Liputan6.com, Jakarta - Membuat kue kukus yang sempurna menjadi impian banyak orang. Namun, sering kali hasilnya tidak sesuai harapan. Kue kukus bisa bantat, keras, atau bahkan tidak mekar sama sekali. Hal ini menjadi masalah umum yang dihadapi oleh para pembuat kue, baik pemula maupun yang berpengalaman. Kegagalan ini terkadang bisa membuat frustrasi, terutama setelah menghabiskan waktu dan usaha dalam proses pembuatannya.
Penyebab kue kukus tidak mekar dapat berasal dari berbagai faktor. Tidak hanya teknik pengadukan adonan yang mempengaruhi, tetapi juga kualitas bahan, takaran, hingga kondisi alat pengukus. Memahami setiap aspek ini sangat penting untuk mencapai hasil yang diinginkan. Dengan memahami penyebab dan solusi praktisnya, Anda akan memiliki pengetahuan untuk menghindari kegagalan serupa di masa mendatang.
Mari kita pelajari 7 penyebabnya, sebagai pedoman agar berikutnya tidak gagal dan membuat Anda sedih, dirangkum Liputan6, Senin (8/12).
Pengocokan Telur dan Gula yang Kurang Tepat
Pengocokan telur dan gula merupakan langkah penting dalam pembuatan kue kukus. Proses ini bertujuan untuk memasukkan udara ke dalam adonan. Udara yang terperangkap akan membantu adonan mengembang saat dikukus. Jika pengocokan tidak dilakukan dengan baik, adonan tidak akan memiliki cukup udara untuk mengembang. Akibatnya, kue kukus bisa menjadi bantat dan padat.
Untuk mengatasi masalah ini, pastikan telur dan gula dikocok dengan mixer pada kecepatan sedang hingga tinggi. Proses pengocokan harus dilanjutkan hingga adonan berwarna putih pucat dan mengembang. Durasi pengocokan biasanya berkisar antara 5 hingga 7 menit. Menggunakan emulsifier seperti SP atau TBM juga dapat membantu menstabilkan adonan.
Pengocokan yang baik akan menghasilkan adonan yang ringan dan lembut. Pastikan untuk tidak terburu-buru dalam proses ini. Kualitas pengocokan sangat mempengaruhi hasil akhir kue. Dengan pengocokan yang tepat, kue kukus Anda akan memiliki tekstur yang diinginkan.
Perbandingan Bahan yang Tidak Seimbang
Keseimbangan takaran bahan sangat penting dalam resep kue kukus. Setiap bahan memiliki fungsi spesifik yang berkontribusi pada struktur dan tekstur kue. Jika perbandingan bahan tidak tepat, kue tidak akan mengembang dengan baik. Misalnya, jika tepung terigu terlalu banyak, adonan akan menjadi padat dan sulit mengembang.
Solusi untuk masalah ini adalah menggunakan timbangan digital untuk mengukur bahan. Hindari takaran sendok atau cangkir yang tidak akurat. Mengikuti resep dengan cermat akan membantu menciptakan adonan yang ideal. Pastikan juga bahan pengembang digunakan dalam takaran yang sesuai, karena terlalu banyak dapat membuat kue ambles.
Dengan memperhatikan keseimbangan bahan, Anda dapat meningkatkan peluang keberhasilan kue kukus. Pastikan semua bahan memiliki proporsi yang tepat untuk hasil yang maksimal. Keseimbangan ini akan membantu adonan mengembang dengan baik saat dikukus.
Kualitas Bahan Baku yang Buruk
Kualitas bahan baku sangat berpengaruh terhadap keberhasilan kue kukus. Bahan seperti telur, tepung terigu, dan bahan pengembang harus dalam kondisi segar. Penggunaan bahan yang tidak segar dapat menghambat proses pengembangan kue. Misalnya, telur yang kurang segar sulit untuk dikocok dan tidak dapat menahan udara dengan baik.
Untuk memastikan kue kukus mekar sempurna, pilih bahan baku berkualitas. Gunakan telur yang segar dan berada pada suhu ruang sebelum dikocok. Pilih tepung terigu protein sedang, karena jenis ini ideal untuk bolu kukus. Pastikan juga bahan pengembang masih aktif sebelum digunakan.
Dengan menggunakan bahan baku yang baik, Anda dapat meningkatkan kualitas kue kukus. Kualitas bahan akan mempengaruhi struktur dan tekstur kue. Pastikan untuk selalu memeriksa tanggal kadaluarsa bahan sebelum digunakan.
Suhu Kukusan yang Tidak Stabil
Suhu kukusan memainkan peranan penting dalam proses pengembangan kue kukus. Suhu yang tidak stabil dapat mengganggu mekanisme pengembangan adonan. Jika suhu terlalu rendah, adonan tidak akan mendapatkan panas yang cukup. Akibatnya, kue tidak akan mengembang dengan baik.
Untuk mengatasi masalah ini, panaskan kukusan hingga air mendidih sebelum adonan dimasukkan. Gunakan api sedang cenderung besar untuk menjaga suhu tetap stabil. Lapisi tutup kukusan dengan serbet untuk mencegah uap air menetes ke adonan. Hindari membuka tutup kukusan selama 10-15 menit pertama pengukusan.
Dengan menjaga suhu kukusan yang stabil, Anda dapat memastikan kue kukus mengembang dengan baik. Suhu yang tepat akan membantu adonan matang sempurna. Pastikan untuk memantau suhu selama proses pengukusan agar hasilnya maksimal.
Terlalu Sering Membuka Tutup Kukusan
Membuka tutup kukusan selama proses pengukusan dapat menyebabkan kue kukus tidak mekar. Tindakan ini mempengaruhi suhu dan tekanan di dalam kukusan. Ketika tutup dibuka, suhu di dalam akan turun dan uap panas keluar. Perubahan suhu ini dapat membuat adonan kempis.
Untuk menghindari masalah ini, usahakan untuk tidak membuka tutup kukusan selama proses pengukusan. Jika perlu memeriksa kematangan, lakukan dengan cepat dan segera tutup kembali. Pastikan tutup kukusan dilapisi kain bersih agar uap tidak menetes ke adonan.
Kesabaran dalam menunggu proses pengukusan sangat penting. Dengan tidak membuka tutup kukusan, Anda dapat memastikan kue kukus mengembang dengan baik. Proses ini akan menghasilkan kue kukus yang mekar sempurna.
Penggunaan Cetakan yang Kurang Tepat
Pemilihan cetakan juga berperan dalam menentukan apakah kue kukus akan mekar. Beberapa faktor terkait cetakan, seperti jenis dan ukuran, dapat mempengaruhi pengembangan adonan. Kesalahan dalam memilih cetakan dapat menghambat kue untuk mengembang dengan baik.
Gunakan cetakan yang sesuai dengan resep dan volume adonan. Pastikan cetakan diisi hingga hampir penuh untuk hasil maksimal. Panaskan cetakan selama 10 menit sebelum memasukkan adonan. Hindari mengolesi cetakan dengan minyak jika resep tidak menganjurkannya.
Dengan menggunakan cetakan yang tepat, Anda dapat meningkatkan peluang keberhasilan kue kukus. Pastikan cetakan mendukung proses pengembangan adonan. Pemilihan cetakan yang baik akan membantu kue kukus mekar dengan indah.
Adonan Terlalu Penuh atau Terlalu Sedikit dalam Cetakan
Jumlah adonan yang dimasukkan ke dalam cetakan mempengaruhi kemampuan kue kukus untuk mekar. Keseimbangan antara volume adonan dan kapasitas cetakan sangat penting. Jika cetakan diisi terlalu penuh, adonan tidak memiliki ruang untuk mengembang. Sebaliknya, jika diisi terlalu sedikit, kue tidak akan mencapai ketinggian yang diinginkan.
Untuk mencapai hasil yang baik, isi cetakan dengan adonan hingga 3/4 atau hampir penuh. Pengisian yang tepat memberikan ruang bagi adonan untuk mengembang tanpa hambatan. Pastikan panas uap dapat mendistribusikan diri secara merata ke seluruh bagian adonan.
Dengan memperhatikan pengisian cetakan, Anda dapat meningkatkan peluang keberhasilan kue kukus. Pastikan untuk mengikuti anjuran resep dalam hal pengisian cetakan. Detail kecil ini dapat mempengaruhi hasil akhir kue kukus.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Kenapa Kue Kukus Tidak Mekar
Q: Mengapa bolu kukus saya bantat meskipun sudah mengembang saat dikukus?
A: Bolu kukus dapat bantat setelah mengembang karena perubahan suhu saat tutup dibuka atau adonan yang terlalu banyak bahan pengembang.
Q: Apakah jenis tepung terigu memengaruhi mekarnya kue kukus?
A: Ya, tepung terigu protein sedang adalah pilihan terbaik untuk bolu kukus agar mekar dengan baik.
Q: Berapa lama waktu yang ideal untuk mengocok adonan telur dan gula?
A: Waktu ideal untuk mengocok telur dan gula berkisar antara 5 hingga 7 menit hingga adonan berwarna putih pucat.
Q: Bolehkah membuka tutup kukusan saat sedang mengukus kue?
A: Sebaiknya hindari membuka tutup kukusan selama proses pengukusan untuk menjaga suhu tetap stabil.
Q: Apa fungsi air soda dalam resep bolu kukus?
A: Air soda membantu mengembangkan adonan karena mengandung karbon dioksida yang dilepaskan saat dipanaskan.


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4157490/original/040761200_1663137277-WhatsApp_Image_2022-09-14_at_13.24.11.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3914734/original/059969600_1643163280-yang-louie-jLCW1qvsqlU-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5170648/original/006883400_1742615039-1742610975245_trik-diet-cepat-kurus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469493/original/053568700_1768123932-MixCollage-11-Jan-2026-04-31-PM-2766.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5328480/original/006901400_1756249791-snapins-ai_3707828591079985777.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5405457/original/019617700_1762482561-kikil__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469261/original/072782000_1768102784-jennie_gda2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469232/original/093781800_1768099413-WhatsApp_Image_2026-01-11_at_09.18.00__2_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469086/original/053701500_1768056478-david-klein-INBqy9w0JBY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5467829/original/097099200_1767931642-turis_di_kuil.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5441087/original/028978500_1765452635-nasi_bakar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468874/original/055336200_1768028655-Screenshot_2026-01-10_140317.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469112/original/066155600_1768061121-jan-kopriva-aQCClWOS9dY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2704251/original/000193900_1547530828-bendera_AS.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468961/original/086247600_1768038955-Screenshot_2026-01-10_165532.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4968654/original/002188100_1728902633-WhatsApp_Image_2024-10-10_at_16.15.17__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469015/original/014502600_1768042708-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469000/original/009567400_1768042016-245337102_173957358225650_7280437241815299705_n__1__2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5355966/original/020828200_1758389756-SnapInsta.to_471635192_1112381627228737_5570600062492769313_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465380/original/081858700_1767766630-buryam.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5373357/original/048602800_1759820171-SnapInsta.to_560669028_18535972480043602_4721668802629419488_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414818/original/029407400_1763352077-ATK_BOLA_Byon_Combat_Showbiz_6.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371768/original/035487700_1759720376-2024-04-09.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5360651/original/024353600_1758712937-SnapInsta.to_549127995_18051123983556714_494170281947543192_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5355547/original/062886800_1758342840-Poster___Apple_Artwork_-_VOS_Jalinan_Terlarang_-_Poster_PertamaLandscape.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4544161/original/099781700_1692463898-WhatsApp_Image_2023-08-19_at_10.23.31_PM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,45,600,0)/kly-media-production/medias/5405283/original/043379500_1762433088-Rinanda_Aprillya_Maharani__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5350664/original/027185300_1758004811-Screenshot_2025-09-16_133834.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4918754/original/030969800_1723694238-cimahi.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5348639/original/004944200_1757841924-Screenshot_2025-09-14_162436.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5352627/original/038329600_1758105491-unnamed__30___1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363725/original/098536500_1758960184-unnamed__35_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371271/original/098149800_1759644548-unnamed__48_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1474388/original/004496700_1484626501-IMG_20170110_123013.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5373631/original/044574800_1759826535-unnamed__57_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/4836979/original/089302800_1716174604-20240519BL_Stadion_Batakan_20.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390488/original/063405100_1761278709-Premier_League_2025-26_ATK_BOLA__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5376791/original/062457500_1760024376-Screenshot_2025-10-09_223604.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5362649/original/088839700_1758871824-Screenshot_2025-09-26_142158.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378660/original/056383000_1760269796-WhatsApp_Image_2025-10-12_at_09.28.26.jpeg)