Rahasia Bahu Tegas Kim You Jung, Antara Rutinitas Yoga dan Koreksi Postur Medis

3 weeks ago 35

Liputan6.com, Jakarta - Maya tertuju pada penampilan aktris Kim You Jung yang memukau. Melansir Korea Times, Jumat, 12 Desember 2025, melalui unggahan foto terbarunya di media sosial, bintang Dear X itu terlihat mengenakan gaun merah saat berjalan di karpet merah dengan desain yang memperlihatkan bahunya secara utuh. 

Foto-foto tersebut segera memicu kekaguman dari para penggemar dan warganet, yang secara khusus menyoroti garis bahunya yang terlihat halus, lurus, dan memanjang. Dalam standar estetika modern, bentuk bahu yang membentuk sudut siku tegas atau sering disebut right-angled shoulders ini dianggap sebagai simbol postur tubuh yang ideal dan sehat.

Penampilan fisik yang proporsional ini memicu diskusi luas mengenai rahasia di balik postur tubuh sang aktris. Banyak pihak mulai mengaitkan bentuk bahu indah tersebut dengan rutinitas olahraga yang ia jalani secara konsisten.

Diketahui, Kim You Jung telah menekuni latihan yoga selama kurang lebih 10 tahun. Hal ini menimbulkan pertanyaan menarik di kalangan publik, apakah latihan yoga jangka panjang benar-benar berperan signifikan dalam membentuk bahu yang lurus? 

Meskipun yoga sering disalahartikan sebagai olahraga yang hanya berfokus pada kelenturan, para ahli menegaskan bahwa latihan ini berdampak besar pada kekuatan struktur otot. Yoga mampu memperkuat otot-otot penstabil bagian dalam (deep stabilizing muscles) yang berfungsi vital dalam mengoreksi postur tubuh. 

Mekanisme Yoga dalam Memperbaiki Struktur Tubuh

Salah satu pose dasar, yaitu downward-facing dog, diketahui sangat efektif untuk meluruskan tulang belakang sekaligus meregangkan paha belakang dan melancarkan sirkulasi darah ke area tubuh bagian atas. Secara spesifik, pose pohon (tree pose) juga berperan krusial. 

Melansir Healthline, pose keseimbangan seperti ini tidak hanya melatih fokus, tetapi juga memaksa tubuh mengaktifkan inti (core) dan membuka area dada (chest opening). Gerakan ini membantu melawan kecenderungan tubuh untuk membungkuk. 

Bagi mereka yang memiliki postur bahu membungkuk akibat duduk terlalu lama, pose ini membantu meregangkan otot dada yang kaku. Dengan rutin melakukan gerakan pembuka dada ini, tulang selangka dan bahu akan terdorong kembali ke posisi alaminya, menciptakan ilusi bahu yang lebih lebar dan lurus seperti yang dimiliki Kim You Jung.

Ancaman Medis di Balik Kebiasaan Rounded Shoulders

Para ahli menekankan bahwa menjaga postur tubuh dalam aktivitas sehari-hari sama pentingnya dengan rutin berolahraga. Kebiasaan buruk harian dapat memperparah kondisi fisik seseorang, terutama memicu tampilan bahu yang membungkuk ke depan.

Ketika bahu sering digulung ke depan, otot pectoralis minor di dada akan mengencang secara kronis. Melansir Medical News Today, Istilah "bahu membundar" menggambarkan posisi bahu saat istirahat yang condong ke depan dari posisi ideal tubuh. Peregangan dan latihan dapat membantu memperbaiki atau mencegah bahu membundar.

Seiring berjalannya waktu, otot dada yang memendek tersebut akan menarik bahu ke arah dalam bahkan saat tubuh sedang dalam keadaan istirahat. Kondisi inilah yang secara medis sering disebut sebagai rounded shoulder posture.

Tanpa disadari, kebiasaan ini dapat mengubah struktur estetika tubuh secara permanen dan membuat seseorang terlihat kurang percaya diri. Karena itu, pemahaman mengenai anatomi ini menjadi kunci utama. Latihan fisik sekeras apa pun tidak akan memberikan hasil maksimal jika tidak diimbangi dengan kesadaran untuk tidak membiarkan otot dada mengunci bahu dalam posisi membungkuk selama berjam-jam setiap harinya.

Strategi Ergonomis dan Relaksasi bahu di Era Digital

Untuk mempertahankan garis bahu yang lurus di tengah gaya hidup digital, para ahli merekomendasikan penyesuaian ergonomis yang ketat. Sangat disarankan untuk memposisikan perangkat elektronik sejajar dengan mata. 

Melansir Cleveland Clinic, menundukkan kepala untuk melihat ponsel dapat memberikan beban tekanan yang sangat berat pada tulang leher, yang pada akhirnya merusak postur bahu. Hindari pula menggunakan ponsel sambil berbaring tengkurap yang dapat membebani punggung.

Saat bekerja di depan komputer, menjaga bahu tetap terbuka adalah kewajiban. Hindari menumpukan berat badan pada siku di atas meja, karena hal ini dapat memengaruhi simetri bahu. Jika bahu atau leher terasa tegang, latihan relaksasi sederhana sangat disarankan.

Salah satu teknik efektif adalah menarik napas sambil mengangkat bahu ke arah telinga, lalu menghembuskan napas saat menurunkan bahu. Gerakan mengangkat bahu yang dilakukan 5 hingga 10 kali ini efektif melepaskan ketegangan otot dan mencegah gangguan sendi jangka panjang.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |