Rahasia Sedap Bumbu Ikan Arsik Khas Batak, Rasa Otentik dari Tanah Toba

1 month ago 40

Liputan6.com, Jakarta - Memasak sajian tradisional sering kali menghadirkan nostalgia tersendiri, terutama ketika aroma rempahnya mengingatkan pada suasana rumah dan keluarga. Begitu pula dengan ikan arsik, kuliner Batak yang telah melegenda dan menjadi bagian penting dalam tradisi masyarakat Sumatra Utara. Meski berbahan dasar sederhana,ikan mas air tawar, keistimewaannya terletak pada penggunaan rempah-rempah khas yang jarang ditemukan dalam masakan daerah lain.

Kini, menghadirkan cita rasa Danau Toba di rumah bukan hal yang sulit. Bermodal beberapa bahan utama dan rangkaian bumbu tradisional, siapa pun bisa menyajikan arsik dengan rasa autentik. Bahkan bagi pemula, hidangan ini bisa dijadikan pilihan makan siang yang istimewa karena caranya relatif mudah, hanya membutuhkan ketelitian dan waktu memasak yang tepat.

Liputan6.com akan membahas secara mendalam mengenai bumbu ikan arsik khas Batak, filosofi dan nilai budaya di balik hidangan ini, serta resep arsik ikan mas yang diambil dari buku resmi “120 RESEP SELERA PEDAS NUSANTARA” (2019). Dengan memahami bumbu, teknik, dan konteks budayanya, Anda tidak hanya sekadar memasak, tetapi juga melestarikan warisan kuliner Nusantara, Jumat (12/12/2025).

Ciri dan Keunikan Bumbu Ikan Arsik Khas Batak

Arsik dikenal sebagai masakan ikan air tawar yang dimasak dengan bumbu kuning kaya rempah. Rujukan dari TasteAtlas menyebutkan bahwa arsik berasal dari masyarakat Batak Toba di Sumatra Utara dan pada dasarnya menonjolkan kombinasi rempah seperti kunyit, jahe, bawang, kemiri, bunga kecombrang (torch ginger), serta bumbu paling penting: andaliman. Andaliman memberi rasa getir, pedas segar, dan sensasi menggetarkan lidah, menjadikannya komponen yang tidak dapat digantikan dalam bumbu ikan arsik khas Batak.

Tidak seperti banyak masakan Nusantara lainnya, arsik tidak menggunakan santan. Bumbunya dimasak dengan sedikit air hingga menyusut, menghasilkan tekstur kuah yang pekat dan menempel sempurna pada ikan. Inilah yang membuat rasanya begitu tajam namun tetap lembut di lidah.

Menurut Indonesia.go.id, arsik bukan hanya hidangan rumahan, tetapi juga bagian penting dari ritual adat Batak. Pada upacara pernikahan, ikan arsik menjadi simbol doa dan berkat bagi pengantin. Dalam keluarga Batak, arsik sering disajikan ketika anak akan merantau sebagai bentuk restu dan harapan akan keberhasilan. Keunikan budaya ini membuat arsik bukan sekadar makanan, tetapi simbol cinta dan doa.

Selain andaliman, bumbu lain yang membuat arsik berbeda antara lain:

  • Asam cekala (kecombrang muda/batang rias)
  • Asam gelugur sebagai penyeimbang rasa asam
  • Lokio (bawang Batak)
  • Lengkuas dan serai untuk aroma
  • Kunyit, jahe, bawang merah, bawang putih, cabai merah
  • Kemiri yang disangrai untuk memberikan kekayaan rasa

Uniknya lagi, batang kecombrang muda kerap digunakan sebagai alas dalam belanga untuk mencegah ikan gosong. Teknik ini memperlihatkan kecerdasan kuliner masyarakat Batak dalam memanfaatkan bahan alam sekitar.

Resep Ikan Arsik 

Bahan Utama:

  • 3 ekor ikan mas ukuran agak besar, kerat-kerat
  • 2 cm lengkuas, memarkan
  • 10 batang serai, memarkan
  • 3 lembar daun salam
  • 200 gram bawang lokio
  • 10 lonjor kacang panjang, potong 5 cm
  • 2 sdt garam
  • 300 ml air

Bumbu Halus:

  • 12 butir bawang merah
  • 7 siung bawang putih
  • 6 buah cabai merah
  • 10 kemiri, disangrai
  • 5 cm kunyit
  • 3 cm jahe

Cara Memasak Ikan Arsik:

  1. Bersihkan ikan mas, keluarkan isi perut, dan cuci sisiknya. Susun ikan di dalam panci.
  2. Masukkan bumbu halus ke bagian dalam perut ikan. Tambahkan lengkuas, kacang panjang, bawang lokio, daun salam, dan serai. Sisa bahan lainnya ditata di atas ikan.
  3. Tuangkan air perlahan dan masak dengan api kecil–sedang.
  4. Masak hingga air hampir habis dan bumbu mengental. Tanda arsik matang adalah ikan berubah lebih lembut, kuah berkurang, dan aroma rempah menyatu.

Catatan Penting dari Tradisi Batak :

  • Gunakan ikan mas Danau Toba jika memungkinkan karena teksturnya lebih lembut dan tidak berbau tanah.
  • Ikan mas bertelur menghasilkan arsik yang lebih gurih.
  • Lumuri ikan dengan air jeruk nipis dan garam lalu diamkan 1 jam sebelum dimasak untuk menghilangkan bau amis.
  • Bunga kecombrang (bunga rias) dan batangnya memberikan aroma harum khas.

Dengan memadukan resep dari buku kuliner dan teknik tradisional Batak, arsik yang dihasilkan akan terasa jauh lebih otentik.

FAQ Tentang Ikan Arsik

1. Apakah andaliman bisa diganti dengan bumbu lain?

Tidak. Andaliman adalah identitas rasa arsik. Tanpanya, rasa khas seperti pedas segar dan sensasi tingling tidak bisa didapatkan.

2. Mengapa arsik tidak memakai santan?

Arsik adalah hidangan Batak yang menonjolkan rempah asli hutan dan ladang, sehingga tidak memakai santan seperti masakan dari daerah lain.

3. Jenis ikan apa yang paling cocok untuk arsik?

Ikan mas air tawar, terutama yang berasal dari Danau Toba. Ikan mas bertelur justru lebih disukai karena menghasilkan rasa gurih alami.

4. Mengapa batang bunga rias dipakai sebagai alas saat memasak?

Untuk mencegah ikan gosong sekaligus memberi aroma khas yang tidak bisa digantikan bahan lain.

5. Apakah arsik bisa disimpan untuk keesokan hari?

Bisa. Arsik justru terasa lebih nikmat keesokan harinya karena bumbu semakin meresap ke daging ikan.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |