Ikon #PikirDuaKali Hadir di Terowongan Kendal, Simbol Edukasi Lawan Penipuan Digital

3 weeks ago 59

Liputan6.com, Jakarta - Penipuan online terus berkembang dengan berbagai modus yang semakin sulit dikenali. Di tengah aktivitas digital yang kian intens, masyarakat dituntut untuk lebih waspada dan tidak gegabah dalam merespons informasi maupun tawaran yang beredar di internet.

Sebagai upaya meningkatkan kesadaran publik, TikTok menghadirkan Ikon #PikirDuaKali di Terowongan Kendal, Sudirman, Jakarta. Kehadiran ikon ini menjadi simbol edukasi yang mengajak masyarakat berhenti sejenak, berpikir kritis, dan mempertimbangkan kembali setiap langkah sebelum berinteraksi dengan konten atau pesan yang berpotensi menjadi modus penipuan digital.

Ikon #PikirDuaKali sebagai Media Edukasi di Ruang Publik

Ditempatkan di salah satu titik mobilitas tertinggi di Jakarta, Ikon #PikirDuaKali dirancang sebagai media edukasi yang mudah dijangkau oleh masyarakat luas. Terowongan Kendal dipilih karena menjadi ruang pertemuan berbagai lapisan masyarakat, mulai dari pelajar, pekerja, hingga pengguna transportasi umum yang setiap hari beraktivitas dengan ritme cepat.

Sebagai simbol kampanye edukatif #PikirDuaKali, ikon ini berfungsi sebagai pengingat visual agar masyarakat lebih berhati-hati dalam berinteraksi di dunia digital. Tanpa perlu narasi panjang, kehadirannya menyampaikan pesan sederhana namun relevan, berhenti sejenak dan berpikir kritis sebelum bereaksi terhadap informasi, pesan, atau tawaran yang mencurigakan.

Selain itu, di bagian bawah ikon ini juga terdapat QR Code yang bisa di-scan langsung oleh pengunjung yang lewat. QR Code ini akan mengarahkan kamu ke halaman #PikirDuaKali di dalam TikTok, di mana berbagai informasi tentang kampanye tersebut bisa diakses dengan mudah dan interaktif. 

Pendekatan visual di ruang publik ini diharapkan dapat menjangkau berbagai kalangan, termasuk mereka yang mungkin belum terbiasa mengikuti edukasi keamanan digital secara daring. Dengan begitu, pesan kewaspadaan tidak hanya hadir di ranah online, tetapi juga menjadi bagian dari keseharian masyarakat di ruang kota.

Filosofi di Balik Ikon #PikirDuaKali

Ikon #PikirDuaKali menampilkan sosok manusia dalam posisi berpikir, sebuah visual yang merepresentasikan pentingnya sikap kritis di era digital. Gestur tersebut menjadi simbol ajakan bagi masyarakat untuk tidak terburu-buru dalam merespons konten, pesan, atau tawaran yang datang secara tiba-tiba dan terlihat menggiurkan.

Di tengah arus informasi yang serba cepat, pelaku penipuan kerap memanfaatkan kelengahan dan reaksi impulsif. Melalui simbol ikon ini, masyarakat diajak untuk membiasakan diri mempertanyakan sumber informasi, tujuan pesan, serta risiko di balik setiap interaksi digital. Berpikir dua kali sebelum bertindak menjadi langkah awal yang krusial untuk menghindari potensi kerugian.

Makna filosofis ini sejalan dengan tujuan kampanye #PikirDuaKali, yakni membangun kesadaran agar masyarakat lebih cermat dan tidak mudah terjebak dalam berbagai modus penipuan digital yang terus berkembang.

Mengenal Kampanye #PikirDuaKali dan Prinsip 3C

Kehadiran Ikon #PikirDuaKali merupakan bagian dari kampanye edukatif #PikirDuaKali yang diinisiasi TikTok untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap ancaman penipuan online. Kampanye ini bertujuan mendorong perubahan perilaku agar pengguna lebih berhati-hati dan tidak gegabah saat berinteraksi dengan berbagai bentuk konten, pesan, maupun tawaran di ruang digital.

Sebagai panduan praktis, kampanye #PikirDuaKali memperkenalkan prinsip 3C, yaitu Cek, Cegah, dan Cegat. Cek berarti memeriksa kebenaran informasi, identitas pengirim, serta sumber pesan sebelum merespons. Cegah mengajak pengguna menahan diri agar tidak terburu-buru atau mudah tergiur, terutama ketika diminta memberikan data pribadi atau melakukan transaksi. Sementara Cegat menekankan pentingnya mengambil tindakan dengan melaporkan konten atau akun mencurigakan agar tidak menimbulkan dampak yang lebih luas.

Melalui pendekatan sederhana ini, kampanye #PikirDuaKali diharapkan dapat membantu masyarakat menerapkan kewaspadaan digital dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus menciptakan ruang digital yang lebih aman dan tepercaya bagi semua kalangan.

Ikon #PikirDuaKali TikTok sukses menghadirkan pesan kewaspadaan digital dalam bentuk simbol visual yang mudah dipahami oleh masyarakat. Ikon tersebut menjadi pengingat bahwa di tengah derasnya arus informasi, berpikir kritis sebelum bereaksi merupakan langkah penting untuk melindungi diri.

Sebagai bagian dari kampanye #PikirDuaKali, masyarakat diajak untuk datang dan melihat langsung Ikon #PikirDuaKali di Terowongan Kendal, Sudirman, Jakarta, mulai 14 hingga 23 Desember 2025. Kehadiran ikon ini di ruang publik diharapkan dapat menjadi pengingat sederhana agar setiap orang selalu berpikir dua kali sebelum berinteraksi dengan konten atau tawaran di dunia digital. Temukan informasi selengkapnya tentang kampanye #PikirDuaKali TikTok dengan klik di sini.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |