Liputan6.com, Jakarta - Pesawat United Airlines tujuan Spanyol terpaksa putar balik ke Bandara Internasional Newark di New Jersey, Amerika Serikat, pada Sabtu, 30 Mei 2026. Penerbangan itu terganggu gara-gara perangkat bluetooth terdeteksi dengan nama bom.
Mengutip NY Post, Senin (1/6/2026), pesawat lepas landas dari Bandara Internasional Newark Liberty sekitar pukul 18.00, tetapi mendarat kembali di Newark sekitar pukul 21.30 setelah petugas keamanan diperintahkan untuk memeriksa perangkat Bluetooth mencurigakan di dalam pesawat yang muncul sebagai "bom", kata sumber.
Penumpang kemudian diminta mematikan gawai mereka, tetapi nama bom itu tetap online. Belakangan diketahui bahwa perangkat tersebut adalah nama untuk Fitbit milik seorang remaja berusia 16 tahun di dalam pesawat.
Penumpang harus dievakuasi sementara polisi Otoritas Pelabuhan memeriksa pesawat. Petugas Administrasi Keamanan Transportasi (TSA) dan Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan (CBP) memeriksa ulang penumpang sebelum kembali naik pesawat.
"Penerbangan United 236 dari Newark ke Palma De Mallorca, Spanyol, telah kembali dengan selamat ke Newark untuk mengatasi potensi masalah keamanan,"” kata juru bicara United pada Minggu, 31 Mei 2026. "Penerbangan tersebut melanjutkan perjalanan ke Palma De Mallorca dengan awak kabin baru."
Maskapai tersebut mengarahkan penyelidikan lebih lanjut kepada pihak berwenang setempat. Remaja yang tidak disebutkan identitasnya tersebut belum dikenai tuntutan hukum setempat, tetapi FBI kini sedang menyelidiki situasi tersebut, kata sumber.
Kasus Mirip Menimpa Turkish Airlines
Kasus yang serupa juga pernah menimpa salah satu pesawat Turkish Airlines. Seorang penumpang diduga iseng memasang nama wifi 'ancaman bom' yang memaksa pilot pun mendarat darurat di tengah penerbangan dari Istanbul ke Barcelona, Spanyol, pada Kamis, 15 Januari 2026.
Menurut FlightAware, dikutip dari People, penerbangan Turkish Airlines 1853 berangkat sesaat sebelum pukul 9 pagi waktu setempat. Saat Airbus A321 mendekati Bandara El Prat Barcelona, pesawat tersebut berputar dua kali di lepas pantai timur Spanyol.
Menurut unggahan X Wakil Presiden Komunikasi Senior Turkish Airlines, Yahya Üstün, saat pesawat mendekati tujuan akhirnya, "Terdeteksi bahwa seorang penumpang telah memasang titik akses internet dalam penerbangan dan mengkonfigurasi nama jaringannya untuk menyertakan ancaman bom."
Ustun tersebut mengatakan awak kabin kemudian memulai "prosedur yang diperlukan" sesuai dengan "protokol keselamatan penerbangan." Melansir Euro News, Jumat, 16 Januari 2026, setelah melaporkan ada ancaman bom, pesawat penumpang itu langsung dikawal oleh dua jet tempur, satu Spanyol dan satu Prancis.
Peringatan Bom Dinonaktifkan
Pesawat Airbus A321 itu yang membawa 148 penumpang dan tujuh awak itu langsung diarahkan ke area yang ditentukan untuk pemeriksaan setelah mendarat darurat sekitar pukul 11 pagi. Setelah mendarat, Üstün mengatakan pihak berwenang yang berwenang menggeledah pesawat 'dalam kerangka peraturan keamanan penerbangan internasional'.
Operasi tersebut melibatkan personel dari Garda Sipil, Kepolisian Nasional, dan kepolisian serta dinas pemadam kebakaran regional Catalonia. Dalam unggahan lanjutan, Üstün menyampaikan bahwa 'tidak ditemukan kejanggalan' selama penggeledahan.
"Upaya telah dimulai untuk mengidentifikasi penumpang yang bersangkutan dan untuk melaksanakan proses hukum," tulisnya. "Penerbangan kembali pesawat kami akan dilakukan setelah proses boarding penumpang selesai."
Hal senada disampaikan Garda Sipil Spanyol dalam rilis yang dibagikan kepada Associated Press. Mereka mengonfirmasi bahwa tidak ada yang ditemukan selama pemeriksaan menyeluruh terhadap pesawat. Peringatan tersebut kemudian dinonaktifkan.
Candaan Terproteksi di Instagram Terbongkar
Meski begitu, mereka menyatakan bahwa polisi kini menyelidiki siapa yang berada di balik ancaman bom palsu itu. Pasukan polisi Garda Sipil Spanyol mengatakan bahwa operasi di bandara berjalan normal.
Kasus ancaman bom di pesawat terjadi berulang kali, termasuk yang melibatkan seorang pria berusia 22 tahun di Singapura. Kasus itu terjadi pada 14 Februari 2025. Saat itu, ia mengunggah status akan meledakkan pesawat yang ditumpanginya lewat Insta Story jelang masuk ke pesawat.
Polisi menerima laporan dari tim hukum Meta sekitar pukul 19.20 malam, setelah mendeteksi unggahan story Instagram yang berisi rencana berbahaya, dilansir dari CNA, Senin, 6 Oktober 2025. "Tak ada yang tahu kalau aku akan meledakkan pesawat ini," tulis pria itu.
Akibat unggahan tersebut, penerbangan maskapai Etihad Airways di Bandara Changi sempat tertunda. Unggahan itu kemudian dilacak ke akun milik Azim Shah Abubakar Shah, yang diketahui sedang berada di pesawat Etihad Airways tujuan Abu Dhabi. Pesawat yang sudah berada di landasan pacu terpaksa dipanggil kembali ke Terminal 2.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3897399/original/094197700_1641544226-maxime-lebrun-HqYWQo7l49w-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7611125/original/055704200_1780396521-kornet_homemade.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7610337/original/021749800_1780395487-RM_Sederhana_singapura1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490379/original/059775700_1770009455-Soto_Ayam_Lenthok_-_Mikael_Rinto.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3805980/original/053571200_1640670445-seasoned-chicken-feet-g1e97d0ce0_640.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4865903/original/013936800_1718617782-photo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7592192/original/013898400_1780374935-IMG-20260602-WA0010.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7584968/original/099806100_1780366560-cropped-1589ae0c-356f-4b26-babe-5158cd6f7c60.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7594303/original/047691500_1780377312-Puding_Roti_Kopi_Kukus_Sederhana_dari_Roti_Tawar_Sisa_Enak_dan_Lembut.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7592254/original/096907900_1780374969-e95b1a96-f4de-45db-95bb-d37cc9611b64.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7591070/original/007161600_1780373734-0f3a92b3-61eb-4ccc-8624-776937a87f15.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7584829/original/061506700_1780366179-cropped-0a9b9d48-91c1-4bd4-bb02-2d0730cbd79b.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5543500/original/046689300_1775027055-Sambel_Mentah_-_Mh_Badrut_Tamam.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5466582/original/039438300_1767848983-000_44KT3D8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535935/original/042761200_1774172703-pexels-shameel-mukkath-3421394-5639338.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7583863/original/053922300_1780365327-cropped-487ecb48-2b63-4bd6-a6e6-b226f4012219.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7584593/original/020605000_1780366036-mantan_istri_james_van_der_beek.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7583363/original/037038400_1780364671-cropped-fad8561b-a0a3-464a-af7b-7cdcd1a40075.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4543791/original/077857500_1692435089-Snapseed_4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7581226/original/012178200_1780362218-063_2278220749.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5484152/original/054897800_1769414667-Gemini_Generated_Image_px7w5npx7w5npx7w.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5498890/original/093027800_1770725754-image__57_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488195/original/057422900_1769740878-Kelelawar_di_rumah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516283/original/012128900_1772274598-WhatsApp_Image_2026-02-27_at_19.33.04.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518622/original/086723800_1772514079-cropped-4c856ac0-ea24-40bb-a37b-540c0d601eeb.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533834/original/068860100_1773784980-WhatsApp_Image_2026-03-18_at_03.05.55.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5494624/original/004797900_1770301548-000_33YZ6V9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500323/original/022128900_1770860747-cumi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496077/original/078576300_1770463228-042749200_1609160437-agto-nugroho-NYMRvWePmn8-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496896/original/057677100_1770609023-unnamed__17_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5255810/original/088495200_1750217573-7562353d-49c2-431a-8e3d-ddbe88078888.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5011743/original/058200900_1731999276-IMG-20241119-WA0009.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535189/original/057591700_1773942599-Depositphotos_271642688_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1788667/original/039933600_1512278961-IMG-20171202-WA0028.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491919/original/015759500_1770110370-gambar__16_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491763/original/081988600_1770105900-tepung_hunkwe.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5492331/original/027854200_1770168653-masak_nasi_goreng.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4993874/original/056837800_1730895197-fotor-ai-2024110619038.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3258137/original/033595800_1601883890-food-3232549_1280.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502159/original/000958200_1770970294-1500_x_845.jpg)