10 Cara Memeram Durian Agar Manis Sempurna di Rumah, Dijamin Legit

2 hours ago 2

Liputan6.com, Jakarta - Durian, si raja buah dengan aroma khas dan rasa manis legit, menjadi favorit banyak orang di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Kelezatan durian seringkali memikat, namun tak jarang kita mendapatkan buah yang belum matang sempurna. Durian mentah biasanya memiliki daging yang keras dan rasa yang belum optimal, sehingga mengurangi kenikmatan saat disantap.

Proses pematangan durian secara alami membutuhkan waktu dan dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti jenis durian itu sendiri. Membeli durian yang belum matang bisa menjadi pengalaman yang kurang menyenangkan bagi para penggemar buah ini.

Jangan khawatir, artikel ini akan mengupas tuntas berbagai cara memeram durian agar manis dan matang sempurna di rumah. Mulai dari metode tradisional yang sudah terbukti ampuh hingga teknik modern yang lebih cepat, berikut kumpulan cara memeram durian agar manis, sebagaimana telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Senin (12/1/2026).

1. Simpan dalam Wadah Kedap Udara

Salah satu cara memeram durian agar manis adalah dengan menyimpannya dalam wadah kedap udara. Metode ini secara efektif membantu mempercepat proses pematangan durian secara alami. Lingkungan tertutup dalam wadah akan meningkatkan suhu dan kadar karbon dioksida di sekitar buah, menciptakan kondisi ideal untuk pematangan yang lebih cepat.

Untuk menerapkan metode ini, cukup letakkan durian ke dalam wadah yang bisa ditutup rapat. Diamkan buah selama satu hingga dua hari tanpa gangguan. Umumnya, durian akan mencapai kematangan sempurna dalam waktu kurang dari seminggu dengan teknik ini.

Metode pemeraman ini sangat efektif karena suhu hangat adalah pemicu penting bagi pematangan buah. Jika durian sudah terlanjur dibuka namun belum matang, menyimpannya dalam wadah kedap udara juga bisa menjadi pilihan untuk melanjutkan proses pematangan.

2. Pendam dalam Beras

Memendam durian dalam beras merupakan cara memeram durian agar manis yang telah teruji secara tradisional. Beras dikenal sebagai bahan alami yang memiliki kemampuan untuk membantu mematangkan berbagai jenis buah. Teknik ini sangat ampuh untuk mempercepat kematangan durian yang masih mentah.

Langkah-langkahnya cukup mudah, siapkan wadah yang cukup besar dan isi dengan beras. Letakkan durian di dalamnya, lalu pastikan seluruh bagian buah tertutup rapat oleh beras. Setelah itu, tutup kembali wadah tersebut dan diamkan durian semalaman penuh.

Keesokan harinya, periksa apakah aroma khas durian sudah mulai tercium. Jika ya, itu tandanya durian Anda sudah matang dan siap untuk dinikmati. Umumnya, durian dapat matang sekitar 1x24 jam dengan metode ini, meskipun waktu pastinya tergantung pada tingkat kematangan awal buah.

3. Gunakan Karbit untuk Pematangan Cepat

Bagi yang ingin cara memeram durian agar manis dengan cepat, penggunaan karbit bisa menjadi solusi efektif. Karbit sering digunakan untuk mematangkan berbagai jenis buah, dan durian pun tidak terkecuali. Proses pematangan menggunakan karbit dapat terjadi sangat cepat, cocok bagi Anda yang tidak sabar ingin segera menyantap durian.

Caranya, beli karbit di toko bahan bangunan, lalu bungkus sedikit karbit dengan kain basah. Letakkan durian dan bungkusan karbit tersebut dalam satu wadah tertutup rapat. Pastikan wadah tersebut tidak bocor agar gas etilen yang dihasilkan karbit dapat bekerja optimal.

Tunggu sekitar 2 hingga 4 hari hingga durian mulai mengeluarkan aroma khasnya yang kuat. Penting untuk diingat agar tidak menggunakan terlalu banyak karbit. Penggunaan berlebihan dapat mempengaruhi rasa durian, jadi gunakan secukupnya agar hasilnya tetap alami dan lezat.

4. Oles Madu pada Tangkai (Teknik Petani)

Teknik memeram durian agar manis ini banyak digunakan oleh para petani, yaitu dengan mengoleskan madu asli pada bagian tangkai durian yang baru dipetik. Madu klanceng atau madu Apis cerana (madu unduan) sangat direkomendasikan, asalkan madunya benar-benar asli dan murni. Keaslian madu sangat mempengaruhi keberhasilan metode ini.

Pastikan Anda memotong tangkai durian tepat di atas cincin atau ruasnya. Setelah itu, oleskan satu tetes madu pada bagian tangkai yang terpotong tersebut. Cukup satu tetes madu untuk beberapa buah durian yang akan diperam.

Kemudian, simpan durian di tempat yang tidak terkena sinar matahari secara langsung, misalnya di dalam dus. Tunggu sekitar 2 hingga 4 hari, atau bahkan bisa lebih cepat, hingga durian matang sempurna. Tanda durian matang dengan metode ini adalah tangkai bagian atas cincin sudah lepas, menghasilkan daging buah kuning sempurna, manis, dan legit.

5. Gantung Durian dengan Tali

Metode menggantung durian dengan tali adalah cara tradisional lain untuk memeram durian agar manis secara alami. Durian dipetik dengan menyisakan tangkainya, kemudian diikat dengan tali di atas garis atau ruas pembatas pada tangkai. Setelah terikat kuat, durian digantung di tempat yang aman.

Proses ini memungkinkan durian untuk matang secara alami dengan gravitasi membantu distribusi nutrisi. Semakin tua buah durian saat dipetik, semakin cepat pula proses pematangannya saat digantung. Metode ini dianggap menghasilkan durian dengan kualitas rasa yang lebih alami.

Tanda bahwa durian sudah matang sempurna dengan metode ini adalah sekatnya akan lepas dan buah akan jatuh sendiri. Banyak yang mengklaim bahwa metode ini menghasilkan durian yang lebih manis dan memiliki tekstur yang lebih alami.

6. Pakai Extra Joss (Vitamin B)

Extra Joss, yang dikenal sebagai minuman energi, ternyata juga bisa menjadi cara memeram durian agar manis. Kandungan vitamin B dalam Extra Joss dipercaya dapat mempercepat proses pematangan buah durian. Metode ini cukup unik namun banyak dicoba.

Setelah memotong tangkai durian dan menyisakan sedikit, bumbui bagian tangkai yang terpotong tersebut dengan bubuk Extra Joss. Anda akan melihat Extra Joss mendidih saat dioleskan, menandakan reaksi yang terjadi. Setelah itu, simpan buah durian di tempat yang sesuai.

Keesokan harinya, tangkai durian akan mengering dan buah akan mulai matang, mengeluarkan aroma khasnya. Selain mempercepat pematangan, metode ini juga diklaim dapat membantu menghindari ulat di dalam durian jika buah dibiarkan terlalu lama.

7. Bungkus dengan Plastik atau Koran

Membungkus durian dengan plastik atau koran adalah cara memeram durian agar manis dengan mempertahankan gas etilen. Gas etilen adalah hormon alami yang dihasilkan buah dan berperan penting dalam mempercepat pematangan. Metode ini sangat sederhana dan mudah dilakukan di rumah.

Setelah durian diolesi madu atau karbit (jika menggunakan metode tersebut), bungkus rapat durian dengan plastik atau koran. Kemudian, ikat bungkusannya agar gas etilen tidak mudah keluar. Pastikan seluruh permukaan durian tertutup rapat.

Simpan durian yang sudah dibungkus di tempat yang teduh, sejuk, dan jauh dari paparan sinar matahari langsung. Suhu ideal untuk proses pematangan durian adalah sekitar 25-30 derajat Celcius. Tunggu sekitar satu hingga dua hari setelah dibungkus untuk mendapatkan daging durian yang lebih lembut dan beraroma kuat.

8. Peram dalam Kardus

Memeram durian dalam kardus juga merupakan salah satu cara memeram durian agar manis yang efektif. Metode ini menciptakan lingkungan tertutup yang membantu menjaga suhu dan konsentrasi gas etilen di sekitar buah. Terutama jika dikombinasikan dengan metode lain, hasilnya bisa lebih optimal.

Setelah durian diolesi madu atau perlakuan lain, letakkan buah di dalam kardus yang cukup kuat. Pastikan kardus dapat ditutup rapat untuk memaksimalkan efek pemeraman. Meskipun begitu, sedikit ventilasi mungkin diperlukan untuk sirkulasi minimal.

Simpan kardus berisi durian di ruangan yang sejuk dan tidak terkena sinar matahari langsung. Lingkungan yang stabil ini sangat mendukung proses pematangan durian, membantu buah mencapai kematangan sempurna dengan rasa yang manis.

9. Kombinasi Metode: Beras dan Wadah Tertutup

Untuk hasil pemeraman yang lebih optimal, menggabungkan metode pendam beras dengan wadah kedap udara bisa menjadi cara memeram durian agar manis yang sangat efektif. Kombinasi ini memanfaatkan keunggulan dari kedua teknik tersebut secara bersamaan. Proses pematangan akan lebih cepat dan merata.

Langkah pertama adalah memendam durian dalam beras hingga seluruh bagian buah tertutup rapat. Setelah itu, masukkan wadah berisi durian yang sudah dipendam beras ke dalam wadah kedap udara yang lebih besar. Tutup rapat wadah kedap udara tersebut untuk menciptakan lingkungan yang terkontrol.

Kombinasi ini menggabungkan manfaat beras yang membantu meningkatkan suhu dan menyerap kelembaban, dengan wadah kedap udara yang memerangkap gas etilen dan karbon dioksida. Hasilnya adalah percepatan pematangan durian yang signifikan, menghasilkan buah yang manis dan matang sempurna.

10. Pentingnya Umur Durian yang Cukup

Salah satu faktor krusial dalam cara memeram durian agar manis adalah memastikan durian yang dipetik sudah cukup umur. Durian yang dipetik terlalu muda cenderung sulit untuk matang sempurna, bahkan dengan bantuan metode percepatan. Kualitas buah yang dihasilkan pun akan kurang maksimal.

Umur durian yang ideal untuk diperam adalah minimal 80-90 hari setelah bunga mekar. Beberapa varietas durian umumnya dapat dipanen pada umur 105-125 hari setelah bunga mekar. Sebagai contoh, durian montong rata-rata berumur 125-135 hari setelah bunga mekar sebelum siap dipanen.

Ciri-ciri durian yang sudah tua dan siap diperam antara lain adanya goresan atau pembatas yang jelas antara tangkai atas dengan tangkai buah. Selain itu, duri pada buah yang sudah tua akan terasa lebih lentur saat disentuh, menandakan kematangan internal yang baik.

Tips Tambahan untuk Durian Manis Maksimal

Untuk mendapatkan durian yang tidak hanya matang, tetapi juga manis dan sempurna, ada beberapa tips tambahan yang bisa Anda terapkan. Pemilihan durian yang tepat dan perawatan yang benar selama proses pemeraman akan sangat mempengaruhi kualitas akhir buah. Ini adalah kunci keberhasilan cara memeram durian agar manis.

  • Pilih durian yang sudah tua tapi belum matang. Durian yang sudah tua memiliki potensi besar untuk matang sempurna dan manis, meskipun belum jatuh dari pohon. Ciri-ciri durian tua meliputi adanya goresan atau pembatas pada tangkai, serta duri yang tidak terlalu tajam saat disentuh.
  • Potong tangkai di atas ruas, jangan di bawah. Pemotongan tangkai durian yang tepat adalah di atas ruas atau cincinnya. Pemotongan di bawah ruas dapat menghasilkan durian yang warna kuningnya kurang sempurna dan rasa legitnya kurang nendang, sehingga mengurangi kualitas akhir buah.
  • Gunakan madu asli untuk hasil lebih manis. Madu asli, seperti madu klanceng atau madu Apis cerana (madu unduan), telah terbukti efektif dalam memeram durian agar matang sempurna, manis, dan legit. Pastikan madu yang Anda gunakan adalah madu asli untuk hasil terbaik.
  • Hindari paparan sinar matahari langsung selama pemeraman. Setelah durian diperam dengan metode apapun, simpanlah di tempat yang teduh, sejuk, dan jauh dari sinar matahari langsung. Suhu yang terlalu tinggi atau paparan sinar matahari dapat merusak proses pematangan dan kualitas durian.
  • Cek aroma dan kekenyalan kulit sebagai tanda matang. Durian yang matang sempurna akan memiliki aroma yang kuat dan menyengat, yang menjadi indikator utama. Selain itu, kulitnya mungkin sedikit retak, dan saat diketuk akan menghasilkan suara kosong atau tumpul. Duri juga akan terasa lebih lunak saat ditekan.

Memeram durian agar manis dan matang sempurna dapat dilakukan dengan berbagai metode, baik tradisional maupun modern. Anda bisa memilih metode yang paling sesuai dengan kondisi durian yang Anda miliki dan waktu yang tersedia. Kunci utama keberhasilan pemeraman adalah memastikan durian sudah cukup umur saat dipetik, idealnya minimal 80-90 hari setelah bunga mekar. Dengan teknik yang tepat, durian mentah pun bisa disulap menjadi "raja buah" yang lezat dan memanjakan lidah.

FAQ

Q: Berapa lama durian bisa matang dengan pemeraman?

A: Waktu pematangan durian bervariasi tergantung metode, bisa 2-4 hari (karbit/madu) hingga kurang dari seminggu (wadah kedap udara).

Q: Apakah semua durian mentah bisa diperam?

A: Tidak, durian yang dipetik terlalu muda sulit matang sempurna; pilih yang sudah tua, minimal 80-90 hari setelah bunga mekar.

Q: Bagaimana tahu durian sudah matang sempurna?

A: Ciri durian matang adalah aroma kuat, kulit sedikit retak, tangkai mudah lepas, suara tumpul saat diketuk, dan daging kuning.

Q: Apakah penggunaan karbit aman?

A: Karbit dalam jumlah kecil aman, namun cuci durian sebelum konsumsi dan hindari penggunaan berlebihan agar rasa terjaga.

Q: Mengapa harus potong di atas ruas?

A: Memotong tangkai di atas ruas menghasilkan durian matang sempurna, manis, dan legit, berbeda dengan pemotongan di bawah ruas.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |