Liputan6.com, Jakarta - Di tengah geliat pariwisata Raja Ampat yang mendunia, Stevanus Wawiyai, seorang anak muda lokal, menyaksikan pemandangan yang memprihatinkan. Ia melihat bagaimana mangrove ditebang diam-diam untuk membangun resort dan homestay. Minimnya sumber kayu di tengah booming pariwisata di Raja Ampat membuat mangrove menjadi pilihan paling mudah ditebang untuk pondasi pembangunan.
Sebagai Direktur Program Perkumpulan Kawan Pesisir Raja Ampat, Steve menyadari bahwa ketika mangrove hilang, lenyap pula sumber pangan, perlindungan pantai, dan cara hidup masyarakat pesisir yang bergantung pada laut. Ia menyaksikan, bagaimana wisata mulai menggerus ruang hidup masyarakat adat.
Keresahan tersebut menjadi titik balik baginya untuk bergerak menyelamatkan mangrove. Data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada 2019 menunjukkan bahwa tantangan ini serius, karena sekitar 20 persen dari total 3,3 juta hektare mangrove nasional telah rusak.
Kepedulian Steve pada lingkungan kemudian melahirkan Mangi-Mangi Warrior Raja Ampat, gerakan komunitas yang bertujuan menjaga kembali rumah ekologis mereka. Kisah Mangi-Mangi Warrior tidak dimulai dari rapat resmi, melainkan dari percakapan sederhana di dapur dan dialog panjang dengan masyarakat lokal.
Titik pemicu utamanya terjadi pada 2018, saat Stevanus Wawiyai pulang cuti dari Papua Pegunungan dan berdiskusi dengan lima tokoh adat, termasuk kelompok perempuan. Mereka mengungkapkan bahwa mangrove yang dulu melimpah kini menipis, dan bersamanya hilang pula kebutuhan harian warga. Para ibu, nelayan, dan tetua adat takut anak cucu tak lagi mengenal mangrove.
Perempuan Pesisir Paling Rentan Saat Mangrove Hilang
Steve menyadari bahwa perempuan pesisir adalah kelompok yang paling terdampak ketika mangrove hilang. Maka, ia pun menempatkan perempuan sebagai pusat perubahan dalam struktur gerak Mangi-Mangi Warrior, lelaki sebagai penjaga ruang kelola, da musyawarah sebagai pondasi pengelolaan.
"Kalau tidak ada yang mulai, ekosistem ini akan hilang. Dan kalau mangrove hilang, hilang juga cara hidup orang kampung," ujarnya dalam siaran pers kepada Lifestyle Liputan6.com pada Kamis, 11 Desember 2025.
Steve bersama komunitas mematangkan Mangi-Mangi menjadi program nyata. Pada September 2024, perjuangan mereka mendapat legitimasi penting.
Pemerintah melalui KLHK menerbitkan Surat Keputusan (SK) Hutan Desa seluas 1.025 hektare di Kampung Friwen, Distrik Waigeo Selatan. Keputusan ini memberi masyarakat hak kelola yang sah dan memperkuat posisi mereka dalam menjaga mangrove.
"Ketika sumber daya alam dikelola dengan adil dan berkelanjutan, masyarakat bisa menjaga alam sekaligus mendapat manfaat," ujar Steve.
Memperkuat Hak Kelola dan Peran Perempuan
Dalam pengelolaan hutan desa ini, perempuan menjadi inti gerakan. Filososfi mereka sederhana namun kuat. "Kalau hutan mau tetap lestari, maka yang harus diperkuat adalah perempuan. Ketika perempuan kuat, negara itu menjadi kuat," kata Steve.
Empat kelompok usaha telah terbentuk di bawah kepemimpinan perempuan, meliputi agroforestri, kerajinan tangan, pangan berbahan mangrove, dan patroli konservasi. Selain menjaga mangrove, warga kini mengembangkan ekowisata skala kecil berbasis budaya lokal dan menghidupkan kembali pangan tradisional yang sudah dikenal sejak abad ke-14.
Langkah yang dilakukan Steve dan komunitasnya diapresiasi Citra Septiani, ahli ekosistem laut di World Resources Institute (WI) Indonesia. Ia menilai apa yang dilakukan Steve merupakan contoh bagaimana perubahan bisa terjadi ketika masyarakat ditempatkan sebagai pemilik wilayah mereka sendiri.
Menurutnya, pendekatan berbasis nilai budaya dan kepemimpinan lokal membuat gerakan seperti Mangi-Mangi Warrior di Raja Ampat mampu bertahan. Pendekatan ini tidak hanya memulihkan ekosistem, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan keluarga pesisir: stok ikan pulih, biaya budidaya menurun, hingga pendapatan warga meningkat.
Pentingnya Jejaring dan Pelatihan Kepemimpinan Lokal
Di balik perjalanan komunitas seperti Mangi-Mangi Warrior, terdapat ruang-ruang belajar yang mempertemukan pemimpin muda dengan cara pandang baru mengenai keberlanjutan dan keadilan ekologis. Salah satunya adalah proses pembelajaran lintas-sektor yang Steve ikuti melalui program kepemimpinan berkelanjutan yang dijalankan Yayasan Upaya Indonesia Damai (United in Diversity/UID).
Ruang itu mengajarkan pentingnya melihat keterhubungan antara manusia, alam, dan sistem sosial. Pendekatan tersebut menggabungkan kesadaran diri, pemikiran sistem, dan aksi nyata, mendorong para peserta merancang solusi yang berakar pada kebutuhan riil masyarakat.
Dari jejaring inilah berbagai inisiatif lahir dan berkembang di banyak wilayah pesisir dan hutan Indonesia, termasuk yang kini dijalankan Steve bersama warga Raja Ampat. "Dari obrolan sederhana dengan warga hingga keputusan kembali membangun kampung, kisah Steve menjadi bukti bahwa tekad untuk menjaga alam bisa lahir dari suara hati yang paling jujur," kata Citra.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5170648/original/006883400_1742615039-1742610975245_trik-diet-cepat-kurus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469493/original/053568700_1768123932-MixCollage-11-Jan-2026-04-31-PM-2766.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5328480/original/006901400_1756249791-snapins-ai_3707828591079985777.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5405457/original/019617700_1762482561-kikil__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469261/original/072782000_1768102784-jennie_gda2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469232/original/093781800_1768099413-WhatsApp_Image_2026-01-11_at_09.18.00__2_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469086/original/053701500_1768056478-david-klein-INBqy9w0JBY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5467829/original/097099200_1767931642-turis_di_kuil.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5441087/original/028978500_1765452635-nasi_bakar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468874/original/055336200_1768028655-Screenshot_2026-01-10_140317.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469112/original/066155600_1768061121-jan-kopriva-aQCClWOS9dY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2704251/original/000193900_1547530828-bendera_AS.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468961/original/086247600_1768038955-Screenshot_2026-01-10_165532.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4968654/original/002188100_1728902633-WhatsApp_Image_2024-10-10_at_16.15.17__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469015/original/014502600_1768042708-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469000/original/009567400_1768042016-245337102_173957358225650_7280437241815299705_n__1__2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5355966/original/020828200_1758389756-SnapInsta.to_471635192_1112381627228737_5570600062492769313_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465380/original/081858700_1767766630-buryam.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5209909/original/096595700_1746450876-asian-girl-washes-face_1150-11264__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5467456/original/064448800_1767887749-pandwara1.jpeg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5373357/original/048602800_1759820171-SnapInsta.to_560669028_18535972480043602_4721668802629419488_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414818/original/029407400_1763352077-ATK_BOLA_Byon_Combat_Showbiz_6.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371768/original/035487700_1759720376-2024-04-09.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5360651/original/024353600_1758712937-SnapInsta.to_549127995_18051123983556714_494170281947543192_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5355547/original/062886800_1758342840-Poster___Apple_Artwork_-_VOS_Jalinan_Terlarang_-_Poster_PertamaLandscape.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4544161/original/099781700_1692463898-WhatsApp_Image_2023-08-19_at_10.23.31_PM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,45,600,0)/kly-media-production/medias/5405283/original/043379500_1762433088-Rinanda_Aprillya_Maharani__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5350664/original/027185300_1758004811-Screenshot_2025-09-16_133834.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5348639/original/004944200_1757841924-Screenshot_2025-09-14_162436.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4918754/original/030969800_1723694238-cimahi.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5352627/original/038329600_1758105491-unnamed__30___1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363725/original/098536500_1758960184-unnamed__35_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371271/original/098149800_1759644548-unnamed__48_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1474388/original/004496700_1484626501-IMG_20170110_123013.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5373631/original/044574800_1759826535-unnamed__57_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/4836979/original/089302800_1716174604-20240519BL_Stadion_Batakan_20.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390488/original/063405100_1761278709-Premier_League_2025-26_ATK_BOLA__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5376791/original/062457500_1760024376-Screenshot_2025-10-09_223604.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5362649/original/088839700_1758871824-Screenshot_2025-09-26_142158.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378660/original/056383000_1760269796-WhatsApp_Image_2025-10-12_at_09.28.26.jpeg)