Liputan6.com, Jakarta - Perjalanan lintas batas di Uni Eropa menggunakan moda transportasi kereta api bakal semakin mulus. Komisi Eropa mengusulkan proposal baru yang memungkinkan para pelancong memesan tiket tunggal di berbagai operator kereta api dalam satu transaksi.
"Kebebasan bergerak adalah salah satu pencapaian terbesar Eropa," kata Apostolos Tzitzikostas, komisaris untuk transportasi dan pariwisata berkelanjutan, dalam sebuah pernyataan, dikutip dari Euronews, Jumat, 15 Mei 2026. "Hari ini, kita melangkah lebih jauh dengan membuat perjalanan di seluruh 27 Negara Anggota lebih sederhana, lebih cerdas, dan lebih ramah penumpang."
Ia mengatakan dengan alat digital dan layanan mobilitas terintegrasi, pelancong, khususnya warga Eropa, bisa merencanakan, membandingkan, dan membeli tiket perjalanan multimoda lintas batas hanya dengan satu tombol klik. Dengan begitu, penumpang kereta api berhak dialihkan ke tujuan akhir mereka tanpa harus membayar tiket baru walau menggunakan layanan operator yang berbeda.
Hak penumpang juga meningkat karena mereka akan dilindungi jika ketinggalan koneksi, termasuk jika layanan tersebut dioperasikan oleh perusahaan kereta api yang berbeda. Mereka akan mendapatkan kompensasi atas keterlambatan secara keseluruhan. Itu mencakup makanan dan bahkan akomodasi jika perlu menginap semalam akibat ketinggalan kereta berikutnya.
Usulan itu juga akan membuat platform tiket online yang memiliki pangsa pasar lebih dari 50 persen, menampilkan semua opsi yang tersedia, termasuk pesaing, saat penumpang memesan.
Transparansi Informasi Layanan Kereta Api di Eropa
Komisi Eropa sebelumnya menyatakan bahwa pasar saat ini "kurang transparan", dan bahwa peraturan baru akan membantu operator baru mendistribusikan tiket mereka. Selain itu, operator kereta api perlu menjual tiket mereka secara online setidaknya lima bulan sebelumnya.
Komisi Eropa sekarang akan menyerahkan peraturan yang diusulkan kepada Dewan Uni Eropa dan Parlemen Eropa. Paket penumpang kemudian akan diperiksa dan disetujui.
Menurut Dewan Eropa, sekitar 85 persen undang-undang diadopsi pada 1980-an, akhir pembacaan pertama atau awal pembacaan kedua. Negara-negara di Uni Eropa juga perlu mempercepat implementasi aturan Arahan Sistem Transportasi Cerdas tentang berbagi data transportasi multimodal.
Sebelumnya, Uni Eropa menargetkan peningkatan penggunaan transportasi umum dan meminimalkan ketergantungan pada mobil untuk membantu Eropa mencapai ambisi target iklim dan penghematan energi dengan memaksimalkan layanan kereta api di benua tersebut. Mengutip Euronews, Kamis, 9 November 2023, layanan kereta api dan tingkat penggunaannya sangat bervariasi di seluruh Eropa.
Negara Uni Eropa dengan Penggunaan Kereta Api Tertinggi
Terdapat beberapa metrik yang berbeda untuk mengukur prevalensi angkutan penumpang kereta api. Salah satunya adalah data penumpang-kilometer yang merupakan rata-rata jarak tempuh kereta api, baik untuk perjalanan nasional dan internasional per penduduk.
Swiss, Austria, Prancis, dan Swedia memiliki angka penggunaan kereta api tertinggi, menurut metrik yang berbeda. Total angkutan penumpang sama dengan jumlah angkutan penumpang nasional dan internasional.
Pada 2019, kilometer penumpang per penduduk dalam perjalanan kereta nasional dan internasional berkisar antara 117 km di Yunani hingga 2.378 km di Swiss, dengan rata-rata di Uni Eropa (UE) adalah 927 km. Pada 2021, negara-negara tersebut tidak berubah, namun jumlahnya berubah. Jaraknya 61 km di Yunani dan 1.536 km di Swiss, sedangkan rata-rata UE turun menjadi 583 km.
Pada 2019, Austria (1.440 km) memiliki jumlah kilometer penumpang tertinggi di UE, diikuti Prancis (1.437 km), Swedia (1.429 km), Jerman (1.208 km) dan Inggris (1.078 km). Sementara, Denmark (1.063 km), Ceko (1.019 km) dan Italia (939 km) adalah negara lain dengan jumlah yang lebih tinggi dari rata-rata UE.
Visi Layanan Kereta Api Super Cepat di Eropa
Sebelumnya, para pemimpin industri kereta api Eropa menargetkan layanan kereta api super cepat sebagai moda transportasi alternatif pengganti pesawat terbang yang lebih ramah lingkungan. Gagasan itu disuarakan di tengah rencana ambisius Eropa menggandakan penggunaan kereta api berkecepatan tinggi pada 2030 dan tiga kali lipat tingkat saat ini pada 2050, mengutip CNN, Kamis, 7 Juli 2022.
Tidak seperti banyak bagian dunia, Eropa sudah memiliki ribuan kilometer kereta api berkecepatan tinggi khusus. TGV Prancis yang terkenal di dunia, ICE Jerman, dan AVE Spanyol telah mengubah perjalanan kereta api selama 40 tahun terakhir, tapi sebagian besar tetap berfokus pada pasar domestik. Mencatat hambatan-hambatan sebelumnya, badan organisasi Eropa telah berkomitmen untuk studi baru yang menyoroti banyak manfaat dari jaringan kereta api berkecepatan tinggi yang diperluas.
Ini termasuk Komisi Eropa, Komunitas Kereta Api Eropa, Industri Pasokan Kereta Api Eropa, dan ALLRAIL, yang mewakili perkeretaapian non-milik negara. Yang terpenting, kelompok tersebut akan menyelidiki bagaimana membayar puluhan ribu kilometer jalur baru dan bagaimana transformasi radikal jaringan kereta api di benua itu dapat membantu UE mencapai tujuan "Kesepakatan Hijau" untuk karbon netral pada 2050.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6365177/original/034261900_1779240256-Untitlede.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5681254/original/024739800_1778552716-1002025353.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5558001/original/006844400_1776402068-WhatsApp_Image_2026-04-17_at_11.29.32__2_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5280710/original/010510600_1752247238-samu-lopez--unKxROIGzY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6308410/original/066199600_1779182647-000_B3639BR.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6313172/original/082156800_1779187282-IMG-20260519-WA0025.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6315510/original/098683000_1779189625-RM_Sederhana.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6188646/original/085125500_1779068685-Gemini_Generated_Image_eswgf2eswgf2eswg.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6010878/original/010893100_1778903181-WhatsApp_Image_2026-05-16_at_10.26.14.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6307826/original/094003800_1779182143-unnamed__2_.webp)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6306542/original/088249700_1779180824-kentang_mustofa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6304293/original/048776800_1779178677-Kikil_Sapi_Waru_Jaya_-_Bayu_Pancoro.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6289353/original/089413100_1779164027-Gemini_Generated_Image_ppvfpwppvfpwppvf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6303526/original/046996400_1779177996-Gemini_Generated_Image_hgitwhhgitwhhgit.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6287959/original/089767800_1779162728-IMG-20260519-WA0002.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6297310/original/007826400_1779171886-unnamed__58_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5163180/original/069461300_1741956836-chicken-green-curry-bowl_1150-23912.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6298695/original/018382900_1779173212-79be245d-7016-4bc6-8a4d-31ae8c8733ad.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6214419/original/098628800_1779092149-unnamed-95.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6284521/original/022765800_1779159382-cropped-31db8c04-cf60-46b2-9bbf-937be172118c.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432085/original/094521500_1764755867-Vidio_Guideline_2025_NON-SPORTS_IGF_-_Horizontal_-_arya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3513012/original/025088600_1626429232-kevin_hackert.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5483775/original/060597100_1769403155-victoria_beckham.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5484152/original/054897800_1769414667-Gemini_Generated_Image_px7w5npx7w5npx7w.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5454036/original/068509500_1766547463-Stasiun_Gambir.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5498890/original/093027800_1770725754-image__57_.png)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5485154/original/028256900_1769496101-siti_nadia.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4762442/original/092574700_1709625037-IMG_1493.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488195/original/057422900_1769740878-Kelelawar_di_rumah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478141/original/024911500_1768892922-ATK_BOLANET_UCL_2025_2026_SCHEDULE.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5483058/original/082385200_1769322591-20260125_132615.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4105592/original/078026500_1659098223-ezgif.com-gif-maker.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5130439/original/091465400_1739343321-54318718348_fb712dec5a_c__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516283/original/012128900_1772274598-WhatsApp_Image_2026-02-27_at_19.33.04.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482171/original/016117100_1769163345-Depositphotos_150827586_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480205/original/065971100_1769049178-unnamed__56_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5483002/original/061252400_1769316245-074418100_1542783768-photo-1526130963484-68fa9ba0717a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480757/original/063578900_1769066765-Angonjiwo_Resto_-_Mardika_Sariyyudin_HL.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490055/original/041786300_1769987581-Matera_Reside.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2245386/original/050027300_1528618987-20180610-mudik-stasiun_tugu3-yogya.jpg)