Liputan6.com, Jakarta - Rabu sore, 17 Desember 2025, sejarah baru tercipta dengan pertama kali dipamerkannya fosil The Java Man yang selama 130 tahun terakhir tersimpan di Naturalis Biodiversity Center, Belanda. "Pemerintah Belanda senang sekali karena artefak-artefak koleksi Dubois pulang kampung," ucap Duta Besar Belanda untuk Indonesia, Marc Gerritsen, dalam jumpa pers di Museum Nasional Indonesia, Jakarta.
Pulang kampung adalah kata yang tepat untuk menggambarkan pemulangan fosil Homo erectus yang ditemukan di Trinil, Jawa Timur, penghujung abad 19 oleh Eugene Dubois, seorang dokter militer Belanda, dibantu oleh masyarakat setempat saat itu. Ada tiga fosil Homo erectus, yakni bagian tempurung kepala, gigi geraham, dan femur atau tulang paha yang dibawa pulang secara hand carry, ditambah satu fosil cangkang kerang bergores.
"Koleksi ini adalah koleksi masterpiece yang datang dibawa secara hand carry," ujar Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon.
Masih ada 28.131 artefak koleksi Dubois lain yang masih menunggu proses pengiriman, diperkirakan datang tahun depan, menurut Menbud. Puluhan ribu artefak itu, termasuk fosil Homo erectus lainnya dan binatang-binatang purba, akan dikirim menggunakan sekitar enam kontainer besar.
"Ini menambah bagian dari koleksi Mmuseum Nasional dari 194 ribu item. Nanti akan bertambah semakin banyak dan tentu tantangannya adalah kita menjaga koleksi ini dan kemudian memanfaatkannya, mengembangkannya menjadi riset, menjadi pengetahuan, dan lain-lain," kata Fadli Zon.
Dari puluhan ribu koleksi Dubois yang dikembalikan Belanda, koleksi masterpiece akan dipajang permanen di Museum Nasional. Sisanya rencananya akan mengisi Museum Manusia Purba Sangiran yang berlokasi di Sragen, Jawa Tengah.
Pameran Sejarah Awal Peradaban Manusia di Nusantara
Menyambut kepulangan fosil Homo erectus pertama yang ditemukan di Indonesia itu, Museum Nasional Indonesia menggelar ruwatan sebagai bentuk pembersihan diri. Ada pula pameran bertajuk Sejarah Awal: Jejak Manusia Jawa yang akan berlangsung secara permanen.
Pameran itu menampilkan sejarah awal peradaban manusia di Nusantara. Salah satu yang dipamerkan dalam pameran tersebut adalah replika lukisan yang dibuat manusia purba di Gua Leang Karampuang, Maros-Pangkep, Sulawesi Selatan.
Lukisan berusia 51.200 tahun itu merupakan seni figuratif tertua di dunia. Karyanya menampilkan narasi kompleks tentang seekor babi kutil yang berinteraksi dengan tiga figur mirip manusia, diduga menggambarkan perburuan atau ritual.
Ada pula sejumlah koleksi fauna puba, seperti Stegodon, Trigonosephalus, gajah jawa purba, hingga kerbau jawa purba yang merupakan pinjaman dari koleksi Museum Geologi. Tak ketinggalan adalah sederet prasasti penting di Nusantara yang selama ini hanya tersimpan di ruang penyimpanan Museum Nasional Indoensia.
"Tadi di tengah-tengah itu adalah Prasasti Yupa (Kerajaan Kutai). Kemudian kalau kita lihat di sebelah pinggir, itu adalah prasasti-prasasti penting tentang berdirinya Sriwijaya, Talang Tuo, Kota Kapur, dan juga prasasti-prasasti Gajah Mada," tutur Menbud.
Upaya Repatriasi Terbesar dalam Sejarah
Dalam kesempatan itu, Menbud kembali berterima kasih kepada Pemerintah Kerajaan Belanda yang disebutnya kooperatif dalam mengembalikan koleksi Dubois ke 'tempatnya di Indonesia'. Proses repatriasi yang dimulai sejak awal Indonesia merdeka itu akhirnya berbuah manis.
"Sejak tahun 1975 sampai sekarang saja, sudah ada dua ribu item (yang dipulangkan). Tapi secara jumlah, inilah yang terbesar dalam sejarah. Saya kira ini dalam sejarah repatriasi yang ada di dunia, ini adalah yang terbesar," ujar Fadli Zon.
Ia berharap hal itu bisa menginspirasi negara-negara lain di dunia dalam upaya memulihkan narasi sejarah yang selama ini didominasi oleh Barat. "Negara-negara lain bisa mencontoh bagaimana kolaborasi antara Indonesia dengan Belanda," ucapnya.
Ia pun berharap hal itu bisa semakin mempererat hubungan Belanda, khususnya dalam riset tentang temuan sejarah tersebut. Ajakan itu disambut baik oleh Direktur Jenderal Naturalis Biodiversity Center Leiden, Marcel Beukeboom. Ia menegaskan bahwa koleksi Dubois berarti penting tidak hanya bagi Indonesia dan Belanda, tetapi juga masyarakat dunia.
"Fosil ini menjadi saksi atas mata rantai penting dalam evolusi manusia, sekaligus merepresentasikan bagian dari sejarah Indonesia dan merupakan warisan budaya," ujarnya.
Bagian dari Memulihkan Sejarah Indonesia
Berdasarkan rilis yang diterima Lifestyle Liputan6.com, dinyatakan bahwa lebih dari 50 persen temuan fosil Homo erectus di dunia berasal dari wilayah Indonesia, antara lain Sangiran, Trinil, Ngandong, Semedo, Bumiayu, dan Rancah. Itu menjadikan Indonesia sebagai salah satu kawasan dengan rekaman manusia purba terkaya di dunia.
Khusus untuk Java Man, Menbud menilainya sebagai langkah strategis dalam memulihkan narasi sejarah bangsa sekaligus memperkuat kedaulatan budaya Indonesia.
"Kita memikul tanggung jawab untuk melindungi warisan budaya, memulihkan narasi sejarah, serta memastikan akses publik terhadap warisan budaya dan ilmu pengetahuan yang menjadi milik Indonesia. Oleh karena itu, repatriasi menjadi salah satu prioritas nasional," ujarnya.
Pihaknya membuka kesempatan bagi para peneliti, baik lokal maupun internasional untuk meriset, melihat kembali, sejarah manusia berdasarkan temuan-temuan yang ada. Menurut Fadli, sangat terbuka banyak kemungkinan soal bagaimana manusia bermigrasi di masa lalu.
"Apakah itu betul-betul one way traffic, dari Afrika menuju Eropa, Asia, atau itu crossing sebenarnya. Multi-regional hipotesis... Makanya ada out of Asia dan saya kira sangat mungkin juga ada out of Nusantara," ucapnya lagi.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5170648/original/006883400_1742615039-1742610975245_trik-diet-cepat-kurus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469493/original/053568700_1768123932-MixCollage-11-Jan-2026-04-31-PM-2766.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5328480/original/006901400_1756249791-snapins-ai_3707828591079985777.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5405457/original/019617700_1762482561-kikil__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469261/original/072782000_1768102784-jennie_gda2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469232/original/093781800_1768099413-WhatsApp_Image_2026-01-11_at_09.18.00__2_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469086/original/053701500_1768056478-david-klein-INBqy9w0JBY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5467829/original/097099200_1767931642-turis_di_kuil.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5441087/original/028978500_1765452635-nasi_bakar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468874/original/055336200_1768028655-Screenshot_2026-01-10_140317.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469112/original/066155600_1768061121-jan-kopriva-aQCClWOS9dY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2704251/original/000193900_1547530828-bendera_AS.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468961/original/086247600_1768038955-Screenshot_2026-01-10_165532.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4968654/original/002188100_1728902633-WhatsApp_Image_2024-10-10_at_16.15.17__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469015/original/014502600_1768042708-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469000/original/009567400_1768042016-245337102_173957358225650_7280437241815299705_n__1__2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5355966/original/020828200_1758389756-SnapInsta.to_471635192_1112381627228737_5570600062492769313_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465380/original/081858700_1767766630-buryam.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5209909/original/096595700_1746450876-asian-girl-washes-face_1150-11264__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5467456/original/064448800_1767887749-pandwara1.jpeg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5373357/original/048602800_1759820171-SnapInsta.to_560669028_18535972480043602_4721668802629419488_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414818/original/029407400_1763352077-ATK_BOLA_Byon_Combat_Showbiz_6.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371768/original/035487700_1759720376-2024-04-09.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5360651/original/024353600_1758712937-SnapInsta.to_549127995_18051123983556714_494170281947543192_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5355547/original/062886800_1758342840-Poster___Apple_Artwork_-_VOS_Jalinan_Terlarang_-_Poster_PertamaLandscape.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4544161/original/099781700_1692463898-WhatsApp_Image_2023-08-19_at_10.23.31_PM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,45,600,0)/kly-media-production/medias/5405283/original/043379500_1762433088-Rinanda_Aprillya_Maharani__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5350664/original/027185300_1758004811-Screenshot_2025-09-16_133834.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5348639/original/004944200_1757841924-Screenshot_2025-09-14_162436.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4918754/original/030969800_1723694238-cimahi.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5352627/original/038329600_1758105491-unnamed__30___1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363725/original/098536500_1758960184-unnamed__35_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371271/original/098149800_1759644548-unnamed__48_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1474388/original/004496700_1484626501-IMG_20170110_123013.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5373631/original/044574800_1759826535-unnamed__57_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/4836979/original/089302800_1716174604-20240519BL_Stadion_Batakan_20.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390488/original/063405100_1761278709-Premier_League_2025-26_ATK_BOLA__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5376791/original/062457500_1760024376-Screenshot_2025-10-09_223604.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5362649/original/088839700_1758871824-Screenshot_2025-09-26_142158.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378660/original/056383000_1760269796-WhatsApp_Image_2025-10-12_at_09.28.26.jpeg)