun telah meminta maaf.
"Selain itu, petugas kami juga telah meminta maaf atas ketidaknyamanan tersebut bahwa pada tanggal 8 April 2026 telah beredar video dan informasi di platform tiktok di mana Nyonya NS mengeluhkan pelayanan kesehatan di rumah sakit," ujar Rachim dalam keterangannya diterima Liputan6.com pada Kamis (16/4/2026).
Usai keluhan yang dilayangkan Nina Saleha, RSHS membentuk tim dan melakukan klarifikasi dan berkoordinasi dengan Nina Saleha pada tanggal 9 April 2026.
Pada pertemuan tersebut, Nina Saleha mengungkapkan terima kasih kepada perwakilan tim RSUP Hasan Sadikin atas pelayanan yang telah diberikan. Bahkan, sebut Rachim, tidak ada hal lain yang disampaikan Nina Saleha pada saat itu.
"Permasalahan ini telah selesai secara kekeluargaan dalam kaitannya dengan isu yang beredar di media. Sehubungan dengan adanya dugaan praktik ilegal ataupun lainnya adalah tidak benar," tutur Rachim.
RSHS Terima Masukan dan Harapan
Rachim menyebut pada prinsipnya otoritasnya menyambut baik berbagai keluhan, masukan dan harapan dari masyarakat sebagai bagian dari proses evaluasi.
Selain itu adanya berbagai masukan dan pendapat tersebut ucap Rachim, dapat menjadi peningkatan kemampuan pemberian pelayanan kesehatan yang aman dan profesional di RSUP Hasan Sadikin.
"Dalam kaitannya dengan petugas kami, kami telah menonaktifkan yang bersangkutan dalam memberikan pelayanan kesehatan. Kami juga telah melaporkan permasalahan ini kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan institusi terkait lainnya," ungkap Rachim.
Rachim menyebut sangat terbuka menerima masukan dan pendapat guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di RSUP Hasan Sadikin Bandung.
Kuasa Hukum Nina Saleha: Belum Ada Kata Damai
Sebelumnya, kuasa hukum Nina Saleha, Krisna Murti, mengatakan, permintaan maaf yang dilayangkan RSHS sudah diterima. Namun, permintaan maaf itu tidak menghilangkan adanya dugaan pelanggaran hukum.
Menurut Krisna, jika terbukti adanya maladministrasi dan tata laksana pelayanan pasien bayi yang akan pulang usai perawatan, maka secara otomatis proses hukum berjalan.
"Bahwa permintaan maaf itu adalah bentuk kooperatif yang dilakukan rumah sakit artinya, mengakui penyesalan yang terhadap itu. Tapi tidak menghilangi daripada unsur-unsur tindak pidana. Kalau ini pidana kan berdiri sendiri, kalau ditemukan nanti deliknya, ditemukan unsurnya, itu berjalan," ujat Krisna usai pertemuan dengan pejabat hukum RSUP Hasan Sadikin, Bandung, Senin (13/4/2026).
Krisna menegaskan kliennya tidak bersepakat damai dengan pihak rumah sakit. Dia heran karena pihak rumah sakit telah merilis siaran media bahwa telah adanya kesepakatan damai dari dua belah pihak.
Krisna menjelaskan, saat perwakilan RSHS datang, kliennya hanya sekadar menjawab keinginan perwakilan rumah sakit apa adanya. Sehingga kata damai dianggap belum disepakati.
"Bahwa kita (juga) membantah ada keterangan dari Dinkes, bahwa klien kami menitipkan katanya anaknya kepada suster. Kalau anak itu sudah diterima kepada klien kami, kenapa mesti dititipkan?," kata Krisna.
Kronologi Kasus Bayi Nyaris Tertukar di RSHS
Krisna membeberkan kronologi kasusnya. Saat kejadian, Nina Saleha sebagai ibu belum meneken surat kepulangan perawatan pasien. Surat itu telah diteken oleh dokter pada salinan surat kepulangan perawatan pasien yang bertugas saat itu.
Kondisi saat itu Nina Saleha tengah menunggu panggilan untuk menjemput bayinya yang hendak pulang. Karena lama menunggu, Nina berinisiatif menyusul ke ruang perawatan.
"Dan apa yang terjadi di situ? Kosong bayinya. Nggak ada bayinya," tutur Krisna.
Beruntung, Nina mengenali selimut yang digunakan bayinya sebelum diserahkan kepada perawat saat hendak kepulangan. Dia melihat sang bayi justru di pangkuan pasangan lain yang tak dikenal. Usai ditegur Nina, bayi itu akhirnya diserahkan ke pelukannya.
"Tapi kenapa orang ini berani sepasang perempuan dengan laki-laki dan menggunakan masker, berani menerima bayi itu dan berjalan dia? Dia pergi dikejar oleh klien kami karena melihat daripada selimutnya kemudian diserahkan. (Namun) langsung direbut sama suster," terang Krisna.
Krisna sempat menceritakan, kliennya sempat diadang dan dimintai keterangan oleh petugas keamanan RS saat menegur orang yang membawa bayinya.
"Harusnya pihak sekuriti rumah sakit mencegat orang itu, di depan. Bukan justru intimidasi klien kami. Justru handphonenya (Nina) diambil. Dibuka handphonenya, takut terjadi apa-apa mungkin dugaan kita, atau ada film, atau gambar, atau foto, atau apa kenapa handphonenya. Dia yang malah dikejar oleh pihak sekuriti," ungkap Krisna.
Dugaan Penculikan Bayi
Berdasarkan rangkaian kronologi yang diterima dari kliennya, dugaan adanya tindak pidana dianggap ketara. Salah satunya adalah dugaan penculikan bayi.
Krisna mengaku hal tersebut harus diusut secara tuntas agar tidak ada spekulasi soal kejadian tersebut. Bukti berupa rekaman kamera keamanan yang ada di rumah sakit harus segera diperiksa.
"Ya, dugaannya ini adalah penculikan, ya kan? Artinya dugaannya ini adalah percobaan, ya kan? Penculikan atau ya kan ada transaksi hal-hal yang lain. Makanya kita bilang kita sama-sama usut. Kita datang ke pihak mereka, kita buat surat, kita bilang kita sama-sama usut," sebut Krisna.
Pemeriksaan rekaman kamera keamanan RSHS berguna untuk mengetahui pasangan yang hendak pergi membawa bayi Nina Saleha. Hingga saat ini belum diketahui identitas pasangan tersebut.
Krisna menegaskan pengusutan pasangan yang hendak membawa bayi Nina Saleha tersebut harus melibatkan kepolisian.
"Tadi kan ada tambahan dari kita, bahwa kita bilang minta CCTV dibuka. Kita ingin tahu siapa orang ini. Kalau tidak akan terpaksa kita masuk ke ranah hukum, biar polisi nanti yang mengejar orang ini. Karena kita perlu siapa. Dan dari orang inilah nanti bahwa motifnya baru terlihat seperti apa tergambar peristiwa itu," ungkap Krisna.
Selain permintaan dibukanya rekaman kamera pengamanan, pihaknya juga berencana menjalani tes DNA bayi guna memastikan sebagai bayi kandung Nina Saleha.
Sedangkan kondisi psikologis Nina Saleha mengalami tekanan. Dia tidak berani menjalani jadwal pemeriksaan bayi yang telah diagendakan sebelumnya oleh RSHS Bandung.

4 hours ago
5
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5556626/original/036654100_1776264685-lucky__2_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3301494/original/038090600_1605800346-Tips.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555113/original/019639800_1776143107-Mahasiswa_UI_diduga_lakukan_pelecehan_seksual__2_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556554/original/020780300_1776253850-BPJS_Kesehatan.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556343/original/023027700_1776241845-WhatsApp_Image_2026-04-15_at_2.11.15_PM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5556227/original/090728800_1776236833-Executive_Director_Indonesia_Health_Development_Center__IHDC___Dr._dr._Ray_Wagiu_Basrowi.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5556204/original/030034500_1776236123-Executive_Director_Indonesia_Health_Development_Center__IHDC___Dr._dr._Ray_Wagiu_Basrowi__MKK__FRSPH.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481648/original/091395600_1769140753-ryan-snaadt-_LZbDkRaedE-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547723/original/002473300_1775468861-john-arano-h4i9G-de7Po-unsplash__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5457086/original/001907200_1766985704-mohammad-o-siddiqui-uXIx0Ss3b-c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4891164/original/008632900_1720935232-marcelo-leal-k7ll1hpdhFA-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5195544/original/002125300_1745377872-d46dbe69-f2a8-4fac-974a-59464e074fc4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5393960/original/012184600_1761622316-chat_WA_dikunci.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5217920/original/070951600_1747119183-0dc3babd-807f-4541-9d92-c181588c1516.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502922/original/092875700_1771056604-kedokteran_presisi.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555202/original/083020500_1776146722-abc4455b-934e-4667-912a-7573d994973b.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5555302/original/077567900_1776151467-Guru_Besar_Departemen_Ilmu_Penyakit_Dalam_FKUI-RSCM__Prof._Dr._dr._H._Ari_Fahrial_Syam__SpPD-KGEH__MMB__FINASIM__FACP.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5554893/original/037011600_1776136218-mi.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5119614/original/001875100_1738589172-Asam_urat_12.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5554642/original/012323200_1776084212-WhatsApp_Image_2026-04-13_at_7.40.24_PM.jpeg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3227420/original/074506300_1599119114-20200903-Kuala-Lumpur-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5286401/original/022817500_1752741530-pexels-nadin-sh-78971847-12288356.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432085/original/094521500_1764755867-Vidio_Guideline_2025_NON-SPORTS_IGF_-_Horizontal_-_arya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5447615/original/067533700_1765959670-cgr_bdy.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3513012/original/025088600_1626429232-kevin_hackert.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5454684/original/003885500_1766567888-Ilustrasi_perayaan_tahun_baru_2026_di_Jakarta.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5458201/original/031493700_1767074270-zhang_zhehan1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5451328/original/014531400_1766285850-florian-wehde--y3sidWvDxg-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5447967/original/063026100_1765971919-Screenshot_2025-12-17_180423.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1677282/original/072536700_1502557224-Monas1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5452675/original/049859600_1766421336-tata_juliastrid.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4435592/original/039268900_1684722031-Aktivis_perubahan_iklim_mengubah_Air_Mancur_Trevi_Italia_menjadi_hitam-AFP__5_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5451629/original/037720500_1766319255-prince_wales1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5448627/original/070389700_1766034915-rosalind-chang-i7JC5LCx-zM-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4988264/original/089904800_1730512664-20241101_165349.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5447392/original/016928700_1765955994-Kue_Palm_Cheese.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5464514/original/053226100_1767692533-Cocomelon_-_Main_KV_-_Poster_KV_Master_Landscape.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5451320/original/091153900_1766280778-kiarash-mansouri-STczlVcH100-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5452947/original/025750100_1766463339-meja_makan_bertema_natal.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5451582/original/093387000_1766312214-Poster___Apple_Artwork_-_VOS_Algojo_-_Poster_PertamaLandscape.jpg)