Liputan6.com, Jakarta - Cara membuat puding roti kopi kukus sederhana bisa jadi salah satu pilihan yang banyak dicari ketika ada roti tawar sisa yang masih layak dikonsumsi tetapi tidak lagi digunakan sebagai menu sarapan. Daripada berakhir sebagai limbah makanan, roti tersebut dapat diolah menjadi hidangan penutup yang mudah dibuat dengan bahan yang tersedia di dapur.
Puding roti kopi kukus menggabungkan roti tawar, susu, telur, gula, dan kopi instan dalam satu adonan yang kemudian dimasak dengan cara dikukus. Proses ini tidak memerlukan oven sehingga dapat diterapkan oleh siapa saja, termasuk pemula yang baru mencoba membuat dessert di rumah.
Selain membantu memanfaatkan bahan yang tersisa, sajian ini juga menawarkan cita rasa kopi yang berpadu dengan tekstur puding dari roti yang telah menyerap cairan. Tidak heran jika banyak orang mulai mencari cara membuat puding roti kopi kukus sederhana sebagai alternatif olahan rumahan yang hemat dan mudah diterapkan. Lantas seperti apa resepnya? Simak informasi selengkapnya, dirangkum Liputan6, Selasa (2/6).
Puding Roti Kopi Hadir dari Memanfaatkan Roti Tawar Sisa
Roti tawar sisa sering kali masih dapat digunakan meskipun teksturnya sudah berbeda dibandingkan saat baru dibeli. Dalam pembuatan puding roti kopi, kondisi tersebut justru membantu karena potongan roti akan menyerap campuran susu, telur, dan kopi sebelum dikukus hingga menyatu menjadi satu hidangan.
Pemanfaatan roti sisa melalui puding roti juga menjadi salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi pembuangan makanan. Banyak bahan makanan yang sebenarnya masih layak konsumsi berakhir di tempat sampah karena tidak segera diolah. Dengan mengubahnya menjadi dessert, nilai guna bahan dapat diperpanjang tanpa memerlukan tambahan biaya yang besar.
Dari sisi pengeluaran rumah tangga, penggunaan roti sisa membantu memaksimalkan bahan yang sudah tersedia. Setelah dikukus, roti yang semula tidak lagi digunakan akan berubah menjadi puding dengan rasa kopi yang menyatu dalam setiap bagian, sehingga memberikan pengalaman makan yang berbeda tanpa perlu membeli bahan utama baru.
Kopi instan memberikan rasa kopi yang langsung terasa dalam adonan tanpa perlu menyeduh biji kopi atau menyiapkan alat tambahan. Kehadiran kopi juga membuat puding roti memiliki karakter rasa yang berbeda dibandingkan puding roti biasa, sehingga cocok dijadikan pilihan sajian setelah makan atau teman minum teh dan kopi.
Bahan untuk Pembuatan Puding Roti Kopi Kukus dari Roti Tawar Sisa dan Kopi Instan
Sebelum memulai membuat puding roti kopi kukus sederhana, siapkan seluruh bahan agar proses pencampuran berjalan lebih mudah. Penggunaan takaran yang sesuai membantu menghasilkan adonan yang menyatu saat dikukus dan mudah dipotong ketika disajikan.
Bahan-bahan berikut dapat digunakan untuk menghasilkan satu loyang puding roti kopi kukus ukuran sedang yang cukup untuk beberapa porsi keluarga di rumah. Prosesnya tidak begitu memakan waktu lama, sehingga bisa segera disajikan setelah matang.
Bahan-bahan:
- 6 lembar roti tawar sisa
- 500 ml susu cair
- 2 butir telur
- 4 sdm gula pasir
- 2 sachet kopi instan tanpa ampas
- 1 sdt vanila
- 2 sdm margarin cair
- Sejumput garam
Peralatan untuk Mengukus Puding Roti
Pembuatan puding roti kopi kukus tidak memerlukan peralatan yang rumit. Sebagian besar perlengkapan yang digunakan biasanya sudah tersedia di dapur rumah tangga sehingga proses memasak dapat dilakukan tanpa persiapan tambahan yang panjang.
Pemilihan ukuran cetakan juga perlu diperhatikan agar adonan matang secara merata. Cetakan yang terlalu besar dapat membuat lapisan puding menjadi tipis, sedangkan cetakan yang terlalu kecil membuat adonan membutuhkan waktu kukus lebih lama.
Peralatan yang diperlukan:
- Loyang atau cetakan diameter 18–20 cm
- Panci pengukus dengan tutup
- Mangkuk besar untuk mencampur bahan
- Garpu atau whisk
- Gelas ukur
- Sendok takar
- Saringan
- Kain bersih untuk membungkus tutup kukusan (opsional)
Cara Buat Puding Roti Kopi Kukus dari Roti Tawar Sisa dan Kopi Instan
Setelah seluruh bahan dan peralatan tersedia, proses pembuatan dapat dimulai dengan mencampurkan bahan cair terlebih dahulu. Tahapan ini membantu kopi, gula, dan bahan lain tercampur sebelum bertemu dengan potongan roti.
Pastikan adonan tidak terlalu penuh saat dituangkan ke dalam cetakan agar proses pengukusan berlangsung lebih nyaman. Setelah itu, biarkan kukusan bekerja hingga puding matang dan siap didinginkan.
Langkah pembuatan:
- Potong roti tawar menjadi beberapa bagian.
- Larutkan kopi instan ke dalam susu cair.
- Masukkan gula pasir, vanila, dan garam lalu aduk hingga larut.
- Kocok telur dalam wadah terpisah.
- Campurkan telur ke dalam larutan susu dan kopi.
- Tambahkan margarin cair lalu aduk rata.
- Masukkan potongan roti ke dalam campuran cairan.
- Diamkan sekitar 10 menit agar roti menyerap cairan.
- Hancurkan roti menggunakan garpu hingga tercampur.
- Saring adonan bila diperlukan.
- Tuang adonan ke dalam cetakan yang telah dioles margarin.
- Kukus selama sekitar 35–45 menit.
- Lakukan tes tusuk untuk memastikan bagian tengah telah matang.
- Angkat dan dinginkan.
- Simpan di lemari pendingin sebelum disajikan.
Kesalahan Umum dan Tips Agar Puding Tidak Mudah Hancur
Dalam praktiknya, beberapa orang mengalami hasil puding yang mudah pecah saat dipotong atau bagian tengah yang masih basah. Kondisi tersebut biasanya berkaitan dengan komposisi bahan maupun proses pengukusan yang kurang diperhatikan.
Karena itu, penting untuk memahami beberapa hal yang perlu dihindari agar hasil akhir lebih mudah dipotong dan tetap menyatu ketika disajikan kepada keluarga atau tamu.
Tips yang dapat diterapkan:
- Jangan menggunakan terlalu banyak cairan.
- Aduk adonan hingga tercampur merata.
- Pastikan roti menyerap cairan sebelum dikukus.
- Gunakan api sedang saat mengukus.
- Bungkus tutup kukusan dengan kain agar air tidak menetes ke adonan.
- Jangan membuka tutup kukusan terlalu sering.
- Dinginkan puding sebelum dikeluarkan dari cetakan.
- Simpan di lemari pendingin sebelum dipotong.
Variasi Rasa Roti Kopi Kukus Lainnya
Meskipun versi dasar menggunakan kopi instan sebagai rasa utama, puding roti kukus dapat dikembangkan dengan berbagai tambahan yang mudah ditemukan. Variasi ini dapat disesuaikan dengan bahan yang tersedia di rumah tanpa mengubah proses pembuatan secara keseluruhan.
Penambahan bahan pelengkap juga menjadi cara untuk menghadirkan pengalaman makan yang berbeda pada setiap penyajian. Dengan begitu, menu yang sama tidak terasa monoton meskipun dibuat berulang kali.
Pilihan variasi rasa:
- Kismis
- Cokelat bubuk
- Keju parut
- Potongan pisang
- Potongan kurma
- Kayu manis bubuk
- Susu kental manis
- Kacang cincang
- Meses cokelat
- Saus karamel
Cara Penyajian dan Penyimpanan
Setelah puding matang dan dingin, hidangan dapat langsung disajikan dalam bentuk potongan sesuai kebutuhan. Penyajian dalam keadaan dingin sering dipilih karena membuat tekstur puding lebih mudah dipotong dan ditata di atas piring saji.
Penyimpanan yang tepat juga membantu menjaga kualitas puding selama beberapa hari. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan cara menyimpan agar rasa dan teksturnya tetap dapat dinikmati ketika akan disajikan kembali.
Cara penyajian dan penyimpanan:
- Sajikan setelah didinginkan di lemari pendingin.
- Potong sesuai ukuran porsi.
- Tambahkan taburan bubuk kopi bila diinginkan.
- Sajikan bersama teh atau kopi.
- Simpan dalam wadah tertutup.
- Letakkan di lemari pendingin.
- Hindari menyimpan pada suhu ruang terlalu lama.
- Konsumsi dalam beberapa hari setelah pembuatan.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik Roti Kopi Kukus dari Roti Tawar Sisa dan Kopi Instan
Apa roti tawar sisa bisa digunakan untuk membuat puding roti?
Bisa. Roti tawar sisa yang masih layak konsumsi dapat digunakan karena akan menyerap campuran susu, telur, dan kopi saat proses pembuatan puding.
Apakah puding roti kopi harus menggunakan oven?
Tidak. Cara membuat puding roti kopi kukus sederhana cukup menggunakan panci pengukus sehingga lebih mudah diterapkan di rumah.
Berapa lama waktu mengukus puding roti kopi?
Umumnya sekitar 35 hingga 45 menit, tergantung ukuran cetakan dan jumlah adonan yang digunakan.
Apakah kopi instan bisa diganti dengan kopi bubuk?
Bisa, tetapi kopi instan lebih praktis karena mudah larut dan tidak meninggalkan ampas dalam adonan.
Berapa lama puding roti kopi dapat disimpan?
Jika disimpan dalam wadah tertutup di lemari pendingin, puding roti kopi umumnya dapat dikonsumsi dalam beberapa hari setelah dibuat.


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3897399/original/094197700_1641544226-maxime-lebrun-HqYWQo7l49w-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7611125/original/055704200_1780396521-kornet_homemade.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7610337/original/021749800_1780395487-RM_Sederhana_singapura1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490379/original/059775700_1770009455-Soto_Ayam_Lenthok_-_Mikael_Rinto.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3805980/original/053571200_1640670445-seasoned-chicken-feet-g1e97d0ce0_640.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4865903/original/013936800_1718617782-photo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7592192/original/013898400_1780374935-IMG-20260602-WA0010.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7584968/original/099806100_1780366560-cropped-1589ae0c-356f-4b26-babe-5158cd6f7c60.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7592254/original/096907900_1780374969-e95b1a96-f4de-45db-95bb-d37cc9611b64.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7591070/original/007161600_1780373734-0f3a92b3-61eb-4ccc-8624-776937a87f15.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7584829/original/061506700_1780366179-cropped-0a9b9d48-91c1-4bd4-bb02-2d0730cbd79b.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5543500/original/046689300_1775027055-Sambel_Mentah_-_Mh_Badrut_Tamam.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5466582/original/039438300_1767848983-000_44KT3D8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535935/original/042761200_1774172703-pexels-shameel-mukkath-3421394-5639338.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7583863/original/053922300_1780365327-cropped-487ecb48-2b63-4bd6-a6e6-b226f4012219.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7584593/original/020605000_1780366036-mantan_istri_james_van_der_beek.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7583363/original/037038400_1780364671-cropped-fad8561b-a0a3-464a-af7b-7cdcd1a40075.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4543791/original/077857500_1692435089-Snapseed_4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7581226/original/012178200_1780362218-063_2278220749.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3035321/original/019803800_1580276853-airplane-744865_960_720.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5484152/original/054897800_1769414667-Gemini_Generated_Image_px7w5npx7w5npx7w.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5498890/original/093027800_1770725754-image__57_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488195/original/057422900_1769740878-Kelelawar_di_rumah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516283/original/012128900_1772274598-WhatsApp_Image_2026-02-27_at_19.33.04.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518622/original/086723800_1772514079-cropped-4c856ac0-ea24-40bb-a37b-540c0d601eeb.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533834/original/068860100_1773784980-WhatsApp_Image_2026-03-18_at_03.05.55.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5494624/original/004797900_1770301548-000_33YZ6V9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500323/original/022128900_1770860747-cumi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496077/original/078576300_1770463228-042749200_1609160437-agto-nugroho-NYMRvWePmn8-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496896/original/057677100_1770609023-unnamed__17_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5255810/original/088495200_1750217573-7562353d-49c2-431a-8e3d-ddbe88078888.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5011743/original/058200900_1731999276-IMG-20241119-WA0009.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535189/original/057591700_1773942599-Depositphotos_271642688_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1788667/original/039933600_1512278961-IMG-20171202-WA0028.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491919/original/015759500_1770110370-gambar__16_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491763/original/081988600_1770105900-tepung_hunkwe.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5492331/original/027854200_1770168653-masak_nasi_goreng.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4993874/original/056837800_1730895197-fotor-ai-2024110619038.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3258137/original/033595800_1601883890-food-3232549_1280.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502159/original/000958200_1770970294-1500_x_845.jpg)