- Mengapa gorengan buatan sendiri seringkali cepat lembek setelah dingin?
- Jenis tepung apa yang paling baik untuk membuat gorengan renyah?
- Apakah penggunaan air es benar-benar memengaruhi kerenyahan gorengan?
Baca artikel ini 5x lebih cepat
Liputan6.com, Jakarta - Gorengan telah lama menjadi primadona di lidah masyarakat Indonesia, baik sebagai camilan pengganjal perut maupun pelengkap hidangan utama. Untuk menghasilkan tekstur yang sempurna, tips membuat tepung gorengan renyah menjadi hal penting yang perlu diketahui. Teksturnya yang renyah dan garing menjadi daya tarik utama yang sulit ditolak. Namun, tantangan terbesar bagi para penggemar dan pembuat gorengan adalah bagaimana menjaga kerenyahan tersebut agar tidak cepat melempem setelah dingin.
Seringkali, gorengan yang baru diangkat dari minyak panas terasa begitu sempurna, namun hanya dalam hitungan menit, teksturnya berubah menjadi lembek dan kurang menggugah selera. Kondisi ini tentu mengurangi kenikmatan saat menyantapnya. Untuk mengatasi masalah umum ini, diperlukan pemahaman mendalam tentang bahan dan teknik pengolahan yang tepat.
Artikel ini akan mengupas tuntas berbagai tips membuat tepung gorengan renyah yang tidak hanya garing saat hangat, tetapi juga mampu mempertahankan kerenyahannya lebih lama. Dengan menerapkan rahasia-rahasia ini, Anda dapat menyajikan gorengan berkualitas layaknya buatan profesional di rumah.
1. Pemilihan Jenis Tepung yang Tepat
Langkah fundamental untuk mencapai kerenyahan maksimal pada gorengan dimulai dari pemilihan jenis tepung. Tepung terigu memang menjadi dasar utama, tetapi kunci kerenyahan yang tahan lama seringkali terletak pada kombinasi dengan jenis tepung lain. Penambahan tepung beras, misalnya, sangat direkomendasikan karena sifatnya yang ringan dan bebas gluten, menghasilkan lapisan luar yang lebih kering dan garing.
Selain tepung beras, penggunaan tepung maizena atau tepung tapioka juga dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap tekstur renyah dan garing yang lebih awet. Tepung maizena, dengan kandungan amilosa tinggi, membantu menciptakan struktur yang lebih kokoh. Sementara itu, tapioka memberikan efek kenyal yang pas sekaligus menambah kerenyahan. Mencampur beberapa jenis tepung ini akan menghasilkan profil tekstur yang kompleks dan memuaskan.
2. Penggunaan Air Es dalam Adonan
Suhu air yang digunakan dalam adonan memiliki peran krusial dalam menentukan tingkat kerenyahan gorengan. Menggunakan air es atau air dingin saat mencampur adonan adalah salah satu trik jitu untuk mendapatkan hasil yang lebih garing dan renyah. Air dingin membantu menjaga suhu adonan tetap rendah, yang pada gilirannya akan menghambat penyerapan minyak berlebih saat proses penggorengan.
Perbedaan suhu yang signifikan antara adonan dingin dan minyak panas akan menciptakan thermal shock. Kejutan suhu ini mendorong pembentukan lapisan tepung yang lebih cepat mengeras dan krispi di permukaan. Adonan yang dingin juga cenderung menghasilkan gorengan yang tidak terlalu berminyak, sehingga kerenyahannya dapat bertahan lebih lama dan terasa lebih ringan saat disantap.
3. Penambahan Bahan Pengembang
Untuk menciptakan gorengan yang renyah sekaligus ringan, penambahan bahan pengembang seperti baking powder atau baking soda sangat dianjurkan. Bahan-bahan ini bekerja dengan melepaskan gas karbon dioksida saat terkena cairan dan panas, membentuk gelembung-gelembung kecil di dalam adonan. Gelembung ini membuat tekstur gorengan menjadi lebih berongga, tidak padat, dan lebih garing.
Baking powder adalah pilihan yang umum karena sudah mengandung asam dan bereaksi ganda, baik saat bercampur cairan maupun saat terkena panas. Sementara itu, baking soda juga efektif merenyahkan gorengan dan mencegah penyerapan minyak berlebih, namun perlu diperhatikan penggunaannya agar tidak berlebihan karena dapat meninggalkan rasa pahit. Keseimbangan jumlah bahan pengembang sangat penting untuk hasil optimal.
4. Teknik Mengaduk Adonan yang Tepat
Meskipun terlihat sederhana, teknik mengaduk adonan juga memengaruhi tekstur akhir gorengan. Mengaduk adonan terlalu lama atau berlebihan dapat memicu pengembangan gluten pada tepung terigu. Gluten yang terlalu aktif akan membuat gorengan menjadi kenyal dan keras, alih-alih renyah seperti yang diinginkan.
Oleh karena itu, cukup aduk adonan hingga semua bahan tercampur rata dan tidak ada gumpalan tepung yang tersisa. Hindari mengaduk terlalu kuat atau terlalu lama. Proses pengadukan yang singkat dan seperlunya akan menjaga tekstur adonan tetap ringan, sehingga menghasilkan gorengan yang lebih garing dan empuk di bagian dalam.
5. Pengaturan Suhu Minyak dan Teknik Menggoreng
Suhu minyak yang tepat adalah faktor krusial dalam mencapai gorengan yang renyah sempurna dan tidak berminyak. Minyak harus dipanaskan hingga suhu ideal, yaitu antara 170–180°C, sebelum adonan dimasukkan. Jika minyak terlalu dingin, gorengan akan menyerap terlalu banyak minyak dan menjadi lembek. Sebaliknya, minyak yang terlalu panas akan membuat bagian luar cepat gosong sementara bagian dalamnya belum matang.
Metode deep frying, yaitu menggoreng dengan minyak yang cukup banyak hingga bahan terendam sempurna, sangat efektif untuk memastikan gorengan matang merata dan menghasilkan lapisan krispi. Beberapa koki bahkan menggunakan teknik double frying atau penggorengan ganda. Penggorengan pertama bertujuan menghilangkan kadar air, sedangkan penggorengan kedua pada suhu lebih tinggi akan menghasilkan kerenyahan maksimal dan warna keemasan yang menarik.
6. Penirisan dan Penyimpanan yang Benar
Setelah proses penggorengan selesai, penirisan yang tepat menjadi langkah terakhir yang tidak kalah penting untuk menjaga kerenyahan gorengan. Segera tiriskan gorengan menggunakan saringan atau letakkan di atas kertas minyak atau tisu dapur untuk menyerap kelebihan minyak. Minyak yang tersisa pada permukaan gorengan dapat mempercepat proses kelembaban.
Hindari menumpuk gorengan saat masih panas, karena uap panas yang terperangkap akan membuat gorengan menjadi lembek dan kehilangan tekstur renyahnya. Idealnya, gunakan rak kawat agar minyak dapat menetes sempurna dan sirkulasi udara tetap terjaga, memastikan setiap sisi gorengan tetap kering dan renyah lebih lama. Penyimpanan dalam wadah kedap udara setelah benar-benar dingin juga membantu mempertahankan kerenyahan.
FAQ Tips Membuat Tepung Gorengan Renyah
1. Apa yang membuat tepung gorengan bisa lebih renyah?
Tepung gorengan bisa lebih renyah dengan mencampurkan tepung beras atau tepung maizena ke dalam adonan. Kombinasi tepung ini membantu menghasilkan tekstur yang lebih garing dan tahan lama.
2. Mengapa gorengan sering menjadi lembek setelah dingin?
Gorengan bisa menjadi lembek karena kandungan air dalam adonan terlalu tinggi atau minyak tidak cukup panas saat proses menggoreng.
3. Berapa suhu minyak yang ideal untuk menggoreng?
Suhu minyak yang ideal untuk menggoreng gorengan adalah sekitar 170–180°C agar gorengan matang merata dan tetap renyah.
4. Apakah baking powder bisa membuat gorengan lebih renyah?
Ya, menambahkan sedikit baking powder ke dalam adonan tepung dapat membantu menciptakan tekstur yang lebih ringan, berongga, dan renyah.
5. Bagaimana cara menjaga gorengan tetap renyah lebih lama?
Setelah digoreng, tiriskan gorengan di atas rak kawat agar minyak berlebih turun dan uap panas tidak membuat gorengan menjadi lembek.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517580/original/085822800_1772432896-DIESEL.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4723091/original/022901400_1705917470-000_34G49R7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523248/original/041987400_1772796749-Gemini_Generated_Image_slt5zlslt5zlslt5.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522991/original/087229200_1772784880-WhatsApp_Image_2026-03-05_at_22.03.25.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4656024/original/087867700_1700481617-menu_masakan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514419/original/030534200_1772089658-Orek_Tempe_Basah_Kecap_Pedas_Manis.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523095/original/074739200_1772789322-ketupat_sayur_cov.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522958/original/032573200_1772782709-Gemini_Generated_Image_jtkp6xjtkp6xjtkp.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522633/original/037038700_1772771520-Etihad.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5519808/original/096817500_1772598149-3eb67482-83f2-4946-b521-5f8a023e4749.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1200943/original/029195400_1460459978-berrykitchen.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522899/original/012891700_1772780047-cropped-297a327e-f7df-49ae-a64a-477b55582882.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522328/original/005155500_1772757018-unnamed__68_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522954/original/093184000_1772781930-Depositphotos_534672768_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4015752/original/063830100_1651925636-morgane-perraud-Jc2JGFFsfNI-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522926/original/093430000_1772780240-cropped-f09d3eac-27a3-4e24-ba40-d8dbaeac6f5f.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522869/original/082396800_1772778969-WhatsApp_Image_2026-03-06_at_11.15.30.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522752/original/056586000_1772775445-cropped-d3758302-359d-4aaf-81ad-232128505200.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4886817/original/063184600_1720500173-Sepiring_tumis_toge_tahu.__Liputan6.comIGyscooking_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522728/original/066093000_1772774685-cropped-9dbe4da8-e7f7-41dd-bdc1-abf06bb2a0e7.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414818/original/029407400_1763352077-ATK_BOLA_Byon_Combat_Showbiz_6.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5161764/original/086600400_1741847570-1741841423969_salah-satu-faktor-eksternal-penyebab-pelanggaran-ham-adalah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5286401/original/022817500_1752741530-pexels-nadin-sh-78971847-12288356.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5406457/original/028571800_1762575042-unnamed__5_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432085/original/094521500_1764755867-Vidio_Guideline_2025_NON-SPORTS_IGF_-_Horizontal_-_arya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5335120/original/005264300_1756787602-____________-_-_-_______6_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424599/original/031115100_1764148660-SUGAR_BABY_-_SCREEN_BACKDROP.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419406/original/066046400_1763694256-miss_universe_final.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3134973/original/008613900_1590134592-cara-membuat-bakso-sapi.jpg.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5415683/original/002724400_1763390911-Heroes-Next-Door---Apple-Artwork---16_9-Cover-Art.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1256728/original/bcfc6c770a11d6e0dbef2bd76510ecedtong.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407523/original/003131000_1762745038-bolu_kukus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5417032/original/082598700_1763517202-20251119_083647.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427035/original/012103300_1764325128-Screenshot_2025-11-06_162838.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5411071/original/027135000_1762998340-kue_kukus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4246539/original/048015900_1669891197-lele-goreng-fried-catfish-is-traditional-indonesian-culinary-food-catfish-chilli-tomato-paste-popular-street-food-called-pecel-lele-lamongan-penyetan-lele_511235-5145.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407992/original/099247800_1762760314-r-eris-i5XurHSjE1M-unsplash__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2763703/original/047402500_1553768492-KETOPRAK_KARET_TENGSIN_3.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4832484/original/048879500_1715759424-Lotek-Bandung-Sederhana.jpg)