Liputan6.com, Jakarta - Memasak kikil sapi seringkali menjadi tantangan bagi banyak orang, terutama dalam mencapai tekstur empuk dan tidak bau. Sayangnya, masih banyak ditemukan cara pengolahan yang tidak tepat, sehingga hasil kikil yang dimasak tetap alot atau masih menyisakan aroma amis yang kuat.
Sebenarnya, kunci keberhasilan dalam mengolah kikil terletak pada beberapa tahapan penting yang jangan sampai terlewat, mulai dari pemilihan kulit sapi yang berkualitas hingga metode perebusan dan penggunaan bumbu yang tepat. Pengetahuan tentang cara mengolak ini, akan menjadi bekal utama bagi siapa saja yang ingin menyajikan hidangan kikil dengan rasa ala restoran di rumah.
Di kesempatan kali ini, Liputan6 akan membahas tentang cara memasak kikil yang lezat, empuk dan tentunya tidak meninggalkan aroma amis. Kini, Anda tak perlu khawatir menyajikan hidangan kikil lagi, karena hasilnya anti gagal. Simak informasi selengkapnya, dirangkum Minggu (11/1).
Cara Memasak Kikil Sapi Kuah Santan yang Empuk dan Tidak Bau
Memasak kikil sapi kuah santan ala Padang memerlukan perpaduan bahan yang tepat untuk menghasilkan cita rasa gurih dan kaya rempah yang menjadi ciri khas masakan Minang. Berikut adalah takaran bahan yang dapat digunakan untuk menyiapkan hidangan ini.
Bahan Utama:
- 500 gram kikil sapi yang sudah direbus.
- 500 ml santan kental segar.
- 500 ml air.
Bumbu Halus:
- 15 siung bawang merah.
- 6 siung bawang putih.
- 1 ruas jahe.
- 1 ruas kunyit.
- 3 buah kemiri.
- 1 sendok makan bumbu kari.
- 200 gram cabai merah keriting.
Bumbu Lain (Utuh):
- 2 lembar daun kunyit.
- 2 lembar daun salam.
- 2 lembar daun jeruk.
- 2 batang serai.
- 1 ruas lengkuas.
- Garam secukupnya.
- Kaldu sapi secukupnya.
Langkah Mudah Memasaknya Serta Tips agar Kikil Cepat Empuk dan Tidak Bau
Proses memasak kikil sapi agar empuk dan tidak berbau memerlukan perhatian pada setiap tahapan, mulai dari persiapan awal hingga proses perebusan dan pembumbuan.
Teknik yang tepat akan memastikan kikil memiliki tekstur yang kenyal namun mudah dikunyah, serta bebas dari aroma yang tidak diinginkan, sehingga menghasilkan hidangan yang lezat dan menggugah selera. Berikut adalah langkah-langkah yang dapat diikuti untuk mencapai hasil tersebut.
1. Langkah Awal Pencucian:
- Bersihkan kikil dengan air mengalir.
- Gosok perlahan untuk menghilangkan kotoran dan lendir.
- Gunakan air perasan jeruk nipis atau cuka untuk membantu menghilangkan bau amis saat proses pencucian.
- Setelah dicuci bersih, rendam kikil dalam air mendidih selama sekitar 10 menit untuk mengeluarkan sisa kotoran.
2. Perebusan Awal untuk Keempukan dan Penghilang Bau:
- Rebus kikil dengan daun salam dan serai untuk mengurangi bau amis dan memberikan aroma segar.
- Tambahkan garam dan sedikit cuka saat merebus untuk membantu menghilangkan lendir dan mempercepat pelunakan.
- Jika menggunakan panci presto, rebus kikil selama 30-40 menit untuk hasil yang lebih cepat.
- Setelah direbus, tiriskan dan bilas kikil dengan air dingin agar teksturnya tetap kenyal.
3. Memasak Gulai Kikil:
- Tumis bumbu halus (bawang merah, bawang putih, jahe, kunyit, kemiri, bumbu kari, cabai merah keriting) hingga harum.
- Masukkan bumbu utuh seperti daun kunyit, daun salam, daun jeruk, serai, dan lengkuas ke dalam tumisan bumbu halus.
- Setelah bumbu harum, masukkan kikil yang sudah direbus, aduk rata.
- Tuangkan santan secara perlahan, masak dengan api kecil sambil terus diaduk agar santan tidak pecah.
- Tambahkan garam dan kaldu sapi secukupnya, masak hingga kuah mengental dan bumbu meresap sempurna ke dalam kikil.
Kunci Penting agar Kikil Empuk dan Tidak Bau
Mencapai tekstur kikil yang empuk dan bebas bau merupakan aspek krusial dalam pengolahan hidangan ini, yang memerlukan kombinasi teknik pembersihan, perebusan, dan penggunaan rempah yang tepat. Proses ini tidak hanya meningkatkan kualitas rasa, tetapi juga memastikan keamanan konsumsi. Pemahaman mendalam tentang setiap tahapan akan membantu menghasilkan kikil yang sempurna.
Langkah awal yang penting adalah membersihkan kikil secara menyeluruh. Kikil harus dicuci di bawah air mengalir sambil digosok untuk menghilangkan kotoran dan lendir yang menempel. Penggunaan bahan tambahan seperti air perasan jeruk nipis atau cuka saat mencuci dapat membantu mengurangi bau amis yang melekat pada kikil. Setelah pencucian, perendaman kikil dalam air mendidih selama sekitar 10 menit juga efektif untuk mengeluarkan sisa-sisa kotoran yang mungkin masih ada.
Teknik perebusan memegang peran sentral dalam membuat kikil empuk dan menghilangkan bau. Merebus kikil dengan tambahan rempah seperti daun salam dan serai dapat membantu mengurangi bau amis dan memberikan aroma yang lebih segar.
Memasukkan kikil saat air sudah mendidih juga disarankan untuk mencegah kikil menjadi lengket. Penambahan garam dan sedikit cuka selama perebusan tidak hanya membantu menghilangkan lendir, tetapi juga mempercepat proses pelunakan kikil.
Apakah Kesegaran Kikil Berpengaruh Terhadap Tekstur dan Aroma saat Dimasak?
Kesegaran kikil sapi memiliki pengaruh signifikan terhadap tekstur dan aroma akhir masakan. Kikil yang segar akan lebih mudah diolah untuk mencapai keempukan yang diinginkan dan cenderung tidak mengeluarkan bau yang tidak sedap setelah dimasak. Sebaliknya, kikil yang tidak segar dapat menghasilkan tekstur alot dan aroma yang sulit dihilangkan, meskipun telah melalui proses pengolahan yang cermat.
1. Perhatikan Penampilan:
- Kikil sapi asli memiliki tekstur khas, biasanya berpori-pori dan berwarna putih kecoklatan. Hindari kikil yang terlalu putih, karena ini bisa menjadi tanda penggunaan pemutih atau pengolahan berlebihan.
2. Cium Aroma:
- Kikil sapi segar memiliki aroma khas daging sapi, dengan sedikit aroma kulit. Hindari kikil dengan aroma aneh, tidak sedap, atau bau bahan kimia.
3. Periksa Konsistensi/Tekstur:
- Kikil sapi asli memiliki tekstur kenyal namun mudah dikunyah setelah dimasak. Kikil yang bagus memiliki tekstur kenyal dan tidak kaku.
Kikil Cocok Dimasak Apa?
Kikil sapi, dengan teksturnya yang kenyal dan kemampuannya menyerap bumbu, merupakan bahan makanan serbaguna yang dapat diolah menjadi berbagai hidangan lezat. Keunikan tekstur ini menjadikannya favorit dalam banyak masakan tradisional Indonesia, menawarkan variasi rasa dan pengalaman kuliner yang beragam. Dari hidangan berkuah hingga tumisan, kikil selalu berhasil menciptakan sensasi rasa yang memuaskan.
Salah satu olahan kikil yang paling populer adalah gulai kikil, terutama gulai kikil khas Padang yang terkenal dengan kuah kuning kemerahan yang kental dan kaya rempah. Hidangan ini sering disajikan dengan nasi hangat dan menjadi pilihan utama di restoran Minang karena aromanya yang menggugah selera. Selain gulai, kikil juga cocok diolah menjadi hidangan berkuah santan pedas, yang memadukan rasa gurih kelapa dengan sensasi pedas dari cabai rawit utuh.
Fleksibilitas kikil dalam menyerap bumbu menjadikannya bahan yang cocok untuk berbagai kreasi masakan. Baik itu sayur lodeh kikil, udang kikil santan pedas, sayur kikil daun singkong, atau kikil petai tahu santan pedas, semua menunjukkan bagaimana kikil dapat beradaptasi dengan berbagai profil rasa.
Resep Gulai Kikil khas Padang
Bahan utama:
- 500 gram kikil sapi, bersihkan dan potong-potong
- 1 liter santan (dari ±1 butir kelapa)
- 2 lembar daun jeruk
- 2 lembar daun salam
- 1 batang serai, memarkan
- 1 ruas lengkuas, memarkan
- Garam secukupnya
- Kaldu bubuk (opsional)
- Minyak untuk menumis
Bumbu halus:
- 6 siung bawang merah
- 4 siung bawang putih
- 6 buah cabai merah keriting (sesuai selera)
- 2 butir kemiri
- 1 ruas kunyit
- 1 ruas jahe
- 1 sdt ketumbar bubuk
Cara memasak:
- Rebus kikil hingga empuk, tiriskan
- Panaskan sedikit minyak, tumis bumbu halus sampai harum
- Masukkan daun jeruk, daun salam, serai, dan lengkuas
- Aduk hingga bumbu matang dan wangi
- Masukkan kikil, aduk hingga tercampur rata
- Tuangkan santan perlahan sambil diaduk agar tidak pecah
- Masak dengan api kecil hingga gulai mengental
- Bumbui dengan garam dan kaldu bubuk secukupnya
- Koreksi rasa, masak hingga minyak santan naik
Tips penyajian:
- Sajikan hangat dengan nasi putih
- Lebih nikmat disantap bersama sambal hijau dan kerupuk jangek
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik
Q: Berapa lama merebus kikil sapi agar empuk?
A: Merebus kikil sapi agar empuk memerlukan waktu sekitar 25 hingga 30 menit untuk mencapai tekstur setengah matang.
Q: Bagaimana cara menghilangkan bau pada kikil sapi?
A: Untuk menghilangkan bau pada kikil sapi, bersihkan kikil dengan air mengalir sambil digosok, dan gunakan air perasan jeruk nipis atau cuka saat mencuci.
Q: Apa saja bumbu yang cocok untuk memasak kikil sapi?
A: Bumbu yang cocok untuk memasak kikil sapi meliputi bawang merah, bawang putih, jahe, kunyit, kemiri, cabai, daun salam, daun jeruk, serai, dan lengkuas.
Q: Apakah kikil sapi perlu direndam sebelum dimasak?
A: Ya, kikil sapi perlu direndam dalam air mendidih selama sekitar 10 menit setelah dicuci bersih untuk mengeluarkan sisa kotoran.
Q: Bagaimana cara memilih kikil sapi yang berkualitas baik?
A: Pilih kikil yang berwarna putih kecoklatan atau kekuningan cerah, bukan yang terlalu putih. Cium aromanya, pastikan memiliki bau khas daging sapi.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5170648/original/006883400_1742615039-1742610975245_trik-diet-cepat-kurus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469493/original/053568700_1768123932-MixCollage-11-Jan-2026-04-31-PM-2766.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5328480/original/006901400_1756249791-snapins-ai_3707828591079985777.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469261/original/072782000_1768102784-jennie_gda2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469232/original/093781800_1768099413-WhatsApp_Image_2026-01-11_at_09.18.00__2_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469086/original/053701500_1768056478-david-klein-INBqy9w0JBY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5467829/original/097099200_1767931642-turis_di_kuil.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5441087/original/028978500_1765452635-nasi_bakar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468874/original/055336200_1768028655-Screenshot_2026-01-10_140317.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469112/original/066155600_1768061121-jan-kopriva-aQCClWOS9dY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2704251/original/000193900_1547530828-bendera_AS.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468961/original/086247600_1768038955-Screenshot_2026-01-10_165532.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4968654/original/002188100_1728902633-WhatsApp_Image_2024-10-10_at_16.15.17__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469015/original/014502600_1768042708-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469000/original/009567400_1768042016-245337102_173957358225650_7280437241815299705_n__1__2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5355966/original/020828200_1758389756-SnapInsta.to_471635192_1112381627228737_5570600062492769313_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465380/original/081858700_1767766630-buryam.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5209909/original/096595700_1746450876-asian-girl-washes-face_1150-11264__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5467456/original/064448800_1767887749-pandwara1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2814508/original/067434500_1558679765-4.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5373357/original/048602800_1759820171-SnapInsta.to_560669028_18535972480043602_4721668802629419488_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414818/original/029407400_1763352077-ATK_BOLA_Byon_Combat_Showbiz_6.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371768/original/035487700_1759720376-2024-04-09.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5360651/original/024353600_1758712937-SnapInsta.to_549127995_18051123983556714_494170281947543192_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5355547/original/062886800_1758342840-Poster___Apple_Artwork_-_VOS_Jalinan_Terlarang_-_Poster_PertamaLandscape.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4544161/original/099781700_1692463898-WhatsApp_Image_2023-08-19_at_10.23.31_PM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,45,600,0)/kly-media-production/medias/5405283/original/043379500_1762433088-Rinanda_Aprillya_Maharani__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5350664/original/027185300_1758004811-Screenshot_2025-09-16_133834.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4918754/original/030969800_1723694238-cimahi.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5348639/original/004944200_1757841924-Screenshot_2025-09-14_162436.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5352627/original/038329600_1758105491-unnamed__30___1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363725/original/098536500_1758960184-unnamed__35_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371271/original/098149800_1759644548-unnamed__48_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1474388/original/004496700_1484626501-IMG_20170110_123013.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5373631/original/044574800_1759826535-unnamed__57_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/4836979/original/089302800_1716174604-20240519BL_Stadion_Batakan_20.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390488/original/063405100_1761278709-Premier_League_2025-26_ATK_BOLA__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5376791/original/062457500_1760024376-Screenshot_2025-10-09_223604.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378660/original/056383000_1760269796-WhatsApp_Image_2025-10-12_at_09.28.26.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5362649/original/088839700_1758871824-Screenshot_2025-09-26_142158.jpg)