Tips Stik Bawang Tetap Garing dan Tidak Berminyak, Rahasia Renyah ala Penjual

14 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Stik bawang adalah camilan gurih yang digemari banyak orang, namun tantangan utamanya adalah membuatnya tetap garing dan tidak berminyak. Kualitas tekstur yang renyah menjadi kunci kenikmatan, baik sebagai teman ngopi maupun sajian saat berkumpul.

Untuk mendapatkan stik bawang yang renyah dan bebas minyak, dibutuhkan perhatian pada beberapa tahap penting, termasuk pemilihan bahan, teknik pengolahan adonan, cara menggoreng, dan metode penyimpanan. Dengan mengikuti panduan yang tepat, stik bawang buatan rumah dapat setara dengan kualitas para penjual profesional.

Resep dan tips ini dapat dipraktikkan oleh pemula maupun yang sudah berpengalaman di dapur. Informasi ini disusun dari berbagai sumber oleh Liputan6.com pada Kamis (26/2) agar setiap langkah mudah diikuti, sehingga stik bawang selalu menjadi favorit keluarga dan teman.

Komposisi Adonan Kunci Kerenyahan Stik Bawang

Kombinasi tepung yang tepat menjadi kunci utama untuk menghasilkan stik bawang yang renyah dan gurih. Campuran tepung terigu dengan tepung tapioka atau kanji sangat disarankan, misalnya 500 gram tepung terigu dengan 125 gram tepung kanji, atau 300 gram tepung terigu dengan 130 gram tepung tapioka.

Selain tepung, penambahan lemak seperti margarin atau mentega penting untuk membuat adonan lebih renyah dan gurih, biasanya sekitar 40-50 gram margarin leleh. Telur juga dibutuhkan untuk mengikat adonan dan meningkatkan tekstur, umumnya cukup satu butir telur yang dikocok lepas.

Santan instan bisa digunakan sebagai bahan opsional untuk memperkaya rasa dan menambah kerenyahan stik bawang. Kadar air dalam adonan sebaiknya sekitar 15-20% dari total adonan agar stik tetap renyah dan mengembang dengan baik saat digoreng.

Bumbu halus seperti bawang putih dan bawang merah harus dihaluskan sempurna. Bumbu yang masih kasar dapat menimbulkan pori-pori pada stik, sehingga menghambat proses mengembang dan mengurangi kerenyahan.

Proses Pembuatan Adonan yang Tepat

Setelah semua bahan tercampur, adonan harus diuleni hingga benar-benar kalis, yang berarti tidak lengket di tangan dan memiliki elastisitas yang baik. Proses pengulenan yang optimal ini memastikan semua bahan tercampur rata dan adonan siap untuk digiling.

Langkah selanjutnya adalah menggiling adonan hingga sangat tipis, idealnya sekitar 1-2 mm. Adonan yang tipis akan lebih mudah menjadi renyah saat proses penggorengan. Setelah digiling, adonan kemudian dipotong memanjang sesuai selera untuk membentuk stik bawang.

Dalam proses ini, jika adonan sudah memiliki konsistensi yang pas, tidak perlu menaburkan terlalu banyak tepung saat menggiling atau memotong. Penggunaan tepung berlebih dapat mengotori minyak saat menggoreng, yang berpotensi mengurangi kualitas minyak dan hasil akhir stik bawang.

Teknik Penggorengan agar Stik Bawang Bebas Minyak

Teknik penggorengan memegang peranan krusial dalam menentukan kerenyahan dan kadar minyak pada stik bawang. Gunakan minyak goreng dalam jumlah yang cukup banyak, pastikan stik bawang terendam sepenuhnya saat digoreng. Selain itu, minyak harus sudah benar-benar panas sebelum stik bawang dimasukkan.

Penting untuk menggunakan api sedang saat menggoreng. Api yang terlalu besar bisa menyebabkan stik bawang cepat gosong di bagian luar namun belum matang sempurna di dalam. Sebaliknya, api yang terlalu kecil akan membuat stik menyerap terlalu banyak minyak dan tidak dapat mengembang dengan baik.

Goreng stik bawang hingga warnanya berubah menjadi kuning keemasan. Warna keemasan ini menandakan bahwa stik bawang sudah matang sempurna dan akan menghasilkan kerenyahan maksimal. Setelah matang, segera angkat stik bawang dan tiriskan dengan baik untuk mengurangi kandungan minyak berlebih.

Penyimpanan Stik Bawang Supaya Tahan Lama

Untuk menjaga kerenyahan stik bawang agar tahan lama, biarkan stik bawang dingin sepenuhnya sebelum disimpan. Menyimpan stik bawang yang masih hangat dapat menyebabkan uap air terperangkap di dalam wadah, yang akan membuat stik bawang cepat melempem dan kehilangan teksturnya yang renyah.

Setelah dingin, simpan stik bawang dalam toples atau wadah kedap udara. Wadah kedap udara sangat penting untuk mencegah masuknya kelembapan dari lingkungan luar, yang merupakan penyebab utama stik bawang menjadi lembek.

Dengan mengikuti tips penyimpanan ini, stik bawang buatan Anda akan tetap garing dan lezat untuk dinikmati dalam jangka waktu yang lebih lama. Pastikan tidak ada celah udara yang memungkinkan kelembapan masuk ke dalam wadah penyimpanan.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik

1. Mengapa stik bawang cepat lembek setelah digoreng?

Stik bawang bisa cepat lembek karena beberapa faktor, seperti kadar air adonan yang terlalu banyak, minyak kurang panas saat menggoreng, atau disimpan saat masih hangat sehingga uap air terperangkap.

2. Apa rahasia agar stik bawang tidak terlalu berminyak?

Rahasianya adalah menggunakan minyak yang cukup banyak dan sudah benar-benar panas, menggoreng dengan api sedang, serta segera meniriskan stik bawang setelah matang.

3. Tepung apa yang paling baik digunakan untuk stik bawang agar renyah?

Kombinasi tepung terigu dengan tepung tapioka atau kanji sangat disarankan untuk mendapatkan tekstur stik bawang yang renyah.

4. Bagaimana cara menyimpan stik bawang agar kerenyahannya tahan lama?

Dinginkan stik bawang sepenuhnya sebelum disimpan, lalu masukkan ke dalam toples atau wadah kedap udara untuk mencegah kelembapan masuk.

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |