Tips Membuat Sagu Keju Lembut dan Tidak Bantat, Ini Resep Lengkapnya

3 weeks ago 37

Liputan6.com, Jakarta - Kue sagu keju selalu menjadi primadona di antara jajaran kue kering klasik Indonesia. Teksturnya yang ringan, rapuh, dan lumer di mulut membuat kue ini digemari lintas generasi, terutama saat momen Lebaran dan hari raya lainnya. Meski terlihat sederhana, kenyataannya banyak orang gagal menghasilkan sagu keju yang lembut dan justru berakhir bantat serta keras.

Kegagalan tersebut sering membuat kapok, karena bahan sudah terlanjur mahal dan prosesnya memakan waktu. Padahal, rahasia sagu keju yang sempurna tidak terletak pada teknik rumit, melainkan ketelitian dalam memilih bahan dan mengikuti tahapan dengan benar. Kesalahan kecil bisa berdampak besar pada hasil akhir.

Liputan6.com akan membahas secara lengkap tips membuat sagu keju lembut dan tidak bantat berdasarkan pengalaman praktis, referensi laman kuliner, serta resep dari buku karya chef dan penulis kuliner ternama. Dengan panduan ini, Anda bisa lebih percaya diri membuat sagu keju di rumah, Selasa (16/12/2025).

Tips Membuat Sagu Keju Lembut dan Tidak Bantat

Berdasarkan pengalaman praktis yang dibagikan dalam laman kuliner Just Try & Taste serta berbagai buku resep kue kering, terdapat beberapa faktor krusial yang menentukan keberhasilan sagu keju. Berikut ulasan tips membuat sagu keju lembut dan tidak bantat yang perlu diperhatikan.

1. Gunakan Tepung Sagu Asli, Bukan Tapioka

Kesalahan paling fatal dalam membuat sagu keju adalah penggunaan tepung yang keliru. Tepung sagu berasal dari pati batang pohon sagu, sedangkan tepung tapioka berasal dari pati singkong. Keduanya memang sama-sama sering disebut “kanji” di pasaran, namun efeknya sangat berbeda pada tekstur kue.

Penggunaan tepung tapioka terbukti menghasilkan kue yang keras, liat, dan tidak lumer. Oleh karena itu, bacalah label kemasan dengan teliti dan pastikan tepung yang digunakan benar-benar tepung sagu murni. Membeli di toko bahan kue terpercaya sangat disarankan untuk menghindari kekeliruan.

2. Sangrai Tepung dengan Benar dan Dinginkan Sempurna

Tepung sagu perlu disangrai terlebih dahulu bersama daun pandan agar aroma kue menjadi harum dan khas. Proses sangrai ini harus dilakukan dengan api kecil sambil terus diaduk agar tepung tidak gosong.

Hal yang sering diabaikan adalah proses pendinginan. Tepung sagu harus benar-benar dingin sebelum dicampurkan ke adonan mentega. Tepung yang masih hangat akan melelehkan mentega dan menghasilkan adonan liat seperti adonan cireng. Inilah salah satu penyebab utama sagu keju menjadi bantat.

3. Gunakan Keju Berkualitas

Keju berperan besar dalam rasa dan tekstur sagu keju. Buku resep karya Yongki Gunawan merekomendasikan penggunaan keju Edam tua karena teksturnya keras, aromanya kuat, dan menghasilkan kue yang lebih renyah serta gurih.

Jika keju Edam sulit didapat, keju cheddar tetap bisa digunakan. Namun, pilih cheddar dengan kualitas baik dan kadar air rendah agar tidak memengaruhi konsistensi adonan.

4. Jangan Terburu-buru Saat Mengocok Adonan

Proses pengocokan mentega, margarin, dan gula tidak perlu sampai mengembang pucat seperti membuat cake. Cukup kocok hingga lembut dan tercampur rata. Pengocokan berlebihan justru dapat memengaruhi struktur kue kering.

Kesabaran menjadi kunci utama dalam tips membuat sagu keju lembut dan tidak bantat. Ikuti durasi dan tahapan sesuai resep, tanpa tergesa-gesa.

5. Perhatikan Penggunaan Santan

Santan memberikan rasa gurih khas pada sagu keju. Namun, takaran santan harus tepat. Terlalu sedikit membuat kue kering dan keras, sementara terlalu banyak bisa membuat adonan lembek. Gunakan santan instan kental sesuai takaran resep dan jangan menuangkannya sekaligus jika adonan terlihat terlalu lembut.

6. Emplex Bersifat Opsional

Beberapa resep dari buku dan praktisi kuliner menyertakan emplex sebagai bahan tambahan pangan. Emplex berfungsi membantu aerasi, membuat kue lebih renyah, serta memperpanjang masa simpan. Meski demikian, penggunaannya bersifat opsional. Tanpa emplex pun, sagu keju tetap lezat jika teknik dasar sudah benar.

Resep Lengkap Sagu Keju 

Resep berikut diadaptasi dari buku “55 Resep Kue Kering Favorit” karya Yongki Gunawan, dengan sedikit penyesuaian takaran santan sesuai praktik rumahan.

Bahan I:

  • 620 gram tepung sagu
  • 5 lembar daun pandan
  • 20 gram susu bubuk full cream
  • 200 gram keju Edam parut atau keju cheddar

Bahan II:

  • 200 gram mentega
  • 100 gram margarin
  • 270 gram gula bubuk
  • 1 sdt vanilla ekstrak
  • ¼ sdt garam
  • ¼ sdt emplex (opsional)
  • 100 ml santan kental instan

Bahan III:

  • 3 butir kuning telur

Cara Membuat:

  1. Sangrai tepung sagu bersama daun pandan hingga daun kering. Angkat dan dinginkan hingga benar-benar dingin.
  2. Panaskan oven pada suhu 150°C. Siapkan loyang beralas kertas baking.
  3. Kocok semua bahan II hingga lembut. Masukkan kuning telur, kocok kembali hingga tercampur rata.
  4. Masukkan bahan I, aduk perlahan menggunakan spatula hingga adonan menyatu.
  5. Masukkan adonan ke piping bag, semprotkan ke loyang sesuai selera.
  6. Panggang selama 25 menit hingga berwarna kuning keemasan. Dinginkan sebelum disimpan dalam stoples kedap udara.

FAQ Seputar Sagu Keju

1. Mengapa sagu keju saya keras setelah dingin?

Biasanya karena menggunakan tepung tapioka, tepung masih hangat saat dicampur, atau adonan terlalu lama dipanggang.

2. Apakah sagu keju harus memakai santan?

Santan sangat disarankan karena memberi rasa gurih dan tekstur lembut khas sagu keju.

3. Bolehkah mengganti mentega dengan margarin seluruhnya?

Boleh, tetapi kombinasi mentega dan margarin menghasilkan aroma dan rasa yang lebih seimbang.

4. Apakah emplex wajib digunakan?

Tidak wajib. Emplex hanya membantu kerenyahan dan daya simpan, namun tanpa emplex pun sagu keju tetap enak.

5. Berapa lama sagu keju bisa bertahan di stoples?

Jika disimpan dalam wadah kedap udara, sagu keju dapat bertahan 3–4 minggu.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |