Kedai Lontong Medan di Bandung Gratiskan Makanan bagi Mahasiswa Rantau Asal 3 Provinsi Terdampak Banjir Sumatera

1 month ago 54

Liputan6.com, Jakarta - Empati untuk korban banjir Sumatera hadir dalam berbagai bentuk. Salah satunya datang dari pemilik Kedai Lontong Medan Ka' Zahra di Bandung, Jawa Barat, yang menginisiasi gagasan inspiratif.

Merujuk unggahan TikTok @orenzaaa, baru-baru ini, warung makan tersebut mempersilakan mahasiswa rantau asal tiga provinsi terdampak banjir: Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh, untuk makan gratis di sana.

"Kepada adek-adek mahasiswa/i asal ACEH, SUMUT, dan SUMBAR yang sedang kuliah di Bandung, jika belum dapat kiriman terkendala keluarga terkena musibah sementara uang simpanan mulai habis, silakan ambil makanan di kedai kami," bunyi pengumuman yang dipajang di depan kedai.

"Tetap makan, jangan lapar. Tubuhmu butuh energi paling tidak untuk terus memberi doa. Untuk saudara-saudara kita yang terkena bencana di SUMATERA, semoga segera pulih. Aamiin," tandas pihaknya. Sebagai lanjutan, si pemilik akun mengunggah video mengucapkan terima kasih untuk semua dukungan warganet terkait inisiasi tersebut.

Ia berkata, "Nah ini dia owner-nya, Bapak Lubis Tagor. Beliau yang punya ide untuk bikin program makan gratis untuk teman-teman yang terdampak banjir di Sumatra. Beliau juga berterima kasih banget buat semuanya sudah merespon dengan sangat positif."

Si pemilik akun menyebut bahwa ia telah menyampaikan ide sejumlah pengguna untuk donasi terkait bantuan tersebut. Namun hingga saat ini, pemilik kedai itu disebut belum membuka pengumpulan dana.

Datang untuk Menikmati Gratis

TikToker itu melanjutkan, "Kalian yang mau datang, datang saja, nggak usah takut, bapaknya baik banget. Tadi juga aku sempat nanya, apa ada persyaratan kayak KTP-nya harus Aceh dan segala macam, nggak. Jadi dia sangat-sangat welcome."

Pemilik kedai itu dikatakan sempat bercerita bahwa sudah ada beberapa mahasiswa/i yang datang ke kedainya untuk menikmati layanan makan gratis tersebut. "Ada yang sempat nangis," kata si pengunggah konten.

Ia juga mengatakan bahwa kedai lontong medan itu ramai saat ia berkunjung, baik pesanan langsung di tempat maupun online. "Teman-teman yang di Bandung boleh banget langsung ke lokasinya," sebut dia.

Lifestyle Liputan6.com sudah menghubungi pengunggah konten dan pemilik kedai yang dimaksud. Namun hingga artikel ini tayang, kami belum mendapat respons.

Merujuk lapaknya di aplikasi online, Kedai Lontong Medan Ka' Zahra menjual berbagai macam kuliner khas. Pilihan menunya antara lain lontong sayur, mi sop, gulai tongkol taucho, nasi ramas, dan soto medan, dengan harga rata-rata Rp20 ribuan.

Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, jumlah korban meninggal dunia akibat banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, sudah mencapai 964 orang. Angka ini naik tiga jiwa dari data Senin, 8 Desember 2025: 961 orang tewas, lapor kanal News Liputan6.com.

BNPB menjelaskan sebaran data korban meninggal tersebut. Di Aceh, sebanyak 391 orang tewas, naik dua dari data Senin: 389 orang, sementara di Sumatra Barat, jumlah korban tewas bertambah satu dari sehari sebelumnya: 235 orang. Di Sumatra Utara, korban meninggal 338 orang. Tidak mengalami penambahan dari data sehari sebelumnya.

Update Korban Banjir Sumatra

BNPB juga melaporkan data terbaru korban hilang akibat banjir dan longsor di Sumatra. Hingga 9 Desember 2025, total korban hilang mencapai 264 orang.

Rinciannya, di Aceh jumlah korban hilang menurun menjadi 31 orang dari sebelumnya 62. Di Sumatra Barat, masih tercatat 95 orang belum ditemukan, sementara di Sumatra Utara, terjadi lonjakan dari 136 menjadi 138 orang yang dinyatakan hilang.

Di sisi lain, jumlah pengungsi tercatat mengalami penurunan. Sebelumnya mencapai 1.057.482 orang, kini menyusut menjadi 894.101 orang. Sebaran pengungsi terbanyak masih di Aceh dengan 831.124 jiwa, disusul Sumatra Utara sebanyak 42.503 orang, dan Sumatra Barat 20.474 orang.

Terpisah, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan, kalkulasi awal kebutuhan anggaran untuk pemulihan banjir Sumatra di atas Rp 50 triliun, lapor kanal Bisnis Liputan6.com.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |