Liputan6.com, Jakarta - Hari Raya Idul Adha identik dengan melimpahnya persediaan daging kurban di setiap rumah. Seringkali, tantangan muncul dalam mengolah daging tersebut agar tidak monoton dan tetap menggugah selera. Banyak keluarga yang kemudian mencari inspirasi resep baru untuk menghindari kebosanan dengan hidangan sate atau gulai yang itu-itu saja.
Memilih menu olahan daging kurban yang variatif menjadi kunci untuk menikmati momen kebersamaan dengan hidangan lezat. Dari hidangan pedas, manis, gurih, hingga yang berkuah segar, ada banyak pilihan yang bisa dicoba. Berbagai resep praktis dan anti bosan ini dapat menjadi solusi untuk mengoptimalkan daging kurban yang didapatkan.
Berikut adalah 12 menu daging kurban anti bosan yang dapat menjadi inspirasi olahan praktis dan nikmat di rumah, lengkap dengan cita rasa khas dari berbagai daerah.
1. Oseng Mercon Daging, Sensasi Pedas Khas Yogyakarta
Oseng mercon merupakan hidangan tumis khas Yogyakarta yang terkenal dengan cita rasa pedasnya yang kuat. Masakan ini terbuat dari daging sapi, tetelan, dan koyor yang dimasak menggunakan cabai rawit merah sebagai bahan utama. Bagi pecinta makanan pedas, oseng mercon bisa menjadi pilihan yang sangat cocok dan berbeda dari olahan daging kurban pada umumnya.
Jika Anda bosan dengan sate atau gulai, hidangan ini menawarkan pengalaman kuliner yang menggugah selera. Kombinasi pedasnya cabai dengan tekstur daging yang empuk akan membuat siapa saja ketagihan. Oseng mercon dapat menjadi alternatif menarik untuk menyajikan daging kurban dengan cara yang lebih berani.
Bahan-bahan:
- 500 gram daging sapi
- 200 gram tetelan sapi
- 15 cabai rawit merah
- 8 cabai merah keriting
- 7 bawang merah
- 4 siung bawang putih
- 2 lembar daun salam
- 2 ruas lengkuas, geprek
- 3 sdm kecap manis
- 1 sdt gula merah
- Garam dan kaldu bubuk secukupnya
- Air secukupnya
- Minyak goreng
Cara membuat:
- Cuci bersih daging sapi dan tetelan, lalu rebus hingga empuk. Gunakan api kecil agar tekstur daging tetap lembut dan kaldu keluar dengan maksimal. Setelah matang, potong-potong daging sesuai selera dan sisihkan sedikit air rebusan untuk kuah oseng.
- Haluskan cabai rawit, cabai merah keriting, bawang merah, dan bawang putih. Tumis bumbu halus bersama daun salam dan lengkuas hingga harum serta matang agar rasa pedasnya lebih nikmat dan tidak langu.
- Masukkan potongan daging dan tetelan ke dalam tumisan bumbu, lalu aduk hingga seluruh bagian daging terbalut rata. Tambahkan kecap manis, gula merah, garam, dan sedikit kaldu bubuk agar rasa semakin gurih.
- Tuang sedikit air rebusan daging, kemudian masak menggunakan api sedang hingga bumbu meresap dan kuah menyusut. Sajikan oseng mercon hangat bersama nasi putih agar sensasi pedas gurihnya semakin nikmat.
2. Semur Daging, Manis Gurih Berkuah Kental
Semur daging adalah hidangan berkuah yang menawarkan perpaduan rasa manis dan gurih, cocok sebagai referensi olahan daging kurban. Biasanya, semur juga dilengkapi dengan isian telur dan kentang rebus, menambah kekayaan rasa dan tekstur.
Terdapat dua jenis semur daging yang populer: semur Jawa dengan kuah coklat bening yang gurih, serta semur Betawi yang memiliki kuah lebih kental dengan sentuhan rasa kayu manis. Kedua varian ini sama-sama lezat dan dapat disesuaikan dengan selera keluarga.
Bahan-bahan:
- 500 gram daging sapi
- 2 kentang ukuran besar
- 3 butir telur rebus
- 6 bawang merah
- 4 siung bawang putih
- 1 batang kayu manis
- 4 sdm kecap manis
- 1 sdt pala bubuk
- Garam, gula, dan lada secukupnya
- Air secukupnya
Cara membuat:
- Potong daging sapi berbentuk kotak sedang, lalu rebus setengah empuk agar lebih cepat matang saat dimasak bersama bumbu. Goreng kentang setengah matang agar teksturnya tidak mudah hancur ketika dicampurkan ke dalam semur.
- Haluskan bawang merah dan bawang putih, lalu tumis hingga harum. Tambahkan kayu manis dan pala bubuk untuk menghasilkan aroma semur yang khas dan menggugah selera.
- Masukkan daging sapi ke dalam tumisan, aduk hingga berubah warna dan bumbu mulai meresap. Tambahkan kecap manis, garam, gula, dan lada secukupnya agar cita rasa manis gurih semakin seimbang.
- Tuang air secukupnya lalu masak menggunakan api kecil hingga daging benar-benar empuk. Setelah itu, masukkan kentang dan telur rebus, lalu lanjutkan memasak hingga kuah menyusut dan mengental. Sajikan semur daging hangat bersama nasi putih.
3. Dendeng Balado, Pedas Gurih Khas Sumatera Barat
Dendeng balado adalah olahan daging sapi asal Sumatera Barat yang dikenal dengan rasa enak, gurih, dan pedasnya. Hidangan ini berupa irisan daging sapi goreng yang kemudian dipadukan dengan sambal balado yang pedas dari cabai merah.
Kombinasi tekstur daging yang renyah dengan bumbu balado yang meresap sempurna menjadikan dendeng balado pilihan favorit. Menu ini sangat cocok bagi Anda yang menyukai masakan dengan dominasi rasa pedas dan gurih.
Bahan-bahan:
- 500 gram daging sapi
- 10 cabai merah keriting
- 7 cabai rawit merah
- 8 bawang merah
- 3 siung bawang putih
- 1 sdt air jeruk nipis
- Garam dan gula secukupnya
- Minyak goreng
Cara membuat:
- Rebus daging sapi hingga empuk, lalu iris tipis melebar mengikuti serat. Pukul perlahan menggunakan ulekan agar teksturnya lebih pipih dan mudah renyah saat digoreng.
- Goreng irisan daging hingga agak kering dan berwarna kecoklatan. Jangan terlalu lama menggoreng agar daging tidak keras saat dimakan.
- Haluskan cabai merah, cabai rawit, bawang merah, dan bawang putih dengan tekstur agak kasar. Tumis sambal hingga harum dan matang, lalu tambahkan garam, gula, dan sedikit air jeruk nipis agar rasa lebih segar.
- Masukkan daging goreng ke dalam sambal balado, aduk hingga seluruh permukaan daging terlapisi sambal secara merata. Masak sebentar hingga bumbu meresap lalu sajikan.
4. Beef Teriyaki, Sentuhan Modern ala Restoran
Bagi yang menginginkan menu modern dan praktis, beef teriyaki bisa menjadi pilihan menarik untuk mengolah daging kurban. Hidangan ini dibuat dengan mengiris tipis daging sapi, lalu dimasak bersama saus teriyaki, bawang bombai, dan taburan wijen.
Proses pembuatannya cukup mudah, dimulai dengan marinasi daging sapi yang sudah diiris tipis menggunakan campuran kecap manis, saus teriyaki, kecap asin, minyak wijen, bawang putih halus, jahe halus, lada bubuk, dan margarin. Beef teriyaki cocok untuk hidangan praktis dan kekinian yang disukai banyak orang.
Bahan-bahan:
- 400 gram daging sapi iris tipis
- 1 bawang bombai ukuran besar
- 4 sdm saus teriyaki
- 2 sdm kecap manis
- 1 sdm kecap asin
- 1 sdt minyak wijen
- 3 siung bawang putih cincang
- 1 ruas jahe parut
- Wijen sangrai secukupnya
- Margarin secukupnya
Cara membuat:
- Campurkan daging sapi dengan saus teriyaki, kecap manis, kecap asin, minyak wijen, bawang putih, dan jahe. Diamkan selama 30 menit agar bumbu meresap sempurna ke dalam daging.
- Panaskan margarin di atas wajan, lalu tumis bawang bombai hingga layu dan harum. Gunakan api sedang agar bawang bombai tetap manis dan tidak gosong.
- Masukkan daging yang sudah dimarinasi, lalu masak sambil diaduk cepat hingga berubah warna dan matang merata. Pastikan daging tidak dimasak terlalu lama agar teksturnya tetap lembut.
- Setelah kuah sedikit mengental dan meresap, angkat beef teriyaki lalu taburi wijen sangrai di atasnya. Sajikan hangat bersama nasi putih atau salad segar.
5. Sop Daging, Kehangatan Kuah Bening yang Segar
Sop daging adalah pilihan tepat bagi mereka yang menginginkan hidangan hangat dengan rasa ringan dan kuah bening yang segar. Hidangan ini menjadi penyeimbang sempurna di tengah banyaknya menu bersantan saat Idul Adha.
Untuk menambah kesegaran dan nilai gizi, Anda bisa menambahkan wortel, kentang, daun bawang, dan seledri. Sop daging juga sangat cocok untuk anak-anak karena rasanya tidak terlalu kuat dan mudah diterima lidah.
Bahan-bahan:
- 500 gram daging sapi
- 2 wortel
- 2 kentang
- 2 batang daun bawang
- Seledri secukupnya
- 5 siung bawang putih
- 1/2 sdt pala bubuk
- Garam dan lada secukupnya
Cara membuat:
- Rebus daging sapi hingga empuk sambil sesekali membuang busa yang muncul agar kuah tetap bening dan bersih. Setelah matang, potong-potong daging sesuai selera.
- Haluskan bawang putih lalu tumis hingga harum dan sedikit kecoklatan. Masukkan tumisan bawang ke dalam kuah rebusan agar aroma sop lebih gurih.
- Tambahkan wortel dan kentang yang telah dipotong, lalu masak hingga sayuran empuk. Bumbui kuah menggunakan garam, lada, dan pala bubuk agar rasanya semakin hangat dan nikmat.
- Menjelang matang, masukkan daun bawang dan seledri agar aroma sop semakin segar. Sajikan sop daging selagi hangat bersama sambal dan perasan jeruk nipis.
6. Krengsengan Daging, Manis Gurih Khas Jawa Timur
Krengsengan daging merupakan hidangan khas Jawa Timur dengan kuah kental berwarna coklat gelap yang kaya rasa gurih dan manis. Keunikan krengsengan terletak pada tambahan petis udang yang memberikan cita rasa khas.
Perpaduan rasa manis dan gurih pada masakan ini akan semakin nikmat jika ditambahkan irisan cabai untuk sensasi pedas. Taburan merica juga sering digunakan untuk memperkuat rasa dan menggugah selera.
Bahan-bahan:
- 500 gram daging sapi
- 6 bawang merah
- 4 siung bawang putih
- 3 cabai merah keriting
- 2 cabai rawit merah
- 1 sdm petis udang
- 4 sdm kecap manis
- 1 lembar daun salam
- Garam, gula, dan merica secukupnya
- Air secukupnya
Cara membuat:
- Potong daging sapi berbentuk dadu kecil agar lebih cepat matang dan mudah meresap bumbunya. Rebus sebentar hingga setengah empuk lalu tiriskan.
- Haluskan bawang merah, bawang putih, cabai merah, dan cabai rawit. Tumis bumbu bersama daun salam hingga harum dan matang sempurna.
- Masukkan daging sapi ke dalam tumisan, lalu aduk hingga seluruh bagian daging terbalut bumbu. Tambahkan kecap manis, petis udang, garam, gula, dan merica agar rasa gurih manisnya semakin kuat.
- Tuang sedikit air lalu masak menggunakan api kecil hingga kuah menyusut dan mengental. Aduk sesekali agar bumbu tidak gosong di dasar wajan. Sajikan krengsengan hangat bersama nasi putih.
7. Kari Kambing, Kaya Rempah dan Gurih
Kari kambing adalah hidangan yang memiliki cita rasa gurih dan kaya akan rempah, sangat cocok menjadi menu spesial saat Hari Raya Idul Adha. Penggunaan santan dan berbagai rempah seperti kunyit, jahe, serai, dan kayu manis akan membuat aroma kari semakin sedap.
Hidangan ini menawarkan kehangatan dan kelezatan yang mendalam, menjadikannya pilihan istimewa untuk dinikmati bersama keluarga. Kari kambing dapat menjadi variasi yang memuaskan bagi penggemar masakan berempah.
Bahan-bahan:
- 500 gram daging kambing
- 200 ml santan
- 7 bawang merah
- 4 siung bawang putih
- 2 ruas kunyit
- 1 ruas jahe
- 1 batang serai
- 2 lembar daun jeruk
- 1 batang kayu manis
- Garam dan gula secukupnya
Cara membuat:
- Cuci bersih daging kambing lalu rebus sebentar untuk mengurangi aroma prengus. Buang air rebusan pertama kemudian rebus kembali hingga daging mulai empuk.
- Haluskan bawang merah, bawang putih, kunyit, dan jahe. Tumis bumbu halus bersama serai, daun jeruk, dan kayu manis hingga harum dan matang.
- Masukkan potongan daging kambing, lalu aduk hingga bumbu tercampur rata. Tambahkan sedikit air dan masak sampai daging semakin empuk.
- Tuang santan sambil terus diaduk perlahan agar santan tidak pecah. Masak hingga kuah kari mengental dan bumbu meresap sempurna ke dalam daging. Sajikan kari kambing hangat bersama nasi atau roti maryam.
8. Rica-rica Kambing, Pedas Menggoda Selera
Rica-rica kambing adalah olahan daging kambing yang terkenal dengan kekayaan bumbu dan rasa pedas yang kuat. Bumbu rica-rica umumnya terdiri dari cabai, bawang, jahe, kunyit, dan rempah lainnya yang dihaluskan.
Bumbu tersebut kemudian ditumis bersama daging hingga matang dan meresap sempurna, menciptakan hidangan yang menggoda selera. Rica-rica kambing sangat cocok bagi mereka yang menyukai tantangan rasa pedas yang autentik.
Bahan-bahan:
- 500 gram daging kambing
- 12 cabai merah keriting
- 8 cabai rawit merah
- 7 bawang merah
- 4 siung bawang putih
- 2 ruas jahe
- 1 ruas kunyit
- 2 batang serai
- 2 lembar daun jeruk
- Garam dan gula secukupnya
Cara membuat:
- Potong daging kambing kecil-kecil lalu rebus sebentar agar teksturnya lebih empuk dan aroma khas kambing berkurang.
- Haluskan cabai, bawang merah, bawang putih, jahe, dan kunyit. Tumis bumbu halus bersama serai dan daun jeruk hingga harum dan matang.
- Masukkan daging kambing ke dalam bumbu, lalu aduk hingga tercampur rata. Tambahkan sedikit air agar daging matang sempurna dan bumbu lebih meresap.
- Masak menggunakan api sedang hingga air menyusut dan daging terasa empuk. Sajikan rica-rica kambing hangat dengan taburan bawang goreng agar rasanya semakin nikmat.
9. Empal Gepuk, Manis Empuk Penuh Rasa
Empal gepuk menawarkan cita rasa manis gurih dengan tekstur daging yang empuk, menjadikannya hidangan favorit banyak orang. Proses pembuatannya melibatkan perebusan daging hingga empuk, lalu digoreng hingga kecoklatan.
Setelah itu, daging digeprek dan ditumis bersama bumbu balado yang terdiri dari cabai merah keriting, bawang merah, dan bawang putih. Hasilnya adalah hidangan dengan rasa yang kuat dan meresap sempurna di setiap gigitan.
Bahan-bahan:
- 500 gram daging sapi
- 6 bawang merah
- 4 siung bawang putih
- 4 cabai merah keriting
- 2 sdm gula merah
- 2 lembar daun salam
- Garam dan ketumbar secukupnya
Cara membuat:
- Rebus daging sapi bersama daun salam hingga empuk, lalu tiriskan dan pukul perlahan menggunakan ulekan hingga pipih agar teksturnya lebih lembut.
- Goreng daging sebentar hingga bagian luar sedikit kering dan berwarna kecoklatan. Jangan terlalu lama agar bagian dalam tetap empuk.
- Haluskan bawang merah, bawang putih, cabai merah, ketumbar, dan gula merah lalu tumis hingga harum.
- Masukkan daging goreng ke dalam bumbu, aduk hingga seluruh bagian terlapisi rata dan bumbu meresap sempurna. Sajikan empal gepuk bersama sambal dan nasi hangat.
10. Bakso Sapi Homemade, Stok Lauk Jangka Panjang
Mengolah daging kurban menjadi bakso sapi homemade adalah cara kreatif untuk menciptakan stok lauk jangka panjang. Daging sapi digiling bersama es batu, bawang putih, garam, dan tepung maizena, lalu dibentuk bulat dan direbus hingga mengapung.
Bakso yang sudah matang dapat disimpan di freezer dan diolah kapan saja menjadi bakso kuah, bakso goreng, atau campuran mie favorit keluarga. Ini adalah solusi praktis untuk menikmati daging kurban dalam berbagai bentuk.
Bahan-bahan:
- 500 gram daging sapi
- 100 gram tepung tapioka
- 4 siung bawang putih
- 1 putih telur
- Es batu secukupnya
- Garam, lada, dan kaldu bubuk secukupnya
Cara membuat:
- Potong kecil-kecil daging sapi lalu masukkan ke dalam food processor bersama bawang putih dan es batu. Proses hingga adonan halus dan lembut.
- Tambahkan tepung tapioka, putih telur, garam, lada, dan kaldu bubuk, lalu aduk kembali hingga adonan tercampur rata dan kenyal.
- Didihkan air dalam panci, kemudian bentuk adonan bakso menggunakan tangan atau sendok. Masukkan bakso ke air panas hingga mengapung sebagai tanda sudah matang.
- Angkat dan tiriskan bakso, lalu rendam sebentar dalam air dingin agar teksturnya lebih kenyal. Bakso dapat langsung disajikan atau disimpan di freezer sebagai stok lauk.
11. Abon Daging, Gurih dan Tahan Lama
Daging kurban juga dapat diolah menjadi abon yang gurih dan tahan lama, menjadikannya pilihan praktis untuk persediaan makanan. Proses memasak dengan bumbu rempah dan pengeringan menghasilkan abon dengan tekstur lembut serta rasa manis gurih yang khas.
Abon tidak hanya praktis dijadikan lauk, tetapi juga cocok digunakan sebagai isian roti, taburan nasi hangat, maupun pelengkap bekal sehari-hari. Ini adalah cara cerdas untuk mengawetkan daging kurban tanpa mengurangi kelezatannya.
Bahan-bahan:
- 500 gram daging sapi
- 7 bawang merah
- 4 siung bawang putih
- 2 lembar daun salam
- 2 batang serai
- 200 ml santan
- Gula merah dan garam secukupnya
Cara membuat:
- Rebus daging sapi hingga empuk lalu suwir-suwir tipis menggunakan garpu atau tangan agar tekstur abon lebih halus.
- Haluskan bawang merah dan bawang putih lalu tumis bersama daun salam dan serai hingga harum.
- Masukkan santan dan gula merah ke dalam tumisan, lalu aduk hingga mendidih. Tambahkan daging suwir dan masak menggunakan api kecil.
- Aduk terus hingga air menyusut dan abon berubah kering serta berserat halus. Setelah dingin, simpan abon dalam wadah kedap udara agar tahan lebih lama.
12. Rawon, Sajian Legendaris Berkuah Hitam
Rawon adalah sajian legendaris yang penuh karakter, dikenal dengan kuah hitam pekatnya yang berasal dari kluwek. Hidangan ini menawarkan perpaduan rasa gurih, sedikit manis, dan aroma rempah yang kuat.
Rawon cocok disantap dengan nasi hangat, tauge pendek, telur asin, dan kerupuk untuk pengalaman kuliner yang lengkap. Keunikan rasanya menjadikan rawon sebagai salah satu menu olahan daging kurban yang tak boleh dilewatkan.
Bahan-bahan:
- 500 gram daging sapi
- 5 buah kluwek
- 7 bawang merah
- 4 siung bawang putih
- 2 batang serai
- 3 lembar daun jeruk
- 2 cm lengkuas
- Garam, gula, dan kaldu bubuk secukupnya
Cara membuat:
- Rebus daging sapi hingga empuk sambil membuang kotoran atau busa yang muncul agar kuah tetap bersih. Setelah matang, potong-potong daging sesuai selera.
- Keluarkan isi kluwek lalu haluskan bersama bawang merah dan bawang putih. Tumis bumbu halus bersama serai, daun jeruk, dan lengkuas hingga benar-benar harum.
- Masukkan tumisan bumbu ke dalam kuah rebusan daging, lalu aduk rata hingga warna kuah berubah hitam pekat khas rawon. Tambahkan garam, gula, dan kaldu bubuk sesuai selera.
- Masak kembali menggunakan api kecil agar rasa bumbu semakin menyatu dengan kuah dan daging. Sajikan rawon bersama nasi hangat, tauge pendek, telur asin, dan kerupuk udang agar rasanya semakin lengkap.
Pertanyaan Umum Seputar Topik Menu Daging Kurban Anti Bosan
1. Apa saja menu daging kurban anti bosan yang bisa dicoba?
Anda bisa mencoba Oseng Mercon Daging, Semur Daging, Dendeng Balado, Beef Teriyaki, Sop Daging, Krengsengan Daging, Kari Kambing, Rica-rica Kambing, Empal Gepuk, Bakso Sapi Homemade, Abon Daging, dan Rawon.
2. Bagaimana cara membuat Beef Teriyaki dari daging kurban?
Daging sapi diiris tipis, lalu dimarinasi dengan campuran kecap manis, saus teriyaki, kecap asin, minyak wijen, bawang putih halus, jahe halus, lada bubuk, dan margarin, kemudian dimasak bersama bawang bombai dan wijen.
3. Menu apa yang cocok untuk stok lauk jangka panjang dari daging kurban?
Bakso Sapi Homemade dan Abon Daging adalah pilihan yang tepat untuk diolah menjadi stok lauk jangka panjang. Bakso bisa disimpan di freezer, sedangkan abon gurih dan tahan lama.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3897399/original/094197700_1641544226-maxime-lebrun-HqYWQo7l49w-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7611125/original/055704200_1780396521-kornet_homemade.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7610337/original/021749800_1780395487-RM_Sederhana_singapura1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490379/original/059775700_1770009455-Soto_Ayam_Lenthok_-_Mikael_Rinto.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3805980/original/053571200_1640670445-seasoned-chicken-feet-g1e97d0ce0_640.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7592192/original/013898400_1780374935-IMG-20260602-WA0010.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7584968/original/099806100_1780366560-cropped-1589ae0c-356f-4b26-babe-5158cd6f7c60.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7594303/original/047691500_1780377312-Puding_Roti_Kopi_Kukus_Sederhana_dari_Roti_Tawar_Sisa_Enak_dan_Lembut.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7592254/original/096907900_1780374969-e95b1a96-f4de-45db-95bb-d37cc9611b64.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7591070/original/007161600_1780373734-0f3a92b3-61eb-4ccc-8624-776937a87f15.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7584829/original/061506700_1780366179-cropped-0a9b9d48-91c1-4bd4-bb02-2d0730cbd79b.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5543500/original/046689300_1775027055-Sambel_Mentah_-_Mh_Badrut_Tamam.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5466582/original/039438300_1767848983-000_44KT3D8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535935/original/042761200_1774172703-pexels-shameel-mukkath-3421394-5639338.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7583863/original/053922300_1780365327-cropped-487ecb48-2b63-4bd6-a6e6-b226f4012219.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7584593/original/020605000_1780366036-mantan_istri_james_van_der_beek.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7583363/original/037038400_1780364671-cropped-fad8561b-a0a3-464a-af7b-7cdcd1a40075.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4543791/original/077857500_1692435089-Snapseed_4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7581226/original/012178200_1780362218-063_2278220749.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3035321/original/019803800_1580276853-airplane-744865_960_720.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5484152/original/054897800_1769414667-Gemini_Generated_Image_px7w5npx7w5npx7w.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5498890/original/093027800_1770725754-image__57_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488195/original/057422900_1769740878-Kelelawar_di_rumah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516283/original/012128900_1772274598-WhatsApp_Image_2026-02-27_at_19.33.04.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518622/original/086723800_1772514079-cropped-4c856ac0-ea24-40bb-a37b-540c0d601eeb.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533834/original/068860100_1773784980-WhatsApp_Image_2026-03-18_at_03.05.55.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5494624/original/004797900_1770301548-000_33YZ6V9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500323/original/022128900_1770860747-cumi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496077/original/078576300_1770463228-042749200_1609160437-agto-nugroho-NYMRvWePmn8-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496896/original/057677100_1770609023-unnamed__17_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5255810/original/088495200_1750217573-7562353d-49c2-431a-8e3d-ddbe88078888.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5011743/original/058200900_1731999276-IMG-20241119-WA0009.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535189/original/057591700_1773942599-Depositphotos_271642688_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1788667/original/039933600_1512278961-IMG-20171202-WA0028.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491919/original/015759500_1770110370-gambar__16_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491763/original/081988600_1770105900-tepung_hunkwe.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5492331/original/027854200_1770168653-masak_nasi_goreng.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4993874/original/056837800_1730895197-fotor-ai-2024110619038.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3258137/original/033595800_1601883890-food-3232549_1280.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502159/original/000958200_1770970294-1500_x_845.jpg)